The first 188 lines.
Dalam sepakbolaku, gol harus dibalas dengan gol!
Babak final turnamen wilayah Tokyo antara Akademi Toho vs SMP Musashi semakin memanas.
Untuk menghadapi Kojiro yang telah unggul 3 angka sesaat setelah pertandingan dimulai,
Musashi menurunkan Misugi lebih awal dari yang direncanakan.
Sepak bola bukan cuma kemampuan individu tapi kerjasama tim juga penting, Hyuga.
Dengan cepat dia berhasil mencuri gol dari Akademi Toho sesaat setelah ia memasuki pertandingan,
dan mengungguli mereka dengan permainannya yang luar biasa.
Dapat. Sekarang tinggal satu gol lagi!
Takkan kubiarkan kau mencetak gol lagi!
Orang yang berhasil menghentikan serangan Misugi adalah sang kiper, Wakashimazu.
Dia berhasil menggagalkannya dengan penyelamatan yang luar biasa.
Kau memang hebat Wakashimazu.
Dia punya kecepatan dan kemampuan lompatan yang hebat.
Kurasa aku takkan bisa mencetak gol dari jarak jauh.
Babak pertama sudah berakhir!
Waduh! Padahal mereka hampir berhasil mencetak gol.
Tapi Misugi-san hebat ya? Dia langsung bisa merubah atmosfir pertandingan.
Dia juga keren banget dan memang layak disebut Sang Pangeran Lapangan.
Oh, tentu saja, Tsubasa-senpai jauh lebih keren dari dia.
Tak diragukan lagi.
Dia keren banget, tapi Misugi-san itu...
Kumi, kamu ngerti nggak sih untuk apa kita menonton pertandingan ini?
Ya ngerti lah!
Kita menonton pertandingan ini serta merekamnya adalah untuk lebih mengenal lawan yang akan kita hadapi nanti.
Baguslah kalau sudah ngerti.
Ah, aku harus memberitahu semuanya!
Apa? Jadi Misugi-kun sudah diturunkan di babak pertama?
Ya.
Eh...?
Kalau begitu, babak kedua akan susah ditebak apa yang bakal terjadi...
Wakey, 16 November 2018 Captain Tsubasa 2018 Episode 33
Cinta! Cinta! Cinta!
Cinta! Cinta! Cinta!
Cinta! Cinta! Cinta!
aku terus membohongi diri
bahwa aku mampu hidup sendiri meski terbakar sepi
betapa rapuhnya aku karena kesombonganku
di malam yang menghancurkan hatiku ini
aku benci betapa lemahnya diriku
karena merindukan suaramu
aku harus membawamu kembali
aku bodoh, kan?
Cinta!
percaya pada cintaku yang terluka
kan kuubah air mata ini jadi kekuatan
Cinta!
meskipun ini cinta yang luka
tapi menerangi dunia kita
takkan kulepaskan cinta ini
meski hanya sesaat
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
Ai!
A
i
!
A
i
!
A
i
!
mo
m
o
m
o
m
o
e
e
e
e
ru
r
u
r
u
r
u
you
y
o
u
y
o
u
y
o
u
ni
n
i
n
i
n
i
hi
h
i
h
i
h
i
to
t
o
t
o
t
No comments yet. Be the first to leave one.