Preacher

Preacher

Скачать Indonesian субтитры

Сезон 2

Информация о релизе

Preacher S02E04 Viktor SEMUA HDTV
Комментарий от Agent Nas

Теги

HDTV
hdtv
HD
Опубликовано: 2017-07-12
Загрузки: 27
Для слабослышащих: No

Предпросмотр субтитров (Indonesian)

Первые 200 строк.

Sebelumnya di AMC's "Preacher"...

Pergilah ke neraka, Eugene!

Kenapa mesti New Orleans? Ada yang mengenalku di sini.

Katakan apa yang terjadi di sini, sayang.

Tuhan di mana?! / Tuhan menghilang.

Mungkin kau tahu Dia di mana. / Temui aku di luar.

Berhenti! / Siapa mereka?

Organisasi fasis religius Crypto dengan misi menguasai dunia.

Kami menemukannya.

Viktor. Kami menemukannya.

Serahkan senjatamu.

Akhirnya kau datang. Masuklah, Padre.

Apa kabar? Kau baik saja?

Ya.

Ini tempat temanmu? / Ya. Namanya Denis.

Tunggu sampai kau bertemu dengannya. Dia sakit saraf.

Kau pasti menyukainya. Itu dia.

Bagaimana kabarmu, Denis? Pagi, Bung.

Ya.

Dia hanya lelah. Tenang saja.

Bagaimana hasil pencarian Tuhan-mu?

Sulit dijelaskan.

Tapi untuk malam pertama? Sangat menarik.

Aku bertemu seorang wanita.

Jangan pikir macam-macam.

Dia dalam masalah, jadi aku membantunya.

Baik. Menolong adalah perbuatan bagus.

Lupakan. Di mana Tulip?

Tulip?

Dia masih tidur? / Tidak. Dia keluar.

Keluar?

Ya. / Ke mana?

Entah. / Kapan?

Kapan apa?

Kapan dia keluar? / Semalam.

Dia keluar tengah malam...

...dan tak mengatakan ke mana, kenapa atau kapan dia kembali?

Ya. Sebaiknya kau telpon, pastikan dia baik-baik saja.

Aneh, bukan?

Untuk Tulip? Ini sudah biasa.

Aku akan tidur siang.

Kamar tidur di lorong sana.

Ya.

Tidur yang nyenyak.

CASSIDY Kau baik saja?

Simpan itu.

Mungkin ini akan dilakukan seharian.

Jadi. Kami akan apakan dirimu?

Penerjemah: Agent Nas

Halo?

Halo.

Siapa di sana?

Kerusakan proyektor. Mohon keluar.

Kerusakan proyektor. Mohon keluar.

Kerusakan proyektor. / Apa yang terjadi?

Mohon keluar. / Seluruh blok mati?

Aneh sekali.

Pemeliharaan rutin sepertinya.

Lebih baik kita kembali ke tempat. Mereka akan segera kembali.

Ya, larilah nenek.

Aku hanya tak ingin mendapat masalah.

Hei, idiot! Kau di Neraka!

Kau sudah dalam masalah!

Hei!

Jangan ganggu dia.

Astaga!

Astaga-naga, lihat orang baru ini!

Ya ampun!

Aku akan bertanya dan jawablah dengan jujur.

Pernah ada yang bilang wajahmu menjijikkan?

Seperti lubang cincin sfingter.

Kumasukkan penisku di mulutmu dan merasakan oral dan anal secara bersamaan!

Baiklah, Tyler.

Itu cukup.

Apa? Kami hanya bersenang-senang.

Ya. Kini kesenangan berakhir.

Bagaimana jika belum berakhir, Mein Fuhrer?

Bagaimana kalau baru mulai? Kau mau apa?

Kembali ke Neraka masing-masing!

Cepat!

Begitu mesin nyala, kunci pintunya.

Kau bisa masuk ke Nerakaku jika mau.

Lakukan yang kau mau. Tapi mereka akan memasukkanmu ke lubang.

Tadi itu tindakan berani.

Membela orang Jipsi itu.

Kau pasti Hitler.

Benar.

Kau memulai Perang Dunia II.

Benar.

Kau membunuh jutaan orang.

Aku melakukan hal-hal mengerikan.

Ini terjadi lagi.

Munich 1919

Pesan dua kue prem terbaik Anda. Dengan serpihan kerak yang banyak! Trims!

Selamat siang. / Elsa. Kau datang juga!

Aku baru memesan kue plum. / Enak sekali.

Kemarin aku mampir kerumahmu.

