The Dreadful

The Dreadful

Baixar Legenda em Indonesian

Informações da versão

The Dreadful 2026 WEB
Um comentário de rawe
The Dreadful 2026 WEB Durasi 01:34:09

Tags

webdl
Publicado em: 2026-02-21
Downloads: 362
Para Deficientes Auditivos: No
FPS: 23.976

Prévia da legenda em Indonesian

As primeiras 200 linhas.

Engkaulah yang mengeluarkanku

dari rahim ibuku,

doaku selalu untukmu.

Aku telah menjadi, seolah-olah,

monster bagi banyak orang.

Namun iman kuatku

dan percayaku ada padamu.

Tuhan melindungimu, Nak.

Khotbah indah, ia membahas hidup baru.

Nyonya May, berkah bertemu denganmu,

bersinar bak Bunda Maria sendiri.

Sangat membahagiakan hatiku.

Semoga Tuhan segera pulangkan Seamus dan suamimu.

Mm-hmm.

Tuhan itu baik.

Terima kasih.

Hari yang berkah, Nyonya.

Dia takkan merasa kehilangan?

Dia punya banyak. Kita tak punya apa pun.

Ayo Anne.

Apa yang kau lihat?

Oh.

Oh.

Mm, mm.

Hmp.

Hmm, mm.

Rubah keluar di malam dingin.

Dia memohon cahaya pada rembulan.

Rubah dan istrinya tanpa pertikaian,

memotong angsa dengan garpu dan pisau.

Lalu anak-anaknya mengunyah tulang,

tulang, dan tulang.

Anne, kembali.

Kau ahli mengolah tanah keras ini.

Aku tak pernah bisa menanam apa pun di sini.

Bit ini akan laku di pasar.

Kita bisa menukarnya

dengan ini.

Apa kau akan menjual yang itu?

Ya.

Dan kita punya roti untuk makan malam.

Hati-hatilah.

Putraku tak salah memilih istri.

Kau permataku.

Aku selalu waspada. Aku hafal jalannya.

Anne?

Itu kau.

Seamus, kau kembali.

Aku di sini, sayangku.

Tolong aku.

Sakit.

Cuma ini? Ya.

Kecuali...

Oh, Morwen.

Oh.

Aku...

Sialan.

Tak apa. Aku tak keberatan.

Aku punya Anne-ku yang manis.

Bersabarlah. Bunda Maria akan menolong.

Bunda Mahapengasih.

Ia akan memastikan kita

punya sandang pangan cukup.

Ku berdo'a pula agar Seamus lekas pulang.

Kupikir ia sudah bersama kita saat ini.

Sudah lama sekali.

Ia harus mengakhiri kutukan kemiskinan ini

dan menjadi orang kaya.

Percayalah pada ambisinya.

Perang ini akan memakmurkan kita.

Aku percaya.

Jago.

Halo, Anne.

Pulang dari Tewkesbury?

Benar.

Apa perang sudah usai?

Usai bagiku.

Senang bertemu denganmu lagi.

Tapi di mana suamiku?

Di mana putraku?

Sungai darah,

mayat,

kebebasan dan nafkah tuannya, semua tampak sama,

hancur dan kotor.

Seamus dan aku harus pergi.

Kau mengenalku.

Aku nelayan, bukan prajurit.

Apa tentara yang Richard punya?

Pasukan dan nelayan dipaksa bertarung

melawan orang asing di ujung medan laga,

saling membunuh satu sama lain,

dan itu tak mengubah apa pun.

Takkan menghentikan pertempuran,

tapi takhta kehilangan putra

yang bisa bertani dan memberi makan rakyatnya

jika saja ia diberi peluang pulang.

Kau desersi dari tugasmu.

Kami sepakat untuk pergi

malam hari saat kapten terlelap.

Tapi kami,

kami dikepung perampok.

Mereka menghajar kami,

merampas harta kami yang sedikit.

Mereka membunuh Seamus

seketika.

Harusnya kami tak tinggalkan tempat ini,

teluk kecil ini.

Ia sahabat terbaikku.

Kau lihat ia mati?

Ya.

Bagaimana, bagaimana itu terjadi?

Terlalu kejam bagi telingamu, Morwen.

Aku tak asing dengan kekejaman, Nak.

Hatiku sudah membatu.

Tubuhnya dibelah dari leher ke pusar.

Maafkan aku.

Ah, Seamus.

Kau adalah jantung hatiku.

Dadaku terasa hampa.

Putraku takkan kembali,

dan kau, kehilangan anak,

gadis tanpa suami.

Ia telah terkubur tanah bersama yang lain.

Kita sebatang kara.

Apa,

apa yang akan kita lakukan sekarang?

Aku ingin bertemu dengannya lagi.

Aman. Ayo.

Ada mayat lagi?

Ya, tenggelam seperti yang lain.

Kasihanilah mereka yang memohon ampunmu.

Berilah mereka anugerah agar mereka

bisa menikmati rahmatmu.

Melangkahlah menuju kehidupan.

Kau menyia-nyiakan doa untuk orang jahat.

Tuhan telah menjatuhkan vonis pada mereka.

Tuhan tersenyum memberi kita keberuntungan.

Ia hantamkan bajak laut itu ke karang demi keuntungan kita.

Ya.

Akan kutukar perhiasan ini di pasar

dan kembali sebelum matahari terbenam.

Kurasa ada pria di luar sana.

Anak bodoh, tak ada siapa pun, Sayang.

Terkadang kupikir kau agak gila

seperti ibumu dulu.

Pergilah. Istirahatlah, Nak.

Halo, Anne.

Kau baik-baik saja?

Kau hendak ke mana?

Ke gereja.

Ah, aku tak lagi suka khotbah.

Tak tahukah kau jangan jalan sendiri?

Banyak orang jahat di jalan ini.

Mereka bisa menculik gadis sepertimu

dari rumah. - Aku tahu jalannya.

Aku akan aman.

Aku temani jalan.

Mungkin kau butuh teman.

Tak patut aku jalan dengan pria selain suamiku.

Suamimu sudah mati.

Bisa jalan tanpa bantuanmu.

Halo, Morwen.

Hari yang indah.

Mentari bersinar dan semilir angin.

Ayo, Anne.

Nenek sihir.

Kau di gereja sepanjang pagi?

Mm-hmm.

Dan ia menguntitmu ke sana?

Ya.

Aku tak pernah suka bocah itu.

Tatapannya penuh iri,

bahkan sejak kecil.

Selalu membuntuti Seamus ke mana pun.

Kulihat amarah di matanya,

tikus piatu itu.

Bak anjing liar,

selalu mengendus sisa makanan.

Kuyakin Jago berhati serakah.

Itu...

Kami kawan akrab sebelum kunikahi Seamus.

Aku lupa masa-masa kebersamaan kami.

Kurasa ia bukan pria jahat.

Kejahatan tak selalu nyata.

Ini zaman perang.

Banyak hal buruk di sekitar kita.

Iblis menyerupai manusia di bumi.

Tetaplah bersamaku, kau tak perlu takut.

Bersamaku, kau takkan terkutuk.

Namun jika kau membangkang,

ksatria neraka akan menyeretmu ke jurang,

dan aku tak berdaya menyelamatkanmu.

Aku berjanji. Oh.

Ah, Anne, kemarilah.

Biarawan Penros bertemu kita di jalan.

Biarawan Penros. Halo, Anne.

Maaf kami tak punya banyak jamuan.

Ini persediaan terakhir kami.

Ini masa sulit.

Tentu, apa ada minuman?

Comentários

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left