لومړۍ 200 کرښې.
Diterjemahkan oleh Kudo (Ian Karona)
When I was just a little girl
I asked my mother what will I be.
Will I be pretty, will I be rich.
Here's what she said to me.
Que sera ...
- Semoga harimu menyenangkan ... - Sayang? Sayang, aku sudah pulang.
- Hai, sayang. - Aku di sini. Di sini.
- Hai. - Sudah mau lahir?
- Terima kasih. - Oke, oke.
Tak apa-apa. Masih ada waktu. Hai.
Tuan Harrison Winslow? Anda selanjutnya.
Saya tidak... Saya tidak bisa ...
Kalau tuan ini mau lebih dulu, sebentar saya mau ...
- Anda mau duluan? - Anda baik sekali. Terima kasih.
Dengan senang hati.
Billy!
Mana adikmu?
- Masuk ke rumah. Mana adikmu? - Ibu, ini belum larut.
Sikat gigimu. Masuk kalian semua.
- Mia, pulanglah. Billy? - Ini dia, Penny.
Kami lagi beri makan kucing.
Kami lagi beri makan kucing, Ibu.
Kau dan kucing-kucing ini terus saja bikin ibumu gatal-gatal. Ayo.
Ibu mau kerja.
Aku bisa jaga mereka.
Masuk ke rumah. Agnes, terima kasih sudah menjaganya.
Dia anakku terkasih, yang satu itu.
Kau suka anak-anakku bau busuk.
- Dan kucing-kucing itu. - Jangan komentari kucing-kucingku.
Wilbur, maaf.
Hai. Kau dapat kerja?
Dan dia bakal telat di toko sepeda itu sepanjang minggu.
- Aku sudah bicara dengannya. Kami tak sabar lagi. - Ini pesanan Anda.
Kami kira kau punya sesuatu.
- Kau cantik. - Dia tukang gombal.
- Aku pikir kau akan setuju ... - Julia!
Cuma itu cara agar penjarahan terlihat ...
Aku sudah lama mencarimu.
- Jangan di sini! - Kurasa di sini juga tak apa-apa.
Bagaimana kalau di depan sini? Aku hampir selesai.
Nah, aku ada beberapa pertanyaan. Semua gambaran yang kudapatkan ...
menunjukkan kalau kau dan Wilbur...
- Jadi? Jadi? - Jadi! Jadi!
- Sudah lima bulan kau di sini. - Lima bulan itu belum lama.
Lama, Julia, kalau menunggu seseorang.
Dengar, semua bilang aku sudah gila karena biarkan kau melakukan ini.
- Membiarkanku melakukan ini? - Baik, baik, aku minta maaf.
John, aku mau meyakinkan diri.
Aku tak pernah tinggal di kota. Aku tak mau seperti ibuku.
Dia tak pernah ke mana-mana, tak pernah melakukan apa-apa.
Julia, kau takkan bernasib seperti ibumu.
Julia, saat kau tak di dekatku, aku tak peduli apa pun.
Tak ada alasan melakukan apa pun.
Omong-omong... sebenarnya aku datang ke sini karena...
tadinya aku... aku sudah ada kesepakatan dengan bank.
- Aku berhasil pinjaman. - Kau beli Granger place?
Ya, 75 hektar. Itu sepanjang jalan.
Total 300 hektar, Julia, dan semua itu milik kita.
Dengar, mungkin aku seperti orang bodoh, tapi...
Aku mencintaimu... dan selalu mencintamu.
Kupikir aku layak dapat jawaban. Ya atau tidak?
John...
hanya saja aku...
Tolonglah, kalau kau cinta aku, bisa kan menunggu sedikit lebih lama sampai...
Tidak, Julia. Sudah bertahun-tahun kutunggu. Dan aku sudah dapat jawabannya.
I'm just a lonely boy.
Lonely and blue
I'm all alone.
With nothing to do
I have got everything.
You could think of.
But all I want.
- Julia! Meja 53, ayo. - Maaf.
Jadi?
Yah, dia sudah pergi. Dia benar-benar marah.
Jangan khawatir, sayang. Kalau ada yang datang jauh-jauh dari Vacaville...
cuma demi menemuimu, dia sudah terpikat.
Kau bisa menariknya kapan pun kau mau. Danny, dua Buds dan satu Pepsi.
Wanda, kau banyak bicara.
Aku mencintainya. Aku akan kehilangan dia...
kecuali aku melakukan sesuatu.
Tunggu. Tunggu, tunggu, tunggu!
- Bukannya Anda ikut audisi tahun lalu? - Ya. Ya.
- Anda dari perpustakaan? - Ya, benar.
Dan, di mana Anda menyanyi sebelumnya?
Saya belum pernah bernyanyi secara profesional.
Saya... Tapi saya sudah banyak belajar.
Kalau begitu, semoga beruntung.
Harrison Winslow. Ini kontestan terakhir.
Apa yang Anda nyanyikan tahun lalu?
Sebenarnya saya tidak ikut bernyanyi.
Saya... Saya sakit.
- Silakan dilanjutkan. - Ya.
Permisi, saya...
Ahem. Permisi, maafkan saya.
Maaf, saya... saya tidak bisa.
Maafkan saya.
