As primeiras 200 linhas.
Mount Vernon, DC. Gereja dan Asil Forest Oak.
09.28. Dua Hari Kemudian...
22 Oktober 1995, 05.28 pagi.
Ini Detektif Henry Vance, Divisi Pembunuhan Richmond.
Aku duduk di ruang bawah tanah dari sebuah gereja tua, asil,
Di pinggiran Georgetown, D.C.
Di hadapanku, terborgol ke meja, William Jessup, pria 19 tahun,
Seorang tersangka pembunuhan yang terlihat janggal karena pengaruh narkoba,
Atau dari yang Bapa Thorne sampaikan kepadaku...
...sedang dirasuki entitas jahat, atau setan.
Aku lebih suka pendapatku.
Halo, Billy.
Halo, Henry.
Kau tak keberatan jika kami memanggilmu Henry, bukan?
Kami merasa begitu dekat.
Billy tak disini sekarang.
Kami mengawasimu.
Sungguh? Sejak kapan?
Sejak kau dilahirkan ibumu.
Mereka bangunkan kami, dan kami temukan dia.
Sang legenda.
Kami hampir dapatkan dia beberapa tahun lalu.
Dia menuruni tangga seperti boneka,
Seperti krim dan ikan mati.
Kami sedikit menatanya kembali, namun masih tak dapat dikenali.
Ini berita kemarin, namun jika kau melakukan itu,
Bagaimana kau bawa dia keluar dari rumah sakit?
Kami terlalu sibuk.
Dia sekarang bersama dengan kita.
Kami lemah ketika dia menulis ini,
Namun dia tunjukkan kami arah yang benar.
Bagi makhluk ini, lumayan.
Bagi kau dan letnan, semua terlalu mudah.
Rumah Sakit Universitas Georgetown. Georgetown, DC. 04.33 pagi.
Dua Hari Sebelumnya...
Ini waktunya.
Hei, bagaimana kabarmu malam ini?
- Aku baik. Sedikit lelah. - Ya?
- Bagaimana malammu? - Lumayan.
Kita jadi pergi setelah sarapan?
- Mungkin. Setelah sarapan. - Oke.
Oke, biar aku selesaikan tugasku. Aku akan bawakan kita kopi.
Bagus. Terima kasih banyak. Aku hargai itu.
- Biarkan dia sedikit istirahat. - Oke.
Sampai nanti?
- Ya. Ya. - Kau akan kembali tidur?
Aku segera kembali.
Oke. Aku akan bawakan untukmu.
Oke. Sampai nanti.
Ayolah, Nazarene. Jangan membuat kegaduhan.
Serafimmu dapat bernyanyi hingga tenggorokannya berdarah.
Tapi master sudah tak sabar.
Lagi pula, kita harus bekerja.
Kau mengerti.
Universitas Georgetown. Georgetown, DC. 08.00 pagi.
Arlington, VA. Kediaman Detektif Henry Vance.
08.25 pagi...
Pulanglah, Henry.
Darah keturunan.
Dengarkan aku. Setan berada di rinciannya.
Henry! Lihat lebih dekat.
...kesaksian emosional Oak Siege terdengar sekali lagi.
Kemarin, agen federal menangis menggambarkan rasa frustrasinya...
...setelah bernegosiasi dengan pimpinan kultus David Koresh.
Jim Cavanaugh berkata Koresh menganggap dirinya Tuhan,
Dan dia takkan pernah menyerah.
Cavanaugh bersikeras bahwa itu para pengikut Branch Davidian,
Dan bukan agen federal yang pertama melepaskan tembakan...
...dalam penggerebekan awal saat Februari 1993.
Kami sudah mencoba membawa agen yang terluka...
...agar aman di ceruk belakang,
Di samping agen pengawas, Kenny King.
Kami mencoba gerakkan tim untuk mendapatkan dia.
Mereka melepas tembakan ke arah kami.
Partai Republik saat ini fokus menggunakan gas air mata...
...untuk mengakhiri pengepungan.
Tindakan terakhir itu disetujui oleh Jaksa Agung Janet Reno.
Reno dijadwalkan bersaksi hari Senin.
Jaksa Agung Janet Reno tetap dengan keputusan dia...
...untuk gunakan gas air mata untuk mengatasi kebuntuan...
...dari kampnya Branch Davidian.
Dia berkata tak ada yang tahu...
...apa keputusan tepat yang seharusnya.
Mengenai Wake Oak, aku menghadapi posisi yang sama...
...dimana aku bisa saja terlibat dalam penyerangan,
Yang bisa menjadi sangat berbahaya.
Dengarkan aku. Setan berada di rinciannya.
Henry! Lihat lebih dekat.
Koresh mungkin selesai enam hari kemudian,
Atau enam bulan kemudian, atau bahkan enam tahun kemudian.
Sementara itu, saat sidang dengar Waco,
Mantan Wakil Direktur FBI, Larry Potts,
Berkata tujuan dari serangan gas...
...yaitu hanya untuk melanjutkan negosiasi dengan David Koresh.
Mantan Direktur FBI, William Sessions, dijadwalkan bersaksi hari ini.
Ikuti beritanya Rabu ini, saat sidang dengar Waco berakhir.
