لومړۍ 200 کرښې.
LAYANAN DARURAT
Wanita, usia 30 tahunan, ditabrak mobil.
Ditemukan sudah pingsan
dengan tensi 100/80,
kini sudah menjadi 80/56 dan terus turun.
Jaksa Ma.
- Jaksa Ma! - Ada apa?
- Ada apa? - Jaksa Ma.
- Dia tak apa-apa? - Dia butuh bantuan!
- Jaksa Ma, ada apa? - Ada apa, Gang-uk?
Lagi, penyedot.
Sedot terus.
- Ahli Anestesia, tensi? - Ya?
- Stabil pada 100/60. - Penyedot.
- Awasi tensinya. - Baik.
Lagi, penyedot.
AREA TERBATAS
EPISODE 12
- Kalian pasti kaget. - Ya.
Kukatakan langsung saja.
Ini bukan masalah pada jantung transplantasinya,
tapi hiperventilasi akibat stres berlebihan.
Wah, terima kasih.
Jika dia mengalami syok dan hiperventilasi lagi,
itu bisa menyebabkan aritmia.
Dia butuh istirahat total sekarang.
- Baiklah. - Baiklah.
- Terima kasih, Dok. - Terima kasih.
Ya ampun…
Itu membuatmu cukup takut, ya?
Tapi ini melegakan.
- Gang-uk. - Jaksa Ma.
Ada apa? Jangan, diam saja.
Yeo-ri. Bagaimana Yeo-ri?
- Tidak, jangan… - Gang-uk.
- Jangan pergi, Jaksa Ma. - Tunggu…
Sayangnya, siapkan diri kalian untuk hasil terburuk.
Gang-uk!
Bagaimana jika Yeo-ri tak pernah bangun lagi?
Perasaanku aneh tentang ini.
Kehidupan ini dipenuhi suka dan duka.
Memikirkan bahwa ini terjadi pada Yeo-ri
yang tampak percaya diri dalam rapat luar biasa…
Kita
sebaiknya tetap menjauh, bukan?
Ada urusan tentang suksesinya.
Jadi, sebaiknya kita berdiam diri dan berusaha agar tak menarik perhatian.
PUSAT MEDIS KOREA BARUM
Ini kesalahanku.
Andai bukan karena aku…
Kenapa kau mengatakan hal seperti itu?
Nona Cheon akan segera bangun. Jangan terlalu khawatir.
Jadi, Jaksa Ma,
pulang dan beristirahatlah.
Benar, jaga dirimu agar kau bisa menjaga Yeo-ri.
Jika kau mengalami hiperventilasi lagi,
- jantungmu bisa rusak. - Dia benar.
Kudengar aritmia bisa fatal bagi pasien transplantasi jantung.
Astaga, nenekmu
pasti sangat terguncang.
Kalian pulanglah.
Jaga dirimu, paham?
Gang-uk baik-baik saja sekarang.
Untungnya, yang menjadi masalah bukan jantung transplantasinya.
Jantung itu adalah pemberian berharga.
Demi Ji-hwan, tak akan kubiarkan apa pun terjadi pada jantungnya.
Ya.
Jangan khawatir, Nyonya.
Aku akan menghubungimu.
Ya. Jaga dirimu, Nona Song.
Dah.
Nenek.
Wah, Gang-uk.
Apakah orang yang memberiku jantung
bernama Ji-hwan?
Ya.
Sedangkan Nona Song…
Adalah teman makan siang kita itu?
Karena sudah kau dengar,
Nenek sudah tak bisa merahasiakannya.
Jantung yang diberikan kepadamu
adalah milik putra dari wanita yang makan siang dengan kita itu.
Jadi, orang yang Nenek suruh kudoakan di kuil…
Dia adalah Ji-hwan.
Ya.
Kau tahu Grup CL, bukan?
Nona Song adalah wakil presdir Grup CL.
Ji-hwan adalah putranya yang lebih muda.
Grup CL…
Dia adalah adik Kang Min-hwan?
Kecelakaan yacht saat aku masih berkuliah.
