Angel Eyes

Angel Eyes (엔젤 아이즈)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Angel Eyes Eps-11 450p TH
A Commentary by joelzr
Resync ke 450p_Sub by :apexLingga

Tags

other
Published on: 2015-01-05
Downloads: 55
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan oleh apexLingga

Episode 11

Dong Joo!

Lepaskan! Ini di rumah sakit. Park Dong Joo!

Dong Joo!

Aku akan membuatmu bahagia.

Aku akan membuatmu tersenyum.

Ayah... yang menyuruhku untuk melakukannya.

Aku pikir Ayah...

Direktur telah memberikan izinnya!

Benarkah?

Aku akan melakukannya dengan baik, aku benar-benar akan melakukannya dengan baik untuk Ayah.

Ada, tiup lilinnya.

1-2-3

Apa? Apa? Apa cuma aku yang tidak tahu apa yang terjadi! Apa itu?

Kami akhirnya mendapat izin dari direktur.

Jadi, selama ini, kau belum mendapat izinnya?

Itu kan dulu. Sekarang, aku sudah resmi diakui sebagai menantunya.

Sekarang, Soo Wan, kau benar-benar menjadi bagian dari keluarga kami.

Kata siapa?

- Oppa, kau sudah melamarnya? - Hah?

Unnie, apa kau menerima lamarannya?

Tidak.

Mungkin kau sudah diterima sebgai menantunya Direktur,

tapi belum sebagai tunangannya Yoon Soo Wan.

- Hei! - Unnie, apa kau sudah bilang "iya"?

Tidak, belum sama sekali.

Apa dia pernah berlutut padamu dan bertanya, "Maukah kau menikah denganku?"

Apa dia pernah melakukannya?

Mmm... tidak ada.

Aku tahu dia akan seperti itu!

Unnie, masih belum terlambat. Singkirkan dia!

Bagaimana kau akan menjalani hidupmu dengan pria yang tidak mengerti wanita?

Hei anak kecil, kau ini teman atau musuhku?

Aku ada dipihak Unnie apa pun yang terjadi.

Unnie, jangan pernah, jangan pernah katakan "iya" padanya.

Oppa ku, Park Dong Joo, masih punya banyak cara untuk pergi darimu.

Melamar? Kenapa itu sangat penting?

Oh ya, wanita ini benar-benar aneh.

Apa kau benar benar berpikir seperti itu?

- Ya - Apa kau serius?

Ya, aku serius.

Oppa! Kau bodoh!

Hei, Park Hye Joo!

- Puas? - Mmm?.

Aku sangat suka kue ini.

Aigoo, hentikan.

Permisi, ya.

Apa ini tempat tinggal Jaksa Kang In Tae?

Siapa kau?

Ah ya, halo. kau Direktur Rumah Sakit Seyoung, kan? Maaf telah mengganggumu pagi pagi.

Aku punya beberapa pertanyaan tentang mobil yang kau beli pada tahun 2002

Ada apa memangnya?

Ah, itu bukan masalah besar. Hanya tentang asuransinya.

Ini pertanyaan standar.

Mobil sport berwarna biru yang kau beli tahun 2002,

Sesuai dengan BPKPnya, mobil itu terdaftar di alamat ini.

Kendaraan ini terdaftar atas nama Jaksa. Tunggu sebentar, ya.

Ah, ya. mobil model ini. Nah,

Apa kau mengenalinya?

Aku tidak yakin, Bagaimana aku bisa ingat semua detail itu?

Ah, benarkah?

Ah, mungkin saja. Itu benar.

Dalam waktu satu tahun pembelian itu, kau melakukan perbaikan. apa ada kecelakaan?

Kecelakaan?

Ya, apa kau ingat sesuatu?

Aku mulai merasa tidak enak dengan caramu berbicara.

Apa kau mau menuduhku? Apa kau detektif?

Aigoo, aku bukan polisi.

Aku sedang dalam perjalanan untuk bekerja, Tolong minggir.

Maaf telah menggangumu..

Pernyataan Saksi

Apa disini memang warna biru yang di katakan saksi?

Anak penjual bubur bilang itulah yang kata kata terakhir ibunya

Dia bilang mobil itu warnanya biru.

Apa kabarmu? Ini Cha Min Soo.

Kau masih bekerja di Forensik Nasional (NSF) ya?

Benar benar tidak ada?

Cuma ada catatan nya jika mereka membawakannya untuk kita.

Sama sekali tak ada berkas yang diserahkan pada kami.

Ini menjadi benar benar kacau.

- Apa ini - Ini sampel mobilnya.

Kau punya ini, tetapi kau tidak meminta ini di analisis? Dan ini masih disimpan dalam kumpulan bukti sampai sekarang?

Jangan banyak tanya.

Jika kau memeriksanya sekarang, apa kau bisa mendapatkan hasilnya?

Tentu saja. kasus yang tidak diketahui dari 12 tahun yang lalu, mungkin bisa kita pecahkan sekarang.

Walaupun jumlahnya sedikit, masih mungkin. Itulah keunggulan bukti mikro.

Jadi kita bisa mengetahui mobilnya berdasarkan catnya?

Mungkin. Selama ini bagian dari mobil itu.

Ini satu satunya sampel ditemukan dari sepeda yang ditabrak?

Saat ini, pabriknya, model, dan tahunnya, dengan cat ini semua bisa terungkap.

Setidaknya ada sesuatu yang baik datang dari penundaan ini.

Tolong selesaikannya secepat mungkin.

Darurat, pengiriman pasukan! Darurat, pengiriman pasukan!

