لومړۍ 200 کرښې.
Kerajaan kuno Angkor Wat, Kamboja.
Bangun di saat fajar menikmati tenangnya mentari menyingsing.
Secepatnya kau akan menyadari dirimu tidaklah sendirian.
Tempatnya dipenuhi oleh serangga.
Makhluk yang bagi kita dianggap sebagai pengganggu ini...
...oleh banyak orang di kawasan ini dianggap sebagai hidangan.
Dengan 40 ton serangga bagi tiap orang di muka bumi...
...apakah kita di Barat akan terus mengabaikan...
...salah satu sumber makanan terbesar tak termanfaatkan ini?
Besar sekali!
Namaku Stefan Gates & aku tertarik dengan semua anggapan yang kita miliki...
...soal hal yang layak & tak layak dikonsumsi.
Anak itu masih kecil & piringnya penuh dengan serangga.
Karna disini, anak-anak yang lapar mengambil resiko besar...
...demi sebuah piring berisi makanan luar biasa.
Jarinya dimasukkan ke lubang tarantula untuk memeriksa sarangnya.
Aku penasaran apakah makhluk kecil ini mungkin adalah jawaban...
...bagi kelangsungan hidup spesies kita.
Ada masadepan cerah disini.
Aku ingin cari tahu apakah mengkonsumsi serangga bisa menyelamatkan dunia.
Apakah Mengkonsumsi serangga Bisa Menyelamatkan Dunia?
Aku baru tiba di Bangkok, Thailand...
...yang oleh ahli serangga manapun akan dianggap...
...sebagai ibukotanya memakan serangga.
Mengkonsumsi serangga adalah hal normal disini.
Aku selalu penasaran, kenapa yang lain, termasuk diriku susah sekali menerimanya.
10 tahun lalu, aku lihat buku ini di toko loak...
...kubaca & kupikirkan, rasanya aneh.
Judul bukunya, "Kenapa tak memakan serangga?"
Diterbitan pertama kali tahun 1885.
Sekarang banyak alasan orang-orang enggan memakan serangga.
Masyarakat menganggap serangga itu jorok, menjijikkan, lantas kenapa tidak?
Jika aspek kebiasaan disingkirkan, anggap ini makanan...
...enak, tempatkan dirimu dalam adat kebiasaan orang lain...
...nikmati apa yang mereka nikmati...
...dan memahami alasan mereka mengkonsumsi sesuatu, lantas kenapa tidak?
Kususuri jalanan untuk mencari makanan dan dengan segera kutemukan...
...makanan yang kalau di Barat akan membuat kami terkejut.
Di Thailand semuanya ada.
Aku coba menebak separuh hal yang ada di sini.
Ada lidah bebek...
...jenis-jenis ikan, kebanyakan lele.
Semuanya kedai gerobak.
Ada sedikit kerengkongan, hati.
Aromanya maknyus.
Sup usus, suaranya berisik baunya seperti surga.
Tapi aku kemari bukan untuk sup usus.
Aku masuk ke dalam pasar mencari makanan yang sudah kuniatkan.
Awalnya penjual serangga datang ke kawasan ini...
...untuk melayani para gadis lokal yang berprofesi sebagai PSK.
Secepatnya mereka sadar jika itu bisa memberi keuntungan lebih...
...dengan menjualnya pada para turis yang penasaran.
Mereka cerdas sekali, menggambil gambarnya pun dikenakan tarif.
Apa saat pulang nanti kalian akan memakannya atau disini hanya buat senang-senang?
Tidak. Saat umurku 25, kami memakan serangga. / Dia terus memakannya.
Aku tak menganggapnya camilan saja.
Aku pribadi sangat bernyali dalam makanan.
Jadi aku siap menikmatinya.
Mana yang kau suka?
Mana yang paling bagus?
Ulat sutra, kesukaanku. / Ulat sutra? Ok.
Harganya 30 baht. / Ok.
Mungkin kalajengking juga. / Yang besar atau kecil? Kalau kalajengking ada ukurannya.
