The first 200 lines.
"Episode 27"
Bagaimana kamu tahu
semuanya akan datang?
Aku memercayai mereka.
Aku merasa mereka akan datang jika mendengar pengumuman dariku.
Ayolah, apa yang terjadi?
Kamu sudah lama membuat pengumuman. Kenapa baru masuk sekarang?
Andai tahu, akan kutuntaskan operasi di ruang sebelah.
Maafkan aku.
Tidak usah melantur.
Anda yang pertama keluar saat mendengar pengumuman itu.
- Sungguh? - Benarkah itu?
Aku? Tidak mungkin.
"Pikirmu aku menjadi pengangguran jika kamu memecatku?"
"Aku sudah berniat membuka klinik terapi sakit belakangan ini."
Anda sangat keren, Profesor.
Tidak juga. Astaga.
Kakiku masih gemetaran.
Omong-omong, kurasa dia sungguh akan memecat kita.
Direktur terlihat marah besar kali ini.
Mereka bisa memecat kita semua.
Kita lihat saja apa mereka bisa mengoperasi tanpa kita.
Tidak akan pernah bisa.
Kita sudah siap untuk mengoperasi.
Terima kasih, Semuanya.
Profesor Lee, boleh kumulai operasinya?
Ya, silakan.
Kalau begitu, aku akan mulai mengoperasi.
Baiklah.
Pisau bedah.
Maafkan aku.
Operasi darurat itu akan tuntas empat jam lagi.
Kami akan menyiapkan operasi lagi.
Profesor Choi.
- Ya? - Seseorang
harus bertanggung jawab.
Aku ingin
memecat semua orang di tim operasi Taesan,
tapi dia tidak mau aku bertindak sejauh itu.
- Lalu? - Kita bisa saja memecat
orang yang memimpinnya.
Park Tae Soo.
- Direktur. - Kamu sebaiknya bersyukur
karena kita bisa menyelesaikan ini
dengan hanya memecat satu dokter.
Operasi Park Tae Soo saat ini
akan menjadi operasi terakhirnya di Taesan.
"Dilarang Masuk"
Hai, Dae Eun. Ayah di rumah sakit.
Kami sedang menjalankan operasi darurat.
Apa?
Benar.
Dengarkan Nenek,
nanti ayah sudah tiba begitu kamu bangun, ya?
Ya, ayah berjanji. Ayah juga menyayangimu.
Baiklah.
Kalian tahu putriku bilang apa?
Dia bertanya apa ini operasi diseksi lagi.
Pasti cuma dia gadis tujuh tahun yang mengetahui itu.
Anda harus menjadikan dia dokter.
Suruh dia masuk ke Torakoplastik.
Hanya karena dia mau, bukan berarti dia bisa.
Benar. Ini bukan untuk semua orang.
Sejujurnya, orang waras tidak mungkin memilih Torakoplastik.
Selalu ada pasien darurat dan kita tidak pernah bisa pulang.
Tapi Anda hanya menjalankan bedah Torakoplastik.
Seru sekali menjadi ahli anestesi untuk Torakoplastik.
Operasi lainnya
sangat membosankan. Aku selalu mengantuk.
Tapi aku harus selalu fokus di sini.
Itu sebabnya kita tidak bisa menjalankan bedah Torakoplastik
tanpa ahli anestesi yang hebat.
Apa? Kenapa kamu terlalu meninggikanku?
Memang benar, kami tidak mungkin mengoperasi tanpa kehadiran Anda.
Profesor Choi.
Hai, Profesor Choi. Anda datang.
Kita akan segera menjalankan cangkok VAD setelah operasi ini.
Tentu.
Maaf soal tadi, tapi ini darurat. Kami terpaksa melakukannya.
Kerja bagus, Dokter Park.
Ini akan menjadi operasi terakhirmu di Taesan.
Profesor.
Profesor Choi. Apa-apaan? Tadi adalah situasi darurat.
Kamu tidak menyiapkan diri untuk kemungkinan itu?
Pikirmu direktur akan tinggal diam?
Sejak kapan ada yang lebih penting daripada pasien darurat
di Taesan?
Sejak kita punya direktur baru.
Aku akan menunggu di ruang sebelah.
Dokter Park. Aku yang akan menyelesaikannya.
Bicaralah dengan Profesor.
Ya, Dokter Park. Kamu sebaiknya menemuinya.
Aku yakin Profesor Choi tidak bersungguh-sungguh.
Bagaimana rasanya menuntaskan operasi terakhirmu di Taesan?
- Maafkan aku, Pak. - Kamu meminta maaf lagi?
Yang ada di benakmu saat melihat pasien hanyalah menolong, bukan?
Gara-gara tindakan gegabahmu,
seluruh tim operasi dalam bahaya, bukan hanya kamu.
Pasien itu dalam bahaya.
Kamu seharusnya mengirim dia ke rumah sakit lain.