Ada pria 40 tahun pingsan di Seyoung Plaza Park. Dia pingsan saat mengeluh sakit didadanya.

Sepertinya serangan jantung akut. Ayo pergi bersama.

Ya.

Ini serangan jantung. lakukan CPR.

- Tolong beri aku AED. (Defibrillator eksternal otomatis) - Ya.

1-2-3-4

5-6-7-8-9

1-2-3-4

Analisis irama jantungnya

Defribilator diisi. tolong bersiap.

Shock telah diberikan. Lanjutkan CPR

Tolong berikan aku satu set IV dan epinefrin.

Epi. (Epinefrin: adrenalin - peningkat tekanan darah arteri dan perfusi koroner, digunakan untuk memancing jantung)

Analisis irama jantungnya Shock diisi, tolong bersiap

Lepaskan.

Siap

Napasnya sudah kembali. Kita bisa memindahkannya.

Dia pasti akan segera sadar. Ah syukurlah!

Ada detak juga di arteri karotidnya.

Saat ini aku pikir masa kritisnya sudah berakhir. Ayo cepat kita transfer dia segera.

Baik.

Dia pasien serangan jantung, namun kondisinya telah stabil.

Kepala mengembalikan tanda vitalnya dan menyuntikkannya epinefrin di lokasi kejadian.

- Ke-Kepala? - Ah, Kepala Dylan?

Ah, itu benar. Kepala Dylan.

Tidak heran. Pasien ini sangat beruntung.

Jika aku pingsan, aku ingin Ketua yang datang menolong.

Itu akan membuatku merasa aman.

Aku harus tinggal di lingkungan ini tidak peduli apa. Aku tidak akan pernah pindah.

- Bagaimana jika kau dipindahkan. - Aku akan pindah kesana.

Kerja bagus.

Soo Wan!

Siapa...?

Aku Choi Jin Sang. Aku bawahan ayahmu.

Ah, ah, halo.

Aku dengar kau berhenti beberapa tahun yang lalu. Apa kau sudah kembali?

Ya.

Berarti aku akan sering melihatmu. Aku sering datang ke UGD.

Melihatmu bekerja dengan baik seperti ini.

Aku merasa senang. Aku merasa kasihan padamu ketika kau masih muda.

Matamu baik-baik saja, kan?

Tentu.

Rasanya seperti baru kemarin kau dioperasi.

Dan ini.. rekan kerjamu?

Aku Park Dong Joo.

Kau bilang, Park Dong Joo?

- Ya - Senang bertemu denganmu.

Surat Keterangan Permintaan Organ Donor Donor: Yoo Jung Hwa, Wali: Park Dong Joo

Aku akan melakukan apa pun yang kau mau.

Tapi ada syaratnya

Syarat?

Jadi anak buahku

Tentu saja. Apa pun yang kau inginkan, aku akan melakukannya

Rahasia yang kau gunakan untuk memeras Direktur Yoon

Ungkapkan ketika aku menyuruhmu

Apa?

Jadi...

Direktur juga tahu tentang masalah Direktur Yoon...

Kapan...

Kepada siapa yang aku harus mengungkapkannya?

Aku akan memutuskannya nanti.

Park Dong Joo.

Apa kau walinya Yoo Jung Hwa?

Ya... Iya.

Apa yang terjadi... dengan ibuku?

Sepertinya dia mengalami kecelakaan mobil.

Operasinya berjalan dengan baik

Aku tidak bisa menjamin apa-apa, tapi kita beruntung

ICU benar-benar penuh. Direktur memberikan bantuan khusus

Dia bilang kita tidak bisa meyakinkan kondisinya, jadi kita harus waspada.

Apa yang sedang kau pikirkan?

Tentang masa lalu.

Ah, orang yang kita lihat sebelumnya di rumah sakit,

Dia dokter di Rumah Sakit Seyoung, kan?

Dia dulu bekerja di bawah ayahku sejak lama, dia berhenti beberapa tahun yang lalu, tapi dia bekerja lagi.

Kenapa?

Oh, dia terlihat familiar.

Ketika Jung Hwa di rawat aku pikir aku pernah bertemu dengannya di rumah sakit.

Itu pasti benar.

Karena Ayah yang melakukan operasi pada Jung Hwa.

Aku merasa aneh.

Ayah bilang ingin bertemu engan kita sore ini..

Ayah?

Pasien itu demam... dia diresepkan Ketamine. Ketamine (obat bius); Keromin (NSAID untuk nyeri / demam)

Bukannya Keromin?

Dr Yoon, apa kau bercanda?

Berapa tahun kau di sini, kenapa kau salah meresepkan dengan Ketamine dengan Keromin?

Itu tidak bukan a... aku.

Itu bukan dia. Itu ulah Kepala Kang Ji Woon.

Eh? Kepala Kang?

Kepala Kang...

Kepala Kang lah yang...

- Aku minta maaf - Aku terkejut.

Mobil biru yang kau beli tahun 2002

Kurang dari satu tahun dibeli, kau membuangnya ke tempat rongsokan. Apa ada kecelakaan?

Apa kau ingat sesuatu?

Ya.

Direktur, ada sesuatu yang harus aku bicarakan denganmu segera.

Baik. Aku akan menemuimu malam nanti.

Pergilah.

- Ya? - Kalian berdua pergilah ke Boston, atau

Jika kalian mau pergi ke tempat lain, ayah akan membantu kalian.

Ayah.

Kenapa kami harus melakukan itu?

Aku sudah bilang. Dong Joo, kau... tidak, Soo Wan juga,

Sekarang harus hidup tanpa gangguan di dunia yang lebar ini.

More Indonesian subtitles for Angel Eyes

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left