The first 200 lines.
IZINKAN SAYA MEMBANTU ANDA!
LINDUNGI KELUARGA ANDA PADA MUSIM LIBURAN INI
DESA SINTERKLAS
Aku datang untuk peringatkan bahwa kau akan dikunjungi oleh tiga roh.
Apa?
Kau bicara tentang kesempatan dan harapan, Jacob?
Benar.
Kau punya kesempatan dan harapan untuk lolos dari takdirku.
Kesempatan dan harapan dari pemberianku, Ebenezer.
Terima kasih, Jacob.
Roh pertama datang ketika lonceng berbunyi sekali.
Diam, Beth!
Aku tak peduli siapa yang mulai, Max.
Ben Kuklinski yang mulai dan semua tahu itu.
Kau merekam perkelahiannya.
Kau harus menulis permintaan maaf untuk kelasmu
karena merusak pertunjukan.
Apa yang kau pikirkan, Max? Anak itu dua kali lebih besar darimu.
Ya, tapi Ben Kuklinski selalu mencemooh Natal.
Dia bilang kepada anak kelas satu bahwa Sinterklas hanya strategi pasar
untuk menjual Pepsi.
- Coke. - Kau mengerti maksudku.
Entah kenapa kau peduli.
Harus ada yang peduli.
Coba Ibu lihat.
Tidak terlalu buruk. Kompres terus dengan es.
Apa menendangnya masuk ke palungan adalah jalan keluar terbaik?
Itu bukan salahku. Aku kebanyakan gula.
Aku hanya makan bonbon Natal dan permen tongkat.
Aku tak ingin terdengar kejam
tapi semua anak harus tahu yang sebenarnya.
Aku tahu. Aku hanya...
Aku tak mau Natal menjadi rusak.
Untuk anak-anak.
Tapi apa ini perang tentang Natal, tentang kebenaran politis yang berlebihan...
Kelihatannya lezat, Ibu.
atau mereka mudah tersinggung?
Terima kasih.
Jangan terlalu lelah.
Sarah membeli banyak kue di toko.
Dari Roger.
Kau bilang Natal ini kau libur.
Kubilang tidak bepergian selama Natal. Aku tetap harus menerima telepon.
Roger, apa kabar?
Tunggu, kita tidak menonton Charlie Brown
dan membungkus hadiah Natal seperti biasa?
Setelah ulahmu tadi, lakukanlah itu sendirian.
Cepatlah. Sebentar lagi sepupumu datang.
Ya, Roger.
Di sini benar-benar riuh.
Beth, bantu Ibu menggantung foto ini.
Tunggu, Ibu, kita tidak menonton Charlie Brown?
Sudah selesai menulis suratnya?
Aku sudah mulai...
Sinterklas Kutub Utara
tapi aku tak tahu mau minta apa tahun ini.
Karena mereka keluarga, Beth. Dan untuk beberapa hari saja.
Aku tak mau sekamar dengan gadis yang pipis berdiri.
Aku yakin kau pasti dapat jalan keluar.
Tahun lalu ada kotoran di ranjangku, Ibu.
Kotoran manusia.
Untuk terakhir kalinya, itu kotoran anjing mereka!
"Ada orang yang memang tak boleh punya anak!"
Itu kata-kata Ibu, bukan aku!
Ibu tidak pernah bilang begitu!
Kubilang mereka perlu diperiksa sebelum diizinkan punya anak.
Terima kasih, Omi.
Omi?
Kau masih percaya Sinterklas ada?
Begitulah.
Namun aku juga percaya St. Nicholas merupakan gagasan yang positif.
Apa maksudmu?
Percaya kepadanya berarti kau juga percaya makna Natal yang sebenarnya.
Semangat untuk memberi. Pengorbanan...
Aku juga percaya hidangan penutup sebelum makan malam.
Ya.
Sepupuku anak-anak yang bodoh
jadi, semuanya sedikit gelisah.
Ibumu minum obat penenang lagi?
Bagaikan permen.
Malam ini kami membuat pohon salju Jepang atau semacamnya.
Butuh usaha keras agar keluarga kami tampak lebih hebat dari sebenarnya.
Aku suka kepingan salju...
tapi aku lebih menyukai rencanaku.
Sangat menggoda.
Tapi aku terjebak di sini.
Ayolah...
orang pernah kabur dari Alcatraz, dan aku hanya sejauh empat blok.
Ada apa? Apa yang salah?
Semuanya.
Oh, celaka.
