Whites

Whites

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Whites S01E01 720p WEB-HD x264-Pahe li
A Commentary by Baskara

Tags

webdl
Published on: 2024-05-05
Downloads: 59
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Penerjemah : Baskara

Hampir siap, Chef!

Tolong jaga apinya!

Aku tak mau mendengarkan komplain!

Sudah banyak yang komplain.

Maaf, Chef.

Kembali ke tempatmu!

Jangan menghalangi!

Pesanan, Chef!

Semuanya, dengarkan.

Meja 14, satu daging kelinci, dua bebek, satu daging sapi, medium-rare, oke?

Siap, Chef!

Meja nomor 6.

Aku butuh pesanan Meja 9 siap.

Daging sapi mudanya butuh berapa lama, Axel?

Beberapa menit lagi, Chef.

Beberapa menit?

Bisa lebih spesifik lagi, tidak?

- Kisaran 11 menit. - 11 menit?

- Aku tidak tahu! - Kau memang tidak tau.

Halo?

Roland, kita dihajar habis-habisan di sini.

Siapa ini?

Ya, lucu sekali-- Aku serius, apa yang sedang kau lakukan?

Saat ini aku sedang sangat sibuk, Bib.

Dua menit lagi.

Pelayan!

"Bagian Satu, Koki itu Dilahirkan."

"Kurasa kebanyakan filosofiku terhadap makanan datang dari kakekku."

"Tak pernah terlupakan, hari di mana ia mendudukkanku dan berkata..."

"Roland, jika Tuhan tak ingin kita memakan hewan, Ia takkan membuat mereka dari daging."

- Di mana Roland? - Di ruangannya.

Sedang apa dia di sana?

Katanya 'sibuk'.

Roland, pelanggan di Meja 12 seorang vegetarian, dia--

"Maksudnya, sapi itu sebenarnya potongan dari semua bagian daging sapi..."

"...di dalam tas kulit serbaguna."

- Ada apa, Caroline? - Apa yang kau lakukan?

- Menulis buku. - Apa?

Menulis bukuku.

Iya, aku dengar, tapi buku apa?

Buku memasak.

Campuran riwayat hidup dengan resep jeroan.

Wah, aku pasti akan prapesan buku itu.

Kenapa harus sekarang, di jam ramai?

Tak bisa membendung inspirasi saat ia datang, Caroline.

Memang tidak. Mungkin kau bisa keluar dan bercerita pada pelanggan yang kelaparan itu?

Oh, ada satu cerita bagus...

...saat aku tak sengaja menembak burung hantu dengan senapan angin.

Memang kapan kau dapat kontrak bukunya?

Maksudnya kontrak?

Oke, jadi sebenarnya tak ada yang memintamu untuk menulis buku?

Tak ada yang meminta Matius, Markus, Lukas dan Yohanes untuk menulis Alkitab, bukan?

Bukan mereka yang menulis Alkitab.

Lihat ini.

Untuk sampulnya.

Jeroanku (isi perutku).

Hanya replika tiruannya saja.

Ada lagi.

Cuka dan Duka.

Yang ini kesukaanku.

Ya?

Rebusannya mana!

Oke semuanya, banyak yang sudah menunggu...

...jadi siapkan pesanan Meja 6, 11, dan 19, mulai selesaikan Meja 3 dan Meja 12.

Siap, Chef.

Axel, Puy Lentils-nya dimasak berapa lama?

- 10 menit? - Terlalu lama.

- Empat menit? - Bagus.

Pelayan!

Roland, aku tak bisa terus melakukannya.

Melakukan apa?

Chef?

Aku hanya merasa ini tak adil.

Chef?

Ya, Kiki, ada apa?

Pelanggan di Meja 6 ingin Telur Dadar tanpa telur.

Dia mau telur--

Kiki, mana ada Telur Dadar tanpa telur?

Kenapa, kita kehabisan?

Bukan, yang seperti itu tidak ada, ya kan?

Karena, tidak ada...

Roti tawar, terbuat dari apa?

- Roti? - Roti. Bagus.

Oke, sekarang ambil rotinya, sisa apa?

Tawar?

Bukan, Ki....

Ini dia, Telur Dadar tanpa telur.

Oke.

Bukan! Jangan diambil piringnya, Kiki, apa yang kau lakukan?!

Kiki, coba tanya pelanggannya, Telur Dadar-nya mau pakai kuning telur...

...atau cuma putih telur.

Piringnya ditaruh aja.

Nah, begitu.

Pelan-pelan taruh piringnya. Kita bukan di acara mantenan.

Roland, aku tak bisa melakukan pekerjaanku sendirian.

Kau tak sendirian, ada Axel.

