As primeiras 200 linhas.
Diterjemahkan oleh Paskalis Damar the antlers
Sub original oleh GoldenBeard
Tutup selangnya!
Kerannya di luar, bung! Cepat!
Bergegaslah!/ Astaga!
Sial!
Rumah ini usang sekali./ Ya./ Perabotannya pun setengah isi.
Siapa kau?/ Jake Bradford.
Infielder?/ Pitcher.
Apa?
Sesuai kebutuhan, seorang pitcher lagi.
Kau tidak kidal, kan?/ Tidak. Aku normal.
Syukurlah.
Orang kidal selalu bersikap aneh.
Seperti Nez. Aku benci dia./ Aku suka dia.
Dia memang baik, tapi aneh.
Kuberitahu sesuatu./ Ya./ Aku benci pitcher.
Kita tetap berteman dalam tim... Kuberitahu sesuatu./ Ya./ Aku benci pitcher.
Kita tetap berteman dalam tim...
...tapi tidak di luar tim.
Itu akan menguntungkanmu...
...jika kita berhadapan di kejuaraan pro kelak...
...andai kau bisa sampai sana.
Aku takkan seperti itu.
Baiklah./ Itu tas-tasmu?
Mau dibawa ke atas?/ Ya. Maaf.
Permisi. Sampai nanti./ Sampai nanti.
Sesungguhnya, tak ada yang tahu massa air ini.
Maksudmu 990 kg per meter kubik?/ Ya./ Aku sudah ingatkan mereka.
Tapi sejujurnya...
...pasti keren kalau kasur ini jatuh menembus langit-langit.
Bung, ini contoh nyata orang yang dibutakan impian.
Dalam hal ini, mereka ingin berbaring di kasur kebesaran dan kemahalan ini...
...sampai tak melihat ada bongkahan es berbentuk kasur air di hadapannya.
Ya. Atau mereka sadar bahwa kau menyebalkan kemudian mengacuhkanmu.
Tanggung sendiri...
...ketika petualangan buruk ini benar-benar terjadi...
...wahai rekan baru.
Trims, Willoughby. Aku Finn./ Jake.
Charlie Willoughby./ Jake. Senang mengenalmu./ Senang mengenalmu.
Sudah bertemu penggagas ide bodoh ini, McReynolds dan Roper?/ Kurasa sudah.
Salah satunya mengaku benci pitcher. Bahkan rekan setimnya.
Pasti Glen McReynolds, pemain terbaik se-Amerika.
Di lapangan. Di sini, cuma cadangan.
Bab 9 akan mengejutkanmu.
Ya?/ Ya.
Teman-teman.
Benarkah rumah ini akan runtuh?
Ya, sebentar lagi.
Halo, bung. Jake Bradford./ Halo. Tyrone Plummer.
Bung, kau tak bisa bercinta di kasur air.
Seperti bercinta dengan seorang gadis di perut gadis gendut lain...
...mengerti maksudku?
Bergerak-gerak./ Ya.
Menyingkirlah./ Maaf, bung.
Sial!/ Maaf./ Kenapa kau ini? Kau menakutiku.
Kau Billy Autrey?/ Beuter?
Sial, kalau aku dia, aku pasti sedang menelepon pacarku. Kenapa?
Seharusnya kami sekamar./ "Seharusnya"? Oh.
Kalau mau bertemu Beuter, ikuti saja kabel telepon ini.
Ini?/ Ya. Ayo. Kau bagaikan anak domba yang hilang./ Trims.
Apa kubilang?
Beuter, ini teman sekamarmu.
Pakai celanamu, bung.
Halo, bung./ Tunggu sebentar, sayang.
Jake Bradford./Jacob? Apa kabar? Aku Billy Autrey.
Senang bertemu denganmu./ Senang bertemu denganmu.
Dale Douglas./ Jake Bradford.
Apa posisimu, bung?
Pitcher.
Kalau kau?
Second base.
Sampai nanti, bung.
Baiklah, Jacob. Sampai nanti.
Hey, gadis-gadis! Happy hour di the Fox.
Dua jam untuk minum-minum sebelum rapat tim.
Ayo!/ Itu baru bersemangat./ Kalian duluan saja. Aku harus unpack.
Persetan! Kau bagian dari tim sekarang.
Lahir dan batin. Mengerti?
Oh, yeah!
Sugarhill Gang - Rapper's Delight
Lihat ada apa di sana.
Lihatlah gadis-gadis itu.
Ayo kita sapa.
Sepertinya begitu.
Tit-tit-tit-tit-tit-tits!
Enyahlah, homo!/ Ya!
Cantik sekali.
Aku suka masa-masa seperti ini!
Pesta nanti malam di pondokan baseball./ Di mana?/ 15th and Avenue H.
Cari saja dua rumah indah penuh dewa-dewa Yunani.
Baiklah. Jam berapa?/ Sesampainya kalian.
Jika sudah sampai, cari aku, Kenny Roper.
Kami tunggu kehadiranmu. Kalian semua
Itu dia.
Dia mirip guruku saat kelas 5./ Badannya bagus.
Hai, gadis-gadis...
Kalau tidak ada acara malam ini...
...kami undang kalian pesta di pondokan baseball.../ Maaf./ Baiklah.
Bukan salahku, dia memang jalang.
