Release info

Hum Saath-Saath Hain 1999 720p WEB-HD x264-Pahe in
A Commentary by stormich
resync milik Edin_Chawla

Tags

web
x264
720p
720
HD
Published on: 2020-04-28
Downloads: 236
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Translate by Listening Oleh EDIN Chawla Cijantung, Jakarta 05 Maret 2017

"Ada keharuman dibunga bunga ku."

"Didalam hatiku, hanya ada kamu."

"Teman dalam hidup, Kita akan selalu bersama."

"teman dalam hidup, K ita akan selalu bersama."

"Sebuah kilau menghiasi mata."

"Sebuah mutiara menghiasi kulit."

"Teman dalam hidup, Kita akan selalu bersama."

"Seperti angsa di kawanan angsa."

"Seperti bulan purnama di bulan."

"Seperti imaginasi di sebuah puisi."

"Seperti harapan disebuah hati."

"Seperti lampu dan sinarnya, Kita selalu bersama."

"Seperti kenakalan didalam mata."

"Seperti taktik bermain di bibir."

"Seperti hati menari di hujan."

"Seperti seorang kekasih dengan pasangannya."

"Seperti lampu dan sinarnya."

"Kita akan selalu bersama"

Bangun.

Mimpi lagi.

Oh Tuhan! Salam kepada Dewa!

"The delicate sons of an illustrious father."

"They possess separate virtues."

"One is learned, the other is humble and docile."

"One is intelligent in business."

"One is very religious and conscious of duty."

"They are all a shadow of their father.

"One is a devotee of his father, the other obeys his every word."

"Even in dreams they don't wish evil for anybody."

Abang dan Kakak ipar!

Selamat atas perayaan pernikahan kamu yang ke 25 tahun!

Terima kasih, pak.

Kakak ipar bagaimana pengacara hari ini datang tanpa jas hitam?

Aku ambil libur dari pengadilan.

JIka kau berangkat kerja hair ini, Aku tidak tahu akan mendapat hukuman apa dari adikku!

Tidak akan ada pegawai publik yang bisa menolongku.

Lihat bagaimana dia menggodaku!

Berikan manisannya, Ram Kishen.

Hari ini, dia akan makan jika istrinya yang menyuapi bukan kamu.

Manisannya buatan kamu kakak ipar. Hebat!

Hebat! Berikan juga untuk anak anak.

Kamu selalu datang terlambat untuk berdoa.

Dan selalu duluan dalam hal makan!

Hari ini aku tepat waktu. Tanya kakak.

Selamat hari perayaan- - Semoga panjang umur-.

Dia jadi manja karena kau selalu memanjakan dia!

Ibu - Ambil ini

Pak - Bpk- Khan'?

Selamat- - Terima kasih banyak.

Seluruh staf dan kantor kami mengucapkan selamat.

Pak. Vivek, Aku telah membuat list tamu untuk acara malam ini.

Kamu itu sekretarisku atau anakku?

Mereka sibuk mengatur acara selama semingu penuh.

Bicara sejujurnya, acara ini adalah untuk berbagi kebahagiaan sengan semua.

Seluruh keluarga akan saling bertemu di acara ini.

Dimana teman kamu, Anwar?

Itulah kenapa terasa sunti. Dia pergi menjemput Sangita dan pak Anand.

Terdengar suara seperti Sangita cucu cucuku disini!

Nenek!

Ibu..

Cukup.. Selamat datang.

Kakak!

Anurag dan istrinya, Jyoti tidak datang?

Kamu tahu kakak ku itu tidak punya waktu untuk dirinya.

Tidak masalah. Setidaknya dua anaknya ada disini.

Mereka telah beranjak besar dan memukau kita.

Aku tidak memiliki satu tapi 3 cucu.

Ambil ini...

Beri mereka satu satu saja. Kantong mereka penuh dengan coklat.

Sebelum kamu, siapa yang memberi mereka coklat?

