لومړۍ 200 کرښې.
Namaku Jake.
Aku lahir 4165 hari yang lalu, pada 26 Oktober 2000.
Aku hidup di planet ini dengan 7,080,360,000 orang lainnya.
Ini adalah cerita dari beberapa orang itu.
Hari ini rata-rata orang mengatakan 2250 kata
kepada 7,4 individu lain.
Kita mengirim lebih dari 300 milyar email,
19 milyar pesan singkat,
semuanya berkumpul dalam kepingan pola dan perbandingan yang besar.
Dalam desain matematis,
pola-pola ini tersembunyi dari penglihatan biasa.
Kau hanya perlu tahu dimana melihatnya,
tapi hanya beberapa dari kami yang mampu melihat bagaimana kepingan tersebut menyatu.
Semuanya telah ditakdirkan oleh probabilitas matematis,
dan tugasku adalah melacak nomor-nomor itu,
membuat hubungan untuk mereka yang ingin bertemu satu sama lain...
...yang hidupnya memerlukan hubungan.
Aku lahir pada 26 Oktober 2000.
Aku telah hidup selama 11 tahun,
4 bulan, 25 hari, dan 13 jam,
dan selama itu...
Aku tak pernah berbicara sama sekali.
Tapi tak apa.
Aku memiliki seseorang yang dapat mendengarku sekarang.
Aku tak akan membawa dia kembali kesana.
Aku melindungimu, mengatakan pada mereka bahwa dia aman bersamamu untuk semalam,
tapi dia harus kembali.
Dia mencoba berkomunikasi denganku.
Kau melihatnya sendiri tadi malam.
Ya, aku melihatnya.
Dan aku tidak mengatakan kemampuan Jake itu tidak...
luar biasa, tapi itu tidak merubah situasinya.
Ini merubah segalanya.
Dalam 11 tahun dia tidak pernah mengucapkan 1 kalimat pun;
Aku tidak pernah bisa menyentuhnya;
Dan sekarang aku bisa mendengarnya.
Aku tahu apa yang dia inginkan.
Tadi malam
dia menghubungi nomor ini
dari menara telpon.
Dia ingin aku menemukan orang ini.
Aku tidak tahu mengapa. Bahkan aku pun tidak tahu bagaimana.
Yang aku tahu hanyalah aku harus melakukan ini.
Tolonglah, Tn.Bohm.
Lihatlah situasimu.
Kau adalah orang tua tunggal, tidak ada ibu yang berada di rumah
Dengan pekerjaanmu, kau bahkan hampir tidak bisa memenuhi kebutuhannya.
Dia melarikan diri dari semua sekolah.
Aku bukanlah musuhmu.
Jake melarikan diri dari fasilitas perawatan anak tadi malam.
Ini serius.
Aku mencoba agar negara tidak mengambilnya
darimu untuk selamanya.
Jadi, tolonglah, bisakah kau...
pergi kerja, tetap tenang,
dan biarkan aku membantu putramu?
Bisakah kau melakukannya untukku?
Maaf. Tidak, Aku tidak bisa.
Baiklah, Maafkan aku.
Karena aku harus menelpon polisi.
Kau akan melakukan itu?
Tunggu, tunggu.
Hey, kawan.
Nona Hopkins akan membawamu kembali
ke fasilitas perawatan anak hanya untuk beberapa minggu lagi.
Dia akan menjagamu, aku janji,
Dan aku bisa mengunjungimu setiap hari.
Oke?
Kau mau aku menyimpanya?
Menggajimu hanya untuk melihat internet, Bohm?
Maaf, aku hanya....
15 menit lagi jam kerjamu berakhir. Ikut denganku.
Ada pengiriman khusus untuk penerbangan di Terminal 3,
berangkat ke moscow dalam setengah jam
Baiklah.
Lyov.
Mari kita jalan-jalan.
Maafkan aku. Permisi.
Maafkan aku. Aku sedang mengejar pesawat.
Mau lewat.
Maaf.
Kau bercanda?! Astaga!
Permisi.
- Oh! Demi Tuhan. - Tidak, tidak, tidak.
- Tidak,tidak,tidak. - Maaf. Aku tidak melihatmu.
Kau tiba-tiba datang entah dari mana.
Dengar, aku harus menemui seseorang untuk mencari seekor anjing, tapi aku bisa memanggil
seseorang untuk membersihkan kotoran ini
- untukmu. - Ini bukan kotoran. Ini ayahku.
Kemana saja kau?
Aku harus menyeberangi bandara untuk mencarimu.
- Maaf, aku baru saja diberitahu. - Uh-huh, tentu saja.
