The first 200 lines.
Sebelumnya di How to Get Away With Murder...
Jangan tersinggung, kurasa aku lebih suka kamar Rudy.
- Rudy? - Dia orang gila
yang tinggal di sini sebelumnya.
- Ayolah, kita menikmatinya. - Hanya kau.
Aku sedang mabuk dan putus asa.
Rebecca akan diadili
kecuali tuntutannya dicabut.
Kita harus buktikan bahwa suamiku telah membunuh Lila Stangard.
Membiarkan pengadilan ini berlanjut
akan menyebabkan cacat hukum yang sungguh parah.
Nona Sutter, bagaimana rasanya bahwa tuntutan terhadap Anda dicabut?
Apa pun yang dikatakan istrinya, adikku bukanlah pembunuh.
Kakak iparmu ada di kota.
HOTEL HAMRICK, PHILADELPHIA
HARI NATAL
PANGGILAN MASUK NATE
26 DESEMBER
27 DESEMBER
28 DESEMBER
29 DESEMBER
30 DESEMBER
31 DESEMBER
Enam, lima, empat, tiga, dua, satu.
Selamat Tahun Baru!
Aku sungguh minta maaf.
Tak perlu.
HILANG SAM KEATING
Hai, bagaimana perjalananmu?
- Di mana dia? - Di atas.
Hai.
Keluarga Peterson masih memiliki ayunan
yang dulu dimainkan Sam dan aku saat masih kecil,
meskipun anak-anak mereka sudah pindah...
Sekitar 30 tahun lalu.
Ny. Peterson masih di sini. Garret meninggal musim gugur lalu.
Kau menghindariku.
Tidak.
Kau tak pernah menjawab panggilanku.
Aku pulang. Aku harus menenangkan pikiranku.
Ke rumah ibumu. Bonnie yang bilang.
- Bagaimana kabarnya? - Dia baik-baik saja.
Aku tak ingat terakhir kali Sam bilang bahwa kau mengunjungi dia.
Itu sudah lama.
Annalise, bisakah kita tak melakukan ini?
Aku tak mengerti maksudmu.
Bisa kau katakan padaku bahwa kau khawatir dengan dia?
- Tentu saja. - Lalu kenapa kau pergi?
- Saat seseorang menghilang-- - Maksudmu melarikan diri?
Apa pun itu, kau tak pergi. Tetap tinggal. Kau pasang poster.
Tapi kau tetap tinggal agar kau ada di sana saat mereka kembali.
- Dia tak akan kembali. - Bagaimana kau tahu itu?
Dia membunuh seorang gadis. Dia tak ingin masuk penjara.
Bagaimana kau tahu? Dia memberitahumu?
Detektif bilang kau berbicara padanya,
tapi dia tak mengakui apa pun.
- Kau akan mengaku? - Jika kau istriku
dan seorang pengacara pembela, ya, aku akan mengaku.
Kau bukan pembunuh. Tapi dia.
Bagaimana dengan permainan kotor?
Kenapa bukan itu yang pertama kau pikirkan, permainan kotor.
Bahwa mungkin dia disakiti?
Ini tak masuk akal, Annalise.
Apa kau tahu aku sedang bersamanya
sehari setelah gadis itu dibunuh. Lila.
Kami menghabiskan akhir pekan Hari Buruh bersama.
Kami pergi-- menikmati Lobster di Hemingways,
dan dia membantu memperbaiki pintu di teras depan rumahku.
Dan kami membicarakanmu,
tentang betapa dia sangat ingin pekerjaan baru di Yale,
dan bagaimana dia berpikir
bahwa awal baru
akan sangat bagus untuk kalian berdua.
Bagaimana bisa dia melakukan semua hal kecil itu
setelah dia mencekik seorang gadis sampai mati?
Entahlah. Manusia memang tak masuk akal.
Apa ini?
Itu bukti yang aku sampaikan di pengadilan
untuk membuktikan dialah pembunuhnya.
Kau baca itu, maka kau akan mengerti
apa yang sedang aku alami.
Apa pun yang ada di dalam kotak itu, itu bukan adikku.
Dia tak seperti yang kita pikirkan.
Hei, Pembunuh.
- Lucu sekali. - Hari pertama semester baru.
Sungguh menyenangkan, bukan?
Syukurlah.
Syukurlah kalian berdua ada di sini.
Aku sungguh mulai khawatir.
Kenapa? Kau khawatir bahwa aku akhirnya pergi ke kantor polisi
tanpa kau dan Waitlist terus mengawasiku?
- Connor, - Selamat tahun baru.
Bagaimana liburan kalian?
- Apa itu? - Ini palsu.
Aku membelinya dengan uang tunai di toko perhiasan di Pecinan.
Jadi, apa liburan kalian menyenangkan?
Ya.
Liburanku menyenangkan.
Aiden dan aku menghabiskannya di East Hampton bersama orang tuanya,
lalu pergi ke pesta tahun baru walikota di gedung Gracie.
