The first 200 lines.
SERIAL ASLI NETFLIX
Aku Uhtred, putra Uhtred.
Lahir sebagai bangsawan Saxon, tanah leluhurku dicuri
dan menjadi orang Denmark serta penyembah berhala.
Aku Uhtred dari Bebbanburg dan akan kurebut milikku!
Tapi aku menjadi petarung pedang terhebat Raja Alfred
yang membela Kerajaan Wessex miliknya dan visinya atas Inggris Bersatu,
didukung oleh grup pembunuh loyalku,
kaum Barbar, dan pendeta yang berdosa.
Aku berdoa saat pertarungan tiba, aku takkan mengecewakanmu.
Kutemukan kebahagiaan bersama istriku, Gisela,
yang telah memberiku dua anak.
Alfred menikahkan putrinya dengan Aethelred yang lemah,
yang menganggap dirinya Raja Mercia...
tapi saat diculik oleh Denmark, dia jatuh hati pada satu prajurit, Erik,
dan didambakan Haesten.
Haesten ini tampaknya bersekutu dengan Alfred.
Dia tak bisa dipercaya.
Karena kesehatan Alfred memburuk,
ini adalah masa-masa kelam dan berbahaya bagi orang-orang di negeri ini.
Takdir itu segalanya!
Tuhan, selamatkan raja kami!
Pendeta Beocca.
Jika keyakinan kita benar dan surga menunggu kita...
Itu benar, pasti.
Aku takut jika aku diizinkan masuk ke surga,
itu terasa seperti api penyucian.
Tidak akan. Tak mungkin, ini surga.
Apa yang berubah sejak aku merebut mahkota?
Denmark masih menyerang. Pembantaian berlanjut
dan akan terus berlanjut sampai aku mati.
Apa tujuanku?
Tujuanmu, Tuan, adalah kau Raja dari Tuhan.
Tanpamu, takkan ada gereja, Wessex, hukum, burh,
tak ada tempat berlindung, tak ada gagasan Inggris.
Yang kau lakukan adalah membangun fondasi untuk negara Ketuhanan yang besar.
Tak ada perubahan, semua tugas tak selesai...
dan setelah aku pergi, lantas bagaimana?
Yang kau mulai akan berlanjut. Pasti.
Ya.
Terima kasih, Beocca.
Pasti.
Pengawal! Berbaliklah sekarang!
Tak ada yang bisa menghadapku! Tak ada yang melihatku sebelum Bloodhair!
Pergi dan ingatkan perkemahan bahwa Earl Sigurd
- harus yang pertama melihatku. - Ya, Nona.
Begitu dia menerima pesanku, mereka boleh menatap.
- Nona, sumpah, aku tak menatapmu. - Harus kuambil matamu.
- Nona, ampuni aku. - Serta lidahmu.
Pelacur, aku akan membunuhmu!
Berbalik!
Hanya wanita yang boleh menatapku
sampai kuberi tahu Tuanku apa yang kulihat.
Sigurd, sayangku. Minum aku dan buat penglihatanku nyata.
Beri aku semua kekuatan yang akan kau butuhkan.
Aku melihat kematian Raja.
Raja mana?
Aku melihat kematian Alfred.
Itu sudah terlihat.
Itu sudah terlihat!
Kematian Alfred dan kejayaan prajurit Odin sudah terlihat!
Jalan kita takkan sederhana.
Para dewa akan menuntut kita mendapatkan imbalan kita.
Tapi aku berjanji.
Dari babi terkecil, sampai mahkota emas di kepala Alfred,
Wessex dan segala isinya akan menjadi milik prajurit Bloodhair!
BERDASARKAN NOVEL KARYA BERNARD CORNWELL
Ya!
Tidak. Lagi!
Uhtred, apa pendapatmu soal keahlian pedang Edward?
Pendapatku adalah Steapa membuang waktunya.
- Bisa jelaskan? - Akan kujelaskan, Nona.
Steapa, berhenti. Hentikan kegiatan tak berguna ini.
Jangan pakai pedang. Keahlian diajarkan dengan tongkat.
- Terima kasih. - Aku lebih suka berat pedang.
- Itu simbol keberanian aetheling. - Biarkan kami menyaksikan.
- Tunjukkan hasil latihan. - Dia belajar sehari.
- Ibu, tolong. - Tunjukkan kepadaku.
Tuan, Haesten, orang Denmark yang jorok itu, datang.
Uhtred, uji pemuda ini.
- Kalahkan anak itu! - Kau tak berhak bicara.
Sayang sekali, Edward!
Uhtred, ada tamu. Teman lamamu.
Pengorbanan dibuat agar kau hidup, Nak.
Mulai kini, berlatihlah dengan tongkat.
Kau belajar dari kena pukulan.
Ada jiwa prajurit dalam dirimu. Kita akan menemukannya.
Terima kasih, Uhtred.
Turuti perkataan Tuan Uhtred, Pangeran Edward.
Dia memikirkan keselamatan dan kesejahteraanmu
Uskup Erkenwald, terima kasih.
- Aku yakin istrimu sehat? - Ya.
Gadis cantik, aku lupa namanya.
Namanya Gisela, Tuan, penyembah berhala. Dia mengandung lagi, anak laki-laki.
Anakmu laki-laki.
Frater Godwine punya bakat. Karunia Tuhan.
- Permisi, Tuan. - Silakan.
Edward, kau terlambat untuk pelajaranmu. Ayo.
Kudengar ada ealdorman yang ingin kau mati.
Kau melacurkan gadis muda dan membuatnya hamil.
