لومړۍ 200 کرښې.
Ini adalah rumahku, gurun Karoo yang besar.
Tetapi, itu bukan aku. Aku belum lahir saat itu.
Lihat apa yang ada di sepanjang jalan itu?
Itu adalah pagar yang berada di tengah gurun.
Bertahan hidup di wilayah ini tidaklah mudah. Kau membutuhkan kesabaran dan fleksibilitas.
Beradaptasi atau mati. Itulah mengapa kami membangun pagar ini.
Agar kami terjaga dari "mereka".
"Mereka" maksudnya adalah semua yang berbeda dari kami.
Disini hanya ada satu oase sepanjang jalan di gurun ini dan oase itu hanyalah milik kami.
Ya, hanya untuk para zebra. Hingga aku datang dan merubah segalanya.
Aku dapat.
Aku tidak mendapatkannya./ Kau sudah berusaha dan masih tidak dapat?
Sudah waktunya.
Sudah saatnya. Dimana Seko?
Lihat, dia menendangnya.
Goal!!
Jaga saja belang-ku.
Themba itu pejantan yang hebat./ Saudaraku seperti sapi gendut pendek.
Aku tahu.
Apakah dimasa depan masih ada pejantan?
Oh, tunggu. Dia datang Mr. Right. Sekarang.
Hai, Nigel. Suki pikir kau sungguh hot (seksi).
Ya, aku sedang berlari.
Sudah saatnya./ Ayolah.
Seko.
Lungisa...
Dia sudah... Dia akan segera...
Seko, cepatlah! Sudah waktunya.
Itu anakku.
Itu adalah anakku.
Dia sungguh lucu.
Sebagian tubuhku putih.
Itu tidak benar./ Apa?/ Tidak ada belang?
Tubuhnya tidak ber-belang?/ Siapakah dia?/ Ada sesuatu yang salah dengannya?
Bagaimana mungkin?/ Sangat berbeda./ Aku tidak suka perbedaan.
Jangan dengarkan apa kata mereka.
Lungisa, apa kau baik-baik saja?
Ayah, apa yang terjadi? Huh?
Dia terlihat lucu.
Aku menyukainya./ Apa kita akan memanggilnya setengah zebra?
Zeb./ Zeb?
Aku mengerti./ Namanya Zeb? Kau serius?
Kau bukanlah setengah zebra.
Namamu adalah Khumba.
Ini anak kami, Khumba./ Bagus.
Dia tidak mempunyai belang./ Ya, dia tidak memilikinya.
Apa artinya?/ Itu pertanda buruk.
Tidak ada belang, tidak ada hujan.
Kau terlihat kahabisan napas./ Hanya sedikit berkeringat.
Hei, Tombi. Kurasa larimu lebih cepat dari yang lain./ Tidak.
Aku hanya lebih cerdas.
Yeah, dikalahkan oleh seorang wanita.
Oke, istirahat.
Oh, ya./ Hentikan, Tombi!! Sudah!
Ada apa, kawan? Merasa dipecundangi?
Mengapa kau peduli dengan apa yang mereka pikirkan?/ Tidak.
Aku tidak akan berteman dengan mereka./ Tidak akan?/ Aku lebih suka menjadi...
...sesuatu disini. Ayolah, Khumba!
Kau akan biarkan aku menang dengan mudah?/ Aku hanya membiarkanmu mulai lebih awal.
Apakah Khumba bersalah atau tidak,...
...jika hujan tidak turun, kita akan pergi dari sini, mencoba keberuntungan di tempat lain.
Oke guys, kita lakukan pemanasan./ Lakukan lebih baik lagi. Lanjutkan.
Sekarang semuanya berbeda./ Aku hanya menyaksikan. Jangan melakukan latihan tanpa peregangan.
Beberapa terlalu berbeda.
Mkhulu, hingga hujan turun, mungkin kita akan menjatah minum air.
Ya, benar. Bagus./ Saran yang baik, Seko./ Huh?
Hingga hujan turun, kita akan minum satu kali sehari.
Oke, semuanya. Siap?/ Timba, Themba, membakar nimba,...
Kau sungguh hot (seksi). Tunjukkan pada kami kehebatanmu.
Tangkapan hidung yang bagus, kawan.
Hei, Khumba! Kawan-kawan, tebak siapa aku?
Apa yang terjadi dengan belang-ku?/ Ototnya lebih besar dari otaknya.
