Full Moon

Full Moon

Baixar Legenda em Indonesian

Informações da versão

Full Moon 2025 WEBRip x264 AAC YTS MX
Um comentário de subber.id

Tags

webdl
Publicado em: 2025-11-06
Downloads: 16
Para Deficientes Auditivos: No
FPS: 23.976

Prévia da legenda em Indonesian

As primeiras 200 linhas.

Kartu atau tunai?

Tuan?

Kartu atau tunai?

Selanjutnya.

Bir jalanan.

LIMA HARI SEBELUMNYA

Aku bingung. Dia bilang di Tempat Kedatangan?

Dia tidak ada di gerbang. / Aku akan minum nanti.

Baik.

Kenapa aku tidak terkejut? / Aku yakin dia segera tiba.

Ini kopermu?

Ada masalah? / Ini kopermu?

Ikut aku. / Teman-teman.

Kau ditangkap.

Jangan pergi dengannya.

Kenapa dia ditangkap? / Heroin di kopernya.

Tuan, mau dibawa ke mana dia? / Dia akan dipenjara.

Kau punya masalah besar.

Sampah.

Kau takkan pernah melihat bayimu.

Apa katamu? / Petugas, ada apa?

Milan, kau bawa heroin? Kenapa? Sudah kuurus.

Selamat datang di Asia.

Tikus kotor.

Hebat, Tuan.

Menangis?

Kau tahu soal ini? / Aku tidak tahu.

Tentu tidak. Dia pasti sudah memberitahumu.

Mari ucapkan selamat tinggal kepadanya dengan gaya.

Maksudmu? / Jadi Ayah, 'kan?

Jangan begitu. / Kami akan merindukanmu.

Hidupku belum berakhir. / Tunggu sampai kau berlumuran muntah.

Dan kotoran, tai, popok, dan bayi. / Kau akan baik-baik saja.

Ayo, kita pergi.

079. / 079, mari liar dan main kotor.

Kaki lembut.

Arah kita benar?

Ini akhir perjalanan. / Ayo, teman-teman.

Kenapa kita di sini?

Kukira kelas ekonomi itu buruk.

Terima kasih, kawan. / Selamat bergembira.

Kenapa tas kita di sini?

Kenapa mereka pergi?

Baik, jadi mereka pergi.

Damian, di mana barnya? Di mana para gadisnya?

Kau tidak membawa kami ke acara meditasi yoga hening aneh lagi, 'kan?

Naik saja ke perahu itu. / Kalau tidak...

Itu membantumu rileks terakhir kali, benar?

Lihat ke sana.

Mulutmu menganga.

Keren, Damian. / Bagus.

Rokok? / Tidak, terima kasih.

Rokok? / Tidak, terima kasih.

Terima kasih.

Yang terakhir sampai di bar, traktir.

Kita ke mana? / Jelas ke bar.

Senyum. Nolly, senyum.

Kita ke mana, Day?

Hapus, tolong.

Foto-fotonya. Kau harus menghapusnya.

Serius?

Kami ingin memberikan publisitas sesedikit mungkin ke tempat ini.

Hapus.

Tempat ini tidak ada. / Kami takkan beritahu siapapun.

Aku akan segera menghapusnya.

Sudah. / Aku Steven...

Dan ini putriku Sarai.

Aku Milan.

Ini Noah.

Ini Damian. / Jesse.

Apa yang membawa kelian kemari?

Pesta Bulan Purnama, tentu.

Pesta yang mana?

Pesta Bulan Purnama.

Katamu ada... / Diam saja.

Tidak ada pesta.

Biarkan saja mereka tinggal.

Cuma empat anak laki-laki...

Milan, kau pakai ranjang ini. / Tak apa. Aku yang ini saja.

Yakin?

Tapi aku mau ponsel kalian.

Kenapa?

Kami ingin semua orang bisa menikmati pesta tanpa gangguan.

Itu masuk akal.

Aku tidak bisa melakukan itu. Pasien-pasienku ada di ponselku.

Mereka tidak peduli. / Terserah, Noah.

Itu masalah?

Tidak, itu bukan masalah. / Aku takkan berikan ponselku.

Jangan jadi pengecut. Lemparkan ponselmu.

Aku akan merindukanmu.

Suus harus bisa menghubungiku. Aku tidak bisa menyerahkannya.

Kalau begitu kita pulang.

Jangan khawatir. Nanti dikembalikan saat pulang.

Kau hebat di sini, bagus.

Jujur aku merindukan ini.

Bersama teman-teman.

Berkumpul, seperti dulu.

Rumput tetangga memang selalu lebih hijau.

Semua orang sibuk.

Kecuali kau.

Apa? / Kudengar semuanya.

Orang ini.

Bilang saja padaku.

Aku tidak menikmati pekerjaanku lagi.

