Первые 200 строк.
L e b ah Ga n te n g Iklan & Bisnis: 0822 6454 4221
6 APRIL 1917
Blake.
Blake !
Maaf, Sersan.
Pilih teman, bawa barangmu.
Baik, Sersan.
Jangan lambat. / Baik, Sersan.
Mereka sudah beri makan ?
Bukan, cuma surat.
Myrtle punya anak anjing.
Kau dapat surat ?
Tidak.
Aku kelaparan.
Kukira makanan di sini enak.
Itu alasan aku tak ambil kependetaan.
Itu apa ? / Ham dan roti.
Dapat dari mana ?
Bantu - bantu.
Ini.
Rasanya seperti sepatu lama.
Semangatlah. Pekan depan kita makan ayam.
Aku tidak. Kepulanganku batal.
Mereka beri tahu alasannya ?
Tidak.
Lebih mudah tak kembali.
Ada yang aneh. Kau dengar sesuatu ?
Tidak.
Pasti karena serangan, 'kan ?
Taruhan 10 shilling, kita akan maju.
Aku tak mau.
Kenapa ? Karena aku benar ?
Bukan. Karena kau tak punya 10 shilling.
Santai saja, Tuan - tuan.
Ada kabar, Sersan ? / Kabar apa ?
Serangan besar.
Harusnya beberapa pekan lalu. Katanya kami pulang Natal.
Maaf mengganggu jadwal sibukmu, Blake...,
...tapi atasan tak suka medan bersalju.
Sayang sekali, Sersan. Aku bisa makan kalkun.
Akan kusampaikan keluhanmu.
Apa yang terjadi, Sersan ?
Jerman merencanakan sesuatu.
Rencana apa ? / Entah.
Pasti merusak akhir pekan kita.
Dengar, Erinmore di dalam, jadi rapikan diri kalian.
Siapa tahu...
...kalian bisa pulang...
...kalau kalian tak berbuat salah.
Pasti kabar besar kalau ada Jenderal.
Kopral Lance Blake dan Schofield, Pak.
Mana yang Blake ? / Saya.
Kau punya kakak letnan di Resimen Devons ke-2 ?
Ya, Pak. Joseph Blake. Apa dia...
Masih hidup setahuku.
Dengan bantuanmu, aku ingin tetap begitu.
Sanders bilang kau pandai baca peta, benar ?
Lumayan, Pak.
Jadi.
Kita di sini.
Devons ke-2 maju ke sini.
Berapa lama kau sampai di sana ?
Saya tak mengerti, Pak.
Wilayah itu dijaga pasukan Jerman.
Pasukan Jerman sudah pergi.
Jangan senang dulu. Itu strategi mereka.
Mereka membuat barisan baru sembilan mil di sini.
Kolonel MacKenzie memimpin Devons ke-2.
Dia ingin mengejar pasukan Jerman yang mundur.
Dia yakin mereka kabur...
...dan kalau barisan mereka hancur, haluan perang berubah.
Dia keliru.
Kolonel MacKenzie belum lihat wilayah barisan baru.
Kemari, Tuan - tuan.
Sedalam tiga mil. Benteng, pertahanan, artileri.
Kita belum pernah melihatnya.
Devons ke-2 menyerang setelah fajar besok.
Mereka tak tahu lawan mereka.
Kami tak bisa peringatkan karena saat pergi...,
...Jerman memutus kabel telegram kami.
Perintahmu datangi Devons ke-2...
...di Hutan Croisilles, satu mil tenggara kota Ecoust.
Antar ini ke Kolonel MacKenzie.
Ini perintah langsung batalkan serangan besok.
Kalau kau gagal, pembantaian terjadi.
Dua batalion gugur. 1600 prajurit termasuk kakakmu.
Kau bisa tiba tepat waktu ?
Bisa, Pak. / Ada pertanyaan ?
Tidak, Pak. / Bagus.
Laksanakan, Letnan.
Persediaan, Tuan - tuan.
Peta, senter, granat, dan sedikit makanan.
Segera pergi. Pergi ke barat ke Sauchiehall Street...,
...lalu barat laut ke Paradise Alley.
Susuri garis depan sampai bertemu resimen Yorks.
Beri ini ke Mayor Stevenson. Dia bertahan...
...di dekat Tanah Tak Bertuan.
Kalian menyeberang ke sana.
Itu siang, Pak. Mereka akan lihat kami.
Tenang. Takkan ada perlawanan.
