Into the Storm

Into the Storm

د Indonesian ژباړه ډاونلوډ کړئ

د خپرونې معلومات

Into the Storm 25 000 FPS
د لخوا تبصره xFLOWERx

تګونه

other
په خپور شو: 2014-01-24
ډاونلوډونه: 52
د اوریدلو معیوبیت: Yes

د Indonesian سرليکونو مخکتنه

لومړۍ 200 کرښې.

"Maka berkatalah Horatius yang pemberani,

kapten dari pintu gerbang:

Kepada semua manusia di bumi, kematian datang cepat atau lambat.

Dan bagaimana manusia meninggal dengan lebih baik

daripada dengan menghadapi ketakutan aneh.

Demi abu para leluhur dan kuil para dewa."

HENDAYE, PERANCIS 8 Juli 1945

Ini adalah siaran berita dalam negeri BBC.

Pagi ini, pasukan Jerman menginvasi Belanda dan Belgia,

dari darat dan dengan penerjunan parasut.

Pasukan dari negara-negara di bawah melawan.

Permohonan bantuan telah ditujukan pada Sekutu.

Dan pasukan Sekutu bergerak untuk mendukung mereka.

Pemerintah Inggris dan Perancis mengambil langkah cepat membantu Belanda dan Belgia.

Perdana Menteri Neville Chamberlain yang kebijakannya dikritik

memanggil petinggi partai untuk rapat darurat di Downing Street 10.

Aku berharap tetap menjadi Perdana Menteri selama krisis ini,

tapi aku diberitahu, Partai Buruh tak mau bekerja denganku lagi.

Oleh karena itu, aku akan segera mengundurkan diri.

Salah satu dari kalian akan memimpin pemerintahan baru.

Winston, mungkinkan bagimu menjabat Menteri Pertahanan

di bawah Edward Halifax sebagai Perdana Menteri?

Bagaimana pendapatmu?

Kurasa Winston jauh lebih baik.

Ya, kurasa juga begitu.

ISTANA BUCKINGHAM 10 Mei 1740

- Tn. Churchill telah hadir, Yang Mulia. - Terima kasih.

Aku merasa tak tenang akan hal ini.

Rakyat mengatakan dia bisa diandalkan. Benarkah itu?

Impulsif mungkin kata yang lebih tepat, Yang Mulia.

Seandainya itu adalah Lord Halifax,

dia akan menjadi Perdana Menteri yang sempurna.

Pukul 4:35 pagi ini, pasukan Hitler menginvasi Belanda dan Belgia

dan Luftwaffe membom pangkalan udara dari Belanda hingga utara Perancis.

Divisi panser Jerman masuk lewat Luksemburg dan perbatasan Belgia.

Pasukan kita dan Perancis bergerak ke utara menghadang pasukan Jerman.

- Berapa banyak pasukan kita? - Semuanya, seluruh pasukan.

Kebetulan yang luar biasa,

Hitler menyerang di Barat dan kau menjadi Perdana Menteri hari itu juga.

Bisa kebetulan atau takdir, Yang Mulia.

Dan apa yang terjadi jika kita gagal menghentikan Hitler di Belgia?

Diperkirakan dia akan menyerang Perancis.

Hanya 33 km.

Apakah itu cukup untuk menyelamatkan kita?

Jam 9:30 rapat dengan Kepala Staf Umum Kerajaan.

Pukul 10:00, menelpon Perdana Menteri Perancis.

Tn. Attlee, pukul 10:30. Foto kabinet, pukul 11:00.

- Sawyers. - Ya, Tuan.

Rapat lanjutan dengan Kabinet Perang pada pukul 5:00.

Jamuan minum dengan Lord Beaverbrook pada pukul 6:30.

Dan makan malam dengan Tn. Bracken, Sir John Anderson dan Duff Coopers.

- Bagaimana dengan jam tidurku? - Tidur, Tuan?

Aku perlu 1 jam tidur siang atau aku tak bisa apa-apa. Tidur dan juga mandi.

Jadwal ulang rapat Kabinet Perang pada jam 11 malam ini.

- Ya, Tuan. - Colville, benar?

- Ya, Tuan. - Apa hubunganmu dengan Lord Crewe?

- Kakekku. - Sampaikan salam untuknya.

Aku bertemu dengan istriku di rumahnya di Curzon Street.

Aku berniat membentuk Pemerintahan Nasional.

Komisi besar dari semua partai, bersatu selama masa perang.

Partai Konservatif dan Partai Buruh adalah rekan yang sejajar.

Sebagai ketua Partai Buruh, kau akan menjadi deputiku.

Aku menjadi Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan.

Kita punya beban berat untuk dipikul, Attlee. Rakyat mempercayai kita.

Kita harus jujur dan jangan mengecewakan mereka.