Benarkah?

Aku membantu Ibuku di toko.

Maaf.

Tak masalah. Aku yang salah.

Selamat siang. / Siang.

Maaf, tadi kau bilang sedang membantu Ibumu?

Adolf! Lihat pria bertopi itu?

Itu Herman Hoehne, pemilik galeri yang kuceritakan.

Kami adalah teman lama.

Kau harus perlihatkan gambarmu padanya.

Gambarku belum selesai. / Kau selalu beralasan begitu.

Kau punya bakat, harusnya--

Komunis.

Mereka orang hina. Harusnya diasingkan.

Ya, kupikir juga begitu. / Kau tak setuju?

Komunis adalah sampah yang meruntuhkan bangsa kita.

Ya, itu benar. Kau benar.

"Orang hina," itu benar sekali.

Mereka akan merasakan akibatnya.

Anda ingin teh? / Tak usah. Terima kasih.

Kesanalah. Perlihatkan karyamu.

Lagi?

Itu ingatan terburukmu?

Pintumu akan terbuka.

Kembalilah ke selmu selagi bisa.

Siapa namamu?

Eugene Root.

Selamat datang di Neraka, Eugene.

Maafkan aku.

Ini.

Jangan menangis lagi? Ya?

Menangis takkan menyelesaikan masalah.

Aku menerimamu.

Mempercayaimu, kau kuanggap keluargaku.

Dan imbalannya kau membodohiku.

Maafkan aku.

Aku tak tahu harus berkata apa lagi.

Sebaiknya kau memikirkan sesuatu...

...karena "maaf" juga tak menyelesaikan masalah.

Permisi, bos. Dia sadar lagi.

Sampai kapan kita menahannya?

Berjalan-jalanlah, jernihkan pikiranmu,...

...dan ketika kutanya kembali, beri jawaban terbaik.

Hei, Tulip.

Hei, Pat.

CASSIDY Kau baik saja?

Kau telah melupakan kami, bukan?

Kau bangkit. Melanjutkan hidupmu.

Tapi orang lain tak begitu beruntung.

Potensi melemah, penderitaan bertambah, kesedihan terus berlanjut.

Aku kehilangan rumah, pakaian, semuanya.

Meminta bantuan dari Pemerintah Federal...

...kau pasti tahu bagaimana kelanjutannya.

Apa itu?

Iklan komerisal.

Bukan Tulip?

Dia belum meneleponmu?

Kenapa juga aku bertanya jika dia di sini?

Ya. Benar.

Itu aneh.

Denis?

Setelah ayahku-- / Padre. Padre, Denis.

Terima kasih telah mengizinkan kami tinggal.

Ini rumah yang indah.

Semua baik-baik saja?

Ya. Itu hanya bahasa Prancis.

Benar.

Aku mau ambil makanan lalu kita pergi.

Apa? Pergi ke mana?

Klub jazz. Masih ada 137 yang belum diperiksa.

Bagaimana dengan Tulip?

Memang dia kenapa?

Kau tak penasaran dia ke mana? / Aku tahu persis dia di mana.

Sungguh?

Kami bertengkar.

Jadi dia keluar meluapkan amarahnya padaku.

Marah padamu?

Ya. Belanja, mengutil.

Memalsukan kartu kredit. Membatalkan pernikahan.

Ya, tapi dia tak bilang sedang marah padamu.

Dia hanya bangun lalu pergi tanpa mengucapkan sepatah kata.

Paham maksudku? / Ya.

Karena kami sedang bertengkar.

Tapi aku--

Omong-omong, wanita yang semalam berkata ada organisasi rahasia...

...dengan tujuan menguasai dunia.

Kau tahu soal itu? / Ya.

Organisasi mana? Z.O.G.? Rosikrusian? Reptilians?

Organisasi rahasia kadal alien.

Mereka meniru selebriti dalam upaya merebut planet ini...

...melalui budaya populer.

Apa itu? / Bukan.

Baik.

Mereka mengenakan jas putih. / Masa?

Mereka mengendarai van putih.

Mungkin semacam organisasi keagamaan?

Jas putih? Aku tak tahu hal itu, Padre.

Kedengarannya organisasi palsu.

Van putih.

Aku sudah di posisi.

Kami hidup di bawah jembatan,...

...aku memiliki tiga pekerjaan untuk tetap memiliki tempat bernaung.

Dulu aku sering ke rumah pelacur, kini aku jadi pelacur.

More Indonesian subtitles for Preacher

Комментарии

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left