The Crown

The Crown

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

1 فصل

د خپرونې معلومات

The Crown S01E02 720p WEBRip X264-DEFLATE
د لخوا تبصره sukair
Please take a moment to rate.

تګونه

webrip
web
x264
720p
720
BRip
په خپور شو: 2016-11-24
ډاونلوډونه: 64
د اوریدلو معیوبیت: No

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

Penerjemah : Sukair

"Saya dan suami merasa sangat tersentuh dengan sambutan disini."

Nyonya?/ Ya. Berapa lama lagi?

Kita mendarat 10 menit lagi.

Tunggu. Martin.

Apa nanti pakai mikrophon?/ Tentu saja, Nyonya.

"Kurang dari 50 tahun lalu..."

Saya dan suami merasa sangat tersentuh dengan sambutan pagi ini.

Kurang dari 50 tahun lalu, Nairobi merupakan daerah liar,

rumah bagi binatang buas dan tak berpenghuni

kecuali bagi sekelompok gembala yang selalu berpindah tempat.

Kini, telah menjadi kota yang modern dan berkembang,

terima kasih kepada mereka dari berbagai ras,

yang mengubah kota ini menjadi pusat perdagangan dan keuangan.

Saya meminta maaf atas nama...

...ayah saya, Raja George..."

Yang tidak dapat hadir disini karena kondisi kesehatannya.

Beliau semakin membaik setiap harinya.

Dan segera Raja akan hadir di tengah-tengah kita semua.

Yang Mulia, perkenalkan...

Kepala Suku Waruhiu wa Kung'u dari Kikuyu.

Halo./ Chief Sironka dari Kipsigis.

Halo./ Selamat pagi.

Lembui dari Maasai./ Ya, halo.

Pelipel dari Turkana./ Senang bertemu.

Astaga, aku juga punya yang seperti itu, yang itu juga.

Yang itu aku juga punya. Lihat!

Yang benar saja, kau curi darimana itu, eh?

Kemerdekaan hampir merata di sepanjang benua ini.

Dukungan mereka sangat diperlukan lebih dari sebelumnya.

Ya, terima kasih./ Oh, aku suka topinya.

Itu bukan topi. Tapi mahkota.

Tarik nafas, Yang Mulia.

Hembuskan.

Aku bangun pagi ini seperti baru terlahir.

Kurasa Anda harus menikmatinya, Tuan.

Nikmati setiap menit selagi bisa.

Memang itu yang kulakukan.

Aku akan ke Sandringham jika kau izinkan.

Izin diberikan.

Maaf, ada yang bisa dibantu?/ Venetia Scott. Pegawai baru.

Tenang. Dia bersamaku. Ayo, masuk. Terima kasih.

Dia sudah bangun./ Ya, Pak.

Beliau ingin menemuimu.

Pak Perdana Menteri?/ Kau pegawai baru itu?

Ya, Pak. Venetia./ Louisa?

Venetia./ Venetia.

Apa rekan kerjamu dibawah sudah cerita hal mengerikan tentangku?

Ayo. Terus terang saja.

Katanya... Anda akan menyulitkanku.

Aku bisa jadi monster. Apa mereka bilang begitu?

Ya, Pak./ Itu benar.

Kau harus menjadi monster untuk mengalahkan Hitler.

Apa Jock menyerahkan kotak?/ Sudah, Pak.

Apa isinya?

Boleh kubuka?/ Kecuali matamu bisa menembus kotaknya.

Buka saja, ceritakan apa isi dokumen itu.

Bagaimana?

Berkas soal rangsum./ Apalagi?

Dokumen dari Menteri Keuangan.

Ada surat dari Kantor Luar Negeri? Dari Amerika atau Uni Soviet?

Tidak, Pak./ Oh, baiklah.

Mulai dengan surat Menteri Keuangan. Baca yang keras.

Jangan bertanya-tanya jika kau tak mendengar respon dariku.

Artinya aku sedang membatin.

"Situasi Ekonomi.../ Apa?

"Situasi ekonomi semakin memburuk dibanding tahun 1949...

dan bisa dibilang, lebih buruk...

lebih buruk dari tahun 1947.

Kepercayaan terhadap mata uang Sterling melemah.

Dan dugaan terakhir di tahun 1952..."

...Inggris Raya akan mengalami defisit anggaran...

...karena pembayaran luar negeri antara 5 sampai 600 juta poundsterling.

Dengan kondisi ini, saya tertarik mendengar pandangan Perdana Menteri

dalam rangka menstabilkan ekonomi.

Lengserkan dia sekarang, jika tidak kita kalah di pemilu berikutnya.

Dan mungkin saja, kehilangan kekuatan untuk seluruh generasi.

Kau harus bertindak, Anthony! Ini adalah masa buatmu.

Negara ini butuh sosok pemimpin muda yang lebih dinamis.

Kau ingin aku melakukan apa? Hmm?

Dia pimpinan partai.

Dan itu atas rekomendasi kita semua.

Aku tak bisa merongrong dia.

Kalau begitu cari orang yang bisa melakukannya.

Selamat datang di Sagana Lodge, Nyonya./ Terima kasih banyak.

Halo.

Apa bunganya untukku? Terima kasih banyak.

Karibu. / Terima kasih.

Rupanya, ada banyak anak gajah di Treetops.

Kita harus kesana pagi-pagi sekali./ Jangan terlalu pagi juga.

Kenapa? Ada ide lain untuk habiskan liburan kita disini?

