Release info

일당백집사ㆍMayIHelpYouㆍE07ㆍMBCㆍAMZN=>WEBDL(PrimeVideoRetail)
A Commentary by LenteraMalam
AMZN / Prime Video Retail

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-11-16
Downloads: 45
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SEWA MURAH UNTUK PEKERJAAN

Hari ini cuaca sejuk dan menyenangkan.

Sungguh?

Bukankah kau bilang kau suka hujan?

Aku berbohong.

Kenapa kau berbohong tentang itu?

Entahlah.

Itu omong kosong.

Karena hujan, mau makan panekuk makanan laut?

Ya, dengan makgeolli?

Aku setuju.

Kim Tae-hee!

Pak, lihat aku.

Ini stroke akut. Cepat berangkat.

- Kau seorang dokter? - Ya, mohon berangkat secepat mungkin.

Halo.

Aku harus pergi sekarang.

Apa kita pernah bertemu sebelumnya?

Rasanya aku pernah melihatmu.

Itu…

Terakhir kali…

Di jembatan.

Ya! Kau membawa bunga?

Ya.

Sejak kapan kau suka hujan?

Siapa gadis itu?

Lantai dua.

Aku mengerti.

Ada kamar kosong lagi?

Aku ingin pindah ke sini juga.

Vincent tampan.

Bagaimana kau sampai di sini?

Aku melihat di rumah sakit.

Bagaimana kabarmu?

Apa kabar?

Kau tak ingin bertanya tentang semua itu?

Aku berasumsi kau pasti baik-baik saja.

Kau memikirkanku?

Apa kau ginseng merah? Penambah energi?

Pesan dua kopi americano panas.

Bagaimana seseorang bisa mengambil sif sebanyak ini?

Bagaimana jika seseorang hanya ingin tidur lima jam?

Mohon salah satu diberi es batu.

- Hanya satu? - Ya.

Aku tidak suka minuman panas.

Terima kasih.

Sayang, kenapa kau terus memesan minuman panas?

- Pesan saja dengan es batu. - Tidak.

Tidak, baiklah. Minumlah panas.

Baik.

Kenapa kau tidak bisa seperti ini?

Tak bisa bersikap di tengah-tengah.

Tidak ada pendinginan.

Kenapa terlalu panas…

Atau terlalu dingin untukmu?

Kau hanya perlu menunggu.

Nanti akan menjadi hangat.

Pasti akan lebih dingin.

Beri waktu saja.

Apa kau masih berpikir

itu salahmu?

Apa karena aku?

- Tidak. - Dengar.

Waktu tidak menyembuhkan segalanya.

Waktu telah berlalu dan kau masih belum baik-baik saja.

Kau butuh lebih banyak waktu?

DIA TELAH MUNCUL

Astaga, perutku.

Aku terlalu banyak makan makgeolli.

Aku butuh makanan untuk pengarku.

Hei.

Sedang apa kau?

Udara panas. Aku hanya ingin mendinginkan diri.

Hei, idiot, minggir!

Beruang kutub menderita karena orang bodoh sepertimu.

OBAT PILEK

Apa kau gila? Kau masih di bawah umur.

- Ini bukan untukku. - Terserah.

- Berikan saja padaku. - Ini bukan untukmu.

- Sial. Berikan saja kepadaku. - Aku bilang, pergi.

Berikutnya, silakan.

Ada pelanggan yang menunggu.

SEWA MURAH UNTUK PEKERJAAN

Apa? Pastor?

Astaga. Kawan!

- Kenapa kau ke sini? - Bagaimana denganmu, Kawan?

Ini perusahaan kecil yang aku kelola.

Dan aku tinggal di lantai 2.

Sewa Murah Untuk Pekerjaan?

Kim Jip-sa?

- Kau mencari Kim Jip-sa? - Ya.

Hei! Ke sini!

Cepat.

Ini Kim Jip-sa. Dia juga keponakanku.

Senang bertemu denganmu.

Itu melegakan.

- Melegakan? - Apa?

Maksudku, aku senang bertemu denganmu.

Senang bertemu denganmu.

Ya, senang bertemu denganmu juga.

Hei, dia bilang dia mengenalmu.

- Dia kenal aku? - Ya.

Aku pernah mendapat kartu namamu.

Kupikir itu kreatif. Aku tidak bisa melupakannya.