Aku duduk di tengah dan menteri dari Partai Konservatif di kanan.

- Dan menteri dari Partai Buruh di sebelah kiri. - Tidak, itu salah.

Ini Pemerintahan Nasional, fotonya harus mencerminkan itu.

Attlee, duduk di sebelahku.

Ayo, semuanya. Halifax, di sebelah Attlee.

Cepatlah.

Tuan-tuan.

Laporan terakhir menyatakan Jerman telah maju dengan cepat menuju Calais.

Serangan utama mereka lewat Ardennes

sementara kita mengira mereka akan menyerang Belgia dari utara.

Kita telah tertipu, Tuan-tuan.

- Jadi pasukan kita telah terpotong? - Ya, Tuan.

Dan kita tak bisa bergabung dengan pasukan Perancis di selatan?

Ya, Tuan. Aku khawatir itu benar.

Jika majunya Jerman tak bisa dihentikan, perintahkan pasukan kita kembali ke Inggris.

Masalahnya, berapa dari 365.000 orang, seluruh tentara Inggris yang bisa ditarik?

Mungkin 50.000 orang, jika kita beruntung.

- Laksamana Pound. - Ya, Tuan?

Untuk berjaga-jaga, Departemen Angkatan Laut Inggris harus mengumpulkan

sebanyak-banyaknya kapal kecil untuk persiapan evakuasi besar-besaran.

Itu sudah dilakukan, Tuan.

Kapal tunda, kapal layar, kapal nelayan, tongkang, perahu seret, kapal pesiar,

semua harus siap bertugas.

Jika kita terpaksa melakukan evakuasi,

kita harus berasumsi, Jerman akan menyerang kita setelah itu.

Asumsi pertama adalah serangan udara.

Serangan udara tak terbatas untuk melemahkan moral rakyat.

Mencoba membuat kita kelaparan dengan menyerang perkapalan dan pelabuhan.

- Benar. - Setelah itu akan menyusul invasi.

Bagaimana dengan tank? Berapa untuk tentara kita? Berapa yang sedang dibuat?

Evakuasi wanita dan anak-anak dari kota di tepi pantai selatan.

Kedengarannya sangat ekstrem.

Perdana Menteri menanyakan berapa banyak gas mustar kita?

Aku telah bicara dengan Duta Besar Italia. Dia menegaskan

jika kita mau mendekati pemerintahnya

untuk membicarakan pendudukan Eropa secara umum, kita tak akan ditolak.

Apa sebenarnya yang dia maksud?

Mussolini siap menjadi penengah antara kita, Perancis dan Hitler.

Apakah negosiasi akan merusak moral rakyat?

Mungkin tidak dalam kondisi seperti ini.

Duta Besar sangat bersahabat. Tidak bersikap ekstrem.

Sangat sopan sekali. Tentu mereka mengharap balasan.

- Pastinya. - Seperti apa?

Mungkin Malta, Gibraltar atau Uganda.

Winston?

Sahabatku, Edward, jika kupikir kita bisa keluar dari kesulitan ini...

dengan menyerahkan Malta, Gibraltar atau koloni Afrika, pasti kulakukan.

Tapi Hitler tak bisa dipercaya. Sia-sia bicara dengan Italia.

Pihak Perancis sangat berbaik hati. Mungkin kita harus coba.

Masa bodoh dengan Perancis. Jika mereka tak siap perang, menyerah saja.

Aku tak akan membiarkan bangsa ini terseret dalam bencana.

- Apa bagusnya menjadi negara budak? - Winston, hadapi kenyataannya.

Kita bisa kehilangan seperempat juta tentara di Dunkirk.

Negara yang hancur karena berjuang akan bangkit kembali.

Mereka yang mudah menyerah akan tamat.

Kita tak bisa menang tanpa kehilangan banyak jiwa dan sumber daya.

Kau akan menghancurkan semua yang ingin kau jaga.

Ini adalah siaran berita dalam negeri BBC.

Belgia telah menyerah.

Untuk menghadapi serangan selanjutnya, 15 kota telah...

Ada apa?

Aku telah menelpon Jenderal Gamelin.

Perancis sialan, lebih buruk dari tak berguna.

Aku tanya, "Di mana cadangan strategismu?" Katanya, "Tak ada." Kau bisa percaya itu?

Aku putus asa. Kadang aku putus asa.

Tentu saja. Jika tidak, kau bukan manusia.

Aku ingat saat menyampaikan pernyataanku sore itu ke DPR. Kau ingat?

Kita kembali ke sini untuk minum teh.

Ada beberapa orang di luar. Mungkin 5 atau 6 orang.

- Aku ingat. - Satu dari mereka separuh baya.

Mungkin penjaga toko atau pengemudi bus.