Siapa lagi kalau bukan paman Anwar yang memanjakan mereka?

hai Sangeeta kamu yang salah aku yang bertanggung jawab untuk itu?

Apa yang aku lakukan?

Kamu datang kesini sekali setahun. Apa itu tidak cukup buruk?

Dan lihat itu! kemana dia hilangnya?

Dia mengatakan kami memanjakan anak anak - Aku minta maaf - Maaf.

Bagaimana pendapatmu?

kamu dimaafkan. Ini ambil manisan.

Papa, dia sendiri yang memilih.

Dan ini untuk kamu.

Ini juga pilihan dia.

Pilihan dia bagus sekali!

Dia memiliki semua pengetahuan.

Ibu dan Ayah harus memakai pakainan ini untuk acara nanti.

dan apa yang akan anak anak pakai?

Aku akan memakai achkan- - Aku akan memakai skirt dan scarf-.

Paman akan pakai apa?

Aku akan memakai achkan sutra dan topi yang dibordir.

Maaf - Ya'?

Bukannya paman harus pergi ke Toko?

Hari ini libur - .Aku bermimpi semalam

Anwar Band & Co. sekarang tutup!

Tentu. Dia disini sepanjang hari. Bagaimana dia mengurus tokonya?

Itu berjalan dengan baik. Terima kasih. Lagipula apa yang dibutuhkan seorang laki laki.

Ibu memberikul makanan yang enak.

Dan Ayah memberiku pelajaran yang baik tentang hidup.

Semua orang harus memiliki satu orang teman seperti itu dalam hidup.

Tapi temanku belum datang juga.

Marti aku! Apa ada orang?

Cepat sembunyikan makanan!

Sembunyikan itu.

Ada apa, paman Pritam - Jangan tanya, nak.

Ini adalah ulang tahun perayaannya yang ke 25th dan aku harus melakukan 25 perjalanan!

Berburu hadiah untuknya!

Keluarkan hadiah untukku? - Dia langsung to the point!

Sebentar. Sebuah jam saku untuk mantel kamu.

Dan anting untuk kamu!

Cocok dengan pakaian hari ini - Kamu sangat tahu!

Apa kau tahu hadiah apa yang diberikan oleh menantu untuknya!

Apa dia hanya menantumu? Tidak berarti apa apa untukku?

Lihat kerudung banaras! - Bibi merasa malu

Ketangkap kamu! Ketahuan manisan!

Satu saja. Perintah dokter.

Lupakan itu! Hanya karena puteriku seorang dokter, hidup jadi sulit!

Membuatku diet selamanya! - Tapi dimana Preeti?

Pasti dijalan dengan Dr. Sen.

Selamat Kakak - Terima kasih, dokter-.

Dimana Preeti? - Oh, Dimana dia?

Tunggu saja! - Hey, dengar!

Gadis gadis ini tidak kalah nakal dari laki laki!

Beginilah jika teman masa kecil bertemu!

Perkembangannya lebih baik dari yang aku pikir.

Aku percaya, jika Tuhan berkehendak maka kita akan melihat tangannya bergerak.

Kami percaya penuh saat dokter mulai menangani dia.

Bukan begitu pak Ram.

Perawatan dirumah lebih efektif bahkan dengan penyakit yang lebih serius.

Bahkan dengan kecelakaan dimasa kecil.

Itu akan berpengaruh jika Vivek minum obatnya tepat waktu.

Paman Anwar mengingatkan dia jika tidak dia akan sibuk terus bekerja.

Botol obat-obatan dia selalu ada dikantongku.

Tidak perduli dia teriak atau memaki aku tetap memasukkan obat ini kemulutnya.

Buka mulutmu. Waktunya minum obat.

Apakah tanganku akan segera sembuh atau tidak...

Satu hal yang pasti, segera kita akan memiliki dokter yang galak namun bagus.

Jangan memuji dia terlalu berlebihan atau dia akan terbang!

Ini bernar tragedi! Aku membuka restoran dengan nama puteriku.