Aku belum pernah dapat pertanyaan semacam itu.
Susah carinya. / Aku mau yang besar. / Yang besar harganya 100 baht.
Satu harganya segitu. / Mahal sekali. / Carinya susah.
Bisa minta yang ini?
Berapa serangga air ini?
Karna kau turis, harganya seekor 30 baht.
Aku senang membelinya, harganya pantas. / Terimakasih banyak.
Apa kau akan buang kepalanya? / Ya. Biar aku yang buang.
Jika tak suka kakinya, kau boleh membuangnya. / Ok.
Kalau orang Thailand, ini dimakan semua.
Kurasa mungkin rasanya mirip udang.
Diluarnya bercangkang, paling rasanya pun mirip.
Ok, kita coba.
Masih lumayan baru.
Bisa kau perlihatkan. Aku ingin lihat. Kau beruntung.
Ada telurnya.
Di dalam. / Aku beruntung.
Kalau ada orang Thailand bertanya apa ada telurnya, aku bilang tidak ada.
Kau sangat beruntung. Kau dapat yang ada telurnya.
Kau harus lihat ini.
Penuh dengan tumpukan warna biru...
...yang mana itu telur, telur yang banyak. / Yang paling bagus.
Aku merasa senang sampai kemudian kau yang memberitahunya.
Terimakasih, selamat malam. / Sama-sama.
Aku masih mencoba mengunyah serangga airnya, belum sepenuhnya bisa dimakan.
Rasanya agak mengerikan...
...dibanding sumber makanan lain yang sebenarnya.
Percobaan pertamaku memakan serangga di Thailand...
...tak sepenuhnya berhasil.
Menaklukkan prasangka lebih berat dari yang kubayangkan.
Mencerna serangganya pun jauh lebih sulit lagi.
Dengan rasa serangga airnya yang masih membekas di keesokan harinya.
Aku akan menemui janji pertamaku.
Di Organisasi Pangan & Pertanian di PBB.
Mereka berupaya menjadikan serangga sebagai sumber pangan yang layak diterima...
...di seluruh dunia.
Aku menemui Patrick Durst, jawara gerakan memakan serangga.
Aku bawa beberapa serangga, mungkin kau mau melihatnya.
Beberapa diantaranya berasal dari penjual keliling setempat.
Kelihatannya kurang menarik lagi setelah dimasak, ya kan?
Itu tergantung dari tujuannya. / Benar sekali.
Menurutku udang pun sangat menggugah selera...
...saat pertama kali melihatnya.
Sejujurnya lobster pun tampilannyia jelek, kan?
Awalnya makan serangga...
...saat pertama kali tiba di Thailand lebih dari 20 tahun yang lalu.
Saat itu kuanggap sebagai kudapan saja.
Aku nikmati & seterusnya ketagihan.
Pertama, ini makanan bagus, bernutrisi & berprotein tinggi.
Reproduksinya cepat sekali.
Cepat besar dengan makanan yang dimakan.
Dibanding sapi, serangga 20 kali lebih efisien.
Tantangannya adalah memberi makan orang yang jumlahnya terus meningkat.
Jumlah kita akan lebih dari 9 milyar di tahun 2050.
Kepadatan meningkat, muncul permintaan sumber-sumber pangan.
Produksi daging bergantung pada tumbuhan & air yang banyak.
Menemukan sumber protein alternatif menjadi sangat penting.
Jadi mampukah serangga menyelamatkan dunia dari krisis pangan?
Pastinya, bagian dari solusi pangan.
Thailand adalah salah satu negara...
...yang jumlah masyarakat konsumen serangganya terus meningkat.
25 tahun lalu belum ada industri peternakan jangkrik.
Semuanya meningkat dalam 20 tahun terakhir.
Hari ini diproduksi berton-ton serangga, jangkrik tiap harinya.
Kenapa di Asia Tenggara serangga sangat digemari?
Rasanya enak.
Kau hobi makan serangga? / Aku menyukai jangkrik.