Aku terlalu sibuk mengelola bisnis. Aku cuma kehilangan semangat.

Tantangan baru. Jadi...

Rasanya menyenangkan.

Kau mungkin tidak perlu bekerja lagi.

Betul. / Berapa kau menjualnya?

Kau selalu mau tahu segalanya. / Bagaimana?

20 juta.

Jagoanku kaya.

20 juta di bank? / Santai. Tidak ada yang perlu dengar ini.

Rumah besar, istri manis, jabang bayi. Semua berjalan lancar untukmu.

Hei, kutemukan sesuatu.

Di belahan dunia ini, vagina-vaginanya menyamping.

Kau tidak boleh bilang begitu. / Apa-apaan?

Pantai, laut, dan bir memengaruhiku.

Soal bir. Mari minum. Aku tidak di sini untuk bergembira.

Nolly di mana?

Kenapa kau tidak bergembira? / Aku bergembira, hanya saja...

Aku tidak mengerti kenapa mereka punya senjata.

Noah, jangan terlalu khawatir. / Kau khawatir lagi?

Dia khawatir lagi. / Kita akan menembus batas suara.

Hei, teman-teman. / Itu betul.

Boleh kufoto?

Silakan. / Kenapa tidak?

Agak rapat sedikit.

Harus menunggu. Ini Polaroid.

Kau punya apa di sini?

Kau punya apa di sini? / Dapat dari mana itu?

Wanita itu punya toko permen di belakang bar.

Tidak, Jess. Nanti kau masuk penjara. / "Nanti kau masuk penjara."

Orang-orang di sini tidak peduli. / Bukan itu yang kubaca.

Buka saja mulutmu.

Santai. Tidak apa-apa.

Ini ilegal di sini.

Kau melihat polisi di sini?

Bergembiralah.

Nanti. Santai. / Kita harus bersulang dulu, 'kan?

Meski Milan kehilangan pekerjaan, tepat saat dia akan menjadi ayah...

Kau tidak bisa memilih waktu lebih baik. / Dia gila.

Meski Noah memakaikan DEET ke seluruh kabin...

Karena dia agak paranoid...

Dan meski orang ini masih tinggal bersama ibunya...

Aku tinggal di rubanahnya. Aku punya pintu depan sendiri.

Dia tidak suka itu. / Itu yang kumaksud.

Meski begitu, kita selalu saling mendukung selama 20 tahun.

Karena itu kita di sini.

Bagus sekali,

079, ayo kita gila-gilaan.

Dia mau lagi. / Pesta gila. / Sudah kubilang, kan?

Aku berutang budi padamu.

Kau takkan bosan dengan semua waktu luang itu?

Bersulang, teman-teman. / Terima kasih. Rambutmu bagus.

Terima kasih banyak.

Apa? / Kau tidak bakal bosan?

Tidak pernah. / Kau cari hal baru, 'kan?

Aku mungkin punya sesuatu. / Aku tahu gayamu.

Mari berpesta. / Hei, duduk.

Kau tahu aku sedang mengerjakan tur hutan?

Ya. / Mitra bisnisku menipuku.

Dia mengambil semua uang kami. Tapi aku tak pernah menyerah.

Aku mencari seseorang yang bisa kupercaya.

Lalu aku berpikir: kita selalu ingin memulai bisnis bersama.

Ayolah, kawan. Kau tahu perasaanku tentang ini.

Teman adalah teman. Bisnis adalah bisnis. Pisahkan.

Kau bisa meminjamkanku uang. Kau tidak perlu melakukan apa-apa.

Kau oportunis sekali. / Apa?

Kurasa kau melupakan sesuatu. / Apa?

Kau masih berutang padaku. / Semua akan kukembalikan.

Aku sudah belajar dari itu.

Kau mau kebenaran atau tidak?

Kebenaran. Selalu.

Kau tahu yang perlu kau pelajari? Untuk menangani semua sendiri.

Itu akan membuatmu lebih kuat.

Percayalah padaku. Kita ketemu di lantai dansa.

Matey. / Kalian tadi bicara apa?

Tidak ada yang spesifik.

Aku punya kejutan untukmu.

Jesse sedang sakau.

Kau suka? Mau juga? / Tidak.

Kau?

Aku berjanji pada Suus takkan memakai narkoba.

Untuk menunjukkan solidaritas.

Pilihan bijak.

Perkenalan mulus. / Kau menikmati pesta?

Bohong.

Ada apa?

Entahlah. Hidup, mungkin.

Ceritakan padaku.

Hei, tapi Nol...

Ada cara lain bergembira.

Sepertinya pria itu menganggapmu menarik.

Aku seksi, 'kan?

Kau sangat seksi.

Kau harus ke sana.

Ayo. Buat Ayah bangga.

Namanya Milan, 'kan?

Temanmu yang baik itu?

Comentários

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left