The Last Showing

The Last Showing

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Last Showing 2014 BluRay 720p
A Commentary by okie13
Enjoy :)

Tags

BluRay
720p
720
Published on: 2014-11-11
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan oleh Okie13

PERTUNJUKAN TERAKHIR

Aku punya kejutan untukmu.

-Benarkah? Kejutan apa itu? -Lihat saja sendiri, ini mengingatkanku padamu.

Ini pasti mahal.

Tidak, ini murah, kebetulan sedang ada diskon.

Terima kasih.

Terima kasih.

Aku suka ini.

Aku juga punya kejutan untukmu.

Kita nonton The Hills Have Eyes II tengah malam ini.

Apa? Malam ini?

Yeah! di Wes Craven.

Maksudku, ini mirip Elm Street, dan aku akui aku menyukai filmnya.

Baiklah. Kau benar-benar memaksaku.

Come on, aren't you up for it? Ayolah, Kau mau itu kan?

- Ya tentu saja. - Maksudku filmnya.

Dengar, ini akan menyenangkan.

Yeah? So will the other thing. Benarkah? Jadi yang lainnya gimana.

Kau tahu, mereka bilang merasa takut bisa membuatmu jadi terangsang.

- Kau tidak pernah tahu. - Benarkah?

Dimana Stuart?

Aku tidak tahu.

Stuart, masuk.

Angkat Stuart.

- Ya? - Dimana kau?

Ruang istirahat.

Kau boleh pulang. Anthony bagian beres-beres malam ini.

Aku ingin disini.

Kau tidak ada lagi gilitran.

Aku yakin Anthony punya banyak acara.

Baiklah, kau harus jaga untuk malam spesial.

Oke, baik.

Aku kira layar 3 ada kesalahan.

Lagi.

Kau tahu apa yang salah?

Tentu saja aku tahu, itu tidak masalah.

Bagaimana bisa?

Dengar, seseorang akan memperbaikinya.

Jadi sementara waktu kita putarkan saja seadanya?

Tidak ada seorangpun yang mengeluh. Kecuali kau.

Aku akan memperbaikinya.

Kau tidak diperbolehkan kesana. Kita sudah membahasnya.

Pusat hanya membolehkan staff terlatih untuk mengurus proyektor.

Kau menolak pelatihannya.

Aku tidak butuh sertifikat untuk memencet satu tombol saja.

Stuart. Apa kita akan punya masalah?

Tidak, tidak ada masalah.

Huh. Weird, I took you for more of a Justin Bieber kind of girl. Aneh, Aku membuatmu menjadi penggemar Justin Bieber.

Begitulah.

- Apa, ada pacar lain? - Oh, Kau pacarku bukan?

Ayo, nanti terlambat.

Oh! Whoa, maaf kawan.

- Kau baik-baik saja? - Tolong tiketnya.

- Oh. Kau ada tiketnya? - Tidak. Aku berikan padamu

Maaf lagi, kawan.

Ayo! cepat, cepat, cepat!

Hello?

Permisi.

Hello?

Maaf. Bisa aku bantu?

Oh. Um... Pbbt.

Popcorn? yang kecil?

Kau tahu aku suka yang besar.

Disini kita menawarkan minuman jumbo spesial hanya untuk beberapa Pound saja.

- Maukah kalian ? - Yeah, OK.

Jadi film ini menceritakan tentang apa?

Tentang bertahan hidup, balas dendam,

dan wanita berdada besar berlarian ke kamera.

Aku tidak pernah takut menonton film horror sejak menonton Candyman.

Yeah, yeah.

Mereka begitu buruk, dan kamu selalu menebak bagaimana akhir dari filmnya.

Tapi ini bukan hanya tentang akhirnya.

Awal mulanya dan tengah cerita. Semuanya sama.

Tidak, Orang-orang hanya suka untuk ditakut-takuti.

Aku yakin kau akan ketakutan seperti orang lain.

Minumnya apa?

- Um, lemonade. - Baiklah.

Hollywood membuatnya menjadi mudah ditebak, murahan.

Kemudian mereka saling meniru.

Ini seperti Kau memfotokopi gambar berulang-ulang.

- Kualitasnya semakin buruk. - Kapan terakhir Kau memfotokopi?

- Itu bukan intinya. - Maukah Kau mencobanya dulu?

- Airnya tinggal sedikit. - Tentu.

Aku tidak ingin anda balik lagi.

Kau benar, rasanya aneh.

Maafkan aku.

