Shadow

Shadow

Baixar Legenda em Indonesian

Temporada 1

Informações de lançamento

Shadow 2019 S01 WEB-DL NF
Um comentário por tedi
Retail NF (8 eps)

Tags

webdl
Publicado em: 2026-02-14
Downloads: 17
Deficientes Auditivos: No

Pré-visualização das legendas em Indonesian

As primeiras 200 linhas.

Butuh waktu lebih lama dari yang kuduga.

Waktunya hampir tiba.

Segera, kita semua akan bersama.

Keluarga sesungguhnya.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Berapa taruhan kita?

Kau tahu. Dua ratus ribu.

Jika kita main tiap hari, aku bisa berhenti bekerja.

Mau terus bicara atau lempar bola?

- Baik. Kau mau ini? - Ya.

Ayo, rebutlah.

Kuperlihatkan teknik baru.

Aku bawa bola...

- Aku benci kau. - Tidak juga.

Egomu yang bicara, Nak.

Aku pernah mimpi

aku tusuk lehermu.

Darah muncrat keluar.

Membuatku bahagia.

Kau memimpikanku?

- Diam. - Romantis sekali.

Tidak. Dengar.

Jangan sedih, karena kalah...

membentuk karakter, ya?

Karaktermu kuat, Nak. Sangat kuat.

Terserah katamu.

Kau harusnya yang membayarku.

Mengapa?

Aku tutupi jejakmu.

Kutemukan di klub malam.

Ingat?

- Tindakan bagus. - Ya.

Mulai bayar dengan antar aku ke rumah Gigi.

Orang tuanya datang.

- Kau bertemu keluarganya? - Hanya makan siang.

Kau terus bilang begitu.

- Dia sudah pilih gereja? - Diam kau.

Kita mampir ke satu tempat.

Ke mana? Mau tembak seseorang?

Mengapa selalu pikir buruk tentangku?

- Pengalaman. - Pengalaman.

Lihat ini.

Uang!

Aku menyayangimu.

Kita ke mana? Katanya mau ambil mobil?

Benar. Kita ambil dahulu kuncinya.

Dia akan berikan kuncinya atau kau mau ambil darinya?

Itu terserah dia.

Dia petarung. Sungguh.

Ini masalah dari dirimu. Semua tentang kekerasan, selalu.

Bung, nama pria ini Junior. Tak mungkin seburuk itu.

"Tak mungkin seburuk itu."

Ya, Pak.

- Aku cari pria bernama Junior. - Dia di dalam ring.

Sudah kubilang. Dia seperti anak-anak.

Junior!

Bisa bicara?

Katakan yang mau kau katakan.

Mantan pacarmu titip salam. Dia mau ambil mobilnya.

Aku datang ambil kuncinya.

- Itu benar? - Benar.

Kau siapa? Pacar barunya?

Aku orang biasa.

Baiklah, Tampan. Aku beri tahu.

Kita tanding. Di sini. Kau menang, ambil mobilnya.

Jika aku menang, aku tetap bawa mobilnya...

juga ambil mobilmu.

Kau punya mobil, bukan?

Hei, ayo kita lakukan.

- Tidak apa. - Jangan tanding dengannya

- untuk mobil bukan miliknya. - Tak apa.

Baiklah.

- Sepakat. - Sepakat.

Kau serius?

Tak mungkin aku kalah dari anak ini.

Harusnya aku naik taksi.

Ini membuatku ingat masa lalu.

Tali di buku jarimu.

- Aroma ring. - Ya?

- Aku suka. - Ingat aroma darah?

- Kau tahu aku bisa bertinju. - Aku ingat kau bisa.

Apa yang terjadi? Kenapa ganti pakaian sebelum bertanding?

Hei, Tampan, tenang.

Pertandingan masih berlanjut.

- Apa maksudmu? - Ya, Bung.

Ada sedikit masalah.

Aku bukan Junior.

Dia Junior.

Dia harusnya bertanding merebut gelar.

Tetapi dia ditangkap.

Pembunuhan.

Cara yang tepat untuk menggambarkannya.

Baiklah, mana kuncinya.

Kunci?

Pasti seru. Baiklah, petinju mendekat.

