لومړۍ 200 کرښې.
Diterjemahna neng: NDASERUAG
-- Selamat Mendeleng ---
SHIFT MALAM
KOTA MEKSIKO, 1979
HUMAN RESOURCES (HR)
LAMARAN KERJA
Nona Garcia?
Silakan.
Apa kita pernah bertemu?
Kurasa tidak.
Silakan duduk.
Shiftnya 12 jam.
Kami membutuhkan staf untuk shift malam.
Apa itu tak apa-apa?
“Seorang perawat harus selalu menjalankan tugasnya,
terlepas dari waktu atau kenyamanan pribadi."
Kamu mengutip tugas perawat dari Pedoman Etika.
Pendidikan dan pengalaman tampaknya sesuai.
Ada yang menarik perhatianku.
Kamu tidak bekerja selama empat tahun?
Aku harus merawat ayahku.
Semoga arwahnya tenang.
Aku turut berduka cita.
Santa Agatha?
Santo pelindung para perawat.
Salah satu feminis pertama.
Dia selalu bersamaku.
Sudah menikah?
Pacar?
Tidak.
Itu aneh.
Tidak bekerja dan merawat ayahku,
tak ada tempat untukku bertemu orang baru atau berteman.
Setidaknya kamu sehat walafiat. Kamu pasti akan menemukan seseorang.
Cukup cerita sedihnya, oke. Ada lagi?
Dia tampak seperti seorang perawat yang berdedikasi.
Dia pasti pandai dalam pekerjaannya,
dan mematuhi semua aturan.
Aku dapat memberikan kenyamanan dan kasih sayang sambil mematuhi semua aturan.
Kalau begitu, kami setuju.
Kamu kandidat terakhir kami dan mungkin yang terbaik.
Bagus. Seperti yang kamu pahami, Rebeca,
kamu akan menjalani sebulan masa percobaan.
Jika kamu menerima, kamu bisa memulainya malam ini.
Tidak masalah. Ya.
Selamat datang, kalau begitu.
Terima kasih.
Perawat Rebeca García sedang dalam masa percobaan
untuk shift malam di Unit Perawatan Intensif (ICU)
Aku sudah menunjukkan fasilitasnya padanya.
Kamu sebagai rekan kerjanya, harus membimbingnya
dan mendukungnya jika diperlukan.
Sebarkan beritanya,
agar rekanmu yang lain membantunya juga.
Selamat datang, Rebeca.
Selamat datang.
Selamat datang.
Selamat datang.
Sini. Aku mau tunjukkan sesuatu padamu.
Rumah sakit ini telah dibangun kembali beberapa kali.
Yang asli telah dirobohkan bertahun-tahun lalu.
Namun ada juga pemberontak Cristero, kaum revolusioner
gempa bumi Angel pada tahun 1957
Jiwa-jiwa ini memberikan hari-hari, malam-malam mereka,
istirahat mereka,
kehidupan mereka,
hanya untuk merawat yang sakit, terluka, dan tuna wisma.
Sekarang kamu adalah bagian dari cerita itu.
TOILET DAN LEMARI WANITA
Halo.
RUMAH SAKIT JUÁREZ REBECA GARCÍA
Satu. Dua. Tiga.
Tiga.
Satu. Satu.
Satu.
Apa? Apa kami melewatkan presentasimu?
Celana dalam sialan ini.
Halo.
Aku Paula.
Itu Luciana.
Rebecca.
Kami juga bekerja di shift malam.
María Rebeca Luna García.
Namaku Rebeca.
Aku hanya mengulang apa yang kulihat.
Seperti yang kubilang, namaku Rebeca.
ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK
ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK -
Apa? Kamu tak mau kami malihatmu telanjang?
Apa untuk itu jubah mandinya?
Sok suci sekali.
Apa kamu masih pakai bra?
ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK - ORA NGAPAK ORA KEPENAK
Kami membakarnya tahun lalu.
Bisa kulihat kamu punya segalanya. Jangan pura-pura.
Payudara besar.
Pinggang kecil. Bokong di tempatnya.
Apa kamu tahu aturannya?
Shift malamnya.