Penuh harapan dan kepercayaan. "Semoga berhasil, Winnie." katanya.

"Tuhan memberkatimu." Aku tak boleh mengecewakannya.

- Kau tak akan mengecewakannya. - Mungkin saja.

Halifax tak bodoh. Dia bijaksana dan masuk akal. Aku mendengarnya.

Tapi wajah yang kulihat adalah orang yang ada di luar itu.

Mungkin bagian dari tugasku untuk membuka perundingan dengan Hitler.

Tapi selayaknya kita berpikir apakah akan lebih baik dibandingkan jika kita melawannya.

Dan aku yakin kalian semua akan bangkit dan menurunkan aku dari tempatku

jika sesaat saja aku berpikir untuk berunding atau menyerah.

Ya.

Jika sejarah panjang bangsa kita akhirnya harus berakhir, maka biarlah berakhir.

Hanya jika kita masing-masing telah terbaring, tersedak darah kita sendiri di tanah.

"Pagi ini, Perdana Menteri, istrinya dan putri termudanya

dan staf pribadinya terbang ke Bordeaux.

Perjalanan luar negeri pertamanya sejak akhir perang.

Setelah sebulan pemilihan yang padat, Tn. Churchill pergi untuk berlibur yang layak."

- Kata 'Layak' itu tepat sekali. - "Hasil pemilihan tak diumumkan

hingga 26 Juli nanti. Walau Tn. Churchill diharapkan menang, hasilnya belum pasti."

Jika berita ini buruk, aku tak mau dengar.

"Jajak pendapat di Daily Express mengatakan Partai Konservatif menang

sementara The News Chronicle meramalkan kemenangan Partai Buruh."

Aku tak mau ayahmu melihat foto itu.

Pertanyaan yang belum terjawab adalah bagaimana tentara yang bertugas memilih?

Kami memberikan 3 minggu, agar tentara yang di luar bisa memilih, tak ada yang tahu

betapa pentingnya suara itu, setidaknya bagiku.

Berhentilah mengkhawatirkan pemilihan.

- Cobalah bersantai. - Bukan salahku, Clemmie.

- Aku tak menginginkan pemilu sialan ini. - Aku tahu.

Kenapa kau tak mencoba melukis sore ini?

- Aku sudah lupa caranya. - Kau belum lupa.

- Ini seperti belajar sepeda. - Belajar sepeda?

- Atau berenang. - Apa yang kau bicarakan?

Begitu bisa melakukannya, kau tak akan lupa.

- Cobalah. - Baiklah, mungkin akan kulakukan.

Aku ingin tahu, dari mana uangnya?

Untuk kita maksudnya, jika Partai Buruh menang.

Mereka tak akan menang. Tak ada yang berpikir mereka menang.

Kita tak mungkin hidup dari gaji anggota parlemen. Lalu dari mana uangnya?

Menulis. Kau pasti akan mendapat banyak tawaran.

Dan bayar 19,6 Poundsterling untuk pajak pemasukan? Tak akan mungkin.

Negara sejahtera sialan, siapa yang mau?

Negara tak mampu membiayainya. Apa mereka tak bisa lihat itu?

Kita tak memperjuangkan perang ini agar Partai Buruh bisa mengambil alih.

Dan menghancurkan semua yang telah kita yakini.

Bagaimana dengan Menteri Angkatan Laut? Apa dia merespon memorandumku?

Ya, Tuan. Dia menelpon saat Anda sedang rapat.

Kurasa dia bicara pada Robert.

Robert siapa?

Sulit mengingat nama belakang. Nama Kristen menyulitkan.

- Ya, Pim? - Tuan, Calais telah jatuh.

- Apa ini sudah dikonfirmasi? - Ya, Tuan.

Evakuasi pasukan kita di Dunkirk telah dimulai.

Terima kasih, Pim.

Tuan, aku punya kapal kecil yang tertambat di pulau Wight.

Mungkin bisa digunakan, Tuan, jika aku boleh pergi selama 3 atau 4 hari.

- Lakukan yang bisa dilakukan, Pim. - Baik, Tuan.

Kita harus mempersiapkan diri, Tuan. Korban jiwa dipastikan akan tinggi.

Katakan pada Lord Gort, yang terluka dievakuasi terakhir.

"Seminggu yang lalu, Tn. Juru Bicara. Aku khawatir ini adalah tugas terberatku

untuk mengumumkan bencana militer terbesar sepanjang sejarah.

Seluruh akar dan inti dan pemikiran dari Angkatan Bersenjata Inggris

sepertinya akan lenyap di medan perang atau dalam penahanan yang tercela."

Berikan padaku.

"Penahanan dan kelaparan yang tercela

More Indonesian subtitles for Into the Storm

تبصرې

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left