Tidak apa-apa. Terima kasih.

Terima kasih.

Kau ikut gak?

Whoa, whoa, whoa, sabar. Kembalianku.

Terima kasih kawan.

Kau cukup gesit.

Kau akan tahu sendiri.

Hmm.

Kita duduk di nomer berapa?

Lucu.

Ah, jadi Kau mau makan sendiri saja.

- Hentikan keretanya. - Kita sedang berada di terowongan.

Keretanya berakhir disini.

Manajer ke Stuart. Masuk.

angkat, Stuart.

Oi!

Aku tau kau mendengarku, angkat.

Stuart!

Apa kau yang mengunci toilet wanita?

Dasar sialan.

Ini dia.

Stuart!

Keluar! Kau tidak diperbolehkan disini.

Aku memperbaiki kerusakan di layar no 3.

Aku bilang jangan sentuh apapun.

Kau harus mendengarkanku !

Kau yang mendengrakan aku!

Aku sudah lebih lama menghabiskan waktu dalam proyeksi film

Aku tidak akan menghadiri kursus dengan para remaja tentang

bagaimana cara memperbaiki kerusakan rasio.

Tak seorangpun yang peduli bagaimana film ini dibuat.

Jaman sekarang semua serba digital, Anak-anak menginginkan yang nyata.

Dan itulah yang akan mereka dapatkan.

- Dengar, maafkan aku ini terjadi.. - Tidak, tidak perlu

Ini hanya pekerjaanmu.

Ini hidupku.

Ada apa dengan kameranya?

Hentikan.

Aku tidak akan menjadi pelayan lagi

di tempat yang dikelola oleh remaja yang tidak kompeten.

Atau harus membereskan tempat bekas orang-orang yang tidak punya rasa hormat!

Cukup Stuart, kau dipecat.

Aku berhenti. Berhenti.

Kau tidak bisa berhenti. Kau harus menunggu Enam bulan sebelum aku memberhentikanmu.

Tidak.

Maaf.

Aku selesai.

Shh!

Lepaskan aku! Stuart.

Apa yang kau lakukan?

Kenapa lampunya nyala?

Ini hanya masalah waktu.

Untuk membuatmu diam.

Pernahkah aku bilang seberapa bencinya aku pada film horror?

Ada apa ini?

Yang kau harapkan.

Ayo!

Oh, man, telingaku berdengung.

Kau tidak apa-apa?

Ya, terlalu banyak minum cocktails saja kurasa.

Aku baik-baik saja.

Kemana orang-orang?

- Martin ayo! - Tunggu, kita berhak mendapatkan uang kita kembali.

Ayolah!

Kau tidak apa-apa? Kau kurang baik sepertinya.

Terima kasih.

Mau aku bawakan sesuatu?

Aku akan mencari tiolet.

Kau ingin aku menemanimu?

Baiklah, aku akan mencari seseorang.

Hello?

Allie?

Al?

Kau baik-baik saja?

Allie?

Ayolah.

Ini Allie. Maaf aku tidak bisa angkat teleponnya sekarang..

Ini Allie. Maaf aku tidak bisa...

Ayolah.

Ini Allie. Maaf aku tidak bisa angkat teleponnya sekarang..

Apa ini?

Bagus sekali, kau mengerjaiku!

Permainan selesai!

Sekarang apa

Dimana dia?

Dimana dia?

Baiklah.

Nih. Sudah.

Whoa! OK! OK! OK! Baiklah! Baiklah!

Oke baik sudah kulakukan. Kau senang?

Sekarang apa?

OK, OK, Baik, baiklah, baiklah!

Kenapa Kau melakukan semua ini?

Lucu sekali.

Sialan!

Selamat pagi.

Santai saja sekarang.

Aku membaca di internet bahwa butuh waktu..

...untuk menyesuaikan diri.

Stuart?

Ya, Tuan Russell? Aku harus memanggilmu dengan sebutan itu kan?

Etika yang baik dan lainnya.

Lepaskan aku, kumohon.

Lepaskan Aku.

Aku tidak akan bilang siapa-siapa.

Kalimat yang sempurna.

Aku pikir tidak ada orang yang mengatakan demikian di kehidupan nyata.

Jadi, kita sedang membuat film.

Apa kau menikmati filmnya Tuan Russell?

Maafkan Aku sudah memecatmu.

Kau tidak memecatku, Aku yang mengundurkan diri.

Kau pasti bingung.

Apa yang kau lakukan?

The Last Showing subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left