لومړۍ 200 کرښې.
dan menyimpulkan bahwa pengadilan penjelasan aspek hukum pada kasus ini.
Dan sekarang tuan juri sekalian aku akan
menyampaikan intruksi terakhirku pada kalian.
Pelaku pembunuhan tingkat Pertama,
Pembunuhan berencana sangat serius di tugaskan pada pengadilan kriminal kami.
Kalian telah mendengarkan kesaksian, Kalian telah
memiliki hukum yg di Tafsirkan berlaku pada kasus ini.
Sekarang menjadi tugas Kalian untuk memisahkan fakta-fakta tersebut.
Seorang pria telah mati. Kehidupan lain yg di pertaruhkan.
Saya mengajak kalian utk membicarakan hal ini dengan serius dan jujur.
Jika ada keraguan, kalian harus Meyakinkanku bahwa kalian salah.
Namun jika tdk ada keraguan, Kalian harusnya dalam hati nurani yg baik,
menemukan terdakwa yg bersalah.
Apapun keputusan Kalian, Putusan kalian harus bulat.
Dalam hal ini Kalian harus Menemukan terdakwa yg bersalah,
bangku tdk akan menghibur rekomendasi untuk berbelas kasihan.
ingatlah bahwa ia bisa menghadapi hukuman mati.
Aku tidak iri pada pekerjaan kalian, Kalian dihadapkan
pada tanggung jawab besar Tuan-tuan, terimakasih.
Tolong beberapa dari kalian untuk membantuku
menarik meja ini bersama-sama, bisa?
Hey, bukalah jendela-jendela itu kawan.
Yeah!!
- Mau permen karet? - Tidak, makasih.
- Kabar buruk. - Apa?
Kau melihat laporan cuaca hari ini?
Ini adalah hari terpanas tahun ini.
Angka2nya...
Menurutmu mereka memiliki AC Di ruangan ini.. kau taulah?
Aku tdk ingin mati di pengadilan. mau permen karet?
Yeah!
Baiklah saudara2. Semuanya sudah hadir disini.
Jika kalian ingin sesuatu, Aku berada di luar
Ruangan. Tekan saja tombolnya, maka aku akan datang.
Terimakasih.
Aku tak pernah tahu Mereka mengunci pintu.
Mereka selalu mengunci pintu, kawan.. Menurutmu?
Aku tak tahu, hanya saja tak terlintas Di pikiranku.
Hey, untuk apa itu?
Kupikir kita bisa mulai memilih dgn pemungutan suara
Itu ide bagus, mungkin kita bisa mencalonkan Dia sebagai senator.
- Nah, bagaimana kau menyukainya? - Aku tak tahu, sepertinya menarik.
Ya, aku hampir tertidur di persidangan tadi.
Maksudku, aku tdk pernah menjadi juri sebelumnya.
Aku sudah pernah duduk di kursi juri.
Satu hal yang membuatku heran adalah Bagaimana pengacara ini bisa
berbicara dan berbicara terus, Bahkan pada kasus yang jelas seperti ini.
Aku belum pernah mendengar begitu banyak Pembicaraan omong kosong.
Kurasa mereka berhak.
Tentu saja, semua orang berhak untuk Persidangan yg adil
bukan, Aku akan Menjadi yg terakhir mengatakan hal itu. tapi..
Terkadang aku berfikir, kita harus Menampar Anak2 sebelum mereka memulai masalah
Itu akan menghemat byk waktu dan uang.
Tn Foreman, akan mengatakannya, bisa kita mulai?
Ya, ayo selesaikan ini, Kita mungkin Ada hal lain yg harus di kerjakan.
Kita akan mulai 5 menit lagi. Satu orang masih di kamar mandi.
Apakah.. kita akan duduk dengan cara Kita Sendiri?
Jadi apa yang Kau pikirkan mengenai Kasus ini?
Aku menikmatinya, Bus2 tidak mati, Kau tahu maksudku?