Permisi.
- Aku tak mau lagi berteman denganmu. - Ya sudah, tak apa-apa.
Selamat malam. Tidur nyenyak. Ibumu ini harus kerja malam ini.
Kenapa ibu selalu kerja malam-malam?
Karena Ibu memang dapat jadwal malam.
Maaf ya, sayang. Ibu berusaha dapat jadwal siang.
Tapi untuk saat ini, Agnes akan menjaga kalian. Jadi, jangan khawatir!
Hug-a-bug. Mr. Hug-a-bug!
- Cepat. Ayo. Ya, ya. - Hug-a-bug. Mr. Hug-a-bug.
Mr. Hug-a-bug.
Hug-a-bug Hug-a-bug Bear.
Kalau kau coba mencarinya.
Dia tidak akan ketemu.
Tapi saat kau bersedih hati.
Dan sedikit ketakutan.
Dia akan berada di sampingmu.
Mr. Hug-a-bug Bear.
Selamat malam, wajah-wajah malaikat.
- Selamat malam, Mom. - Malam.
Jangan khawatir.
Hei, Tuan Marco.
- Bagaimana makan malamnya? - Makan malam sempurna, Milo.
Kau bajingan pengkhianat ganda.
Tak seharusnya kita curi ini.
Kau sudah kubayar.
Kau mau 50 dolarmu kembali?
Ini.
Apa pedulimu? Perangkomu sudah banyak. Yang ini kukembalikan saja.
- Letakkan itu! - Atau begini saja.
Biarkan aku pergi dari sini.
Tak perlu ada yang terluka, kalau kau paham maksudku.
Dasar kau brengsek!
Oke.
Oke. Oke. Aku mengerti maksudmu.
Tidak, bukan yang itu maksudku. Inilah maksudku.
Hei!
Hei, kau! Mau ke mana kau, dasar sok pintar?
Ini gedung tinggi. Memangnya kau punya sayap?
Kalau sampai kulihat lagi kau, kau pasti mati! Kau dengar?
Kau bakal mati!
Ada gerakan lagi!
- Frank, bayinya mau keluar. - Oke, oke.
- Mau keluar sekarang. - Oke, tahan dulu. Tahan dulu.
Oke, tahan dulu. Sebentar lagi kita sampai.
Hei, berhasil? Kau dapat perangkoku?
Ya ampun, nak. Ngapain kau di sini? Kan kubilang bakal kukabari!
Hei, dengar, ya, kau mau aku gimana?
Orang itu, dia bawa pistol .38, kau tahu?
Aku diberondongi peluru. Untung aja aku bisa selamat.
Entah kenapa kau mencurinya? Itu hadiah dari kakekku!
Dengar ya, nak, hidup ini susah.
Kadang kau tak dapatkan yang kau mau. Sering malah ... kau tak dapat yang kau mau.
Ya? Kau memang payah!
Dasar payah!
- Stop! - Hei, sobat, tunggu di halte!
- Ya sudah bawa aku ke halte. Biar kutunggu di sana. - Ayo.
See the girl with the red dress on.
She can do the Birdland all night long.
Yeah, yeah, what'd I say.
All right.
Well, tell me what'd I say, yeah.
Tell me what'd I say right now.
Tell me what'd I say.
Tell me what'd I say right now.
Tell me what'd I say.
Tell me what'd I say, yeah.
- Bisa lebih cepat lagi? - Sayang, ini cuma mobil Rambler.
Baby, it's all right Baby, it's all right.
Baby, it's all right. Baby, it's all right.
Baby, it's all right. Baby, it's all right.
Baby, it's all right. Baby, it's all right.
Oke, tahan dulu. Tahan ya. Oke.
Tuhan!
- Frank, mau keluar. Ini sudah mau keluar! - Kau baik-baik saja? Sudah mau lahir?
- Oke, oke, berbaringlah. Rebahan. - Frank! Ya Tuhan!
Kau akan baik-baik saja.
Aku baik-baik saja. Kau?
Tampaknya begitu, ya.
- Ayolah. Mana mungkin kita baik-baik saja? - Entahlah.
Apa? Apa?
Whoa, Wha ...
Tidak!
Apa ini? Ada apa ini?
- Ini tak mungkin terjadi. - Ya Tuhan, anak-anakku!
Aku mau lihat anak-anakku!
Laki-laki!
Lihatlah dirimu.
Di mana kita? Apa ini di surga?
Tak mungkin ini surga, Nyonya. Ini Rambler '58.
Dan bayi baru lahir.
Pasti ada yang salah.
Sedang apa kalian berdua?
Thomas ngetawain dinding, lagi.
Diterjemahkan oleh Kudo (Ian Karona)
- Milo, tolonglah. - Aku tak suka kau buat begitu.
Hei, rileks. Thomas saja suka, ya kan?
Tidak, kau tak suka kan? Aku tahu kau tak suka itu.
- Sayang, sudah bisa kita makan? - Hei!
- Segera kalau sudah siap. - Rileks, oke, Papa?
Aku masih berharap bisa balik lagi lengkap dengan bagianku.
- Lagi? - Setidaknya dua kali sehari.
Hei, aku paham soal limit, oke?
No comments yet. Be the first to leave one.