Jika hidup kami berubah arah karena liontin ini,
itu berarti.
Ji-hwan benar-benar mati gara-gara aku.
Karena ini diberikan kepadamu,
kau saja yang simpan.
Jang Eun-ju?
Bisakah kau membantuku?
Selamat jalan ke tempat yang lebih baik.
Aku akhirnya datang.
Maafkan aku karena begitu lama baru datang.
MENDIANG KANG JI-HWAN
Setiap pagi, aku bertekad
untuk menjalani kehidupan…
Yang tak akan mengecewakan donorku.
Aku datang
untuk mengembalikan ini.
Kudengar ini milikmu.
Waktu pemberianmu
untuk Yeo-ri dan aku
adalah kado yang berharga.
Terima kasih untuk itu.
Aku menyesali kejadiannya.
Tapi sekarang…
Aku takut Yeo-ri akan meninggalkanku.
Aku ingin berusaha semampuku untuknya…
Tapi tak ada yang bisa kulakukan.
Lalu, aku teringat pada liontin ini.
Jika ini kukembalikan kepada pemiliknya…
Mungkin Yeo-ri bisa kembali.
Aku kemari karena sudah putus asa.
Kumohon.
Bantulah Yeo-ri untuk kembali.
Kumohon.
Kumohon…
Siapkan intubasi.
Ji-hwan.
Tunggu.
Ada denyut.
Terima kasih.
Terima kasih.
Ji-hwan.
Kita bertemu lagi di sini.
Maafkan aku…
Karena terus hidup
menggantikanmu.
Aku sangat menyesal.
Jangan.
Sudah kukatakan, aku mau mati menggantikanmu agar kau terus hidup.
Apakah maksudmu
sudah saatnya aku kembali ke tempatku?
Yeo-ri.
Kau tak bisa naik perahu ini.
Kau ulurkan tangan kepada mereka.
Mereka kemari untuk membalas kehangatan
yang kau berikan itu.
Kehangatan itulah
yang mencegahmu menyeberang.
Lalu yang terutama…
Ada orang-orang
yang pokoknya tak mau melepaskan tanganmu.
Mereka menginginkanmu kembali, melebihi apa pun.
Kehangatan mereka mengelilingimu.
Kembalilah, Yeo-ri.
Kalau begitu…
Bagaimana denganmu?
Kali ini,
kau harus pergi sendiri.
Banyak yang kau alami
gara-gara aku.
Kini, aku akan pergi ke tempatku.
Terima kasih.
Terima kasih, Ji-hwan.
Aku bersyukur
atas dirimu juga.
Yeo-ri?
Kau kembali, bukan?
Ada berita kondisi Cheon Yeo-ri?
Dia sudah sepekan mengalami koma.
Jaksa Ma Gang-uk terus berada di sisinya.
Bagaimana dengan polisi?
Kamera CCTV sudah kami tangani. Polisi tak bereaksi lagi
setelah menentukan itu kesalahan sopir.
Periksa jalur tamu untuk acara peringatan, dan latih tiap langkahnya
agar prosesnya pasti lancar.
Inspeksi terakhirnya
akan kulakukan sendiri.
Baik, Pak.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Bantu aku duduk, Gang-uk.
Kau sebaiknya berbaring lebih lama.
Aku merasa sehat.
Kata dokter, aku perlu bergerak jika ingin pulih.
Ada yang perlu kutanyakan kepadamu.
Lokasi kecelakaan mobil itu.
Dari mana kau tahu aku di sana?
Dari Ji-hwan.
Aku bisa kembali ke sini
karena dia mengirimku kembali.
Sejujurnya,
aku juga pergi menemuinya.
Ji-hwan adalah donor yang memberiku jantung.
Aku tahu secara kebetulan
saat kau masih pingsan.
Jadi, Ji-hwan…
Menyelamatkan
kita berdua.
Liontinnya pun kukembalikan kepadanya.
Aku harus berbuat sesuatu untukmu,
tapi aku tak tahu mau berbuat apa.
No comments yet. Be the first to leave one.