Anda tahu tidak ada rumah sakit yang akan menerima dia.
Benar.
Kamu tahu kenapa?
Mereka tahu
dia akan meninggal jika mereka tidak menerima dia.
Memang kamu satu-satunya dokter? Mereka bukan dokter?
Jika bertindak semaumu, kamu tidak mungkin bertahan di RS.
Rumah sakit tidak diciptakan untuk menyelamatkan pasien.
Rumah sakit hanya membutuhkan pasien untuk tetap bertahan.
Kamu belum tahu seperti itu kenyataannya?
Kalau begitu, aku ingin mengubah kenyataan.
Kamu ingin mengubah kenyataan?
Kamu punya kekuatan?
Kamu mendapatkan apa dengan mengutamakan dia alih-alih VIP?
Kenyataan harus meninggalkan Taesan.
Bagaimana nasib pasien darurat jika kamu meninggalkan Taesan?
Mereka tidak akan punya tujuan.
Tindakanmu hari ini tidak bisa dimaafkan di mata Taesan.
Lantas kenapa Anda memanggilku kembali ke Taesan?
- Apa? - Diska lepas itu.
Anda yang mengirimkannya, bukan?
Hari itu,
Anda memberiku anestesi.
Di hari ibuku menerima cangkok jantung.
Agar jantung itu bisa diberikan untuk Dokter Yoon.
Aku memikirkan itu berulang kali
dan Anda satu-satunya orang yang bisa mengirimkan itu.
Benar, aku yang mengirimkannya.
Kenapa?
Karena itu satu-satunya cara untuk membuatmu kembali.
Kamu ingin mengubah kenyataan?
Bagaimana?
Setidaknya aku tidak akan menggunakan metode Anda.
Menutup akses ke semua RO hanya untuk mengoperasi satu orang.
Anda ingin menjadi dokter seperti itu?
Bagaimana jika satu orang itu bisa memberiku
keuntungan yang lebih besar daripada 10 atau 100 pasien?
Maksud Anda,
pusat kardiologi pediatri?
Benar.
Bantulah aku menjalankan operasi VAD Han Min Sik
jika ingin tetap di Taesan.
Baiklah kalau begitu. Silakan beristirahat.
Akan kupersiapkan matang-matang agar tidak terjadi kesalahan lagi.
"Bangsal VIP"
Profesor Choi.
Ada hal yang tidak bisa kusampaikan kepada Anda tadi.
Operasi sarkoma itu.
- Tae Soo tahu segalanya. - Apa?
Apa maksudnya dia tahu segalanya?
Aku memberi tahu dia
bahwa tujuan operasi itu adalah kematian pasien.
"Pasien tidak diharapkan selamat"
- Seok Han. - Aku masih perlu memberitahunya
bahwa itu operasi terakhirnya?
Sampai kapan kamu akan membuat Tae Soo bekerja di sini?
Seharusnya sekalian buang dia saat kamu membuang ibunya.
Pada akhirnya, dia akan menghalangi jalanmu.
Baiklah. Katakan bagaimana perasaanmu
setelah mengintervensi dan menggagalkan operasi penting.
Maksud Paman tindakanku salah?
Salah?
Ya, tindakanmu benar-benar salah.
Andai bukan keponakan paman, kamu pasti sudah dipecat.
Menutup semua ruang operasi hanya untuk satu pasien tidak salah,
tapi mengoperasi pasien darurat dianggap salah?
Itu keputusan paman sebagai direktur untuk menutup semua ruang operasi.
Ini demi Taesan.
Demi Taesan?
Ayah tidak akan pernah mengizinkan hal semacam itu.
Andai ayahmu di sini,
Han Min Sik tidak mungkin memilih Taesan.
Menurutmu siapa yang membangun Taesan
hingga seperti sekarang?
Ayahmu yang tangannya gemetaran sampai tidak bisa mengoperasi
dan menyuruh Seok Han menggantikannya?
- Paman! - Untuk membuatmu dioperasi,
ayahmu memalsukan hasil tes putri Seok Han.
Sampai kapan kamu akan meminta paman untuk meninggalkan Taesan?
Jika mau mengusir paman, bawakan bukti.
Paman
bilang apa tadi?
Ayah memalsukan hasil tes
Yoo Bin?
Ya.
Andai tidak dipalsukan,
kamu tidak mungkin di sini sekarang.
Jantung ibunya Dokter Park pun tidak akan dicuri darinya juga.
Karena kamu sudah mengetahui tabiat ayahmu,
jangan banyak tingkah.
Soo Yeon,
kita harus melindungi Taesan.
Kuburlah yang harus dikubur.
Hanya kita yang tersisa di dunia ini.
Camkan itu.
Jangan membentuk pasukan
dengan Profesor Choi dan Park Tae Soo.
Mereka akan
berakhir meninggalkan Taesan.
Aku akan memulai operasi VAD-nya.
No comments yet. Be the first to leave one.