The first 200 lines.
Translate By Zambronk_lah IDFL™ Subs Crew
Baik, Bu.
Baik, Bu. Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Tak ada lowongan.
Hai, Priya. Selamat pagi./ Selamat pagi, papa.
Ada apa, sayang?
Lowongan dan janji yang sama.
Banyak sekali iklan tapi tak ada satupun lowongan.
Tapi itu sudah bagus./ Apa?
Ya.
Sekarang, kau bisa apa dalam pekerjaan?
Kau telah menyelesaikan LLB dan itu cukup.
Papa, aku sangat mencintai pekerjaan ini.
Jika aku berlatih beberapa tahun ..
..Banyak sesuatu yang bisa kupelajari./ Benarkah?
Berikan padaku. Aku akan membantumu. Dan, telepon...
Priya./ Ya, Bu?
Cepat, sayang. Sarapan sudah siap.
Aku segera kesana.
Dan, kau sedang apa? Ayo, kau juga.
Ya.
Halo? Ini Advokat Ram Chotlani.
Selamat pagi, Pak./ Selamat pagi.
Iklan untuk lowongan asistenmu...
.. ada di koran./ Benar.
Jadi, kau menelepon untuk melamar posisi asisten?
Ya./ Dengar, Nona.
Jika kau tertarik kau boleh melamar.
Terima kasih, Pak.
Harap catat alamatku./ Ya, Pak.
Jalan Saint Mary no. 13, Sai Nagar.
Oke. Aku akan datang pukul 10.30.
Terima kasih. Sampai jumpa./ Sampai jumpa, Pak.
Bunty ../ Ya, Pak?
Sudah berapa kali kau membersihkan rumah?
Sudah kubersihkan dua kali dan mengepelnya dua kali.
Kau-pel dua kali lagi dan bersihkan dua kali lagi.
Pak, apa ada festival hari ini?
Atau ada klien besar akan datang?
Hari ini, di tempatku, akan ada ..
.. Gadis muda cantik akan wawancara jabatan sekretaris.
Jadi, lakukan yang kukatakan./ Ya, Pak.
Aku hanya pergi sementara. Kucoba mencaritahu tentangmu.
Dimana teleponnya?
Hallo.
Ya, saudaraku, ini Rakesh.
Lama sekali kau angkat teleponnya!
Jika kulihat Langsung kujawab teleponya.
Aku tak tahu dimana menaruh teleponnya.
Bahkan aku bilang untuk mencarikan pembantu.
Kau sudah dapat?
Raj, sulit bagiku untuk menemukan pembantu.
Tapi, saat kukatakan bahwa kau bujangan ..
.. Dan tinggal sendiri, mereka langsung setuju.
Ya, seolah-olah aku akan senang setelah mereka ada disini.
Tidakkah aku dapat pembantu jika bukan bujangan?
Aku meneleponmu untuk bilang aku sudah dapat pembantu.
Dimana dia?
Dia akan kerumahmu pukul 10:30.
Dia gadis yang berpendidikan.
Dia menjawab teleponmu dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
Cepat kirim dia, aku sedang banyak masalah.
Tunggu saja dia akan datang. Sabarlah.
Kau pernah minum teh campur busa?/Tidak.
Aku baru membuatnya. Kemarilah mencoba.
Aku sudah sering minum teh kapulaga.
Tapi, apa itu teh busa?
Hei, berhenti!
Kau mau mematahkan kakiku?
Dasar sialan, kau ingin aku terjun dari bis?
Tak membiarkan naik bis dengan benar ..
.. juga turun dengan benar!
Jika gadis naik bis, pria mengelilinginya..
..seperti roti sandwich.
Mereka bahkan tak memberi tempat duduk. Jika aku dapat kerja...
..Jangankan naik bus, aku bahkan takkan melihat halte bus.
Semua rumah terlihat sama..
..Bagaimana aku menemukannya?
Halo?/Halo, Tn Sharma, apa kabar?
Tuan Sharma, kau mengirimku kemana?
Tampaknya aku tersesat disini..
.. bagaimana aku akan menemukan rumahnya.
Kau belum sampai di sana?
Kau kusuruh menulis alamatnya.
Aku tak menulisnya. Kupikir cuma ada beberapa rumah ..
..Dan akan mudah ditemukan. Tapi, semua rumah di sini sama.
Baik sekarang dengar.
Disana ada candi Sai Baba.
Itu di belakangku.
Dari jalan itu kau belok kiri..
.. Dan, jika sudah disana kau ambil..
Aku mengerti. Nanti ku hubungi lagi.
Hallo!
Berhenti. Berapa?/ 20 rupee.
Dewa, aku pergi wawancara untuk pertama kalinya.
Aku yakin akan lulus dalam wawancara ini.
Karena aku telah melihatmu sebelum wawancara.
Aku tidak menanyakan nomor rumahnya.
Halo?/Halo, Tn Sharma, apa kabar?
Sekarang bagaimana kau tak mengatakan nomor rumahnya?