Satu: Jangan melupakan apa pun.
Dua: Jangan teralihkan.
Tiga: Jangan terlibat dengan rekan kerja.
Empat: Jangan pernah tertidur.
Apa ini aturan internal?
Internal? Bukan, aturan untuk...
Huu!
Oh, tidak.
Ada apa ini?
Ini bukan SMA.
Kalau kulihat ada perundungan, akan ada konsekuensinya, nona-nona.
Ini.
Ke Ruang ICU.
Kami menguncinya, karena ada yang membobolnya
dan kami punya obat yang ampuh di sana.
Tentu saja. Aku akan mulai bekerja.
Selamat malam.
Apa Ibu memberitahunya di situlah La Planchada paling sering muncul?
Salam Maria, penuh rahmat. Tuhan menyertaimu.
Berbahagialah kamu di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Tuhan,
berdoalah untuk kami yang berdosa ini,
sekarang dan pada saat kematian kami.
Amin.
Selamat malam, Ibu Carrizo.
Aku ke sini mau membersihkan lukamu.
Tolong miring.
Ini agak dingin.
Tarik napas.
Tarik napas dalam-dalam.
Obatmu.
Mbak.
Saya kesakitan.
Seberapa sakitnya, dalam skala satu sampai sepuluh?
Enam, sepertinya.
Bisa menunggu sampai pukul 10.30 untuk dosis obat pereda nyeri berikutnya?
Entah apa saya bisa, tapi akan saya coba.
Kasih tahu jika rasa sakitnya bertambah.
Baik.
Satu dua tiga.
Halo?
Siapa di situ?
Halo?
"Jangan melupakan apa pun."
Pak Sasbón, senang melihat kamu bangun.
Dalam skala satu sampai sepuluh, seberapa buruk rasa sakitmu?
Dua. Atau tiga, maksimal.
Oh, sakitnya sudah hilang?
Ya. Saya merasa jauh lebih baik.
Apa kamu ngasih sesuatu saat saya tertidur?
Tidak, belum.
Saya rasa saya melihat kamu dalam mimpi.
Tidak. Itu suster lainnya.
Suster lainnya?
Ya.
Itu suster lainnya.
Dengan pakaian itu.
Dia mengenakan semacam...
jubah hitam.
Suster, apa ada yang salah?
Suster?
Apa kamu memberikan tramadol kepada pasienku?
Kamu berisik sekali.
GERIATRI
Pikirmu kamu siapa?
Hari pertama dan sudah bikin ribut?
Aku tidak suka orang mengganggu pekerjaanku.
Aku tidak memberikan apa pun kepada siapa pun.
- Kalau begitu temanmu. - Paula juga tidak. Jangan bodoh.
Dan di lantai ini, hanya ada kamu, Paula, dan aku.
Apa dokter jagamu ada di sini?
Kuncinya tak dipegang kami.
Kunci ini dan punya dokter adalah satu-satunya kunci ruang ICU.
Apa kamu sudah mengunci pintunya?
Mm.
Kamu yakin tidak memprovokasi dia?
Kami sudah memperingatkanmu.
Jangan melupakan apa pun. Jangan teralihkan.
Jangan terlibat dengan rekan kerja.
Dan yang paling penting, jangan tertidur.
Dokter.
Dokter.
Dokter.
Apa yang dirasa, Nyonya Carrizo?
Sakit.
- Apa kamu merasakan nyeri di dada? - Ya.
Aku akan memeriksamu.
Maaf.
Apa yang telah kamu lakukan?
Alarmnya berbunyi.
Tugasmu membersihkan muntahan dan kencing.
Aku memanggilmu, tapi tak dapat menemukanmu.
Kamu baru saja mendapat masalah besar.
Laporan akan menyatakan kalau ketika aku datang, kamu sudah melakukan itu.
Ceritakan apa yang terjadi.
Dia mengalami takikardia. Tekanan darahnya turun.
Dia mengeluh sakit di sisi punggungnya.
Dia mengalami kesulitan bernafas.
Kamu menyebut semua itu apa?
Paru-paru kolaps akibat pleura...
No comments yet. Be the first to leave one.