The Old Woman with the Knife

The Old Woman with the Knife (파과)

Download Indonesian Subtitle

Release info

파과 THE OLD WOMAN WITH THE KNIFE 2025 1080p WEBRip H264 AAC
Pagwa 2025 1080p WEBRip H264 AAC
A Commentary by subber.id

Tags

webdl
Published on: 2025-06-15
Downloads: 1117
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Makanlah.

Ini hamburger.

Minum ini juga.

Ada tempat tujuan?

Kau tahu cara mencuci piring, 'kan?

Sayang.

Aku tidak bisa bekerja untuk sementara waktu.

Aku tidak bisa memberimu uang.

Tapi aku akan memberimu makan dan tempat tidur.

Kau datang.

Mari kita dengar saja.

Dari mana lagi?

Kau sudah pergi seminggu.

Cuma sehari atau dua hari.

Kenapa kau tiba-tiba ingin tahu tentang itu?

Pengendalian hama.

Aku baru saja menangkap beberapa serangga.

Sini.

Ceroboh sekali.

Sayang.

Selamat datang kembali.

Berterima kasih, lalu duduk.

Kau siapa?

Apa yang kau lakukan?

Lepaskan.

Selamatkan aku! Tolong jangan usir aku.

Biarkan aku tinggal di sini.

Aku salah... / Tidak apa-apa.

Kau cuma membunuh serangga.

Hornclaw.

Namamu Hornclaw mulai sekarang.

Sedang apa kau?

Apa lihat-lihat?

Kenapa kau tidak berdiri saat orang dewasa berdiri di sini?

Dasar kurang ajar...

Kepala tertunduk di ponselmu. Mengabaikanku, ya?

Pak, aku ini hamil. Ini kursi prioritas wanita hamil.

Mana aku tahu isi perutmu itu?

Atau mungkin cuma lemak ayam goreng dan kaki babi?

Mana aku tahu? Tunjukkan.

Hei, kenapa kau melakukan ini? Sudah kubilang aku ini hamil.

Ada juga seorang pria duduk di kursi wanita hamil di sana.

Kenapa kau melakukan ini? / Aku sudah muak!

Apa lihat-lihat?

Anak-anak zaman sekarang...

Tidak menikah, ya? Tidak punya anak.

Menghisap sumsum tulang pria?

Mau hamil jika menguntungkan?

Apa? / Hei, diam.

Apa!

...di sebelah kanan.

Bagi yang menuju Rumah Sakit Gumin, mohon turun di stasiun ini.

Sial... / Nenek tua gila.

Bikin sial saja.

Menempel terus.

Aku turun. / Sebentar, aku turun.

Yang benar saja.

Sebentar.

Maaf.

Hei, Tuan.

Bukan aku.

Hei, kau.

Benar?

Hei, dia anakku.

Katamu kau akan melakukannya.

Klien, jangan lakukan ini. / Sekali saja, tidak bisakah?

Sebentar, mari kita bicara. / Jangan lakukan ini di sini.

Bukannya ini Disinfeksi Shinseong?

Bukan, kau salah tempat. / Biar kita bicara sebentar.

Suster Jogak.

Sudah kubilang kalau bunga lidah mertua mudah dirawat.

Sangat populer untuk pemula!

Aku membelinya karena Ibu Suri. Kenapa kau tidak menerimanya?

Meski berbunga, dan kau cuma menyiramnya dua kali setahun.

Astaga.

Jika kubilang bagus, pasti bagus. / Ya ampun.

Tanaman itu untuk orang yang bisa menanamnya.

Aku gugup tanaman itu akan mati karena aku tak berbakat menanam.

Sejak awal...

Kau cuma melihat komputer.

Lihat yang hijau juga.

Lihat dunia berbeda selagi bisa.

Terlalu banyak estrogen.

Dan kenapa kau terlalu perhatian pada Ibu Suri?

Dia tidak melirikmu sekali pun.

Bagaimana kau tahu?

Beban bertahun-tahun. / Beban bertahun-tahun.

Benar sekali.

Berhenti memakai barang palsu.

Kualitasnya sangat buruk. / Ini asli.

Kau datang?

Halo. / Hai.

Hei, lama tak jumpa, Tn. Son.

Hei, boleh bicara sebentar, hyung?

Bukan pengendalian hama.

Pembunuhan karena cinta segitiga?

Targetnya adalah...

Seorang istri setia berusia 30 tahun, Bajingan yang menghancurkan jiwa.

Menyingkirkan parasit penghisap darah itu.

