Pierwsze 200 wierszy.
Itu... datang lagi...
Tidak...!
Tidak! Pergi dariku!!!
Pangeran Iblis
ENMA
SmilyMADman Subs
Produksi
Kazumi Kawashiro
Perencanaan
DYNAMIC PLANNING
Cerita Asli
Go Nagai
Naskah
Takawo Yoshioka
Desain Karakter
Toshiyuki Komaru
Desain Monster/Sutradara Animasi
Ryo Tanaka
Desain Artistik
Tomoyuki Aoki
Pengarah Artistik
Kazuhiro Arai
Penata Warna
Sachiko Harada
Sinematografi
Keisuke Takahashi
Penyunting
Takeshi Seyama
Cepat putuskan.
Ikut denganku... atau dihancurkan di sini?
Musik
Kayo Konishi
Yukio Kondo
Produser Musik
Shunji Inoue
Yukihime.
Penata Suara
Katsunori Shimizu
Efek Suara
Mutsuhiro Nishimura
Produser Lini
Kicho Minami
Tatsuyoshi Kobayashi
Asisten Produser
Ichinao Nagai
Produser
Yashima Tokuhara
Satsuki Mizuno
Yoshihiko Fujisawa
Sutradara
Mamoru Kanbe
Sudah 18 iblis.
Cih, belakangan cuma cebol saja. Melawan saja tidak.
Tujuan utama kita bukan menghancurkan mereka.
Tugas kita cuma menangkap dan mengembalikan...
mereka yang menerobos keluar dari dunia iblis.
Ya, aku tahu.
Tapi panas sekali ya...
Hawa panas bagai musim panas terus berlanjut hari demi hari di Bulan Mei.
Orang-orang di jalanan kebingungan akan gelombang panas yang datang terlalu cepat.
Ini buruk...
Aku tidak bisa pergi keluar kalau sepanas ini.
Syukurlah aku membeli ini untuk musim panas.
Dinginnya. Kapaeru, matikan AC-nya!
Apa maksudmu?!
Kalau mau begitu, kubekukan kau jadi es!
Memangnya kau bikin berapa?
0 Derajat. Sedikit dingin, kan?
Kappa!!
Sudah, tidak usah. Tak usah dengarin orang ini.
Apa maksudnya "orang ini"?
Kappa! Dengar atau tidak?
A... Ap... Apa?
Apa?
Eh? Ada apa? Anu, kalian berdua...
Eh? Tunggu... eh?
m -101 -110 l -121 -52 151 54 179 -16
Sat-chan
'Tuk Kapa-chan
Aku ingin bertemu.
Sat-chan bilang ingin bertemu dan bicara...
Kenapa tidak temui saja dia?
Aku tak bisa menemuinya seperti ini!
Katakan saja kalau kau pakai kostum, seperti biasanya.
Aku mengiriminya foto sebelumnya...
Baginya, itulah diriku...
Yo!
Kapa-chan!
Ah... ya.
Senangnya! Kau sungguh datang!
Emm... Benar...
Dia terlihat baik-baik saja.
"Harus ngomong apa aku dengan anak kecil?!" kata hatinya, tapi...
Aku merasa lega...
Apapun yang kau pikirkan, dia cukup suka anak-anak.
Sat-chan...
Aku senang anak itu bersenang-senang...
...Sungguh.
Perasaanku juga campur aduk, walau dia bersama anak kecil begitu.
Kak...
Apa dia ingin menemuiku karena dia punya suatu masalah?
Ya, kukira dia punya informasi soal iblis.
Tapi tak ada apa-apa.
Orang tuanya punya masalah dan terkadang mereka memukulinya.
Apa yang kau katakan? Itu hal serius!
Lalu kau bilang apa, Bang?
Mau itu orang tuamu kek...
kalau memukulimu, pukul saja balik.
Begitu ya...
Oh, dia juga punya hadiah tapi melupakannya, jadi dia akan beri nanti.
Hm? Hadiah?
Selamat datang, Sachiko.
Darimana saja sampai jam segini?
M... Maaf. Aku cuma bertemu dengan kawan.
Begitu...
Bermain selarut ini...
kamu anak nakal ya.
Mama?
Bahkan kamu mau bodohi Mama?
Mama hukum ya.
Inspektur! Midori Akaki...!
Datang... Itu datang lagi...
TIDAK!!!
Jangan mendekat!
Itu... Itu...
Itu bangun!
Kak...
Kau tak apa, Yuki-chan?
Dia tak enak badan karena berjalan di bawah cuaca panas.
Kapa-chan, kamu dapat pesan.
Ini dari Sat-chan.
Ucapan terimakasih?
m -101 -110 l -121 -52 151 54 179 -16
Sat-chan
Tolong, aku akan dibunuh.
Bang, Sat-chan bilang dia akan dibunuh!
Dibunuh? Oleh orangtua yang dibicarakannya tadi?
Itu pasti karena Abang menyuruhnya membalas pukulan...
Bukan berarti dia bakal dibunuh.
Pokoknya, ayo periksa!
Duh, merepotkan.
Gadis itu sensitif pada makhluk halus, kan?
Kalian harus pergi untuk jaga-jaga...
Kalau Abang tak mau pergi, aku tetap pergi!
Tunggu.
Kau tetap di sini, Yuki-chan!
B... Bang!
Yah, kurasa ini tidak berhubungan dengan iblis...
tapi karena dia sudah belikan aku es krim.
Jangan memaksakan diri.
Tuan Putri, lebam itu...
Oh, ini? Ini terkadang muncul. Ini tidak terasa sakit.
Hmmm...
Ayo, Kakek.
Berdasarkan alamatnya, ini rumahnya.
Kelihatannya cuma rumah biasa.
Hentikan! Ada apa, Mama?
Bukannya Mama sudah bilang? Anak nakal harus dihukum!
TIDAK!!!
Pergi dariku!
Papa, tolong! Mama...
Kenapa kamu lari?
TIDAK!!!
Tidak... J... Jangan mendekat!
Papa juga sudah Mama hukum.
Tidak... Hentikan, Mama!
Kau terburu-buru.
Kapa-chan!
Wanita ini dirasuki iblis!
Mama!
Lari!
Hentikan!
Lepaskan! Tidak! Lepaskan aku!
Tolong diamlah!
Ini... Iblis ini...!
Ah... adudududuh...
Jangan...!
Jangan kabur.
Dengar, Enma, iblis ini...
Bicaranya nanti, kita urus dulu ini.
Tidak! Jangan bunuh dia!
Sial, takkan kubiarkan!
Mama! Ada apa? Mama?
Karena iblis yang merasukinya sudah pergi...
Ibumu harusnya kembali normal.
Mungkin...
Siapa... Siapa kau? Siapa kalian?
...Kurasa ini akhir surel kita.
Mungkinkah kau...?
Selamat tinggal!
Salju?
Sial, aku tak bisa merasakan keberadaannya.
Kita harusnya membawa Yuki-chan.
Sat-chan, bagaimana keadaannya nanti setelah melihat orang tuanya seperti itu...
Itu bukan urusan kita.
Ayo pergi, Kapaeru!
Aku akan tetap di sini sebentar...
Lakukan sesukamu.
Cukup merepotkan kita membiarkannya lari lagi.
Kemanapun itu pergi aku pasti...
No comments yet. Be the first to leave one.