The first 200 lines.
Kita tertembak! Semuanya, bersiap untuk benturan!
Jake, aku ingin bertanya sesuatu padamu, dan ini hanya antara kita berdua saja.
Apa yang kau tahu mengenai hubungan antara orang Rusia-Palestina?
Sergei Mishnev.
Informasi yang kita dapat bahwa Sergei masih hidup.
Bagaimana bisa? Aku telah menembaknya.
- Dia tersungkur. - Dia telah bangkit lagi.
-Apa? - Ayo, ayo, ayo, ayo.
Ini hanya permulaan, temanku.
Kau tahu kesepakatan antara mereka berdua, bukan?
Mereka berdua siapa?
Hakim McGraff?
Dan Wilson, Jaksa penuntut.
Mereka berdua dulu pernah berpacaran semasa kuliah.
- Apakah itu fakta? - Periksa saja mereka
sewaktu kau berada di pengadilan--
sedikit terlihat diantara mereka, senyuman.
Jaksa keberatan, dia membenarkan, setiap kali begitu.
Asmara lama masih membara, huh?
Kurasa mereka semakin membara disana di ruang hakim jika memungkinkan.
Keyes, kau jahat.
Tidak sejahat yahoo ini.
Tolong segera menepi.
Bagaimana keadaanmu malam ini, pak?
SIM dan STNK, tolong.
Apa yang kita punya disana?
Tidak apa-apa.
Ini bourbon dengan resep.
== Sub by elderman== sync and translated by MOIS
Kau tahu, dari semua kelayakan terhadap alkohol,
Aku telah melakukan hal bodoh saat aku bersedih, juga.
- Aku senang kau anggap itu lucu. - Tidak.
Tapi itu bukan hal yang kuinginkan dari putriku
atau semua orang di kantor yang menganggapnya masalah besar, juga.
Jadi kau menghubungiku?
Aku tahu aku bisa mengandalkanmu untuk wejangan terpendek.
Bourbon... Tobias?
Yeah. aku hampir tak bisa mengatasinya.
Biasanya aku menggunakan bir pada saat makan malam
yang dicampur dengan obat penahan sakit yang masih kuminum
untuk luka yang kau tembak di bokongku.
- Rasanya sakit sekali dalam cuaca dingin. - Tidak, tidak.
Aku telah melihat laporan polisi.
Itu merupakan kegagalan,
yang bisa kuambil hikmahnya dan kutinggalkan.
Dan jika kau adalah temanku, kau akan melakukan hal yang sama.
Yeah, Leon?
Uh-
Dimana?
Ada apa?
Beritahu bila membutuhkanku, Gibbs.
- Aku berhutang padamu. - Tidak!
NCIS.
Gibbs.
Apinya sudah dipadamkan. Tim-mu baru saja sampai disini. Ruang perwira.
- Apa kau masih menganggapnya ledakkan gas? - Kuharap begitu.
Satu kompartemen dapur hancur.
Kami pikir mungkin kompor atau oven yang bocor.
Siapakah semua orang yang berpakaian rapi ini?
Para pejabat dari lusinan agensi internasional.
Kami baru saja mulai naik kapal saat ini terjadi.
Tapi ada banyak anggota kru
yang terjebak di dalam sana.
- SECNAV? - Di Pantai Barat -- kami sedang
- menghubunginya dalam lingkungan tertutup. - Acara apa?
Sebuah pertemuan tingkat tinggi untuk terorisme global.
Tak ada ironi disana.
Aku tidak akan kesana, Gibbs.
Tetap menganggapnya kebocoran gas.
Selamat datang di pesta, boss.
Korban-korban.
Uh, Enam orang dilaporkan terluka, dua orang berada di Sick-bay,
dua lagi cidera serius dan dilarikan ke RS Norfolk Memorial.
Dan satu tewas.
Bintara wanita.
Tak bisa terbaca kalung namanya.
Aku akan menghubungi Ducky.
- Ini bukan ledakkan gas. - Yeah.
- Kami juga ragu. - Tidak ada bau gas.
- Hanya bubuk mesiu. - Dan lalu ada ini.
Pecahan bom?
- Ini bahasa Rusia--tertulis "granat." - Hanya karena
dalam bahasa Rusia, bukan berarti ini...
Sergei Mishnev.
Kita tahu dia masih belum selesai, Gibbs--
- Hanya masalah waktu saja. - Ini berarti kaulah sasarannya.
Semua temanmu
adalah musuhnya.
Biar kuperiksa daftar tamunya.
Duta Besar Rusia tidak bisa hadir, jadi mereka..
mengirim seseorang untuk menggantikannya. - Seseorang yang kita kenal?
Teman yang lainnya.
Direktur Vance.
Agen Gibbs.
- Konselor Pavlenko. - Terima kasih Tuhan
Kalian tidak apa-apa.
Aku baru saja mendengar mengenai ledakan.
Menarik sekali kau datang terlambat.
Apakah ada yang terluka?
Apakah kita tahu apa yang terjadi?
Kami punya gagasan yang bagus.
- Sebuah bom? - Sebuah granat Rusia.