Jaksa Agung Janet Reno menyalahkan pimpinan kultus...
...atas kematian David Koresh dan anak-anaknya Branch Davidian.
Namun sidang dihadapan Komite DPR Waco...
...menyatakan jika Reno yang harus bertanggung jawab...
Mayat Pensiunan Detektif Setempat Ditemukan...
...di Dasar Tangga Prospect St. Belum Ada Tersangka Untuk Saat Ini.
Letnan yang dirawat di rumah sakit diculik dari Universitas,
Ditemukan dibunuh.
Arlington, VA. Misi Yang Telah Gugur.
09.30 pagi...
Selamat pagi, Henry.
Selamat pagi, Bapa. Maaf aku terlambat.
Tolong, tak perlu formalitas. Panggil aku Mike.
Mimpi buruk lagi?
Kau memiliki grup yang bagus di sini, untuk alihkan pikiranmu dari itu.
Kau sangat populer.
Dan Billy tampaknya hilang lagi.
Jangan khawatirkan dia.
Aku setuju.
Maaf, aku tahu aku terlambat.
Mari kita mulai.
Ada yang melihat Billy Jessup?
Siapa saja?
Aku melihat dia berkeliaran di sekitar universitas beberapa hari lalu.
Aku ikut kelas malam di sana,
Jadi aku tahu dia tak ada kepentingan di sana.
- Dia bertingkah sangat janggal. - Janggal bagaimana?
Apa dia dalam pengaruh sesuatu? Aku sponsor dia.
Entahlah. Dia terlihat bingung.
Dia bicara sendiri dan berkeliling.
Aku akan bicara dengan ayah tirinya. Terima kasih.
Mari kita melanjutkan.
Senang melihat ada banyak yang datang ke sini.
Bagi beberapa wajah baru, namaku Henry Vance,
Dan aku tujuh tahun bebas alkohol.
Hai, Henry.
Amfetamin, alkohol, ganja, heroin, pereda sakit.
Apapun yang kau pakai atau konsumsi,
Penyalahgunaan zat bisa jadi hal tersulit untuk dilawan.
Aku sudah menghadapi begitu banyak hal buruk seiring tahun ini.
Tidak semuanya bisa selesai.
Itu merasukimu ke titik hingga kau jadi tak bisa dikenali.
Bukan hanya bagi teman dan keluargamu, tapi bagi dirimu sendiri.
Kau pikir itu sebuah pelarian, benar?
Itu sebenarnya sebuah perangkap.
Kau tahu, ibuku dulu...
Aku tak bisa salahkan kecanduanku terhadap masa laluku.
Tak ada yang berubah jika tak ada yang diubah.
Benar?
Sekarang, kalian punya alasanmu sendiri untuk berada di sini.
Semua orang punya ceritanya sendiri.
Dan aku menantikan untuk mendengar semuanya dari kalian.
Jadi kenapa kita tidak memutar, dan mulai perkenalkan diri?
Henry?
Maaf. Ponselmu terus berbunyi.
Biarkan saja.
Itu terdengar penting.
Permisi. Aku harus terima ini.
Perkenalkan dirimu.
Halo, ini Vance.
Ya.
Oke, aku mengerti.
Kapan?
Sial.
Baiklah.
Aku segera ke sana.
Semuanya baik?
Aku tidak tahu.
Terjadi semacam kecelakaan.
Hei...
Apa kau bisa yang mengawasi selama aku pergi?
- Tentu saja. - Terima kasih, Mike.
Semuanya, aku minta maaf, tapi aku harus pergi.
Urusan detektif.
Jimmy, kau senior, kenapa kau tak ambil alih?
Bapa Thorne akan mengawasi hari ini, oke?
Georgetown, DC. Kediaman Billy Jessup. 10.00 pagi...
- Ada apa? - Tn. Hardaway.
Aku Henry Vance, sponsor rehabilitasinya Billy.
Kita pernah bertemu di pertemuan.
Aku kebetulan lewat sini.
Apa dia ada?
Ya. Aku tahu kau siapa. Kau...
Kau polisi. Apa yang dia lakukan sekarang?
Aku detektif.
Aku hanya mencari dia.
Dia tidak mengikuti pertemuan selama dua minggu.
Apa kau melihat dia?
Maksudku, dia pulang setiap sore.
Kami makan bersama, lalu dia akan pergi lagi.
19 tahun. Itu sudah termasuk dewasa,
Jadi anggap dia seperti orang dewasa.
Dan aku bermain poin sejak ibunya meninggal, jadi...
Aku perlu ingatkan kau jika dia pernah ditangkap tiga kali...
...karena kepemilikan narkotika?
Aku hanya mencoba membuat dia berubah.
Dan aku sarankan, sebagai ayah tirinya, kau coba melakukan hal yang sama.
Ya. Ada lagi?
Minta dia hubungi aku saat kau melihat dia.
- Terima kasih. - Semoga harimu indah.
Georgetown, DC. Kamar Mayat Wilayah. 10.33 pagi...
- Detektif Vance? - Ya.
Eloise Scott. Dokter Visum.
Selamat datang di tim, detektif.
No comments yet. Be the first to leave one.