The first 200 lines.
ROH
REMAJA
IMAMURA CAH KENE
Lihatlah.
Sebelum menjadi siswa terpopuler
Di SMA Ashley.
Dalam dunia yang diatur oleh ukum fisika remaja
Gadis-gadis ini adalah gaya gravitasi
dari siswa lainnya.
Royalti,
Royalti, jika Anda mau.
Dan mereka mengatur kerajaan dengan selera fashion keras.
Tapi jika Anda kira perawatan yang mereka cari
Jangan tertipu.
Ratu tidaklah sebenarnya ratu sebelum ia mendapat...
Ratu tidaklah sebenarnya ratu sebelum ia mendapat... Mahkotanya.
Ini pesta. Pesta.
Butuh kencan, contohlah aku.
Bukan yang lain. Daftar A. Daftar A.
Lebih baik dua kelompok huruf./ Dua.
Iya, baiklah.
Daftar A, dua huruf. Mengerti.
Bagus.
Dan anak-anak malang ini
Adalah siswa yang terkucil di SMA Ashley.
Terisolasi dari pergaulan
Terbuang di pengasingan tiap sorenya
Di garasi lembap.
Membuat
Membuat film babi pendek.
Mereka akan menontonnya
Dari kamar suram mereka sendiri.
Babinya masih terlihat tegang.
Tapi tidak akan mengganggu pengambilan gambar.
Santai, babi kecil.
Aman.
Cut, cut, cut.
Aku tak merasakan kedramatisannya.
Kita harus membuat yang lebih bagus dan bagus lagi.
Dua grup ini jarang sekali
Berhubungan antara satu dan lainnya
Itu demi yang terbaik.
Aku tak ingin baik dari kelas sembilan ataupun sepuluh mengacaukannya.
Tentu saja. Akan kita kumpulkan mereka semua.
Kumpulkan mereka semua.
Kau akan jadi Ratu Pesta.
Ya Tuhan, Amber. Apa yang kau inginkan?
Dipilih semua siswa sekolah ini?
Ya.
Ingat anak laki-laki yang sekarat tahun lalu?
Aku ingin dipilih dia juga. Sudah jelas semua?
Karena kurasa sudah jelas.
Sangat jelas./ Seperti kristal.
Bagus.
Oing, Oing. Mendengkur.
Dan mulai.
Musik.
Babi menaikkan volume.
Babi memaksimalkannya.
Babinya sudah meledak dan aku tak merasakan apa-apa.
Terasa sangat garing.
Mungkin Lisa harus sedikit mempercepat bitnya.
Aku punya ide. Tunggu.
Coba yang ini.
Ya! Akhirnya!
Seniman lain menyelesaikan misinya.
Hebat, Lisa.
Tidak ada orang disini.
Maaf.
Maafkan kami. Konsekuensi seseorang.
Amber Pollock memerlukan ruangan ini untuk pertemuan strategi penting.
Pertemuan strategi penting.
Keluar kalian sekarang.
Hei. Kalian bukan pemilik sekolah ini.
Awas, teman-teman. Jin ini menggigit.
Ya, dia benar. Kalian tidak bisa begini.
Ini bukan...
Ini bukanlah...
Apa masalahnya? Babi kecil memakan lidahmu?
Bukan, Carlita. Melainkan, lidahnya diambil benda tak jelas.
Pergi.
Seperti yang Anda lihat
Ketika yang populer dan terkucil berselisih
Tidak bagus jadinya.
Namun, kadang tak dapat dihindari.
Takdir
Takdir yang menentukan.
Tapi, menurut pendapatku.
Mudah saja jika Anda tahu.
Jadi, biarlah kisah ini berbicara.
Dan tidak usah banyak bicara.
Tak sepatah kata pun.
Benar-benar selesai sekarang.
Mama?
Maukah Mama kemari?
Mama sedang menelepon.
Katakan aku ingin Mama melihat bajuku.
Mama, dia ingin dilihat bajunya!
Aku sedang bekerja. Demi Tuhan.
Kau kelihatan cantik, Amber.
Terserah.
Dengar, kita tidak bisa mewakili orang-orang ini
Jika mereka masih menganggapku rendah.