Bisakah kita masukkan saja dia ke dalam mobil?
Ini bukan tugas pramugari.
Kenapa mereka menyuruhmu yang menanganinya?
Ada orang Rusia yang membayar ekstra
untuk mengantarkan Lyov secara langsung.
Aku seharusnya bertemu dengan kurir di Moscow.
Semoga beruntung.
Ya, terima kasih untuk semuanya.
Tidak, tunggu!
Tidak, tidak. Tunggu, tunggu, tunggu!
Hentikan anjing itu. Seseorang tolong hentikan anjing itu!
Lyov!
Kemari, anjing kecil! Kemari, nak!
Hey, Jake.
Apa yang kau lakukan?
Kau benar-benar suka dengan angka, bukan?
Angkanya semua sama-- 5296 terus-menerus.
Apa ini berarti sesuatu, Jake?
Apa ini pesan?
Aku tahu kau suka menghitung biji jagung popcorn.
Mungkin kau bisa menebak nomer telepon atau alamatku.
Kau mau mencobanya?
Baiklah.
Haruskah aku menghitungnya denganmu?
Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh
di baris sebelah sana.
Satu disini, satu disana.
Apa ini tanggal lahirku?
Apakah ini berarti sesuatu, Jake?
Kenapa kita tidak letakkan
buku itu untuk sementara?
Kita coba bermain
dengan sesuatu yang lain.
Kita punya banyak hal lain
yang bisa kau gunakan untuk bermain angka.
Bagaimana dengan melukis?
Kau bisa melukis disini.
Biar kuambilkan sesuatu untuk membersihannya.
Jake?
Sial.
Lihat, kami di New York City!
Bandara John F. Kennedy. Kami sedang dalam perjalanan menuju Los Angeles,...
...untuk menghadiri Festival Musik Coastabella tahun ini!
Kami akan selalu merekamnya dalam video!
yay! yay!
Maafkan aku soal ayahmu.
Kau masih disini.
Aku mencoba naik bis,
tapi aku malah kembali turun disini.
Itu bisa sedikit susah
jika kau tidak tahu jalan disini.
Aku masih disini juga.
Aku mencari seekor anjing, jadi,
aku melewatkan penerbanganku. Itu hal yang tidak disukai
- di bidang kerjaku. - Maaf.
Kau mau pergi kemana?
Stadion New York.
Aku akan membawa ayahku kesana.
- Ah. - Dia mencintai New York.
Dia sekolah di universitas disini. Dia mencintai kotanya, orang-orangnya.
Tapi diantara semuanya, dia sangat menyukai baseball.
Hmm. Ayahku juga suka baseball.
Jadi aku akan membawanya ke stadion
untuk menyebarkan abunya di tengah lapangan.
Aku bahkan belum menangis untuknya.
Aku menunggu sampai aku sudah menyelesaikan tugasku.
Baik sekali apa yang kau lakukan untuknya.
Beberapa orang tidak punya kesempatan seperti itu...
Ada taksi
di luar sebelah kiri.
Katakan saja pada supirnya dan dia akan mengantarmu kesana.
Terima kasih atas kebaikanmu.
Semoga beruntung.
Dengar,
aku tidak punya tempat tujuan untuk sementara, dan...
Aku tidak pernah ke stadion itu semenjak aku kecil, jadi...
Halo?
Tidak apa.
Aku siap.
Permisi?
Siapa kau?
Aku yang menelponmu kemarin malam.
Aku berkata kalau aku... seharusnya menemukanmu. Ingat?
Ya. Kupikir kau sudah gila.
Aku masih berpikir demikian.
Apa yang kau mau?
Aku masih belum tahu.
Dengar, agak susah menjelaskannya,
tapi kupikir aku seharusnya membantumu.
Membantuku dengan apa?
Aku tahu ini kedengarannya gila. Anakku yang menuntunku kemari.
Dan walaupun ini tidak masuk akal
untuk kita pada saat ini, tapi...
Siapa kau?!
Aku bukan siapa-siapa
Aku hanya seseorang yang berada di tempat yang salah
pada waktu yang salah.
Tiarap.
Sekarang!
Berikan aku uang.
Aku punya senjata di bawah counter disini.
Ayo. Ambil saja.
Jangan coba-coba jadi pahlawan.
- Berikan saja yang dia mau! - Aku akan menembakmu, bung!
Lebih baik kau bergegas sebelum aku mengambil senjataku.
Kau seharusnya tidak melakukan itu.
Seperti yang kukatakan, dia memakai topeng sepanjang waktu...
Aku baik-baik saja. Jauhkan tanganmu dariku!
No comments yet. Be the first to leave one.