The first 200 lines.
- Hasilnya indah, 'kan? - Sangat bagus.
Tanaman di sini harus tetap pendek agar pemandangannya terlihat.
Selamat datang di surga indahku.
Hasilnya indah. Sangat berkelas. Hidup terasa sangat baik.
Dan mahal.
Tahun lalu gila.
Tiap tahun kita berjanji semuanya akan lebih baik.
Mungkin tahun ini saatnya kita benar-benar…
Benar-benar mengubah sesuatu.
Sudah merekam?
Kaulitz & Kaulitz, Musim 3.
Sial.
- Hore! - Hore!
Fokus musim ini adalah perubahan.
Seru!
Makan lebih sehat.
Masak sup.
Bermain tenis. Lari maraton.
- Mau pipis. - Tidak!
Bir nonalkohol. Aku ingin panjang umur.
Sekarang saatnya berubah.
Rasanya takkan enak. Kau mau Snickers?
Musim ini, kami akan lebih bebas.
Aku sedang detoks penis.
Billy Kecil.
Mungkin penisnya lebih besar.
Kali pertama kami mengenang masa lalu.
- Di sini. - Di sana. Rumah kami.
Ya, Loitsche adalah penjara.
Aku punya pikiran kelam.
Aku melakukan kesalahan lagi.
- Apa? - Itu saja.
- Aku musuh nomor satu dia. - Persetan.
Aku takut aku akan sakit.
- Hasil tesnya. - Ada kesalahan.
Kita tak punya wasiat.
Jika salah satu dari kami tiada… Aku tak bisa bayangkan.
Tahun ini kami jadi lebih dewasa.
Saat mereka bertemu!
Kau datang!
Pasti akan emosional.
- Astaga, aku harus menangis. - Menyakitkan.
Sangat lucu.
Biar segar.
Pesta terus berlanjut.
Musim baru, hoki baru.
Kita akan dikira gila jika masuk dengan gerobak mainan dan Alfia.
Masa bodoh. Kita memang gila.
Kolamnya sudah selesai, aku harus mengadakan pesta kolam.
Pesta legendaris yang punya gaya dan berkelas.
- Pertama-tama, pelampung. - Masuk ke keranjang.
Sudah.
Pasti tidak akan berkelas.
Aku ingin jadi pemandu sorak sejak dulu. Alfia, sini. Lihat Ayah punya apa.
Bill tak pernah mengadakan pesta berkelas seumur hidupnya.
- Ini. Gelasmu. - Lihat.
Malah akan norak.
Sebagai tuan rumah,
aku bertanggung jawab memastikan semua orang bersenang-senang.
- Pistol air! - Itu juga seru.
- Kita bisa isi alkohol. - Ya.
Benar.
Kami menurunkan standar.
Ini cukup keren!
Ini bukan pesta bertema, 'kan?
Temanya "menakjubkan".
- "Menakjubkan"? - Ya.
Tak ada yang menakjubkan di sini.
Ini akan membuat pestaku norak.
- Ya. - Semuanya jadi terlihat murahan.
Ini semua sampah. Ayo pergi.
Ini. Tunggu. Keren.
Bagiku, di pesta…
- Tunjukkan. - …hal yang paling diremehkan…
Lihat. Keren, 'kan?
…bahkan untuk pesta di rumah, entah di taman kecil atau di apartemen,
mesin gelembung sangat keren saat benar-benar menyala.
Bagus.
Bukankah itu polusi?
Itu tak cukup.
Pesta!
- Ya, 'kan? Kurasa itu tak buruk. - Tidak.
- Tokonya kacau sekali. - Setuju.
Aku suka.
Aku menentangnya.
- Ayo beli. - Tidak.
Yang pasti, tempatku bagus.
Tak perlu banyak usaha.
Undang beberapa pria tampan…
Alfia, ayo. Kita pergi.
Pesta kolam itu cuma untuk mengalihkan perhatian.
Sebenarnya, Bill ingin mengadakan pesta kolam
karena ingin bercinta di bak air panas.
Kau selalu menganggapku jalang. Itu tak benar.
- Ya, denganmu, itu… - Aku polos.
BILL INGIN TIDUR DENGANNYA
Kehidupan asmara Bill
sangat liar sampai aku benar-benar…
Aku bahkan tak bisa mengikuti.
BILL LUPA JUMLAH PASANGAN SEKSUALNYA
Tahun lalu sangat emosional.
Banyak suka dukanya.
BILL BAHAS PUTUS CINTA
Kurasa aku mengalami kemajuan.
Aku dicampakkan musim lalu. Itu berakhir buruk.
Menurutku, salah sekali atau dua kali masih oke.
