The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh Pegasus153.
INGGRIS Tahun 1619
Ampuni aku, Bapa, karena aku telah berdosa.
Rasa bersalah yang besar menimpaku.
Aku telah melihat kekuatan jahat.
yang aku bawa ke dunia ini.
Membawa penderitaan dan kesengsaraan pada saudari-saudariku.
Dan aku takut, tidak ada cara untuk menghentikannya.
BIARA
40 Tahun kemudian.
Berdirilah, penyihir.
Beri jalan. Minggir!
Berjalanlah.
Ayo, cepat!
Minggir.
- Maju! Kalian lihat penyihirnya! - Majulah.
Ayo. Minggirlah.
Arah sini.
Ahli nujum lainnya?
Ya, tuanku.
Terima kasih.
Apa yang mau kau katakan mengenai dirimu sendiri?
Hm?
Baik...
Kita tidak perlu memperpanjang proses ini lebih jauh.
Pengadilan ini tidak bisa memberi putusan lain selain...
hukuman mati.
Meskipun terdakwa berdiri membisu,
Aku yakin dia akan bersuara
saat dia diikat ke tiang gantungan
dan dibakar.
Entah itu suaranya atau suara penciptanya.
Siapa yang membela wanita ini?
Siapa pembelanya?
Dan siapa yang bisa, atau mau, membela yang tidak bisa dibela ini? Hm?
Hanya Pilatus yang berani.
Kau buta pada keprihatinanku
dan urusanku, Pak Hakim.
Satu-satunya kebutaanku, Nyonya, adalah identitasmu.
Mungkin kau bisa membantu menghilangkan neraca dari mataku?
Aku Suster Margaret Aquina.
Kepala biarawati Ekaristi.
Bagaimana bisa ini menjadi keprihatinanmu, hm?
Aku memberi tujuan kepada yang jatuh.
Seperti dia, yang berdiri di hadapanmu.
Aku melayani kehendak orang-orang.
Dan mereka, juga aku,
akan menawarkan perlindungan atas semua ketidak-wajaran ini...
Kita berbagi tujuan yang sama, Pak Hakim.
Namun prioritas kita berbeda.
Dia harus dibebaskan, namun tetap menjadi tanggung jawab kami,
untuk selama-lamanya.
Jiwa yang menyesal memiliki nilai lebih daripada yang dibakar api.
Ini adalah pengadilan duniawi.
Di tempat ini, kami melayani hukum manusia.
Jika kitab suci itu benar,
maka kau dan mempelai Kristus lainnya
tidak punya pengalaman dalam hal-hal ini.
"Jika kitab suci itu benar"?
Hm
Kau mengadili penghujatan saat aku datang,
dan sekarang kau menerima kesesatan.
Para jaksa punya sedikit humor,
dan aku punya banyak telinga.
Bisakah aroma tumpukan kayu begitu menarik bagimu
hingga kau bersedia melakukannya untuk dirimu sendiri?
Uh...
Kami tidak butuh pengaruh luar
dalam proses ini.
Melepaskannya ke tangan Bunda biarawati yang mampu
Suster Lucilla,
Siapkan dia untuk perjalanan.
Ayo anakku.
Semoga Tuhan selalu memberkatimu dengan hikmat-Nya.
Selamat datang kembali, Bunda biarawati.
Suster Adela.
Ini Persefone.
Ikuti aku.
Persefone?
Arah sini.
Emeline.
Ini Persefone.
Emeline.
Kau tahu kita dilarang memiliki barang-barang ini.
Berhati-hatilah, jangan sampai orang lain melihatnya.
Bunda biarawati sering tampak kasar.
Tapi dia menyelamatkan kita.
Itulah yang dia lakukan.
Dia mengumpulkan wanita yang jatuh dari kota ke kota
dan menawarkan kita awal yang baru.
Kemari.
Aku berdoa semoga kau menikmati keramahan kami.
Cepatlah.
Apa kau lapar?
Apa kau tidur dengan nyenyak?
Malam pertama di tempat yang baru seringkali sulit.
Aku Catherine.
Siapa namamu?
