Start-Up

Start-Up (스타트업)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Start-Up S01E03 720p NF WEB-DL DDP2 0 H 265-SH3LBY
A Commentary by MarBot

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
Published on: 2020-11-27
Downloads: 27
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

EPISODE 3

Kau mau bertemu Seo Dal-mi, 'kan?

Ya.

Bagaimana kau tahu?

Akan kujelaskan di jalan.

Sebentar saja. Hanya berikan ini.

- Hanya lima menit. - Ya.

- Ayo. - Hanya lima menit.

UNTUK DO-SAN

"Untuk Do-san."

Ini surat yang dikirim untukku?

Ya, benar.

"Kau pernah jalan tanpa tujuan?" Aku tak pernah begitu.

Bisakah kau diam dan baca saja?

KAU PERNAH JALAN TANPA TUJUAN?

"Hari ini aku…"

Hari ini, aku berjalan tanpa tujuan.

Kau pernah sengaja kehujanan padahal punya payung?

Hari ini, aku seperti itu.

Aku sangat gerah dan kepanasan,

tapi hujan menyejukkanku.

Setelah…

"Setelah berjalan sekitar 30 menit,

hujan berhenti,

dan ada sebuah pemandangan yang sangat indah di hadapanku."

Ada sebuah pelangi sangat besar

yang sepertinya akan mengabulkan apa pun permintaanku.

Tiba-tiba aku terpikir.

Terkadang…

berjalan tanpa tujuan menyenangkan.

Lalu terkadang…

"Lalu terkadang,

berlayar tanpa peta adalah hal yang mengagumkan."

Sepertinya Seo Dal-mi…

orang yang sangat unik.

Benarkah? Tapi aku paham jalan pikirannya.

Aku tidak.

Kenapa jalan tanpa tujuan jika ada yang pasti?

Kenapa kehujanan jika punya payung?

Namun, setelah itu dia melihat pelangi.

Pelangi yang besar.

Aku paling tak paham bagian itu.

Kenapa memohon kepada pelangi?

Itu hanya cahaya yang memantul dan membias.

Tunggu. Inti suratnya bukan itu.

Apa dia paham yang aku bicarakan?

Berapa nilai pelajaran bahasamu dulu?

Tak bagus, tapi nilai ilmu matematika

dan sainsku hampir sempurna…

Kau belum paham arti suratnya?

Kata kunci surat itu bukan "pelangi".

- Baiklah. - Ya.

Ya.

Lantas, apa kata kuncinya?

Astaga, orang ini.

MALAIKAT

INVESTOR YANG MENDUKUNG KEUANGAN

DAN MEMBIMBING PERUSAHAAN RINTISAN

Bersulang.

Kapan diluncurkan?

Versi beta akan diluncurkan akhir tahun ini.

- Bagus. - Itu cepat.

Kau memang hebat.

Akan diluncurkan ke Asia Tenggara juga?

Tentu saja.

- Kau hebat. - Tentu.

Lebih cepat dari perkiraan.

Astaga.

- Halo. - Hai.

Maaf, permisi.

Maaf.

- Kau datang? Terima kasih. - Halo.

- Terima kasih. - Terima kasih sudah datang.

- Nicole! - In-jae.

Kita akan bertemu sebelum aku ke AS?

- Ya, kapan kau ke San Francisco? - Selasa depan.

Sebentar lagi.

Bagaimana…

Aku baik-baik saja. Kau?

- Aku juga. - Baik? Bagus.

Kau berangkat besok?

Bersama?

Tidak, aku harus di Korea.

Jadi, ya, ini partnerku.

Begitu rupanya.

Kau sudah menunggu lama?

Ya. Sangat lama.

Aku merindukanmu.

Jadi, aku…

Maaf. Saat ini bukan waktunya bernostalgia.

Ibu dan kakakku mengarah ke sini.

Aku bohong kepada kakakku

dan bilang kau dan aku bertemu tiap hari,

serta berhubungan romantis.

Apa? "Hubungan romantis"?

Kau bingung, ya? Aku paham.

Aku bicara sembarangan. Berbohonglah untukku.

Aku tak pandai berbohong.

Hari ini saja. Aku tak boleh tampak menyedihkan.

Jadi, tolong bantu aku.

In-jae, akhirnya kita bertemu. Aku mencarimu dari tadi.