Sederhana saja. Tanpa batas waktu.

Petinju pertama yang jatuh, kalah dan pulang jalan kaki.

Kau siap, Tampan?

Tos dahulu.

Sial!

Mata harimau!

Jab kanan!

Jab kiri!

Jangan tahan pukulan dengan wajah!

Kau baik-baik saja?

Apa yang terjadi?

Kau bangun karakter lebih kuat.

Cukup untuk hari ini.

Ya?

Kau membuatku malu.

- Kapan pernikahan? - Pernikahan?

Jangan cemaskan pernikahan.

Ayo. Aku antar ke Gigi.

Baiklah, aku datang!

Baik!

Maaf mengganggu.

Aku mau periksa apa semuanya aman.

Anjingmu menyalak sepanjang malam.

Aku pikir ada masalah.

Tidak ada masalah.

Masalahnya, aku sedang bekerja

dan perlu konsentrasi.

Kau mau aku bungkam anjingku? Begitu?

Jika ada yang bisa kau lakukan, aku hargai.

Dasar bodoh.

Jangan panik, Toni.

- Kau dapat tata letaknya besok. - Baiklah.

Omong-omong, ada apa dengan iklan pria tangguh di halaman 27?

MASALAH? PERLINDUNGAN? AKU BANTU

Itu sungguhan.

Dia bantu aku beberapa minggu lalu.

Kerjanya bagus, jadi aku tawari pasang iklan sesaat.

Gratis? Apa yang dia lakukan? Bunuh mantan istrimu?

Jangan beri aku ide.

Yakin kau bisa tangani ini?

Yakin. Ada orang di pintu. Aku harus pergi.

Halo?

NOMOR PRIBADI

Halo, Sarah.

Kau suka hadiahnya?

- Pagi. - Pagi.

- Mau kopi? - Tidak. Terima kasih.

- Malam berat? - Sore yang berat.

- Bawah matamu memar? - Ya.

Ada pekerjaan kemarin. Di sasana tinju.

Aku pikir seru kembali naik ring.

- Bagaimana lawanmu? - Sama denganku.

Namun memarnya di kepalan tangan.

Zola suruh aku bilang kepadamu kemarin ada yang meneleponmu.

- Namanya Trevor? - Ya. Terima kasih.

Mantan pacar. Sering menelepon.

Mau kembali berhubungan. Aku tak mau.

Butuh bantuan?

Terima kasih, bisa kuatasi.

Baik. Jika kau berubah pikiran...

Aku panggil pria yang membuatmu memar.

Benar juga.

Maaf, harus aku terima.

Tony bilang kau hebat dalam mengintimidasi orang.

Aku harap kau lacak pria itu,

pura-pura jadi pacarku.

Coba takuti dia.

Aku tak yakin itu berhasil, tetapi bisa dicoba.

Ceritakan bagaimana kau bertemu dia.

Aku tak mau mencoba kencan daring.

Tetapi aku kerja dari rumah...

Dari awal, aku tahu ada yang salah dengannya.

Dia aneh.

Simon, terima kasih makan malamnya. Lezat.

Aku senang. Tetapi kita belum selesai.

Aku akan kembali.

Hadiah kecil.

Simon, tak perlu beri aku apa pun.

Aku ingin.

Bukalah.

- Itu kau. - Apa maksudmu?

Maafkan aku.

Aku lihat profilmu bahwa kau penari.

Ibuku dahulu penari.

Kau tak keberatan?

Tak apa.

Aku buat sendiri.

Itu hobiku.

Bola salju itu spesial. Benar, bukan?

Dia jelas aneh, tetapi baik.

Tak berbahaya, kupikir.

Jadi kau temui dia lagi?

Kali ini berbeda.

Itu mengecewakan.

Tak apa. Aku menikmatinya.

Tidak.

Tak perlu bohong, Sarah.

Membuang-buang waktu kita.

Permisi sebentar.

Bola salju itu spesial. Benar, bukan?

Aku buat alasan. Kubilang ibuku dibawa

ke rumah sakit, aku pergi secepat mungkin.

Aku harap itu berakhir.

Tetapi dia mulai mengikutiku.

Dia terus kirim pesan.

Comentários

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left