Berapa kali aku katakan padanya untuk datang kesana, makan dan ajak teman.

Tapi tidak. Aku tidak tahu apa yang menarik dengan profesi kamu!

Dokter, paman mengatakan ini setiap kali dia lapar.

Kau akan tahu saat kau harus makan kacang dan sayuran sepanjang hari hari!

Tapi aku tidak akan mendengarkan dia dipesta nanti.

Prem kembali hari ini. Aku akan mengatakan tentang hatiku!

Aku akan bertemu dengan Prem sore ini.

Kakak aku yang kedua, Prem kembali dari America hari ini.

Apa kamu mau mengungkapkan kebahagiaanmu yang terdalam?

Kenapa kau mengganggu gadis malang ini?

Apa Ibu tidak tahu bahwa suatu hari dua hati ini akan menjadi satu?

Siapa yang menjemput Prem ke bandara?

Tidak ada - Kenapa'?

Keinginan dia sangat jelas. Tidak perlu ada yang datang menjemputnya, hanya kirim mobil.

Adikku ini tidak mau merepotkan orang.

Prem benar benar lelaki yang bijaksana.

Tuhan tahu apa yang akan terjadi pada anak ini.

Dia adalah satu diantara seribu.

Bapak memanggil kamu ke gedung. Dekorasi sudah sampai.

Apa kau tahu saat kau menyebut nama Prem bagaimana wajah Preety menjadi memerah?

Seperti paman Anwar saat melihat kamu!

Sumpah demi Tuhan, dia lelaki yang berbahaya!

Dia pantas mendapat tamparan

Sekali lagi.

Kapan kamu tiba? - Baru saja.

Ayah dan nenek juga ikut. - Nenek datang!

Boleh aku pergi?

Sudah datang orang asingku.

Rasa hausku telah hilang.

Bibi, kami sangat senang kau datang dari jauh untuk kami.

Kami pasti datang. Bagaimanapun kita berasal dari kampung yang sama.

Dan juga tetangga disana.

Bersiaplah untuk acara.

Aku membawa semua artikel untuk dekorasi panggung.

Dekorasinya akan dipenuhi dengan alat musik.

Karena paman sangat menyukai musik.

Sapna benar benar pekerja keras.

Dia selalu juara satu di kampus.

Dia membantu pekerjaan di rumahnya dan juga pekerjaan Ayahnya.

Dan kamu lihat anakku, Vinod.

Dia bangun dengan nilai B!

Paman ini tidak adil.

Kita sedang mulai ronde kedua. Apa Ayahmu sudah selesai berdoa?

Dewa, kapanpun aku melangkah kerumah ini, Aku merasa sedang masuk kedalam istana!

Aku memiliki usaha kecil pembutan sari di Rampur.

Disisi lain, Ram Kishen memiliki usaha industri ini!

Dewa, tolong jadikan puteriku sebagai menantu untuk puteranya yang termuda, Vinod.

Dan dia akan menjadi pemilik ketiga dari harta!

Dia akan memiliki pelayan disekitarnya!

dan dia akan hidup seperti ratu!

Kami membawa manisan dari semua tempat yang terkenal.

Ini salah kakak. setiap kali datang kau selalu membawa banyak manisan!

Hanya sedikit adik. Hanya untuk mencoba.

Nah seperti itu!

Maaf tuan, tapi semua orang di Rampur memuja Ram Kishen.

Dia sudah melakukan banyak hal untuk orang-orang desa!

Membangun sekolah dan rumah sakit!

Kini dia membangun pabrik besar yang akan berguna untuk penduduk desa.

Vivek juga bekerja keras untuk pabrik itu.

Ibu, dia adalah lampu untuk keluarga ini!

Dia sangat mencintai adik adiknya!

Dia mengajari Prem dalam bisnis dan mengirim dia ke luar negeri.

Untuk belajar. Dan sekarang...

Hum Saath-Saath Hain subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Hum Saath-Saath Hain

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left