Kita beruntung mendapatkan kasus pembunuhan.
Aku bayangkan kita dapat Kasus Penyerangan atau Perampokan.
Ini bisa jadi membosankan...
Hey, bisa kau bayangkan, Duduk di sini selama tiga hari Hanya untuk ini?
Ya, bagaimana tentang Hal yg berkaitan dengan pisau itu?
Maksudku, mengharapkan orang biasa Untuk percaya pada omong kosong itu.
Nah, kau harus mengharapkannya. Kau tau apa yg kau hadapi disini.
Apa masalahnya? kau kedinginan?
Aku hampir tidak bisa menyentuh hidungku Kau tau apa yg ku maksud?
Hidung anda baik2 saja. Coba nyalakan lampunya.
Ahh, ini indah! Kondisi udara yang tidak bekerja!
Seseorang mengambil surat kepada walikota. Sayang pelit...!
Aku tak punya kesempatan utk melihat Koran hari ini, Sesuatu terjadi?
Aku hanya ingin tahu berapa Harga Saham di penutupan bursa.
Aku tidak tahu.
Kau bekerja di bursa saham?
Tidak, tidak, aku seorang broker.
Sungguh? aku menjalankan jasa layanan messenger, The Beck dan Layanan perusahaan.
Itu ide istriku, kami memperkerjaan 37 orang. mulai dari awal.
Ayolah Tn. Frooman, Apa yg kau katakan, Mari kita mulai saja!!!
Baiklah tuan2, Mari kita duduk.
Sebaiknya di percepat, aku punya dua tiket untuk Pertandingan baseball ntar malem.
Yanks dan Cleveland. kami punya Anak baru ini, namanya Modjelewski.
Anak ini, dia jago banget, Kau tahu, mksudku..
Bicara tentang Real Jug-Handled. kau tahu?
Anda penggemar baseball, eh?
Kau ingin kami duduk dimana?
Yah, kupikir kita duduk berdasarkan No urut juri kita. 2,3,4...
Aku agak menyukainya.
Jika itu tidak masalah buat kalian Tuan2.
- Tentu saja! - Apa bedanya?
Kupikir itu masuk akal untuk Sesuai Nomor urut.
Apa kesan Anda dari Jaksa?
Maaf?
Kupikir itu sangat Tajam, Cara dia menangani
poin2 yg ada satu-persatu, Diurutan yang Logis.
Dibutuhkan otak yg baik untuk itu. Aku sangat terkesan.
Ya, dia melakukan pekerjaannya Dengan baik.
Mereka dapat mendorong orang2 ini, Kau tahu, sangat terarah.
Mari kita mulai saja!
Kau... Anda ingin duduk?
Pria yg di jendela?
Apakah Anda ingin duduk?
Oh... Yah, Maaf!
Ini cukup sulit, bukan?
Maksudku, anak itu membunuh Ayahnya, Bang... Itu saja!
Jika anda menganalisis angka2 pada...
Ayolah, angka apa?
Ini Orang2, kuberitahu kau.
Lihat, Mereka hanya membiarkan anak2 mereka Berjalan liar di luar sana.
Mungkin dia mendapat akibatnya. Kau tau apa yg ku maksud?
Mana orang tua itu?
Dia ada di kamar mandi.
Bisa kau panggilkan dia?
Tentu.
Terimakasih.
Anda penggemar Yankee?
Bukan, Milwaukee.
Milwaukee? Apa, Kau bercanda?
Ini seperti dipukul linggis di kepala Sekali setiap hari.
Maksudku, katakan, apa yg mereka punya?
Sungguh, aku memintamu, siapa yg mereka punya? Selain Grasskeepers yg bagus?
Ayo kita mulai saja disini.
Oh, Maafkan Aku.
Aku tak bermaksud membuat Kalian menunggu.
Cukup baik.
Baiklah tuan2.
Kalian bisa berpendapat sesuai Kehendak kalian masing2.