Ada kabar mengenai kakaknya?
Apa Annalise memaksanya kembali ke Boston,
atau dia sudah membunuhnya?
Apa maksudmu?
Kakaknya Sam.
Dia datang ke sini tepat sebelum liburan.
Dia pergi ke kantor polisi, bilang bahwa dia tak percaya semuanya.
Setidaknya dia memberitahumu, kan?
Tidak.
Selamat datang kembali, semuanya.
Liburan sudah berakhir.
Ini kelas How to Get Away With Murder, semester kedua,
saat semua menjadi lebih sulit dari semester pertama.
Kenapa kau tak memberitahuku?
Kurasa kau tak perlu tahu.
Dia kakaknya. Bagaimana aku tak perlu tahu hal itu?
Jika aku tak memberitahumu tentang ini, itu karena ini bukan suatu masalah
yang perlu kau khawatirkan.
Kau sudah punya cukup masalah.
Bagaimana kabarnya?
Baik.
Dan kau? Bagaimana kabarmu?
Aku lelah.
Bisa kubayangkan.
Masuklah.
Ada seseorang yang mengklaim dia butuh seorang pengacara
untuk insiden mengemudi saat mabuk.
Menurutmu dia wartawan?
Kemungkinan hanya penasaran.
Kau ingin aku menyuruhnya pergi?
Tak perlu. Kita butuh kesenangan di sini.
Kantor polisi mana yang memberimu DUI?
- Maaf? - DUI dikeluarkan
bersama berkas dari kantor polisi yang memberhentikanmu.
Kau tak memilikinya?
Bisa kita bicara berdua?
Tidak, karena aku tak percaya dirimu.
Apa kau sudah cukup melihat
rumah tempat tinggal pelaku pencekikan Middleton?
Astaga, aku rindu tempat ini.
Tidak, bukan itu alasanku...
Aku tak peduli dengan apa yang dilakukan suamimu.
- Aku ke sini untukmu. - Aku mengerti.
Kau ingin melihat si wanita gila yang mengkhianati suaminya dari dekat?
Tidak, kurasa kau bukan orang gila. Aku...
ingin melakukan apa yang kau lakukan.
Aku bukan contoh yang baik. Sebaiknya kau pergi.
Kumohon. Aku tak punya siapa pun lagi.
Itu bukan urusanku.
Kupikir kau ingin mengambil kasusku.
Sudah kuputuskan, tidak.
Suamiku menahan dua orang gadis di ruang bawah tanah kami.
PHILADELPHIA UTARA
HARI NATAL
Hari Natal terbaik yang ada.
Tak perlu memakan Turkey atau berpura-pura bahwa Paman Ray
tak mabuk wiski dan melihat kita dengan tak pantas.
Apa itu?
Kartu Natal untuk Rudy.
Aneh.
Keluarganya tak tahu kalau dia tak tinggal di sini lagi?
Entahlah. Mungkin dia seperti kita.
Keluarga yang berantakan.
- Dia pernah bilang begitu padamu? - Tidak.
Aku jarang berbicara padanya.
Kita buka saja.
- Jangan. - Baiklah.
Ini dari neneknya.
Dan dia sangat bermurah hati.
Kita bisa minum bir dan makan malam sekarang.
Dia akan kira dia masih tinggal di sini, kecuali dikembalikan!
Kondisimu lebih baik semalam.
Aku hanya harus membangunkanmu sekali.
Maafkan aku.
Ayo kita makan es krim untuk sarapan.
Aku sangat suka acara Natal anak yatim.
Aku kabur saat aku berusia 16 tahun, tidur di jalanan.
Dia bilang dia akan menjagaku.
Jadi kami menikah,
tapi aku tak pernah bisa hamil.
Lalu dia muncul bersama Rachel,
dan aku tak tahu apa yang harus kulakukan.
Aku hanya tak ingin dia menyakitinya seperti halnya dia menyakitiku.
Lalu Lynn datang.
Dia hamil lagi, akan melahirkan.
Terakhir kali, bayinya meninggal. Jadi kali ini...
Itulah kenapa aku ke sini.
Itu tak boleh terjadi lagi.
Hubungi pengacara pembela. Bilang kita ingin membuat pakta pembelaan.
Dia membantu mengunci para gadis di gudang.
- Kenapa kita harus melindunginya? - Apa kau mendengarnya?
Usianya 16 tahun saat bertemu dengannya. Dia adalah korban pelecehan juga.
Tapi dia sudah dewasa sekarang
yang menahan dua orang gadis di rumahnya sendiri.
Dan akhirnya dia melakukan hal yang benar.
Apa?
Apa kalian tak pernah melakukan hal yang buruk
hingga kalian butuh pengacara?
Terkadang klienmu ingin mengaku bersalah.
Dan itu tak sering terjadi, tapi jika memang,
No comments yet. Be the first to leave one.