Aku tidak percaya kita masih berteman./ Kapan belang-mu akan tumbuh?
Sangat lucu. Aku akan mengingat yang satu itu.
Itu akan berkilauan.
Kau senang?/ Keluarlah dari situ, kawan. Pergi jadi pemandu sorak seperti temanmu.
Suatu hari kulitnya akan normal kembali.
Kita tidak selamanya bisa menjaganya.
"Themba, Themba, kau sungguh hot (seksi)."/ Tidak.
Mungkin aku setengah zebra, tapi setidaknya aku bukan keledai.
Hey.
Berhentilah berdengung!
Apakah itu semacam peta?
Apa itu?
Khumba?
Kau baik-baik saja, Khumba?
Aku minta maaf atas kejadian tadi.
Entahlah. Barangkali mereka ingin aku pergi?
Aku telah menyebabkan kekeringan./ Itu omong kosong.
Bagaimana seekor zebra bisa menyebabkan kekeringan?/ Setengah zebra.
Jangan berpikir begitu. Aku merasa kau berbeda dari mereka.
Kau mencoba membuatku merasa lebih baik?/ Tidak, Khumba, aku hanya.../ Sudahlah.
Tinggalkan aku sendiri. Apa kau tidak punya sesuatu yang lebih baik untuk dilakukan?
Kau pikir hanya kau satu-satunya yang punya masalah dalam beradaptasi?
Tunggu!
Mereka tidak akan mengijinkan kita masuk.
Ya, tidak ada salahnya bertanya./ Halo?
Kau bisa membantu kami?/ Hanya saja jangan tanya aku cara membuat hujan.
Tabib kami membutuhkan air./ Tolonglah, dia sangat lemah.
Aku tak tahu jika aku diijinkan berbicara dengan orang asing.
Orang asing? Kami dulu tinggal bersama kalian, para zebra.
Tidak mungkin. Kita hidup bersama?/ Mm-hmm...
...tepatnya disana./ Mungkin kau dapat meminum air bagianku.
Ketika aku berkata "kau", maksudku hanya dirimu saja.
Oke, kau, dan kau juga./ Kau sangat baik.
Ini.../ Dunia luar memang sungguh luas.
Permisi.
Penyusup.
Penyusup. Penyusup. Dimana Mkhulu?
Dimana Mkhulu? Dimana Mkhulu?
Bagaimana kau bisa masuk? Inikan hanya untuk...
Mereka membutuhkan bantuan. Kurasa tidak masalah.
Kau biarkan mereka masuk? Tentu saja.../ Kau harus mengajari anakmu, Tabo.
Kenapa kalian kemari?/ Dia membutuhkan air.
Oase ini milik zebra./ Tanah ini milik kita semua.
Ayo. Mereka sudah terlalu lama disini, hingga mereka melupakannya.
Meskipun begitu, mereka ingat sarapan.
Itu Phango. Dia menuju gerbang.
Phango ada di gerbang./ Tutup gerbangnya.
Dia mencoba masuk./ Kita butuh banyak cabang pohon.
Ayo, kita harus menutupi lubangnya.
Aku bisa mendengar nafasnya. Bukan, itu dirimu.
Kau tidak bisa selamanya bersembunyi dariku, Mkhulu.
Oh, tidak./ Shh.
Aku bisa mencium ketakutanmu. Dan hampir bisa merasakannya.
Apa yang dikatakannya? Aku belum mendengarnya.
Jika hujan tidak juga turun, kau harus membiarkan mereka keluar.
Seseorang tidak boleh lagi berada disini.
Aku takut./ Kita aman disini./ Tenang aja.
Apakah kita... Kita aman? Aku hanya ingin memastikan. Ya, ya?
Khumba, kau membuat kawanan kita dalam bahaya.
Minggu berikutnya, kau hanya menerima setengah jatah air.
Setengah jatah untuk setengah zebra.
Ayah, dia membutuhkan bantuan. Dia sakit.../ Khumba.
...seperti ibu./ Cukup!
Khumba...
Ini untukmu, Bu.
Kau dalam masa pertumbuhan.
Tetapi Ibu butuh kekuatan. Ambil saja, Bu.
Kau seperti ayahmu./ Aku tidak seperti ayah, bahkan tidak mirip Ibu.
Kau tahu mengapa Ibu memberimu nama Khumba?
Kau tahu, Khumba itu artiinya "kulit"./ Kulit?
