As primeiras 200 linhas.
*Open__subtitles ▶️▶️▶️ FreePalestina *Sub__dl ▶️▶️▶️ rawe
PADA MASA KEMUNCULAN MAGIS...
Wajah!
Armada
Perang!
Pria
Ide!
Muslihat!
Muslihat menembus tembok Troya!
Membakarnya, meratakannya diiringi jeritan!
Apa maksudnya ini?
Hadiah
bagi Athena.
Dewa kita sama,
hormati persembahan mereka.
Angkat dari air!
Bawa ke kuil Athena.
Perang telah usai.
Wajah!
Armada!
Perang!
Pria!
Hentikan
Jangan bernyanyi.
Anak mama!
Lari, anakku,
Tentu saja!
Aku ingatkan mereka, anggur siapa ini
Aku tidak sudi lagu Odisseus
Lalu Ibu menjamu para pelamar di rumahnya tiap malam?
Di dunia ini,
Ibu lakukan semampuku.
Aku sudah pria dewasa, Ibu.
Usir mereka keluar,
Melanggar hukum Zeus, memberi alasan menyerangmu.
Ibu sudah kehilangan suami,
Ibu tak mau kehilangan putra.
- Ayah akan kembali. - Di mana dia?
Sudah 8 tahun Troya runtuh
dan nyaris 20 tahun Ayahmu meninggalkan kita.
Di mana dia?
Dia tamu kita, sama sepertimu.
Kau anggap kami pengemis?
Kalian kami jamu selama 3 tahun.
Kami manfaatkan keramahanmu
karena ibumu menolak memilih.
- Dia sudah bersuami. - Odisseus sudah mati.
Apa tahumu soal ayahku?
Dagingnya alot dan anggurnya buruk.
Kalian minum yang terbaik 2 tahun ini.
Aku tahu dia belum pulang.
Belum.
Kau menuntut sosok ayah
yang tidak pernah kau kenal
bagai anak haram cengeng.
Tiada yang pasti siapa ayahnya.
Kau tak bisa pastikan ayahku.
Aku mengenalnya.
Masa kecil, kami melihat dia berburu.
Aku relawan untuk Troya.
Dia menyuruhku tinggal,
untuk menjagamu.
Namun,
Sparta dipenuhi veteran Troya,
itu tambang informasi.
Kau putra Odisseus?
Pergilah ke Sparta,
temui Menelaus.
Dia akan menyambutmu.
Ratu ingin bicara dengan orang asing.
Dia haus berita.
Namun jangan memberi harapan palsu.
Dia tahu cara memastikan orang melihat Odisseus.
Kau lihat pria itu?
Dia nyaris buta,
namun dia menghajar pengelana hingga mati
jika mereka bohong soal ayahku.
Terburu-buru.
Tahu dari mana?
Tak butuh mata untuk mendengar langkah ceroboh.
Mentor, senggol dia.
Terburu-buru.
Dia sama ramahnya denganmu
Dia hanya patuh pada ayahmu!
Di mana ayah menemukannya?
Mereka bertemu di sini.
- Aku ambil dia. - Untuk anakmu?
Untuk berburu.
Instingnya tajam.
Jangan gerak
Kau mau lukanya buruk?
- Kenapa memetik talinya? - Itu terhormat
- Memperingati mangsamu? - Bertarung bermartabat
Kau tidak bertarung, kau berburu.
Berburu adalah tarung sembunyi-sembunyi.
Cerdik, namun akal-akalanmu akan membawa masalah.
Coba lagi,
jangan buru-buru, lebih presisi.
Kita tak menang bermodal pertahanan
Pancing serangannya.
- Bagaimana? - Ragu-ragulah.
Buka celah untuk pedang musuh. Serangannya menguntungkanmu.
Kau ajarkan ini pada ayahku?
Dia yang mengajariku.
Dia bilang:
"Kau tak selalu jadi yang terkuat atau tercepat,
maka jadilah yang tercerdik."
Apa yang beliau lakukan,
mendapati para pelamar itu di rumahnya?
Tak terbayang apa yang akan dia perbuat.
Mereka banyak.
Membunuh 2 orang, sisanya akan mundur,
para begundal pengecut itu.
Harusnya mereka ke Troya, tapi saat Agamemnon tiba,
ayah mereka menyembunyikannya.
Mengetahui perang Agamemnon akan merenggut waktu dan nyawa.
Jadi, dia mengundi pasukannya.
- Nama? - Sinon.
- Ambil. - Tidak.
- Nama? - Antinous.
Ambil.
Ya.
Diundi?
Antinous mengaku menjadi relawan.
Mereka merencanakan sesuatu.
Putramu ingin menggantikan Sinon.
Mustahil.
Dia tinggal di sini demi keluarga.
- Dia juga akan menjaga putramu. - Pastinya
Dia pergi denganku.
Ingin Antinous menjagaku?
Tidak, Tidak
Odisseus tak mau mempermalukan ayah mereka,
dia berbelas kasih.
Dia lebih mencintaimu dan ibu dari pada pamor.
Dia tahu ini akan memakan waktu bertahun-tahun.
Dia bilang itu ke ibu?
- Tanyakan padanya. - Eumaeus...
Dia akan pulang?
Argos percaya itu.
Belum pernah melihat anjing hidup 20 tahun.
Dia bertahan lama demi majikannya.
Maaf menyela.
Ibu tidak buru-buru.
Kata Tetua, setelah kain kafan kakekmu rampung,
Ibu wajib menikah lagi.
Mengapa?
Ithaca masih tanpa raja.
Mereka butuh perlindungan.
Dari apa?
Bangsa Laut.
Itu cuma bualan pengelana.
Pengelana membawa kabar, soal runtuhnya Troya,
dan semuanya membahas serangan Bangsa Laut ini.
Siapa Bangsa Laut ini?
Entahlah, namun para Tetua ingin kita bersiap.
Bersiap?
Peradaban kita tercatat paling agung.
Tatap rumah mulia ini.
batu-batu abadi ini,
jadi mangsa benalu rakus.
Bangunan ini tak berarti
bila maknanya dihina.
Hukum Zeus.
Memperlakukan sesama dengan baik.
Mereka lecehkan itu, menghancurkan segalanya.
Sudi nian Ibu menikahi salah satunya?
Karena dahulu kala.
ayahmu yang memintanya.
Agamemnon raja kita.
- Troya merebut iparnya. - Atau dia kabur bersama mereka.
Apapun itu, tembok Troya tersohor mustahil tembus.
Kita akan berkemah di depan kota besar itu
memancing mereka keluar bertarung.
Tahun berganti, Telemakus bertumbuh
dan kau belajar hidup tanpaku.
Menelaus akan melupakan Helen.
Itu cuma dalih Agamemnon
untuk mematahkan cengkeraman Troya di jalur dagang.
Dia pantang menyerah.
Mustahil.
Jika kau menolak?
Dia akan merenggut putra kita.
Dia tidak sekeji itu.
Dia menumbalkan putrinya sendiri
demi hembusan angin.
Para dewa menginginkan nyawa putrinya?
Nilai suatu pengorbanan
diukur dari kehilangan sang penumbal.
Itu biadab.
Dan mutlak.
Aku takkan segera pulang,
entah kapan bisa kembali.
Bagaimana jika kita kabur?
bawa pelaut terbaikmu,
kita berlayar menuju cakrawala...
saling bergandengan tangan.
kita ke barat saat senja
memburu mentari.
Ada dunia di luar tembok ini.
No comments yet. Be the first to leave one.