- Menurutmu Sergei? - Menurutmu bukan?
Dan disinilah kau dengan tenangnya masuk setelah kejadian.
Tuan-tuan, tolonglah, jangan bilang padaku
kita akan menghadapi lelucon ini lagi.
Kau harus mengakui, Konselor...
Aku tidak mengakui apapun.
Kenyataannya, biar kuyakinkan kau, Direktur,
jika Sergei
berada dibelakang ini, Akulah sasarannya.
Bukan kau.
Bukan Agen Gibbs. Aku.
Tak bisa dipercaya aku dipaksa untuk mempertahankan diriku lagi
atas tindakan dari seorang kriminal.
Seorang kriminal Rusia, Konselor,
dimana kau pernah melakukan kerjasama dengannya.
Pernah, Direktur. Dan kami telah membayar mahal
untuk kesalahan itu, meninggalkan Sergei sekarang dia adalah orang tanpa negara.
Membebaskanmu untuk berperan sebagai korban.
Bukan korban, Gibbs-- sebuah sasaran, sepertimu.
Untuk semua alasan yang masuk akal hanya untuk Sergei.
Alasan seperti apa?
Jatuhnya helikoptermu.
Dia memandang bantuanku dalam penyelamatan sebagai pengkhianatan.
Bantuan?
Dan sekarang dia merasa
bahwa aku berhutang nyawa pada Agen Gibbs
karena menyelamatkanku dari pembelot, si ilmuwan.
Kau menembak mati Nelly Benin,
dan sekarang praktis kita adalah rekan bermain golf.
Aku tidak bermain golf.
Baiklah... siapa yang punya waktu?
Maksudku, sungguh.
Gibbs,
simpatiku atas kehilangannmu--
Aku sendiri merasa menderita--
tapi kita bersama dalam hal ini.
Tidak, kita tak bersama.
Dengan segala hormat, Konselor, kau yang membuat monster ini.
Jangan membodohi dirimu sendiri, Direktur.
Banyak tangan yang ingin membuat Sergei.
Sekarang, tolonglah, beritahu apa yang bisa kulakukan.
Apa yang bisa kukatakan, Gibbs, untuk meyakinkanmu
bahwa aku berada dipihakmu disini?
Jangan halangi jalanku.
Sayang, seorang anak kecil.
- Katakan mengenai hal itu. - Hasrat untuk mengabdi, untuk belajar,
untuk melihat dunia dan mengalami sebanyak mungkin petualangan.
Sampai akhirnya datanglah seorang pengecut
dengan sebuah bom.
Perkembangan. Sampai dimana kita?
Kami muak dengan monster yang membahayakan ini,
- Jethro, sampai disitulah kita. - Tunggu giliran, Duck.
McGee.
Kami telah mengumpulkan sisa pecahan dari granatnya.
- Tampaknya hanya satu yang digunakan. - Bawa semuanya
ke Abby sekarang. - Baiklah.
Sekarang!
Aku ingin daftar dari semua pengiriman
yang diterima kapal ini dalam 48 jam terakhir. Bishop?
Kami telah mengidentifikasi korban--
Bintara kelas III Katherine Gomez.
Ditugaskan di kapal ini
baru tiga minggu yang lalu dan... - Interview saksi-saksi?
Kami baru saja mau memulainya.
Sick-bay baru saja memberikan kami izin.
Kami sedang menunggu kabar dari rumah sakit.
Sick bay-- dari sanalah kita mulai. Ayo kita pergi.
Ayolah, kita bergerak.
Kami bisa menanganinya.
- Apa? - Bishop dan aku
dapat menangani interviewnya-- mungkin lebih baik.
Lebih baik?
Apa yang lebih baik, DiNozzo?
Apa yang coba kau katakan? Keluarkan!
Tindakan pendekatanmu mungkin...
Mungkin kau terlalu dekat dengan hal ini.
Dia bilang tarik nafas dulu, Jethro!
Itu nasehat yang bagus untuk kita semua.
Emily, kenapa kau masih menggunakan ponsel ibumu?
Hanya untuk menghubungi orang-orang tertentu.
Aku perlu bertemu denganmu segera.
Mau kuambilkan soda atau air atau sesuatu, Em?
Tidak. Aku baru saja minum latte, dan ini juga tidak lama.
Aku harus ke perempat final debat dalam satu jam.
- Debat SMA? - Aku kapten tim kampus sebagai orang baru.
Perdebatan cukup banyak mengalir dalam darahku.
Kita bisa menyelesaikan ini melalui telepon.
Tidak, tidak bisa.
Aku tahu mengenai kau mengeluarkan ayahku pagi ini.
Sebenarnya bukan mengeluarkan dia.
- Dia sedang mengalami hari yang berat. - Jangan melarangku,
Paman Gibbs.
Dia terlihat gila dengan kepala botaknya.
Itukan operasi penyamaran.
Kau tidak mempercayainya.
Minggu lalu dia mencukur dua kali dalam satu hari.
Katanya itu membantunya merasa bersih.
Sejak ibu meninggal,
No comments yet. Be the first to leave one.