The first 200 lines.
Sebelumnya di The Magicians.
Kau mungkin menyebutku sebagai Reynard Sang Rubah.
Penipu orang-orang setia, yang sangat bodoh.
Kau pastilah Marina.
Aku perlu kau katakan kepadaku makhluk yang membunuhmu.
Ada seorang gadis.
Empat puluh tahun lalu. Dia mengusir Reynard dari Bumi.
Charlie.
Saudaraku.
Dia amat sangat hebat.
Kau tahu mantra yang kubacakan pada hari pertama di kelas?
Kuda Kaca? Dia mengajariku itu.
Aku mencintai seorang pengajar. Dia sudah menikah.
Kupikir aku bisa membuat dia mencintai aku lagi.
Jika aku bisa membuat diriku lebih cantik...
Aku sungguh percaya dia mungkin bisa membatalkan perbuatanku.
Ini terbakar...
Sampai dia tak ada lagi.
Aku meninggalkan sihir. Aku tak pernah mengingatnya.
Tidak!
Alice telah tiada.
Ada makhluk bernama Nona Putih.
Aku ingin tanganku kembali.
Tidak!
Alice Quinn. Bangkitkan dia.
Tidak bisa.
Tak adakah hal lain yang kau inginkan?
Kirim aku pulang.
Aku berbicara dengan Profesor Lipson...
...mengenai tes-tes yang dia jalani.
Maaf mengatakan bahwa...
...kami bahkan tak tahu harus memulai dari mana.
Baiklah, ini lilin normal atau...
Tentu saja.
Kau bisa sembuhkan tanganmu, tapi tak bisa tanganku?
Patah atau tidak,...
...tanganku adalah tanganku.
Tanganmu lain lagi.
Tak ada yang bisa kita perbuat.
Lalu Brakebills melanjutkan tradisinya untuk menggangguku!
Tak ada yang bisa kita perbuat di sini.
Ada pilihan-pilihan lain.
Satu,...
...kukirim kau ke seseorang yang mungkin tahu lebih banyak.
Ya, siapa itu?
Profesor Mayakovsky.
Si cabul pemabuk di iglo itu?
Lewat.
Apa pilihan dua?
Kau takkan perlu mengkhawatirkan tanganmu, atau sihir sama sekali.
Ke sanalah sebenarnya aku mengirim Quentin.
Di mana Quentin?
Jadi akhirnya kami tiba di kasir, dan tebaklah.
Dompetku tertinggal di mobil.
Astaga.
Penempatan waktu yang buruk.
Ya.
Apakah "Donut House" memang terasa seperti donat?
Aku cuma menggunakan itu untuk sop.
Sop?
Apa-apaan?
"Aku melihat. Aku juga. Makan siang?"
Resync from Asmodeus.
Synced by imjoerano.
Halo?
Profesor Mayakovsky?
Sialan!
Hei!
Hei, turunkan aku, aku siswa!
Sialan.
Buku Daftar Chicago, Juli 1976.
Tidak, mati atau tidak, Marina bisa agak lebih spesifik.
Aku masih tak tahu apa yang kucari.
Dengar, mengusir Reynard membutuhkan jumlah tenaga yang sangat besar.
Maksudku, semacam peristiwa aneh atau penyimpangan.
Ya, itu secara harfiah definisi berita.
Kita akan tahu begitu melihatnya.
Aku butuh bahan bakar.
Baiklah.
Kau baik-baik saja?
Ini sudah yang kedua kali hari ini?
Ketiga.
Astaga. Jules...
Sialan!
- Sialan! - Hei, kemari.
- Duduk. - Kenapa...
Kenapa ini tidak berakhir?
Kenapa terus kian memburuk?
Aku turut prihatin.
Terserahlah.
Apa mantra untuk menghentikannya atau apa pun itu?
Ada obat-obat, tapi semuanya produk zaman kegelapan dari sebelum...
...pengobatan modern umumnya.
Kau jangan membakar luka sayatan memakai obor abad pertengahan.
Itu terdengar seperti persis yang ingin kulakukan.
Tidak jika itu mengikis uterusmu dan ginjal berikut janinmu.
Astaga.
Hei,...
Tak apa, Jules.
