Informações da versão

The Debt Collector 2026 THAI NF WEB H264-EDITH
Um comentário de tedi
Retail NF | 2:14:18

Tags

webdl
Publicado em: 2026-07-23
Downloads: 95
Para Deficientes Auditivos: No

Prévia da legenda em Indonesian

As primeiras 200 linhas.

Kau bersamanya?

Bagus? Ayolah.

Ayo.

Sial.

Aku menyerah.

Pengutang berengsek sepertimu tak akan bayar tanpa kekerasan.

Aku menyerah. Tolong ampuni aku sekali ini.

Aku akan berusaha melunasinya.

Lepaskan aku kali ini saja.

Jika lain kali tak bayar, kujadikan kau makanan anjing.

THE DEBT COLLECTOR

TEGANGAN TINGGI BERBAHAYA

ZONA 3 KHUSUS PERSONEL

Punya utang itu penderitaan.

10 TAHUN KEMUDIAN

Dalam Dhamma, namanya "utang karma".

Karma baik dan buruk

mengarah ke kebahagiaan dan penderitaan.

Kalian semua di sini

untuk melunasi utang karma yang kalian punya.

Penjara adalah kurungan…

untuk menghukum,

tapi juga memperbaiki diri kalian

demi merasakan hasil karma kalian.

Hukuman kalian hampir selesai.

Kalian harus melunasi utang karma.

Kalian harus memulai hidup baru,

bersikap baik,

dan berkontribusi kepada masyarakat.

Amin.

Amin.

PENJARA PROVINSI

Biksu di mana?

Di gua di atas bukit.

Naiklah. Lewat sini.

Rupanya kau.

Bagaimana kau kemari?

Kau sudah makan?

Aku berjalan ke sini.

Aku mau memberi hormat kepadamu.

Sekarang kau bebas dari penderitaan.

Setelah ini, kau harus mulai hidup baru.

Sudah pikirkan bagaimana kau akan mencari nafkah?

Belum.

Kau bisa mengemudi?

- Ya, bisa. - Baiklah. Bagus.

Muridku sedang mencari sopir untuk mengantar barang.

Apa kau tertarik?

Aku akan memintanya menerimamu.

AGUSTUS 2005

Kiriman paket, Pak.

Paket.

BAWA KARMA BAIKMU SENDIRI

EKSPRES JAI PETCH

Manisnya.

Ajak dia menemanimu.

Aku tak bisa merawatnya.

Tolong rawat dia.

Silakan. Sampai jumpa besok pagi.

Mau pesan apa?

Rebung tumis, telur goreng.

Pakai nasi?

Paman.

Uangnya ketinggalan.

Itu untukmu.

Berterima kasih, Nid Noi.

Terima kasih.

Nenek.

Kau simpan saja.

Bagaimana?

Apa ini?

Cuma itu yang kupunya. Ambillah.

Jalang! Apa?

Apa-apaan ini?

Sial!

Tolong hentikan. Kau membuatnya takut.

Anak itu takut?

Anak itu takut, Nenek Tua?

Hei!

Jangan ikut campur!

Dasar bodoh. Kau siapa?

Kenapa ikut campur?

Kumohon, Pak.

Jangan sakiti dia.

Berapa utangnya? Kubayarkan.

Maka berikan 10.000.

Cepat.

Cuma ini yang kupunya. Tolong terima.

Hei.

Ayo pergi.

Jalan.

Hei.

Hei.

Ini cuma bunganya.

Bisnis sedang sepi.

Katamu akan bayar uang mukanya juga.

Jadi…

Kapan dibayar?

Lain kali, bungamu dua kali lipat.

Baik, Pak.

Jangan buat aku repot.

Belok kiri di depan.

Terima kasih.

Masuklah untuk minum air.

Terima kasih.

Ambilkan air untuknya.

Kalian berdua saja?

Ya, cuma aku dan cucuku.

Ibunya meninggalkannya…

NID NOI SAYANG NENEK

…dan pergi begitu saja.

Tak meninggalkan uang sama sekali.

Uang hari tuaku tak cukup untuk membesarkannya.

Aku harus bersusah payah

dan menjual makanan.

Aku tak punya tabungan, jadi meminjam dari mereka.

Berapa utangmu?

Aku meminjam 30.000 baht…

untuk membeli gerobak dan lainnya untuk memasak.

Bunganya 1.000 baht per hari.

Lalu entah bagaimana…

utangku jadi melebihi 100.000.

Bagaimana bisa kulunasi?

Terima kasih.

Begitu punya uang, akan kubayar.

Tidak usah.

Ini untukmu.

Semoga Buddha melindungi orang baik sepertimu.

Terima kasih.

Paman, aku bayar untuk nenekku.

Simpan saja.

Anggap utangmu lunas.

Beri tahu nenekmu.

- Mengerti? - Paman terluka?

Bentuknya mirip sayap malaikat.

Terima kasih sudah menyelamatkanku dan Nenek.

Aku sudah bayar, Nek.

Sial!

Pak! Ada yang jatuh.

Kau punya tumor otak

yang menyebabkan kejang, mual, dan pingsan mendadak.

Kau bisa berhalusinasi mendengar atau melihat sesuatu.

Tumormu tidak bisa dioperasi.

Terlalu berbahaya.

Kusarankan radioterapi demi kesehatanmu.

Waktuku berapa lama?

Jika kau menjalani radioterapi, mungkin sekitar setahun.

Jika tidak,

mungkin kurang dari sebulan.

Tolong hentikan, kumohon.

Kau memohon apa? Memohon untuk apa?

Uangmu tidak cukup!

Nenek!

Hei! Bocah sialan.

Bajingan.

Sial!

Ayo keroyok dia!

Ayo.

Hei! Polisi datang!

Kak, ada polisi.

- Ayo pergi! - Ayo.

Ada apa ini?

Geng penagih utang

merusak kios nenek ini dan pria itu membantunya.

Kau mau bagaimana? Mau laporkan?

Aku bisa melaporkan mereka?

Ya.

Pergi saja ke kantor polisi dan buat laporan.

Sebaiknya kau jadi saksinya.

Kau tak tahu pinjaman tanpa izin itu ilegal?

Ini dampaknya jika tak bayar.

Jadi, kau mau aku bagaimana?

Mereka berapa orang saat datang merusak gerobakmu?

Kau ingat orangnya?

Aku ingat. Mereka selalu berempat.

Kau, yang berbaju hitam di belakang. Lepaskan topimu.

Baju hitam. Hei, kau.

Kubilang lepaskan topimu.

Num, dasar bajingan.

Kapan kau bebas?

Apa yang kau lakukan?

Khem.

Katanya dia saksinya.

Dia menyelamatkannya dari geng penagih utang.

Aku tak salah dengar?

Nenek.

Apa kau tahu sebenarnya dia penagih utang yang kejam?

Dia menembak kepala peminjam dan dipenjara sepuluh tahun.

Kau membohonginya?

Paman Num tak membohongi kami.

Dia membantu kami.

Pastikan buat laporannya, Num.

Aku bisa pergi sendiri.

Tak mau merepotkan.

Bisa kuantar.

Barang bawaanmu banyak.

Tak apa.

Taruh barangku di sini. Biar aku yang urus.

Aku…

Aku masih mau berbicara ke polisi.

Comentários

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left