Волшебник Изумрудного Города. Дорога из Жёлтого Кирпича
لومړۍ 200 کرښې.
Diterjemahna neng: NDASERUAG
-- Selamat Mendeleng ---
SANG PENYIHIR KOTA EMERALD ~ BAGIAN 1 ~
Penyihir Gingema! Penyihir Gingema!
Adikmu, Penyihir Bastinda
siap menukar ramuan kehidupan dengan sepatu perakmu.
Kamu lagi? Jangan ganggu aku!
Oke, paruhku tertutup. Aku tak akan mengganggumu.
Boleh aku membawanya?
Mata Minotaur. Kumbang kering.
Bagaimana caraku mengeluarkannya?
Dan bisa ular.
Tinggal menambah bunga tornado dan ramuannya akan siap.
Kasihanilah aku. Penyihir Bastinda yang mengirimku.
Pergilah.
Urfin, bawakan aku bunga tornadonya.
Urfin Jus!
Di mana bunga tornadoku?
Aku membawanya, aku membawanya. Ini dia, ambillah.
Bunga tornado telah mekar.
Kita telah dua puluh tahun menunggu.
Tepat sekali.
Tapi kamu merangkak ke sini seperti cacing.
Ya, ya.
Haruskah aku mengubahmu menjadi kecoak? / Ya, ya, ya, ya.
Mungkin dengan begitu kamu akan lebih cepat!
Manusia-manusia bodoh itu akan hancur
dengan tornado bunga jahatku.
Tidak seorang pun akan bisa menyelamatkan mereka dari kabut mematikan itu.
Jadilah kau angin puyuh, angin puyuh, angin puyuh, dan mengamuklah.
Selanjutnya di acara pagi bersama Vel dan Vicky,
Kami akan membahas tentang cara menjauhkan anak-anak dari ponselnya.
Psikolog menyarankan agar mereka berkonsentrasi pada dunia luar.
Saran yang bagus. Bagaimana cara menjauhkan anak-anak dari ponsel?
Ada banyak cara, memiliki hewan peliharaan, bepergian ke pedesaan bersama keluarga.
Musik yang enak didengar, Vicky! Bagaimana menurut anda, pendengar?
Apa kamu suka bukunya? / Luar biasa.
Ellie, pastikan Toto tidak jatuh.
Tunggu sebentar, Ayah. Lihat!
Ellie... / Lihat ini!
Ellie, apa yang kamu lakukan? / Dan Toto sekarang aman.
Kita punya putri yang sangat cerdas.
Dia selalu melakukan segala sesuatunya dengan caranya sendiri.
Toto, kamu anjing yang baik.
Bisa kamu kencangkan sabuk pengamanmu? / Ya, aku melakukannya sekarang.
Toto, ayolah...
Kamu meneteskan air liur di seluruh layar! Jilat sampai bersih!
Wah, kita sedang membesarkan seorang ahli penipuan.
Kamu mendapat nilai A untuk kecerdasanmu. / Dan D untuk perilakumu.
Penyitaan barang. / Kenapa Ayah mengambilnya?
Kembalikan padaku, Bu. Itu punyaku!
Itu tidak adil! Kamu memberikannya padaku.
Itu punyaku!
Toto, jangan menggigitnya lagi! / Kita membuat perjanjian.
Sayang, kamu tahu perjanjiannya. Akhir pekan tanpa internet.
Apa yang akan kulakukan tanpa internet?
Melihat dunia!
Amati keajaiban yang ada di sekitarmu.
Apa yang ajaib dari itu? Kita berada di antah berantah.
Kamu tidak melihatnya karena kamu hanya melihat piksel.
Kembalikan ponselku. .
Ayah akan kembalikan saat kita sampai rumah.
Jadi, ayo pulang sekarang!
Kita akan menghabiskan akhir pekan di luar ruangan.
Makan makannan ringan, ngobrol, keluarga bahagia.
Itu tidak adil.
Ellie, apa menurutmu ini adil? / Kumohon Ayah, kembalikan padaku!
Ayah benar, kita berjanji untuk meninggalkan semua gadget di rumah.
Bagus! Jadi lebih baik ibu tinggalkan aku di rumah.
- Ellie... - Ellie Ellie apa? Sekarang apa?
Tinggalkan saja aku sendiri!
Jadi kita mau ngapain sekarang? Ellie, ayolah. Tolong kembali...
Ellie!
Dan jangan repot-repot mencoba meyakinkanku.
- Aku tak akan kembali padamu. - Ellie, cepatlah!
Ellie. Ayo, masuk ke mobil!
Masuk ke mobil! Cepat!
- Lari, lari! - Aku memegangnya.
- Masuk! - Pegang Toto!
Toto! Kemarilah!
Ellie! Ellie!
Berikan aku ayam bodoh itu!
Dia ada di trailernya, ayo!
- Ellie! - Ellie!
JALAN BATU KUNING
Pergi kamu, kamu ngilerin aku.
Jangan berisik!
Bangun. Perhentian terakhir.
- Kamu mengatakan itu? - Siapa, aku? Tidak...
Anjing tidak bicara, kan?
- Aku tahu, mereka tidak berbicara. - Kepalamu pasti terbentur.
Kamu benar.
Kepalaku tidak terbentur sekeras itu.
Kita harus keluar dari sini. Ellie, kemari!
Lompat keluar jendela! Ellie!
Tunggu aku! Aku harus menemukan ponselku!
Ellie, kamu di mana? Ellie!
Ellie, cepatlah, lompat keluar jendela!
Ponselku!
Ellie!
Ellie, apa yang membuatmu bertahan di trailer?
Ellie!
Aku sedang mencari ayammu.