Tapi kalau tiga kali, itu gila.
Itu gila, takkan terjadi lagi padaku.
Aku merencanakan eksperimen besar.
Kejutan besar? Apa? Aku tahu soal itu?
Lihat saja. Kau akan kaget.
Kurangi seks, lebih jaga sikap. Bagaimana caranya?
Urusan kencan tak ada kemajuan. Aku menyerah.
Motoku adalah lebih jaga sikap.
Mungkin lebih tertutup.
Mungkin sedikit lebih bijak dan tak terlalu gegabah,
seperti biasanya.
Tunggu.
Aku harus berhenti menuruti nafsuku.
Kehidupan cintaku berantakan dan cukup liar.
Aku merasa perlu mengubah beberapa hal tentang diriku.
Makanya aku memutuskan untuk menjalani detoks penis.
Jadi, apa yang boleh? Apa aturannya?
Tak boleh ada porno, pesan, dan foto penis. Kerja saja.
Kepalaku sudah sakit memikirkannya.
Tak boleh masturbasi juga?
Kurasa tidak. Itu juga tak boleh.
Aku mengirim pesan
pada sekitar 40 pria.
Sekarang hapus semua foto di ponselmu.
Hapus saja.
Semoga dia tak marah, tapi soal Bill…
Mereka langsung pergi dan tak menghubunginya lagi.
- Jangan kirim pesan nakal. - Ya.
Dia tidur dengan mereka, lalu mereka tak menghubunginya lagi.
Tak boleh kirim pesan langsung. Akan kuberikan kata sandiku.
Aku akan membalas pesannya.
Jadi, entah dia punya titit kecil,
atau dia tak jago bercinta. Bisa juga.
- Aku akan hapus Instagram-ku. - Ya…
- Kita takkan dapat uang. - Kita akan miskin.
Kita akan miskin. Itu juga tak bagus.
Ada statistik tentang berapa kali sehari pria memikirkan seks.
Angkanya gila. Sangat tinggi.
Aku tak bisa apa-apa.
Dan kurasa itu lebih tinggi untukku.
Kurasa Tom akan senang
jika aku berhenti dulu kencan. Dia pasti suka.
Ini sempurna.
Aku juga butuh sedikit bantuan dari luar
agar konsisten menjalani detoks penis.
Bahagia bukan main.
Aku sedang detoks penis.
Detoks penis?
Berapa lama?
- Entah. Selama itu baik untukku. - Dua jam.
- Maksimal. - Tidak.
Aku sudah merasakan manfaatnya. Tak ada pria, tak ada seks.
Itu berarti dia meluangkan waktu untuk dirinya
dan tetap abstinen. Tidak boleh bercinta.
Kata orang, aku optimistis.
Tapi dalam kasus ini, itu akan sulit.
Aku realistis.
Ya.
Itu perubahan besar.
Ini baik untukku.
Aku tak sibuk memikirkan pria.
Wow, ya. Aku penasaran.
- Sudah seharusnya. - Itu tantangan besar untukmu.
Ya.
Bill harus tetap melakukan detoks penis.
Lupakan penyanyi Ballermann. Jangan terus bikin kesalahan sama.
Kali ini sungguh usai. Selesai.
Beberapa bulan. Saatnya menemukan diri.
Detoks penis ini akan berlangsung sampai aku menemukan pria yang tepat.
Apinya besar.
Aku tak mau rambutku terbakar.
Aku akan coba bertahan. Kurasa untuk waktu yang lama.
Bau. Aku pergi.
- Bill, aku ragu. - Aku akan bertahan. Lihat saja.
20 tahun "Durch den Monsun".
Wuhlheide, kami datang! Aku tak sabar.
Konser terbesar kami di Berlin.
Tempat bagus. Kami akan memainkan banyak lagu hit.
Aku sudah bisa melihat wajah jelek kita.
Oh, itu.
20 tahun "Durch den Monsun".
Hari ini adalah hari yang kami nantikan selama berbulan-bulan.
Gila, ya, kita sudah melakukannya selama 20 tahun?
Kami sudah banyak berlatih untuk ini. Tak bisa mundur lagi.
- Lumayan. - Keren.
Lihat, itu foto pertama. Tunggu, yang ini. Itu.
- Itu. - Ya.
Pemotretan pertama.
Saat melihat foto-foto ini, kita sadar 20 tahun berlalu.
Ya, kita terlihat lebih muda di sana.
Kami jarang menengok ke belakang. Hampir tak pernah.
Tapi menjelang "20 Tahun Monsoon",
untuk kali pertama aku merasa 20 tahun itu pencapaian keren.
Video musik pertama kami.
No comments yet. Be the first to leave one.