لومړۍ 200 کرښې.
Sebelumnya di The Long Road Home.
Mungkin kau bisa jelaskan padaku. Mengapa putraku ke Irak...
ketika teroris yang menyerang kita ada di Afghanistan. / Ibu, maafkan saya.
Sebagai prajurit, putera anda pergi kemana pemerintah U.S. kirim.
Semua orang kembali pulang selamat.
Tak ada tempat di depan, Sersan ?
Harus ada yang jaga kalian si bodoh tetap hidup.
Kita punya kekuatan prajurit.
Ini kesempatan kita menggunakannya.
Aku selalu ingin buka toko gitar.
Kau tahu, kita bisa ajak Ayahku,...
seperti membuat bisnis kecil keluarga.
Aku belum pernah punya saudara sebelum bertemu kau, jadi...
Rescue 1 telah batalkan mengumpulkan korban.
Aku perlu kau bertahan di tempatmu sedikit lagi.
Duduklah !!! Duduklah !!!
Oh, Tuhan, Tolonglah, jangan.
Mereka membawa anak yang tadi siang.
"KALIAN TIDAK BOLEH MEMBUNUH ANAK-ANAK !"
PAK ??!!!
TEMBAK !!!
Bagi putrinya dan cucunya, Donald Lewis Carroll adalah...
Ayah dan Kakek yang penyayang dan berbakti.
Bagi Amerika, dia prajurit yang berjuang dengan berani di Korea.
Maka hari ini, kita dengan rendah hati menghormati pengabdian Donald...
dengan balutan hangat bendera negara kita.
Mari berdoa.
Tuhan, Bapa di surga, kami bersyukur atas kenangan dari Donald Lewis Carroll.
Semoga kami dianugerahkan hidup yang didedikasikan untuk berbuat lebih baik,...
agar di saat kematian, kami juga bisa mewariskan kenangan atas pengabdian...
sebagai inspirasi bagi mereka yang mengikuti kami.
Kapan kalian akan ditugaskan ?
Sebenarnya aku segera berangkat, setelah kembali ke Fort Hood.
Aku takkan pergi tahun depan.
Kakekmu seringkali berkata, betapa bangganya dia terhadap kalian berdua.
Kau harus bangga juga.
Maafkan aku. Permisi. / Tenangkan ibumu.
Ayolah Bu, jangan begitu.
Bahkan tak ada pertengkaran lagi di sana.
Ibu hanya menyayangi kalian berdua. / Kami juga sayang Ibu.
Kau tak mau jawab itu ? / Hanya SMS.
Orang yang sama tak sopan 'ganggu' kau selama bertugas ?
Maaf soal itu. Dia tidak tahu. / 'Dia' ?
Tom sedang atur kencan sebelum dia kembali ke Fort Hood.
Sungguh. Dengan siapa ?
Brie Townsend. / Brie Townsend ?
Cewek Hippie sinting dari SMU ?
Cuma kencan. Aku bukan sedang menikahinya.
Meski begitu, pakailah kondom.
Astaga. Terima kasih, Ma.
Kita kehabisan bir.
Bisa satu dari kalian bawa beberapa dari luar ? / Yeah.
Kuharap kau senang.
Kau ingin pergi ? / Yeah, kenapa ?
Kau tidak yakin yang kau ingin kerjakan.
Hanya kebiasaan lama kambuh lagi.
Maksudnya ?
Aku tak tahu. Seperti dulu bagaimana aku suka pikirkan banyak hal.
Bagaimana aku keluar dari rasa takut meski akhirnya muncul.
Triknya adalah jangan terbawa rasa takut.
Tujuan hidup punya caranya sendiri.
Di mana kau belajar itu ? "Seni Menjadi Penakut ?"
Kau harus baca bukunya sewaktu-waktu. / Oh, yeah ?
Ayo Angkatan Udara. / Ayo. Mau di hajar ?
Pacarmu memanggil.
Yeah ? / Yeah, jangan lupa birnya. / Kau cukup menyebabkan kesulitan.
Aku hanya, um, aku tak menyangka kau lucu.
Kau selalu tampak sangat serius.
Kau selalu baca buku.
Aku tak tahu kau memperhatikan aku.
Aku jelas-jelas memperhatikanmu saat kau perhatikan aku.
Oh, tidak.
Uh-hmm, kurasa kau naksir aku.
Kurasa memang benar.
Memang sudah kuduga.
Ya. / Wah, ketahuan.
Aku ingat lainnya mengenai kau.
Kau dan ibumu dulu pergi ke kota ke klinik Keluarga Berencana dan memprotes para pemrotes.
Oh, yeah, kami melempar gantungan baju ke mereka.
Kau pikir bisa membuat perbedaan ?
Perbedaannya sebanyak gantungan baju yang kumiliki di lemariku.
Aku selalu pikir ibumu sungguh berani membawamu ikut serta.
Aku selalu ingin pergi.
Protesnya penting.
Oke, boleh kutanya kau ?
Bagaimana 'pria saat itu' bisa menjadi 'pria ini' ?
Baiklah, jadi, 3 hari setelah peristiwa 9/11...
dan aku menonton Bush di Ground Zero di TV bersama semua orang lainnya di Amerika.
Dan kau ingat petugas penyelamat, polisi, pemadam kebakaran dan orang-orang biasa,...
melakukan tindakan heroik.