Menu sarapan Patrick adalah jangkrik, belalang & ulat sutra.
Ini lebih menggugah selera dibanding yang semalam, serangga air.
Lumayan enak.
Aku mengalami kesulitan menaklukkan selera makanku.
Tapi Kari, sutradaraku, sepertinya pilih-pilih makanan.
Sepertinya disini kau tak cepat lapar, Kari.
Soal jangkrik...
...jangkrik itu berperilaku layaknya jangkrik.
Mungkin kekanak-kanakan menyentilkan jangkrik.
Diluar kejijikan kita...
...bisa jadi kita mengabaikan sebuah makanan...
...yang mungkin mampu merubah dunia.
2 milyar sudah memakan serangga sebagai bagian makanan tanpa lemak mereka.
Ada 1.900 spesies serangga yang bisa dimakan.
Dan jumlahnya melebihi jumlah manusia.
Serangga memiliki sedikit jejak karbon.
Tak memerlukan banyak air dan sedikit mengeluarkan gas rumah kaca.
Serangga makhluk berdarah dingin, tak menyia-nyiakan energi untuk menjaga suhu tubuh.
Dan mampu memproduksi protein dengan makanan yang sedikit.
Jika serangga mampu memberi solusi krisis pangan dunia...
...dan menyelamatkan lingkungan...
...seharusnya kita tinggalkan prasangka kebiasaan kita...
...dan mulai menikmati menyantap serangga.
Andai saja semudah itu.
Aku belum selesai menaklukkan makanan serangga pertamaku.
Tenggorokanku sakit sekali dan itu karna serangga air besar...
...yang merobek kerongkonganku saat kutelan.
Sekarang aku menuju ke timur laut Thailand ke daerah bernama Isan.
Daerah ini sangat menarik...
...karna mengkonsumsi serangga sangat populer sekali.
Aku menuju SD Klong Manao...
...yang terletak diantara ladang padi dan perkebunan kelapa...
...di salah satu daerah paling miskin di Thailand.
Menyantap serangga dimulai sejak usia dini.
Mungkin anak-anak ini punya jawaban...
...dari beberapa kebiasaan yang tak mempengaruhi mengkonsumsi serangga...
...sebagai makanan tanpa lemak mereka.
Aku diundang oleh kepala sekolahnya, Ibu Noi...
...untuk bantu memasak makan siangnya.
Kurasa sudah bisa ditebak menu makannya.
Ini untuk makan siang. Hari ini apa yang akan dimasak untuk anak-anak?
Serangga goreng sebagai makan siang anak-anak.
Apa itu?
Itu jangkrik.
Jutaan tahun anda takkan bisa menyuguhkan ini...
...pada anak-anak di sekolahku.
Ini nampak jelas sekali.
Dalamnya basah jika...
...bagian perutnya dipencet.
Ini berlendir.
Anda atau anak-anak yang mengumpulkannya?
Anak-anak yang mengumpulkan.
Para murid yang mengumpulkan?
Saat malam mereka menangkapnya, esok paginya mereka kumpulkan.
Jadi tiap malam, sama halnya juga dengan PR mereka...
...para murid juga harus menangkap makan siang esok hari mereka.
Bagaimana jangkriknya mati?
Harus dibunuh dulu, kalau tidak jangkriknya akan lompat saat digoreng.
Penampilan anda manis tapi anda juga sangat kejam.
Senang karna dibantu...
...Ibu Noi menyuruhku bekerja.
Topi atraktif.
Apa anak-anak baik-baik saja setelah menyantap serangganya?
Isinya mengandung banyak protein karna perutnya penuh dengan telur.
Yang lengket itu semuanya telur. Telur jangkrik?
Bagus. Telur melimpah.
Ini membuatku ingin muntah.
Tadi aku punya niatan makan jangkrik...
...tapi sekarang kulihat jangkriknya penuh dengan telur lengket.
Malah jadinya aku ciut & takut.
No comments yet. Be the first to leave one.