Aku takkan membuat aturan2.
Kita bisa mendiskusikannya telebih dahulu
Dan kemudian memilih, Itu salah satu caranya
Atau kita dapat memilih Lalu kemudian kita bisa berdiri.
Itu saja yg harus kukatakan...
Kupikir kita akan mengambil suara terlebih dahulu.
Yah, ayolah, mari kita memilih!
Kemudian kita bisa pulang!
Terserah Anda, Tapi ingatlah Ini adalah Dakwaan pembunuhan tingkat pertama.
Jika kita menemukan dia bersalah, Dia bisa di hukum mati.
Yeah, ayo ambil suara.
Yah, mari kita lihat siapa saja!
Oke, Ada yg tidak ingin memilih?
Ingatlah pemungutan suara ini haruslah 12 suara
lawan 0, apapun keputusannya. Itulah hukumnya.
Semuanya siap?
Siapapun yg memutuskan bersalah Angkat tangan.
Sebelas.
Yg memutuskan tidak bersalah?
Satu.
11 bersalah lawan 1.
Sekarang. kita tahu posisinya.
Nah selalu ada satu, eh?
Jadi apa yang kita lakukan sekarang?
Menurutku kita bicara.
Jujur, Kau sungguh berpikir dia tidak bersalah?
Aku tak tahu.
Maksudku, mari kita perjelas disini.
Kau duduk di ruang pengadilan, Kau mendengar semuanya.
Sisanya kita lakukan. Orang ini Adalah pembunuh berbahaya, kau bisa melihatnya.
Pria? Dia baru 18 tahun.
Dia cukup tua!
Dia menikam ayahnya sendiri, Empat inci kedalam dadanya.
Cukup jelas. Aku yakin pada hari pertama.
Tentu, yang tidak?
Aku pikir ini adalah salah satu cara Dari hal2 yg terbuka maupun tertutup.
Maksudku, mereka membuktikan itu dengan Selusin cara yang berbeda.
Kau mau kubuatkan daftarnya untukmu?
Tidak, tidak, tidak...
Lalu apa yang kau inginkan?
Aku hanya ingin bicara.
Nah, apa yang harus di bicarakan?
Sebelas orang di sini setuju.
Maksudku, tidak ada yg berpikir Tentang hal itu kecuali dirimu?
Hei, aku ingin bertanya.
Apakah kau benar2 percaya cerita anak itu?
Aku tak tahu apakah aku percaya Ceritanya atau tidak, mungkin aku tak percaya.
Lalu mengapa kau memilih tidak bersalah?
Liatlah, 11 orang memberi suara bersalah.
Tidak mudah bagiku untuk mengangkat tanganku Dan
mengirim seorang anak ke penjara Seumur hidup.
atau mungkin bahkan untuk dieksekusi tanpa membicarakannya terlebih dahulu.
Siapa bilang itu mudah bagiku?
Tidak ada.
Apa, hanya karena aku memutuskan dengan cepat?
Tidak.
Sejujurnya aku berpikir bahwa anak itu bersalah.
Kau tidak bisa mengubah pikiranku Walau Kau berbicara 100 tahun.
Aku tidak mencoba Untuk mengubah pikiranmu.
Kita bicara soal nyawa orang lain disini.
Kita tidak bisa Memutuskan dalam waktu 5 menit.
Misalkan kita salah?
Misalkan kita salah! Anggap saja seluruh bangunan Jatuh menimpa kepalaku.
Kau dapat beranggapan apa saja.
Memang benar.
Jadi apa bedanya berapa lama waktu yg diambil?
Jika kita berpikir anak itu bersalah,
Anggap saja kita habiskan 5 menit, lalu apa?
Anggap saja kita ambil waktu satu jam, Pertandingan itu tidak mulai sampai jam 8.
Oke slugger, silahkan saja.
Siapa yang ingin bicara?
Bukan aku.
Aku bersedia ambil satu jam.
No comments yet. Be the first to leave one.