Jika bukan pengendalian hama, apa?

Setiap hari rasa sakit terus-terusan menumpuk.

Kau dapat sesuatu dari klien?

Meski aku menolak, dia bersikeras agar aku menggunakannya untuk tujuan baik.

Dia menangis dan memohon.

Jika bukan karena uang dukungan seperti ini,

bagaimana mungkin Pengendali Hama Shinseong bisa bertahan?

Jika Ibu Suri tahu... / Hyung.

Lalat itu hama, kan?

Selalu makan bangkai dan menyebarkan kuman kotor.

Semua itu...

...sejak era Mesozoik mereka telah berkelana melintasi benua

... dan rajin membawa serbuk sari

....dan menjaga ekosistem

..planet tempat kita tinggal ini. Mereka serangga bermanfaat.

Siapa peduli itu belatung atau toilet?

Itu makanan untuk kita.

Sudah, sana ambil cincinnya kembali.

Aku pura-pura tidak dengar itu.

Sobat.

Operasinya lancar.

Kau melakukan pekerjaan berat.

Meski aku merasa kasihan pada hewan yang terluka,

mengotori tanganku dengan darah untuk menyelamatkan mereka...

Itu tidak mudah. / Baik, sampai jumpa.

Permisi, Dokter.

Tapi anjing ini sudah sangat tua.

Tempat penampungan mungkin tidak akan mau menerimanya.

Mungkin tidak akan diadopsi.

Jadi, dia kemungkinan akan di-eutanasia, 'kan?

Jadi, aku bertanya-apa tanya apa kau bisa buat panggilan untuknya?

Apa?

Mereka akan sulit menolak jika orang yang menyelamatkannya menelepon.

Kau selalu melakukan hal seperti ini?

Terlalu kejam untuk ditinggalkan cuma karena kau tua dan sakit.

Dia pernah ditinggalkan sekali, ya?

Tidak apa-apa. Kau akan bertemu orang baik.

Sebentar.

Di sini, jangan bergerak.

Ya, ada apa?

Permisi, ini akan sangat sakit?

Tidak, dari yang kudengar, mereka membedah hidup-hidup.

Jadi tidak akan ada bekas luka.

Aku akan menjahitnya rapi. Jadi jangan terlalu khawatir.

Selamatkan aku.

Tidak ada darah, bajingan. / Aku salah.

Kau membuatku kaget.

Maaf.

Tidak perlu takut. Tenang.

Kau bersedia menjual salah satu korneamu?

Tiba-tiba?

Ini canggung.

Klien memohon kepadaku.

Berapa harga satunya?

50 juta untuk satu ginjal.

Akan kutambahkan 30 juta jika itu juga.

30 juta? / Ya.

30 juta agak... / Kenapa?

Begini, Tuan.

Apa cukup 3 ribu jika nanti aku akan bermata satu selama sisa hidupku?

Harga kacamata sudah naik, kenapa mataku masih seharga 10 tahun lalu?

Baik, kalau begitu aku akan memberimu yang sangat besar.

10.

10 miliar?

10 detik.

Untuk mengambil kepalamu.

Bangsat!

Sial, mataku!

Kenapa kau melakukan ini? Siapa yang mengirimmu?

Kudengar kau baru saja mencungkil mata seseorang.

Karena mencuri klien orang lain.

Park Daerim-dong mengirimmu?

Harusnya kau tidak memotong antrean mati antar sahabat karib.

Kalian berdua segera berjumpa. Akur-akurlah di neraka.

Bos Park sudah mati?

Tapi pasti ada tujuan melakukan ini, untuk...

Tujuan?

Untuk terkenal.

Ada cukup banyak saraf berkumpul di sini, benar?

Tolong...

Aku tidak tahu cara menolong.

Satu-satunya yang kutahu...

...adalah perlahan dan menyakitkan.

Ke mana dia?

Apa?

Berhenti!

Baik! Berhenti!

Kau melanggar batas. Mencampuri urusan orang.

Kau tangguh seperti yang kudengar.

Kau datang karena rumor?

Banpo, CEO Han.

Ketua Serikat Dongtan, Yoon, dan sekarang CEO Gu?

Kau punya tangan yang sangat terampil, tapi....

...sayang sekali menggunakannya untuk perkelahian jalanan, benar?

Kau penggemar perkelahian jalanan?

Sampai jumpa.

Sebentar!

Sebentar, tunggu.

Sebentar, mari kita bicara.

Mari kita selesaikan ini.

Hargaku mahal, yakin kau tidak masalah dengan itu?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left