Terima kasih.

Dengar, sudah kubilang. Kita harus menambah pemasaran.

Pastor, apa kau butuh sesuatu? Apa keperluanmu ke sini?

Sebenarnya…

Michael.

Aku di sini menemui keponakan perempuanku.

Keponakan perempuan?

Aku memohon berkah-Mu anak-anak kami dari Sewa Murah Untuk Pekerjaan.

Tolong jadilah tempat berlindung…

Kembangkanlah Sewa Murah Untuk Pekerjaan dan bantu anak-anak mencintai

dan bahagia.

Tuhan Yang Mahakuasa, Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Mohon berkati semua orang yang berkumpul di sini.

Doa pertobatan, Amin.

Terima kasih, Semuanya.

Pastor, terima kasih banyak.

Aku ingin berkat terutama karena ini bisnis pertamaku.

Sudah terlalu lama sejak aku mengunjungi kapel.

Jadi aku tidak punya keberanian.

Namun, aku menerima berkat besar, berkat Dong-joo.

Astaga. Aku justru bersyukur.

Karena Dong-joo punya tetangga yang baik.

Aku lega.

Tentu saja, tenangkan pikiranmu.

Terima kasih.

Sampai…

- Pastor. - Kau baik-baik saja?

Biarkan. Aku bisa membersihkannya.

Pastor, kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja, tapi aku takut Dong-joo akan memukulku.

Pastor, karena sudah di sini, jangan sungkan melihat kantor kami.

Dengan senang hati,

tapi aku punya rencana dengan Kepala Biarawati. Lain kali.

Tentu, kami akan menyiapkan semuanya dan segera mengundangmu.

Bagus sekali. Namun, kenapa tidak kau saja yang berkunjung ke kapel dulu?

Datang dengan keponakanmu.

Tak ada paksaan, hanya datang untuk makan.

Kapel kami terkenal dengan makanan di distrik Bongsu.

Kalau begitu, aku pasti akan menyeret si bodoh ini bersamaku.

- Apa? - Kau pergi ke kapel?

-Ya. -Aku akan mengantarmu.

Tidak, tak apa-apa.

Aku akan pergi ke taman Bongsu untuk tugas membawa anjing jalan-jalan.

Aku bisa menurunkanmu di jalan.

- Tidak. - Ayolah.

Tak apa-apa.

- Hanya sebentar, - Pergilah sendiri.

- Aku berangkat. - Baiklah.

Sampai jumpa lagi, Keponakan.

Aku tidak tahu pamanmu seorang Pastor.

Aku mengerti.

Flu?

Tidak.

Karena kau kehujanan kemarin?

Pergilah ke rumah sakit. Kau membuatku merasa bersalah.

Jangan merasa bersalah.

Ayo makan jjamppong nanti.

Apa kau tidak ingin melakukan hal lain selain makan bersamaku?

Jadi, kau mau atau tidak?

Aku tahu kau mau.

Bukankah arahnya ke sana?

Ayo cepat ke sini.

Kau serius? 1234?

Sederhana dan bagus.

Itu terlalu mudah.

Pilih yang lain.

Dan bukan 5678.

Dari mana kau tahu?

Ayo, pikirkan baik-baik.

Gunakan delapan angka.

Dan bukan 12345678.

- Astaga. Jangan hari ulang tahun. - Wah.

Lagi.

Aku sudah selesai.

Cobalah.

Apa kau pikir aku idiot?

Aku memakai tanggal yang tak akan pernah aku lupakan.

Baiklah, jadi cobalah.

Sudah kubilang, pasti bisa.

Satu hal lagi.

Aku tahu, aku perhatian.

Kau keren sekali…

Aku tahu, itu benar/.

Apa yang…

Maksudku si dokter.

Aku bertemu dokter itu di jembatan.

Ada pria dalam kondisi kritis,

dan dia langsung menghampiri dan menangani situasi.

Dia bicara bahasa Inggris kepada paramedis, menyuruhnya bergegas.

Dan dia begitu saja melemparkan tasnya yang terlihat sangat mahal.

Itulah dia. Memang begitu sifatnya.

Apa dia temanmu?

Ya.

Bagaimana kau bisa punya teman seperti dia?

Dia seorang alumni.

- Cinta pertamamu? - Ya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left