Kenapa orang berpikir, hanya karena kita bangsawan,

kita mau makan malam mewah? Bukankah kita juga tak masalah?

Tak ada yang bagus kecuali layanan makan malam dan makanannya.

Tak apa, gunakan saja jarimu.

Philip./ Sudah, lihat caraku.

Putri.

Yang Mulia.

Cium aku.

Ayo.

Yang Mulia akan kembali dari berburu pukul 4 sore.

Selamat sore, Pak./ Selamat sore.

Jika tak keberatan, Yang Mulia memintamu menemaninya...

...berburu di Beecher's Club hari ini.

Tidak sama sekali.

Mungkin jalanan agak becek setelah badai kemarin,

tapi kami bisa siapkan sepatu bot Wellington.

Tak perlu repot-repot./ Berapa ukuran sepatu Anda, Pak?

9,5.

Kalau sepatu berkuda 10, sepatu Trench Booth 11.

Yang mana saja boleh.

Masalahnya adalah usianya.

Winston hanya fokus...

...pada masalah Amerika dan Uni Sovyet,

jadi masalah domestik yang dianggap penting...

...tak dipedulikannya.

Saranmu aku harus berbuat apa?

Sebagai Raja, tentu tak ada yang bisa Anda lakukan

dari sudut pandang konstitusi.

Tapi, sebagai seorang sahabat... sebagai Albert Windsor,

Anda adalah orang yang mungkin akan didengar olehnya.

Itu bisa saja dilakukan dalam keadaan genting.

Masalahnya aku bukan lagi sebagai Albert Windsor.

Orang itu telah mati dibunuh oleh saudaranya... ketika dia turun takhta.

Tentu saja seorang Albert Windsor...

...mau menyarankan temannya, Winston Churchill, "Mundurlah.

Tinggalkan saja. Biar generasi muda yang gantikan."

Tapi Albert sudah tidak ada lagi

dan berubah menjadi Raja George VI

yang ternyata dalam konstitusi,

tidak dibenarkan seorang raja...

...mengintervensi posisi Perdana Menteri yang dipilih secara sah.

Walaupun demi kepentingan nasional, Paduka?

Kepentingan nasional? Atau kepentingan Anthony Eden?

Alasan aku setuju menerimamu sebagai penasihat,

bukan untuk mendengar keluh kesahmu soal Tn. Churchill

tapi membicarakan masalahku padamu.

Paduka?

PM akan mundur ketika tiba waktunya.

Sampai saat itu tiba, sebagai seorang raja,

aku punya hak untuk berkonsultasi, memberi semangat atau mengingatkannya.

Sebaiknya kau sabar dan menyalurkan ambisimu di saat yang tepat...

...daripada kau belum siap ketika orang mempercayai sesuatu padamu.

Aku bicara berdasarkan pengalaman pribadi.

Sekretaris Luar Negeri.

Yang Mulia./ Tuan.

Bagaimana kalau kita jalan kaki saja, Pak?

Gunakan akselerator, kami baik-baik saja. Terima kasih.

Kita berjalan kaki dari sini?/ Philip. Philip.

Hati-hati, Pak./ Terima kasih.

Yang Mulia./ Terima kasih.

Saya penuntun jalan. Akan kuantar sampai ke Treetops.

Bagus. Terima kasih.

Beri senapannya. Terima kasih. Dan pelurunya.

Tapi kuingatkan agar semua tetap tenang.

Jangan bicara kecuali memang mendesak...

...dan gunakan suara yang pelan.

Sepanjang jalan, kita gunakan bahasa isyarat saja.

Ini artinya berhenti dan ini artinya jangan bergerak.

Kita berjalan dengan kelompok kecil, paling banyak 3 orang.

Tak masalah. Kita baik-baik saja. Kau duluan, sayang.

Tetap berdekatan.

Tembo!

Bendera putih.

Jalan sekarang!

Wah, wah, lihatlah.

Jalan pelan dibelakangku.

Mereka akan turunkan tangga dan akan kualihkan perhatian gajah itu.

Jangan, jangan. Kau tetap bersama Putri.

Philip!/ Elizabeth, pergilah!

Baik, Yang Mulia. Tetap dekat. Peganglah jaketku.

Tenanglah, Elizabeth. Pelan-pelan, hei, hei, hei!

Hei, hei, hei! Sebelah sini!

Disini aku.

Yang Mulia, pelan-pelan.

Tenang, tenang, tetaplah bersamaku.

Jalan terus, Yang Mulia. Cepat.

Hei, hei, tetap bersamaku. Pergilah!

Mundur. Pergilah.

Tenang.

Kaulah rajanya.

Gajah pintar.

Ya, ampun.

Permisi, Pak./ Ya, Tuan.

Bagaimana kau melakukan itu?

Kau benar-benar tolol!/ Memang.

Terima kasih.

Aku berpikir.

Jika kondisi Ayah terus membaik,

kupikir sebaiknya kita kembali saja ke Malta.

Kau bisa lanjutkan karirmu di Angkatan Laut./ Sungguh?

Aku tahu kau merindukan kehidupanmu disana.

Memang.

Aku juga. Sangat merindukannya.

Akan kukirim surat untuk Ayah.

Jangan./ Ya.

Jangan./ Ya.

Tolong jangan./ Iya saja.

Jangan, jangan!/ Ayolah, sekali saja.

Ayo. Aku mau sekali saja./ Tidak. Takkan cukup sekali!

More Indonesian subtitles for The Crown

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left