- Dia bukan pelacur. - Edward yang jahat.
Dia bukan pelacur.
- Ulangi lagi, kutantang kau! - Edward yang jahat!
Namanya Sigurd. Bawahannya memanggilnya Bloodhair.
Aku tak ingin tahu kenapa, pasti bejat.
Orangku mengawasi kemah Bloodhair,
tapi aku penasaran, Haesten, dia tak memintamu bergabung dengannya?
Dia memintaku. Kutolak. Sepertimu, aku sudah bersumpah.
Tak sepertimu, aku menerima misionaris Raja.
- Perkataanmu tak berarti. - Apa perdamaian antara kita tak bertahan?
Apa istri dan anak-anakku tak ingin menjadi Kristiani?
- Mereka mau? - Mereka mau, Nona.
- Aku meminta pendeta mengurusnya. - Itu kabar bagus.
Itu kabar penting.
- Itu harus dirayakan, Tuan. - Akan kupertimbangkan, Sayang,
begitu selesai dengan Earl Sigurd, Bloodhair.
Dia menyerang atau menjarah?
Dia akan menjarah untuk menilai kekuatan dan kesiapanmu.
Kaulah yang harus menyerang.
Hancurkan pasukannya dan kirim pesan ke semua Northman.
Apa Tuan makan sesuatu yang tak enak?
Terlalu banyak anggur?
Uhtred, kau benar.
Pendaratan kapal Sigurd di tanah Wessex tak bisa diterima.
- Kita serang sebelum musim dingin. - Segera, Tuan.
Lalu kita bergerak.
Beocca, kirim kabar ke Aethelred dari Mercia, ini ancaman bagi tanah kita.
Persekutuan kita harus bersatu dengan pengawal Wessex.
Ya, Tuan. Akan segera kubuat suratnya.
Katakan, kita akan menyusulnya di Burh Aescengum.
Aku akan mencari udara segar.
Bagaimana kabar Nona Aethelflaed dan anaknya?
Gadis itu mirip siapa...
Bicara soal putri Raja, kumasukkan makanan
jauh ke tenggorokanmu hingga kau langsung buang air.
Aku pernah melihatnya. Itu ajaib.
Perkataanku sama dengan perkataan suami Aethlered.
Menurutku, kau berutang pada Athelflaed.
Kau punya awak dan kapal bukan karena berusaha,
tapi karena dia membunuh tuanmu, Sigefrid.
Aku belum lupa perbuatan pelacur itu. Aku takkan lupa.
Itu cukup.
Katakan, aku berdoa jalan kita takkan bersinggungan lagi.
Haesten. Jangan lagi.
Bloodhair punya wanita yang akan kau sukai, Uhtred. Skade.
Kecantikannya membutakan bagai mentari, tapi dia juga gelap bagai malam.
Dia peramal. Dia anak iblis, Pendeta.
Aku hendak bilang senang melihatmu, Uhtred.
- Tapi tak pernah begitu. - Sama bagiku.
Semoga Tuhan mengampuniku, tapi aku ingin memenggal kepala pria itu.
Kesehatan Raja, Beocca. Itu memburuk.
Seiring waktu, ya.
Itu sebabnya waktumu bersama aetheling itu penting, Edward.
Tugas Alfred harus berlanjut dan kau bisa memastikan itu.
Beri tahu Raja aku akan menemuinya di jalan ke Aescengum atau Burh.
- Kenapa? Kau mau ke mana? - Ke istriku.
Lalu pergi menemui Bloodhair.
Kau harus meminta izin Raja. Sekali saja.
ALTON KERAJAAN WESSEX
Selamat pagi, Tuan.
Siapkan dirimu dan kudanya. Kita pergi sebelum malam.
- Ke mana? - Ke pertempuran.
Tidak sebelum waktunya.
Aku prajurit!
Akan kuambil ini.
Apa ini, Gisela?
Kita punya abdi untuk menyiapkan makanan. Istirahatlah.
Sudah kukatakan kepadanya.
Bagaimana bisa saat mengandung bayi laki-laki?
Pendeta memberitahuku hal yang sama, bayimu laki-laki.
Tentu saja. Dia tak mau diam.
- Untung dia yang terakhir. - Kau tak bisa mencegah itu.
Aku tahu caranya. Dia akan menjadi yang terakhir.
Kau akan bergerak?
Ya, akan kususul Finan, lalu kami bergerak.
Thyra akan datang.
Kukabari Coccham dan Hild juga.
Dia menemani persalinanmu jika aku tak pulang tepat waktu.
Tapi aku janji akan kembali.
Saat kembali, kau akan tidur sendiri.
- Kau tega begitu kepadaku? - Ya, aku tega kepadamu...
untuk sesaat.
Jalan!
Selamat malam.
Meski aku menodongkan pedang ke jantungmu, aku kawan.
Kebiasaan.
Ikut aku. Lalu ceritakan soal desamu di sana.
Bapa yang Kudus, selamatkan aku.
Hentikan jantungku dan bawa aku.
Kumohon kepada semua santo di surga untuk menewaskanku.
Bawa jiwa dan hatiku. Ampuni aku, Tuhan.
Aku takut ini jalannya. Kumohon, Tuhan.
Hentikan denyut jantungku.
Tolong.
- Di mana peraknya? - Tak ada.
Di mana peraknya?
Kumohon percaya aku! Aku tak bohong!
Jika kau ingin dimasak hidup-hidup, akan kulakukan itu.
Tak ada perak! Aku bersumpah! Nona!
Peraknya!
No comments yet. Be the first to leave one.