Aku juga.

Kau tak kelihatan dari tadi. Kukira kau bersembunyi.

Kenapa aku harus bersembunyi?

Kau sudah dewasa.

Ibu tak mengenalimu jika bertemu di luar.

Aku juga.

Kau juga telah banyak berubah.

"Kau"?

Panggil saja aku "ibu".

Apa pria ini…

Ya, dia Do-san. Nam Do-san.

Pacarku.

- Halo. - Aku banyak dengar cerita tentangmu.

Aku Won In-jae, CEO Nature Morning.

Halo.

Aku… Boleh kusebut aku kakakmu, 'kan?

Terserah.

Dal-mi sering membanggakan pacarnya.

Kudengar kalian akan memulai bisnis?

Apa? Tidak begitu.

Tidak?

Kau bilang kalian sedang menyiapkan bisnis, 'kan?

Ya.

Sebenarnya, itu…

Sebenarnya, bukan bisnis bersama, tapi menjadi partner.

- "Partner"? - Ya.

Aku meminta Dal-mi menjadi CEO di perusahaanku.

- "CEO"? - Ya.

Tapi dia belum yakin. Jadi, tolong bujuk dia.

Aku harus tahu bisnismu sebelum membujuknya.

- Punya kartu nama? - Ya, ada.

SAMSAN TECH

Aku Nam Do-san, CEO Samsan Tech.

"CEO"?

Astaga! Aku kaget tiap mendengarnya.

SAMSAN TECH

KONTAK INVESTASI

Kartu namamu…

unik sekali.

Desainnya gaya retro. Sekarang sedang populer.

Round investasi sudah dibuka?

PUTARAN PENDANAAN PADA PERUSAHAAN RINTISAN

Round ?

Apa?

Tentang itu…

Kami sudah mulai perputaran sejak ronde satu…

"Ronde satu"?

Tak pernah ada investor?

Kau tak tahu round ?

Jadi, round … Tentang itu, aku…

Perusahaannya memang masih dini, tapi kami tertarik.

Sudah berada di pra-Seri A. Ya, 'kan, Pak Nam?

Ya, kau benar.

Pak Han.

- Kau kenal dia? - Ya. Investor…

Maksudku, dia Pak Han Ji-pyeong.

Aku Han Ji-pyeong dari Modal Usaha SH. Kau Seo Dal-mi, 'kan?

Pak Nam sering cerita tentangmu.

Benarkah?

Pak Nam, bisakah kita mengobrol berdua sebentar?

- Ya, baiklah. - Permisi.

Pak Nam, sudah terima surel dariku?

- Ya? - Aku sudah kirim rancangan ketentuannya.

Bicara dan tertawalah secara natural.

SYARAT DALAM PERJANJIAN BISNIS

Kau punya pacar yang hebat.

Ya, 'kan? Dia sangat keren.

Mereka bilang, pasangan mencerminkan diri kita.

Kenapa ke sini?

Aku sudah bilang, Sand Box bukan kekuasaanku.

Ya, aku tahu.

Aku tak harapkan itu.

Lantas apa? Kau dari UNICEF?

Kau hanya mau membantunya?

Tapi aku tak tahu apa itu berguna.

Itu berguna.

Di sini, kau adalah CEO yang sukses.

Aku?

- Kenapa? - Kau bersamaku sekarang.

- Kau membanggakan diri? - Itu fakta.

Ayo terus mengobrol agar keren.

- Harus membicarakan apa? - Itu… Apa saja.

Lirik lagu kebangsaan.

"Sampai Laut Timur dan Gunung Baekdu mengering dan gersang."

"Tuhan akan selalu melindungi negara kita selamanya."

Bagus.

Harusnya kau bilang bahwa pacarmu juga ada di bidang ini

agar bisa kubantu sebelum kembali ke Amerika.

Begini…

Sepertinya dia tak perlu bantuanmu.

"Seperti pohon cemara di Namsan

- yang kokoh." - "Yang kokoh."

Ayahku sebentar lagi datang. Berkenalanlah dulu dengannya.

Kenapa aku harus begitu? Dia ayahmu.

Margamu Won, tapi aku Seo.

Apa begitu?

Kau mau ke mana? Parkir valet di sebelah sana.

Aku… Bus…

More Indonesian subtitles for Start-Up

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left