Pak, apa cuma kami ?
"Turun ke neraka atau naik ke takhta, yang sendirian lebih cepat."
Bukan begitu, Letnan ? / Benar, Pak.
Semoga berhasil.
Blake, kita bahas dulu.
Kenapa ?
Blake !
Kita harus pikirkan.
Tak perlu dipikirkan. Dia kakakku.
Setidaknya tunggu sampai gelap.
Erinmore menyuruh segera pergi.
Erinmore tak pernah lihat Tanah Tak Bertuan.
Kita takkan selamat 10 yard. Kita tunggu dulu.
Kau dengar dia. Jerman sudah pergi.
Itu sebabnya dia beri granat ?
Perhatikan jalanmu ! / Maaf.
Saranku kita tunggu dulu.
Itu saranmu karena dia bukan kakakmu.
Terakhir aku diberi tahu Jerman pergi, tak berakhir baik.
Kau tak tahu, Blake. Kau tak di sana.
Permisi.
Kalian akan ke parit depan, Bodoh.
Perintah Jenderal, Pak.
Baik. Anggap Jerman sudah pergi.
9 mil butuh 6 jam ? Paling lama 8 jam.
Ada waktu menunggu sampai matahari terbenam...
Itu wilayah musuh. Kita tak tahu wilayahnya.
Blake, kalau kita gegabah, takkan ada yang datangi kakakmu.
Akan kudatangi.
Kita sampai. Ini garis depan.
Tinggal mencari resimen Yorks.
Jangan dorong - dorong. / Minggir.
Memangnya kau siapa ? Mendorong prajurit terluka.
Lepaskan aku !
Dia jatuhkan sersan kami. Dia terluka.
Maafkan aku.
Kami ada tugas. / Biarkan aku lewat.
Perintah Jenderal. / Biarkan aku lewat.
Minggir.
Baik. Perhatikan jalanmu.
Sepi sekali.
Apa seperti ini sebelum Thiepval ?
Aku tak ingat.
Kau tak ingat pertempuran Somme ?
Tak terlalu.
Kau berhasil selamat. Setidaknya pakai pitamu.
Sudah tak ada.
Apa ? Medalimu hilang ?
Ada di ujung.
Tetap menunduk.
Astaga, hati - hati. Kau melangkahi jasad.
Itu sersan kami.
Sebaiknya mereka dibersihkan dengan selang.
Kau tahu lokasi resimen Yorks ?
Belokan berikutnya tempat jasad mereka.
Mereka ditembak dua malam lalu.
Resimen Yorks ?
Ya, Kopral.
Mana Mayor Stevenson ?
Tewas dua malam lalu, Kopral.
Pimpinan sekarang Letnan Leslie.
Di mana dia ?
Di lubang perlindungan.
Di sini.
Letnan Leslie ?
Ada apa ?
Ada pesan dari Jenderal Erinmore.
Kalian bantuan kami ? / Bukan, Pak.
Kapan mereka datang ?
Entah, Pak. Tapi kami diperintah menyeberang.
Itu garis depan Jerman. / Kami tahu, Pak.
Baca dulu suratnya.
Aku taruhan. Hari apa ini ?
Jumat.
Jumat ? Tak ada yang benar.
Dia kira ini Selasa.
Maaf, Pak.
Mereka sudah gila ?
Satu malam sepi dan atasan pikir Jerman pulang.
Menurutmu mereka keliru ?
Kami kehilangan pimpinan dan tiga prajurit.
Mereka ditembaki saat perbaiki kawat.
Kami seret mereka ke sini. Mudah saja.
Pak, Jenderal yakin musuh sudah mundur.
Ada barisan baru...
Diam. Kami bertempur dan tewas di dekat sini.
Sekarang kami disuruh tewas jauh ? Ini jebakan.
Tetap semangat. Pasti kami diberi medali.
Secarik pita bisa semangati janda.
Baik.
Di mana jalan terdekat, Pak ?
Kawat kami berantakan. Tapi ada jalan.
Rushworth. Biarkan dia lihat.
Kiri di depan, melewati mayat kuda.
Ada celah di belakangnya.
Berguna, karena saat gelap tinggal ikuti bau mayatnya.
Saat tiba di kawat kedua, cari jasad membungkuk.
Ada celah kecil di belakangnya.
Barisan Jerman 150 yard setelahnya.
Awas lubang. Lebih dalam dari kelihatannya.
No comments yet. Be the first to leave one.