Apa kamu mendengarnya? Mereka orang, bukan?
- Aku tidak tahu apa itu. - Itu pondok terbang ajaib.
Itu jatuh dari langit.
Hati-hati. Hati-hati, mundur.
Siapa mereka?
Peri Pondok Terbang, selamat datang di Negeri Biru!
Tanahnya para Orang Kecil!
Toto, apa semua ini masuk akal? Mereka bilang mereka kancil.
Bukan kancil, tapi kerdil.
- Apa itu kerdil? - Kerdil ya kerdil.
- Mereka kecil. - Oh, kecil! Orang kecil!
Dan siapa itu?
Para Orang Kecil yang terkasih!
Penduduk Negeri Biru!
Ini adalah tahun yang sangat sulit.
Tapi Gingema sekarang sudah mati!
Hari-hari gelap telah berakhir.
Sekarang kita bisa ngemil dengan bebas!
- Hore! - Hore!
Dan itu berarti akulah penguasa baru kalian.
Urfin Jus, kamu seorang Orang Kecil biasa seperti kami.
Bagaimana bisa kamu memerintah kami? Kamu salah satu dari kami!
Apa kamu ingin kami percaya kamu seorang penyihir jahat?
Atau peri yang baik?
Atau mungkin kamu seorang bijak, ahli sihir, dan dukun ulung?
Kamu akan menyesal!
Hidup peri dari pondok terbang! Pekerja ajaib kami yang baru!
Dia membebaskan kita dari Penyihir Jahat Gingema!
- Hore! - Aku membebaskan mereka dari siapa?
Gingema tidak ada lagi? Siapa yang akan memerintah Negeri Biru?
Oh, Villina?
Tepat ketika kupikir keadaan takkan bisa lebih buruk lagi!
Villina!
Penyihir Baik Villina!
- Halo, si kecil. - Halo...
Pondokmu jatuh menimpa saudariku, Gingema.
- Apa? - Itu bukan aku.
Bukan juga aku.
Itu mengerikan sekali! Maaf, aku tidak bermaksud begitu.
Kami sedang berkendara melewati pedesaan bersama orang tuaku, itu bukan salahku.
Tidak mengerikan sama sekali. Gingema baru mengerikan.
- Dia ingin membunuh semua orang di Bumi. - Kenapa?
Karena dia adalah seorang penyihir jahat yang kehilangan akal sehatnya.
- Apa kamu juga seorang penyihir jahat? - Bukan, jangan konyol.
- Aku seorang ahli sihir. - Apa bedanya?
Penyihir itu jahat, ahli sihir itu baik.
Bagaimana dengan mereka? Apa mereka jahat? Kenapa mereka berteriak?
Mereka senang karena kamu sudah membebaskan mereka dari Gingema, kamu dan...
Makhluk-mu.
Aku? Siapa yang mahkluk?
Toto bukan makhluk, dia adalah Jack Russell.
Ini jenis anjing.
Dan sebenarnya, aku bukan Toto, nama asliku adalah Tobias.
- Apa? - Tobias adalah namaku.
Jangan dengarkan dia. Dia seharusnya tidak bicara.
Aku lebih suka mendengarkanmu. Tolong beritahu kami apa yang terjadi.
Ceritakan pada kami tentang Gingema. Kenapa kami bisa ada di sini?
Gingema mengirimkan tornado ajaib ke Bumi.
Aku mencari tempat yang aman untuk menghentikannya,
tapi aku tak dapat menemukannya. Ada orang di mana-mana.
Itu kami.
- Itu benar. - Buku ajaib itu menunjuk ke pondokmu.
Itu sepenuhnya kosong, dan aku mengirim tornado ke sana.
Begitulah, karena suatu takdir, kalian tiba di negeri kami.
Benar-benar suatu relokasi!
Baiklah, kamu bisa mengirim kami pulang sekarang.
Maaf, aku tak bisa mengirim kamu pulang.
Dunia ajaib kami terpisah dari duniamu oleh pegunungan yang mempesona.
Pegunungan? Tidak masalah.
Aktifkan tornadomu dan bawa aku kembali.
Itu adalah tornado ajaib.
Hanya penyihir jahat Gingema yang bisa memanggilnya.
Kenapa kamu tidak bisa?
Aku tidak bisa menggunakan kejahatan, bahkan atas nama kebaikan.
Sekali ini saja, takkan ada seorang pun yang tahu.
Peri itu datang untuk tinggal! Kita akan memiliki penguasa baru!
- Dia akan tetap bersama kita selamanya! - Hore!
- Hore! Hore! - Apa maksudnya dengan "selamanya"?
Kekal? Males amat. Apa kamu satu-satunya penyihir di sini?
- Kita di sini di Negeri Biru, kan? - Benar.
- Apa yang berwarna kuning? - Negeri Kuning aku yang memerintah.
- Dan ini? - Itu Negeri Merah Muda.
Wilayah ini diperintah oleh saudariku, peri muda abadi Stella.
- Apa dia baik? - Bahkan lebih dariku.
Mereka semua begitu baik sampai kita takkan pernah pulang lagi.
Benar sekali. Yah...
Dan milik siapa kastil yang suram itu?
Kastil itu di kuasai oleh Penyihir Jahat Bastinda.
Kita harus pergi menemuinya.
Aku takut dia lebih suka mengirimmu ke...
Si Pemakan Orang daripada pulang.
Dan siapa yang ada di Negeri Hijau?
Si Penyihir Hebat dan Mengerikan Goodwin.
Mengerikan? Mungkin dia orangnya?
Bambara, Chufara... Skoriki, Yoriki...
Teruskan. Bukunya dibuka untukmu.
Turaba, furabo.
No comments yet. Be the first to leave one.