Orang paling kikuk yang pernah kutemui.

Kau tau, kemarin dia terpleset minyak goreng sampai menjatuhkan empat lusin telur.

Seperti di film jadul.

Aku butuh bantuan di dapur, Roland.

Sarah bilang aku bekerja terlalu keras.

- Ah, iya. - Apa?

Bukan apa-apa.

Sarah bagaimana?

Aku mana tau.

Belakangan ini jarang ketemu.

Meja 16 siap!

Tiap malam dan pagi, yang bisa kulihat hanya kepalanya tertidur di atas bantal.

Bisa jadi itu bukan dia, dia sudah minggat.

Bisa jadi hanya rambut palsu dan guling.

Kau tau, aku dan Rebecca melalui hal yang sama.

Tak pernah bertemu, sekalinya iya, cekcok terus.

Merasa asing.

Tapi, kau tau?

Kita harus menghadapinya, kan?

Selalu ingat, hal ini juga pasti terlewati.

Rebecca menceraikanmu lalu pindah ke Jersey.

Ipso facto, masalah terselesaikan.

Pelayan!

Kau tau tadi malam aku bermimpi apa?

Jariku berubah jadi wortel dengan kaki seledri...

...dan kau berpakaian pribumi, memasukkanku ke kuali besar, membuatku tak berdaya.

Aku bermimpi sesuatu beberapa hari lalu.

Aku menunggangi sapi, berkeliling Imperial War Museum.

Aku butuh bantuan di dapur, Roland.

Kumohon!

Oke, akan kucari.

Hari ini. Aku janji.

- Kau janji, yang benar? - Tentu.

Bisakah kau tetap di sini sampai jam tutup.

Aku takkan kemanapun, Bib.

Kau bisa mengandalkanku.

Oh, Roland sayang, di sini kau rupanya.

Bisa aku bicara denganmu?

Tentu, Celia. Silahkan ke ruanganku.

Apa yang bisa kulakukan? Dia bosnya.

Oh, lihat ini.

Betapa indahnya gambaran seorang anak kecil.

Yah, aku yang menggambarnya, Celia.

Sangat artistik.

Terlihat seperti bulan.

Markas kecil di sini, lalu ada pesawat ulang-alik.

Itu terong.

Tangki bahan bakar untuk misi.

Kentang.

Terlihat enak.

Jadi...

Malam ini sahabatku akan datang untuk makan malam...

...jadi aku berpikir, apa yang kita punya, hidangan yang sangat spesial.

Ini buku menu-nya.

Aku tau apa yang harus kau buat.

Aku dan Jack pernah menikmati hidangan yang lezat di Panama.

Bentuknya seperti ayam, tapi tidak seukuran ayam.

Lebih kecil dari ayam.

Anak ayam?

Bukan. Bukan anak ayam.

Bukan yang baru menetas.

Lebih seperti ABG, Ayam Baru Gede.

Poussin?

Bukan, bukan ikan.

Bukan, kalau ikan itu Poisson.

Yang ini Poussin.

Masa?

Yah, terserah, ikan atau ayam, yang pasti uenak pol. Kami mau makan itu.

Begini, Celia, aku tak tau kami punya Poussin atau--

Kau akan menyukai temanku, dia sangat menyenangkan.

Di masa sekolah dia seorang gadis nakal, lalu menikahi seorang jutawan.

Sekarang dia pemilik percetakan besar.

Kenyataannya tetap, Celia, aku tak tau apakah kami punya....

Dia pemilik apa?

Penerbit percetakan, sayang.

Milton atau semacamnya.

Besar. Seluruh dunia.

Poussin-nya ingin disajikan dengan apa?

Axel?

Axel?

Axel?

Iya?

Bisa kerja lebih gesit sedikit?

Kedua karung kentang ini harus sudah dikupas dan dimasak dalam sejam.

Benarkah?

Benar, ya.

Jadi, kalau bisa, kau tau, sat-set sat-set?

- Siap, Chef. - Bagus.

"Bagian Dua, Black Pudding."

"Aku ingat pertama kalinya diriku membuat Black Pudding..."

"...lalu menyadari yang kubuat sama sekali bukan puding."

"Melainkan darah dari babi panggang, dikeringkan menjadi sosis yang besar."

Aku mencari Kepala Koki.

Eksekutif Chef.

Kau sedang bertemu dengannya.

Namaku Skoose.

Agensi yang mengirimku.

Sedang apa?

Tau lah, semua alat pel naik turun di dalam embernya.

- Cinderella? - Bukan, bukan Cinderella!

Dari film The Sorcerer's Apprentice!

Maaf.

Aku membawakanmu anak magang.

Whites subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Whites

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left