Terima kasih untuk Omi. Max Engel.
Kalian bisa hentikan?
Howie, berhenti menekan bel!
- Bawalah sesuatu! - Howie, hentikan!
Bantu Ibu membawa tas.
Ayah saja yang bawa.
Ini Natal. Ini Natal. Ini Natal.
Selamat Natal!
Hei, Kakak. Selamat Natal.
Aku senang kalian sudah sampai.
Kau tidak tahu.
Kecelakaan di sepanjang jalan tol
dan siaran radio membosankan selama enam jam.
Kami membawakanmu sesuatu dari rumah.
Wah.
Terima kasih. Kelihatannya...
Wah.
- Terima kasih kembali. - Linda, minggir.
Jangan buat macet jalan.
Howard, biar kubantu.
- Tak apa, Tom. - Terima kasih, Tommy.
Maaf soal itu.
Kau meliburkan pembantumu?
Tom, jangan dipikirkan.
Kami membawa Rosie.
Kau tidak punya kucing, kan?
Tak apa. Tidak apa-apa, kan?
Tidak apa-apa.
Selamat Natal, anak-anak. Masuklah.
Kalian imut sekali pakai jaket yang sama.
Mereka sedang kesal karena Steelers kalah.
Jordan, Stevie
ceritakan kepada Bibi Sarah tentang Penghargaan Kebugaran Presidensial.
Ceritanya bagus.
Hei, Howie.
Kau minta apa kepada Sinterklas tahun ini?
- Bagus sekali. - Mereka memang terlihat bugar.
Terlihat lebih besar di sini.
Mobil mainan?
Lihat Max punya apa di kantongnya.
Surat untuk Sinterklas.
Permainan video?
Telepon?
Cuci darah?
- Perjalanannya panjang sekali. - Terima kasih, semuanya.
Ini mau taruh di mana, Tom? Di mana saja?
Ya.
Astaga, kau tidak bisa membersihkan jalanmu?
Pinggulku bisa patah.
Kejutan!
Tolong jangan marah.
Bibi Dorothy, senang bertemu denganmu.
Adikmu bukanlah Bunda Teresa...
tapi setidaknya dia mampir untuk memastikan aku belum mati.
Mana minuman telurnya?
Aku ingin bergembira.
Ada di dapur.
Ambil sendiri.
Tom, berikan kepadaku. Maaf.
Tak apa.
Astaga.
Sepertinya Martha Stewart muntah di sini.
- Kami tak menutup pintunya. Maaf. - Tidak, tidak, tidak.
Kami sangat berantakan, sungguh.
Enam jam, ayolah.
Maaf, bukankah ada satu lagi...
anak?
Chrissy! Ya, ampun!
Jordan, sudah Ibu bilang bawa dia ke dalam!
Dia bukan anakku.
Ayo, anak-anak.
Tommy, bantu aku menurunkan bayi dan barang anak-anak dari mobil.
Kau keberatan? Terima kasih.
Ayo buat kenangan indah.
Terima kasih, Sayang. Astaga.
Daging panggang Natal adalah kejutan.
Wasir adalah kejutan.
Dia menyebalkan. Apa yang kau pikirkan?
Ayolah, dia tidak seburuk itu.
Sungguh!
Lagi pula, dia menipuku.
Kami mampir mengantar hadiah, tapi dia muncul membawa koper.
Aku harus bagaimana? Suruh dia sendirian sepanjang Natal?
Tidak, tapi kau bisa peringatkan aku
ketika kesalahanmu akan menjadi masalahku.
Bagimu aku selalu berbuat salah.
Maaf. Awas. Awas.
Hei, Sayang.
Kurasa hulu ledak ini aktif.
Kau bau sekali.
Biar kuganti popoknya. Ayo kemari.
Pasanglah di mana saja, T.
Seisi truk jadi bau kotoran.
Apa makan malamnya?
Itu anakku!
Itu anakku!
Benar sekali.
Aku melatih Howie Junior menjadi pemain.
Begitu dia masuk SMA
dia akan jadi pemain penghadang terbesar.
Kau pernah bermain futbol, Tommy?
Tidak. Aku tak punya waktu luang ketika masih muda.
Aku ikut pelatihan.
Pelatihan apa?
Angkatan Darat? Marinir?
Pramuka Elang.
Pramuka Elang.
Anak-anak, Pramuka Elang...
ialah tempat menganyam keranjang dan menolong nenek-nenek menyeberang.
No comments yet. Be the first to leave one.