Ini prosedur biasa...
...dan sangat sederhana.
Sungguhkah?
Karena itu bisa saja bukan embrio manusia biasa dan sederhana.
Aku tak tahu apakah itu anak Reynard atau Richard.
Saat ini...
...itu cuma gumpalan sel-sel.
Baiklah, mari hentikan pembahasan ini, ya?
Kita akan membuat janji temu.
Yang Mulia.
Sudah siap.
Setidaknya, kuharap kau memecahkan persoalan karbonasi.
Kita harus buang gelas terakhir itu di dunia lain.
Masih menggelembung.
Bayangkan jarak yang harus kita tempuh.
Rajaku.
Aku punya kabar terbaik!
Jika kelinci itu prosecco , aku akan setuju.
Ini bukan sekadar kelinci.
Hamil.
Astaga.
Kita akan menjadi orang tua!
Kelinci itu tahu kalau kau...
Hamil.
Baiklah.
Kau tidak tersenyum.
Maafkan aku. Ini hanya...
Hamil.
Baiklah, kelinci, tenang!
Pikirmu kau mau ke mana?
Ini mungkin menyedot semua kelembapan dari lidahku,...
...tapi aku tetap akan meminumnya.
Untuk...
...keturunan menarik kita.
Hei! Turunkan aku! Apa-apaan ini?
Apa maumu?
Tanganku tak bisa menyihir lagi.
Ini bukan Rumah untuk Lumpuh Sihir Mayakovsky.
Tapi mungkin sebagai imbalannya...
Apa idemu?
Aku sedang di tengah-tengah proyek.
Bantu aku, akan kulakukan sebisaku.
Baik.
Baiklah.
Apakah semua orang di luar sini begitu tak berjiwa?
Ya.
Kami semua. Itu sebabnya kami minum.
Aku tak bermasalah minum sebagai Penyihir.
Ya, karena duniamu begitu berlimpah dan menakutkan,...
...dan kau perlu jeda dari itu semua.
Kini kau akan minum karena per hari begitu menjemukan dan itu butuh...
...miras yang jauh lebih banyak.
Apakah kau masih menyihir?
Astaga, tidak.
Maaf, itu bodoh.
Tak apa.
Tak ada yang meninggalkan sihir karena semuanya sangat hebat.
Kau mau beri tahu aku?
Maafkan aku.
Seharusnya aku tidak bertanya.
Aku bisa tahu kalau itu baru-baru saja.
Itu kegilaan.
Mengajari hal-hal itu kepada anak-anak, maksudku, anak kecil.
Kita membatin, apa gunanya?
Karena rasanya seolah-olah untuk setiap hal yang kita perbaiki,...
...lima hal payah muncul di tempatnya...
Karena tiap mantra hanyalah kerumitan lainnya.
Yang kita bacakan mantra lain untuk memperbaikinya.
Ulangi, ulangi, ulangi.
Sampai tak tersisa mantra lagi, tetapi kau cuma...
Kau tertinggal dengan...
Masalah yang sangat besar.
Sial! Aku punya rapat 15 menit lagi.
Maaf. Itu cuma refleks.
Bayarkan saja ini memakai kartu perusahaan.
Mereka takkan memerhatikan.
Aku bahagia.
Hore, bayi.
Eliot. Soal apa ini?
Aku benar-benar ingin tahu.
Ayahku bukan ayah terbaik.
Minuman anggur, Yang Mulia.
Ayah yang buruk.
Jadi kurasa aku tak punya standar yang layak...
Diam!
Kau tak diterima di sini, Anak Bumi!
Eliot!
Tunggu!
Ini belum berakhir, Anak Bumi.
Penjara bawah tanah.
Apa-apaan itu tadi?
Aku coba mengekspresikan emosiku.
Hikmah diambil.
Keamanan terpayah yang pernah ada.
Jadi apa yang sebaiknya kita lakukan?
Kirim kembali dia ke Loria?
Sebenarnya, Yang Mulia, dia bukan dari Loria.
Dia orang Fillorian asli.
Orangku sendiri coba membunuhku?
Perancis sekali.
Mereka rakyat jelata. Tak perlu khawatir.
No comments yet. Be the first to leave one.