Bolanya meleset bahkan sebelum dipukul.
Lalu aku harus apa?/ Perhatikan petunjuknya, Rope.
Ada mesin ketik di jok belakang./ Ya./ Mereka gadis-gadis pintar.
Kau harus setarakan levelmu./ Begitu kah?
Berpura-puralah pernah baca buku./ Baiklah, Finn. Giliranmu.
Aku tak boleh gagal./ Saatnya beraksi./ Catat ini.
Permisi.
Kulihat kalian diganggu oleh berandalan di mobil tadi.
Memalukan.
Beberapa pria memang sangat agresif.
Aku sendiri pendukung ERA...
Meskipun aku ragu akan dampaknya terhadap norma sosial pria...
...dalam menghormati wanita.
Memang kelihatannya "buas"...
...tapi yakinlah...
Percayalah.
Jangan buang-buang energimu di sini.
Kau telah lukai perasaan kami.
Kau juga benci pria atletis, cerdas dan kadang kikuk? Atau dia saja?
Finn, sudah sebutkan 'bingung'?/ Belum, Dale./ Ok.
Kalian mau tahu kenyataannya?/ Tentu saja.
Aku suka si pendiam di belakang. Yang tengah.
Tak ada apa-apanya.
Lesbian.
Kalian dengar itu?/ Tidak./ Delusional./ Penyakit freshman./ Bukan, bung.
Pendiam non-berandalan di belakang, itu aku./ Tunggu. Bukan, bung.
Kurasa aku dengar seperti ini:
"Pria di belakang itu penyuka sesama."/ Tapi aku dengar "penyuka penis."/ Penyuka penis.
Kudengar, "Pria di belakang...
"...penisnya seperti tali pusar."
Apa kita salah dengar?/ Itu yang kita dengar.
Aku tahu rasanya terancam. Anak baru datang, menarik semua gadis.
Hey, anak baru, aku bercinta lebih sering daripada kau merancap.
Tolong berhenti sebentar./ Untuk apa?/ Aku ingin tahu nomor kamarnya.
Menyerahlah, nak.
Statusmu berubah dari "imut" jadi "perintah penahanan."
Ikuti saja. Kubelikan picer pertama.
Baiklah. Kau sudah mulai ikut gaya bicara kami.
Baiklah. Mana yang kita cari? Lihat saja.
Baiklah. Stop.
Itu dia.
Hey.
Baiklah, 307. Bantu mengingatnya, ya?/ Pasti. 309./ Bukan. 307.
304./ Boleh jalan, Tuan Penguntit?
Aneh sekali.
30-12?
Sial.
Ya?/ Memalukan, bung.
Dia memanfaatkanmu, rakyat jelata, untuk bercinta dengan kami, raja.
Kau tak seharusnya buka mulut. Belum sadar?/ Tidak, sebenarnya.
Baru sejam di kampus aku sudah berhasil mendapat groupies.
Itu cuman lelucon./ Kami paham kok.
Dia menyebut penisnya lelucon?/ Itu maksud aslinya.
Ke Fox?/ Ke Fox.
Sepertinya kebanyakan gadis tadi...
...pindah ke asrama.
Ini yang ditunggu-tunggu!
Syukurlah. Akhirnya.
Trims, bung.
Banyak gadis seksi di kampus. Semuanya berkumpul./ Tidak, tidak.
Berpikirlah. Asrama sangat buruk.
Kalian tak mengerti.
Kita diberi dua rumah. Kita beruntung.
Tak ada pengawas.
Semacam ibu-ibu menyebalkan.
Tak ada pihak berwenang. Luar biasa.
Semoga tak ada yang tahu kelakuan kita./ Ya.
Kami tahu kalian pasti ke sini!
Angin apa yang membawa kalian kemari?
Gigit aku, Finn./ Tak sudi...
Turunkan.
Ini bar ketiga kita malam ini!
Kau juga anak baru?/ Ya. Jake./ Coma.
Hey, Alex Brumley./ Senang bertemu denganmu.
Nesbit. Senang mengenalmu.
Ambil gelas, Brumley.
Baiklah, bung.
Jay Niles tidak ikut kalian?/ Siapa Jay Niles?
Belum dengar tentang Jay Niles?
Titisan Nolan Ryan.
Yeah, pelempar berkecepatan 123 KM/jam.
Menurutnya sendiri.
Dia pria ambisius dari Detroit...
...yang suka pamer keahliannya...
...dan menceritakan prospek pro-nya.
Bagaimana dia bisa masuk tim?
Dia memenuhi kuota wajib.
Harus ada setidaknya dua orang aneh dalam tim.
Sekarang sudah komplit.
Tunggu, Jay Niles, pertama. Siapa yang kedua?
Kau. Dasar pemabuk.
Bukan. Rekan sekamarmu, Beuter, si kampungan./ Ah./ Setuju?/ Setuju.
Kupikir namanya Billy Autrey./ Benar. Sebelum kami ganti...
...dengan nama paling kampungan.
Beuter Perkins.
Beuter!
Kalian yakin pelatih takkan tahu kita minum?
Enyahlah, Brumley, kau sudah bertanya di semua bar.
"Kalian yakin pelatih takkan tahu kita minum?"
"Bagaimana kalau nafas kita tercium?"
No comments yet. Be the first to leave one.