Kau tidak mendengarkan semuanya.
Kau memotong pembicaraan. Sekarang, dengar baik-baik.
Rumah no. Thirty. Thirty=30
Aku mengerti.
Thirty berarti 13. Aku mengerti bahasa Inggris. 13=Thirteen
13...
Berapa nomor rumahnya?
Aku lupa kertas alamat rumahnya.
30.
Silakan masuk.
Selamat pagi, Pak./ Selamat pa...
Selamat pagi./ Aku Priya Saxena.
Priya Sex ..
Priya Saxena. Ya.
Kita tadi bicara ditelepon.
Apa yang kita bicarakan?
Tentang pekerjaan?/ Pekerjaan?
Oh, ya. Pekerjaan.
Jadi, kau datang untuk pekerjaan itu?/Benar!
Kau tahu kan, apa yang harus dilakukan?
Ya, Pak. Apa pun yang kau katakan./Bagus.
Buatkan secangkir teh.
Pak ..
Kenapa? kau tak tahu cara membuat teh?
Ya, aku tahu.
Disana dapurnya.
Kenapa?
Biarlah, bereskan nanti./ Baik.
Bereskan nanti saja.
Jadi, pengalaman apa yang kau punya?
Apa yang kau bicarakan tentang pengalaman?
Aku sudah lakukan pekerjaan ini bertahun-tahun.
Bahkan orang tua aku melakukan hal yang sama.
Sebenarnya, itu profesi keluarga kami.
Itu berarti, aku tak perlu untuk menjelaskan apa-apa
Tidak sama sekali.
Tapi, siapa lagi yang tinggal di rumahmu?
Hanya aku dan Bunty.
Dan, anak istrimu?
Sebenarnya, aku masih bujang.
Bagus sekali.
Aku senang bekerja pada bujangan dan pria yang tinggal sendiri.
Para wanita hanya bisa terus mengomel ..
.. Dan aku benar-benar jengkel./ Tepat.
Teh buatanmu enak./ Terima kasih banyak.
Kau tampaknya cukup berpendidikan./ Ya, Pak.
BA mendapat mendali. Dan, Aku baru saja lulus LLB.
Ini ijasahku.
Tampaknya pengangguran telah meningkat.
Apa?/ Tidak.
Maksudku, kau masuk kualifikasi..
.. Namun kau ingin lakukan pekerjaan ini?
Pak, aku tak menganggap tiap pekerjaan sebagai hal kecil.
Dan, itu kehormatan besar untuk bekerja jadi bawahanmu.
Dan, aku akan bisa belajar banyak darimu.
Baik. Jika kau sungguh ingin lakukan pekerjaan ini, maka lakukanlah.
Tapi, aku bisa memberimu 1500 rupee per bulan.
1500?
Tapi, kau menulis 3000 dalam iklan./Iklan?
Pikirkan lagi, Pak.
Sekretaris pengacara besar.../ Pengacara?
Maksudku Advokat.
Sekretaris Advokat besar...
.. dan Gajinya hanya 1.500 rupee.
Aku cuma bercanda.
Berapa kusebutkan dalam iklan? 3000, kan?
Aku akan membayarmu 3000.
Aku pasti diterima./Kau pasti diterima. pekerjaan pasti. Dan semua pasti.
Terima kasih banyak, Pak./ Tidak masalah.
Boleh aku pergi?/ Ya.
Dengar.
Pagi hari aku minum teh pukul 9.
Oke, Pak. Aku akan datang pukul 8:45.
Bagus./Sampai jumpa./ Sampai jumpa.
Jadi masalah pekerjaan telah disepakati.
Aku akan meminta gaji 1.500 rupee. Tak boleh kurang satu senpun!
Kau cuma meminta 1500?/Pak, ada yang bisa kulakukan di rumahmu?
Tidak, kenapa kau lakukan pekerjaan rumah tangga? Bunty akan melakukannya.
Bunty akan melakukan pekerjaanku?
Dengar, Bunty takkan melakukan pekerjaanmu..
.. kau juga takkan melakukan pekerjaan Bunty./ Baguslah!
Tapi, satu hal lagi.
Aku akan bekerja dari pagi jam 7 sampai jam 9 malam.
Dan, aku akan tidur di kamar tidur.
Di kamar tidur? kamar siapa?
Milikku. Kau akan memberiku kamar tidur.
Aku takkan tidur di dapur atau balkon ..
.. Dengan kasur yang sudah rusak.
Maksudmu .. kau akan tinggal di sini?
Jika aku bekerja di tempatmu, apa aku harus ..
.. Tinggal di tempat tetangga? bicaramu sangat aneh.
Oke.
Bunty, dimana kau tidur?
Aku takkan tidur dengan Bunty.
Tidak... cuma untuk satu malam lalu...
.. Aku akan mengatur semuanya besok.
Kau tidak merasa malu?
Kau katakan pada seorang gadis untuk tidur di kamar pria.
Tidak...Dia bukan Pria. Dia cuma anak-anak.
No comments yet. Be the first to leave one.