Persefone.
Persefone?
Nama yang bagus sekali.
Aku tidak tahu tentang orang kudus itu.
Tidak ada.
Itu adalah nama kafir.
Yang tidak punya tempat di sini.
Penghuni baru perlu belajar agar tidak terlalu canggung.
Aku tidak akan mentolerir pemborosan seperti ini.
Kembalilah bekerja.
Ya. Tentu, bunda.
Ambil itu dan kembalikan ke dapur.
Suster Anna Francis akan menunjukkan jalannya kepadamu.
Terpujilah.
Kita telah diberkati dengan jiwa baru.
Persefone.
Dapur di sini.
Kita harus ketat dengannya, Catherine.
Dia tahu tempatnya.
Dia akan belajar.
Anak idiot!
Biasakan dirimu dengan lantainya.
Apa kecerobohanmu tidak memiliki batas?
Kau tahu mengapa kau berada di sini?
Untuk melayani penebusan dosa.
Bunda biarawati adalah lentera
bagi kita semua.
Sepertimu.
Saat orang lain menghindar,
dia merangkul.
Saat orang lain menghakimi,
dia menawarkan pengampunan,
pengertian.
Orang-orang di balik tembok telah menghakimimu.
Kami akan menebusmu.
Jadi, kontak dari luar tembok ini dilarang.
Dan aturan ini dijalankan dengan ketat.
Saudari yang kau ajak bicara itu adalah Suster Bernadine.
Dia punya tanggung jawab untuk merawat orang sakit.
Tapi kuburan yang baru ini menghantuinya.
Monumen kegagalannya.
Saudari-saudari kita semua.
Kejatuhan kita.
Bersama dengan Tuhan, terlalu cepat.
Kebun inilah yang harus kau rawat.
Makanan langka.
Kau harus merawatnya sebaik mungkin,
untuk menyediakan makanan bagi kita semua.
Halo yang disana.
Bisakah kau membantuku?
Aku dilarang berbicara denganmu.
Tunggu!
Apa yang terjadi pada Catherine?
Gadis yang merawat kebun sebelum dirimu?
Aku biasa berbincang dengannya.
Kami sangat dekat sebelumnya... Hei!
Tunggu, aku hanya mencoba berbicara dengan...
Kau menyebarkan pesonamu kemana-mana, bukan?
Kau sudah diperingatkan sebelumnya.
Tinggalkan kami.
Jaga lidahmu.
Apa yang telah terjadi?
Dia berhubungan dengan seorang pria muda di balik tembok.
Bawa dia ke ruang bawah tanah.
Suster Anna Francis,
ambil dua ember air.
Apa kau sudah lupa konsekuensinya
bila berkenaan dengan kedaginganmu?
Pertama, berhubungan dengan api.
Dan sekarang dengan nafsu.
Kau pikir aku telah memberimu penangguhan hukuman.
Namun kau salah arah.
Kau seharusnya dibakar, Persefone.
Kecuali kalau kau memilih jalan yang berbeda.
Jalan kita.
Lucilla.
Tidak!
Jauhi tempat ini, pedagang.
Maaf?
Mereka tidak akan bertahan lama.
Siapa?
Infeksi yang lebih besar daripada iman mereka sudah mendekat.
Apa maksudmu?
Ini bukan sesuatu yang harus dilihat oleh jiwa manapun.
Jadi, berjagalah.
Bawa Persefone ke kamar mandi.
Namanya Ellis.
Kami dilihat berbicara bersama.
Aku diberitahu aku mendorongnya
dan diriku sendiri untuk berdosa.
Pada saat itulah bunda biarawati
memindahkan tugasku ke binatu.
Dia mau membawaku pergi dari tempat ini.
Dia mau...
menceritakan kisah ini.
Sesuatu yang mengerikan terjadi di tempat ini bertahun-tahun yang lalu.
Bahwa tempat ini terkutuk.
Pernahkah kau melihat sesuatu di tempat ini?
Apa?
Tidak, tentu saja tidak.
Ini adalah tempat suci.
Kisahnya hanya untuk membawaku pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.