Ada perlu apa?
Mama menyukainya?
Apa, bajunya? Bagus.
Mungkin sebaiknya aku pakai anting lancip saja.
Demi keberhasilan.
Mama memakainya ketika memenangkan Ratu Pesta.
Amber, jangan terlalu yakin akan memenangkan mahkotanya.
Kau harus meraih dan mengambil apa pun yang kau mau.
Aku tahu. Aku hanya ingin menunjukkan...
O, aku punya gagasan lain.
Ya. Benar.
Kurasa, kita harus menunda...
Ini baru anakku. Ha ha ha!
Oh, tidak akan ada yang tahu kalau itu punyaku.
Ya, karena sudah lama sekali, yang mengetahuinya sudah mati semua.
Cukup. Malam ini akan menyenangkan
Jika kau tidak menganggapnya.
Papa akan biarkan ini terjadi begitu saja?
Sayang, aku tahu kau merasa canggung tanpa pasangan
Tapi, situs sekolah menyebutkan banyak anak lajang disana.
Tidak buruk.
Sama sekali tidak buruk. Selamat datang, pecundang.
Hush. Itu bukan sikap yang seharusnya.
Ku bilang aku akan pergi. Mama sudah mengerti.
Hei, kau tahu? Ku rasa baju itu ku pakai
Saat aku akan mengandungmu. Benarkan, Henry?
Hentikan.
Oh, dia seperti punggung macan waktu itu.
Mama... Hentikan.
Aku tahu, baiklah.
"Jika diterima di Juilliard..."
"Aku akan... "
Akan lebih menarik menceritakan kehidupan nyata.
"Jika diterima..."
"Akan ku bawa antusias tinggiku"
"Dalam bentuk musik..."
"Termasuk suara dan komposisi."
Hai!
Ku kira kita tidak akan bertemu disini!
Hai, Nick. Apa kabar?
Bagaimana, kawan? Kau sudah siap?
Sungguh, Nick. Aku ingin sekali berdansa.
Biar ku bayangkan dulu kau menjadi pacar khayalanku.
Ini dia.
Hah. Yang benar saja?
Paisley, kami sudah sampai. Bagus.
Pengambilan suara baru saja ditutup. Tepat waktu.
Apa yang kau lakukan?
Menurunkanmu. Tak ada lagi tempat parkir terdekat.
Kau tidak ingin lihat sang ratu berjalan kesana sendirian kan?
Aku ingin di depan pintu masuk.
Ya, tapi aku akan...
Buat tempat parkir sendiri. Sekarang.
Ya ampun.
Jangan khawatir.
Ayo! Jalan!
Hai, Amber!
Hai!
Apa kabar, Amber?
Hai!
Ya, baiklah.
Beri tepuk tangan untuk Mixmaster Ashley, Eagle!
Sebagai Panitia Pemilihan Suara
Segera akan aku umumkan hasilnya.
Mari kita sambut seluruh siswa yang hadir malam ini
Yang tak punya kemaluan.
Merasa lebih baik, Barry?
Bagus sekali. Ah.
Aku telah memegang amplop.
Aku penasaran apa isinya.
Menurutmu apa, Mixmaster?
Baiklah.
Sekarang, di SMA Ashley tahun ini.
Yang menjadi Ratu Pesta adalah...
Kita sambut untuk pertama kalinya di sekolah kita,
Dengan suara mutlak...
Amber Pollock!
Ya!
Amber, jangan!
Terlalu berbahaya!/ Mahkota itu milikku, TD.
Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja.
Mundur, jangan sentuh dia.
Hai semua... Aku disini.
Tidak bergerak sama sekali.
Ya.
Seperti pegangan pintu.
Tidak! Aku tidak mungkin mati!
Ini tidak adil!
Aku memegangnya dengan tanganku.
Kau bercanda?
Aku ingat di surga tidak akan ada yang buruk.
Apa kau punya janji?
Tapi tak ada seorang pun disini.
Karena mereka semua punya tempat sendiri untuk menunggu.
Oh, jadi...
Ini bukannya surga?
Menurutku ini semacam jembatan.
No comments yet. Be the first to leave one.