Ceritanya adalah bahwa zebra pertama yang ada di bumi ini mempunyai kulit yang sama...
...tanpa belang./ Tanpa belang?/ Mm-hmm.
Suatu hari, seekor zebra muda yang pemberani memulai perjalanannya di gurun Karoo.
Dan di dalam suatu gunung yang besar, dia menemukan oase.
Sebuah oase ajaib.
Dia berenang di oase tersebut, dan ketika keluar, tubuhnya dipenuhi belang.
Zebra yang lain mengagumi keindahan tubuhnya,...
...dan dia bangga menjadi sesuatu yang berbeda.
Setelah itu, semua zebra ingin menjadi seperti dirinya.
Sehingga satu per satu dari mereka masuk berenang di oase ajaib itu,...
...dan ketika mereka keluar, kulit mereka juga menjadi berbelang.
Jadi aku juga bisa membuat belang ditubuhku dan hujan akan turun./ Tidak, Khumba.
Dimanakah oase ajaib itu?/ Tidakkah kau lihat?...
Aku tahu tempatnya. Terima kasih, Bu./ Setelah itu, mereka semua terlihat sama.
Ini mirip seperti aku masuk...
...dan memukan tiga puncak yang mengarah ke oase ajaib itu.
Ini adalah peta menuju oase ajaib itu.
Ibu...
Ayah?.../ Lungisa.
Aku sungguh menyesal, Bu.
Air.
Hai...
Maaf, bagaimana kabarmu hari ini?
Merasa berbeda, aneh, tidak dianggap, punya masalah dalam menyesuaikan diri?
Apa aku benar?/ Aku hanya.../ Itu sebabnya aku di sini untuk membantu.
Namaku Skalk./ Terima kasih, Skalk.
Tapi kau mungkin tidak tahu.../ Kau ingin mendapatkan belang ditubuhmu,...
...tapi kau tidak tahu tempat di dunia ini untuk mendapatkan belang-mu itu.
Apa aku benar? Salah? Atau... Tentu saja aku benar./ Salah.
Aku akan membuat belang di tubuhku di oase ajaib./ Oase ajaib?
Tentu saja, oase ajaib./ Yap.
Hanya saja aku harus mencari tahu dimana tempat itu./ Stop, stop, stop.
Aku punya jawaban atas semua masalahmu.
Skalk 100% alami dan paham tentang formula ajaib.
Aku akan memunculkan belang ditubuhmu secara alammi./ Benarkah?
Tidak, tunggu. Aku tahu apa yang kau pikirkan. "Bagaimana caranya?"
Aku beritahu padamu bahwa cara itu berhasil untuk apapun. Bahkan untuk batu.
Ini contohnya. Tapi jika kau ingin berjalan ke seberang gurun Karoo dan kembali lagi,...
Tidak masalah buatku. Mungkin...
...kau bisa menunjukkan padaku bahwa cara itu berhasil./ Ikuti aku.
Khumba, aku minta maaf tentang...
Khumba?
Jadi, apakah aku bisa mendapatkan beberapa ramuan ajaib?/ Tentu.
Biasanya, ramua-ramuan ini sangat susah didapat. Tapi sekarang,...
...ramuan alami ini bisa menjadi milikmu dengan harga rendah, bisakah...
...aku mendapatkan sedikit air untukku dan teman-temanku?/ Tapi...
Aku tidak punya air./ Aku tahu ada cukup banyak air di tempat tinggalmu...
...yang bisa kau berikan. Aku sudah melihatnya dengan mataku sendiri.
Tidak ada salahnya jika kau bertanya./ Percayalah aku bisa.
Saat ini, aku adalah zebra terakhir yang ingin mereka lihat.
Skalk?
Skalk?/ Aku disini. Kau akan mulai mendapatkan belang-mu.
Selamat malam, Bu.
Suatu kebahagiaan bertemu dengan wanita cantik di malam yang indah ini.
Jika ku perhatikan, kau memiliki bulu sikat yang bagus./ Aku bukan alat pembersih.
Aku seorang seniman./ Aku tidak ingat kapan terakhir kali melihat zebra keluar dari pagar.
Kau tidak dengar apa yang dikatakannya tentang buluku? Hancurkan dia, Mama V.
Tapi aku tidak sepenuhnya bersalah./ Apa ibumu tahu kau keluar sendirian?
No comments yet. Be the first to leave one.