Dan mereka berkeringat. Dan mereka lelah dan kotor,...
Tapi ada sesuatu ada pada diri mereka yang begitu...
dilakukan saja.
Hal itu agak menyentakku.
Aku terpaksa mencari keadilan atas apa yang terjadi.
Kejadian itu membuatku terasa punya tujuan. Seperti ditakdirkan untuk itu.
Jadi, kau juga orang yang pertama kuceritakan itu.
Ingin tahu apa yang kupikir ? / Uh-hmm.
Kupikir itu mirip pemrotes anti perang di era 60-an.
Itu bagaikan...ide yang paling hebat yang pernah ada.
Ide apa saat itu ? / Bercinta, bukan berperang.
Bercinta, bukan berperang.
Bukankah ini aneh kalau kita langsung tidur bersama ?
Kupikir perang itu mengurangi kencan hingga hal-hal penting dibutuhkan.
Uh-hmm.
Seperti romantisme dan segelas tequila dan rasa humor.
Apa ?
Kau begitu cantik.
Terima kasih.
Astaga, lantai ini dingin dan aku harus pipis.
Boleh kuberitahu sesuatu ? / Yup.
Biasanya butuh waktu untuk dekat bersama cowok baru
Tapi bersamamu... aku merasa cepat cocok.
Aku akan anggap itu pujian.
Aku pikir memang kau seharusnya memuji.
Siap atau tidak, aku kembali untuk bercinta lagi.
'Senjatanya' sudah terkunci dan terisi, Bu.
Kita menuju titik kumpul.
Kita akan segera kembali bertempur lagi.
KOTA SADR 4 APRIL 2004 - PUKUL 20:31
Astaga.
Lihat itu.
Jangan...jangan !!!
Tahan tembakan kalian ! Tahan tembakan kalian !
Mereka mengumpulkan yang tewas.
Dia tidak.
Dia tidak bersenjata. / Aku tahu. Hanya memastikan.
Itu anak yang sama kita tolong tadi sore.
Apa yang kau harap ?
Ini yang mereka lakukan.
Kau tolong mereka, mereka 'menusuk' kembali kau.
Lain kali, jangan tolong mereka.
Cukup, Riddell.
Cukup.
Kau sudah lakukan semampumu, Jassim.
Kau dengar aku ?
Semuanya.
Aku telah membunuh.
Mereka tak memberimu pilihan. Ketahuilah itu.
Baiklah, dengar.
Ini belum selesai.
Kembali ke atap, buat kembali pertahanan.
Kerjakan.
Bourquin. / Yeah.
Laporkan jumlah terakhir amunisi. / Segera.
Jassim, Hayhurst, ikut aku.
Fisk, Coleman, tetap fokus.
Jaga keamanan.
Ayo jalan.
Jackson, apa yang terjadi di sini ?
Sersan Jackson ?
Apa yang tadi kau lakukan ?
Mereka menjadi gelisah.
Si ayah...dia membuat gerakan.
Dia mencoba menolong.
Hei, Jassim, cukup !
Jangan ! Jangan ! / Tenang.
Tenang...Tenanglah !!
Benar yang dia katakan ?
Dia mencoba buat gerakan.
Maksudku, aku tak mengerti yang tadi dia katakan.
Aku hanya pikirkan keselamatan peleton, pak.
Hayhurst, lepaskan ikatan yang wanita.
Sersan Jackson, serahkan senapan dan magazinmu.
Serahkan senapan dan magazinmu.
Duduk.
Pak, Kolonel Volesky menghubungi.
Dia tanya perkembangan terakhir, jadi kuceritakan penyerangan tadi.
Dia membutuhkanmu.
Awasi dia.
Jassim, pergi ke atap.
Kau tidak perlu ada di sini sekarang.
Lancer 6, ini Comanche Red 1, ganti.
Red 1, perhatikan, Rescue 3 sedang bergerak.
Aku ingin kau siapkan suarmu dan bersiap memberi sinyal, ganti.
Dimengerti, ganti.
Letnan, tak seorangpun seharusnya membuat keputusan yang kau buat hari ini.
Kau bertindak karena terpaksa, ganti.
Ya, pak.
Pak, amunisi hampir menipis. Aku tak yakin berapa lama kami bertahan, ganti.
Kami datang, Red 1.
Kami akan keluarkan kalian, ganti.
Ya pak, ganti.
Lancer 6, selesai.
Mungkin kau membutuhkannya lagi.
Oke.
Siapkan suarnya. Rescue 3 akan bergerak.
Dimengerti.
Kita antisipasi bertemu Tank Crusader sesuai rencana bersamaan.
Tapi tak ada jaminan seperti kita lihat sebelumnya.
Kita harus bergerak. Amunisi peleton sangat tipis.
Jadi, agar minimalisir terkena tembakan musuh,...
kita akan ambil rute panjang. Rute Silver.
Setelah belok ke Barat di Delta sini, kita terpaksa hadapi perlawanan berat.
Untuk itulah, White 4 dan 5, Bradley kalian tetap di depan,...
kemudian Humvee, kemudian LMTV.
Dengan begitu, kita berikan kalian perlindungan sebanyak mungkin.
Habisi musuh sebanyak-banyaknya yang kita bisa.
Tantangan terbesar setelah belok ke Delta adalah...
mencari arah gangnya.
No comments yet. Be the first to leave one.