Pierwsze 200 wierszy.
Teriakan apa itu?
Bukankah dari sini?
Ayu!!
Kenapa dari sini?
AYU!!!
Ayu?
Kau di sini?
Ayu?
Ada apa? Sedang apa kau di sin...
Sudah terlambat.
Ayu!! Apa-apaan yang terjadi?! Ayu!!
Pangeran Iblis
ENMA
SmilyMADman Subs
Produksi
Kazumi Kawashiro
Dia korban pertamanya...
Ada sesuatu?
Apanya?
Perencanaan
DYNAMIC PLANNING
Dia dibunuh... Itu saja sudah jelas!
Mereka menjebak, dan akan membunuh kita satu demi satu!
Cerita Asli
Go Nagai
Hoin-san, tenanglah!
Tidak ada bukti kalau Ayukawa di bunuh.
Naskah
Takawo Yoshioka
Bukti?
Tidak ada luka luar, bisa jadi ini penyakit...
Apa yang namanya bukti itu perlu?
Desain Karakter
Toshiyuki Komaru
Desain Monster/Sutradara Animasi
Ryo Tanaka
Di situasi yang sukar dipahami ini!
Desain Artistik
Tomoyuki Aoki
Pengarah Artistik
Kazuhiro Arai
Penata Warna
Sachiko Harada
Ayu dibunuh...
Jangan digerakkan.
Sinematografi
Keisuke Takahashi
Penyunting
Takeshi Seyama
Kita belum tahu ini kematian alami atau pembunuhan.
Kau mau periksa TKP?
Ya, karena aku polisi.
Jangan melawak!
Musik
Kayo Konishi
Yukio Kondo
Produser Musik
Shunji Inoue
Kau tak berdaya dengan terjebak di sini!
Tapi sekarang mau acung gelar, karena kau polisi?
Penata Suara
Katsunori Shimizu
Efek Suara
Mutsuhiro Nishimura
Hei, Inspektur, melihat situasinya, bisakah kita pahami perasaannya?
Produser Lini
Kicho Minami
Tatsuyoshi Kobayashi
Asisten Produser
Ichinao Nagai
Produser
Yashima Tokuhara
Satsuki Mizuno
Yoshihiko Fujisawa
Maaf ya. Aku akan kembali menjemputmu.
Setidaknya biarkan aku membaringkannya.
Sutradara
Mamoru Kanbe
Apa? Apa?
Aku sangat yakin... di sini tadi ada dinding...
Kita harus apa?
Hei, tunggu!
Cuma berputar-putar tak akan menghasilkan apa-apa.
Yang mau ikut, ayo.
Tetap di sini.
Itu aman?
Sudah kuduga, tempat ini rumah sakit.
Pokoknya, kita bisa istirahat di sini.
Yoshinaga. Kita akan gantian berjaga di luar ruangan.
Y... Ya. Baik.
Kau istirahatlah dulu.
Hei... bukankah sebaiknya kau istirahat juga?
Biarkan aku.
Dia sahabatmu, kan?
Kami berteman sejak kecil.
Dia selalu diejeki, jadi aku selalu membelanya...
Aku bilang aku akan lindungi dia, tapi...
Dia...
Bukankah dia sangat ketakutan pada suara piano?
Dia belajar piano saat dia kecil...
dan gurunya pada saat itu melakukan bunuh diri.
Bunuh diri?
Guru itu, dia adalah pianis yang berpotensi...
Aku tak tahu jelas, tapi sepertinya dia dapat cedera parah pada jari.
Kurasa itu sangat memberi pukulan pada Ayu.
Semenjak itu dia menjadi takut pada piano.
Semacam luka di dalam hati...
Luka di dalam hati...
Ada apa?
Aku tak bisa istirahat dan tinggalkan dia sendiri.
Hei, tunggu!
- Lepaskan! - Jangan!
Ada apa?
- Itu... - Hei, jangan!
Dia bilang dia mau ke ruang piano.
Cih.
Suruh Yoshinaga berjaga, dirimu masuklah. Paham?
Y... Ya.
PESAN
PESAN BARU DARI SOSUKE-SAN
Sosuke
Sosuke
Sosuke
Sosuke
Sosuke
Sosuke
Sosuke
Sosuke
Sosuke
Sosuke
Sosuke
Sudah cukup!
Maaf, tapi sudah kuatur ponselku untuk menolak pesanmu.
K... Kenapa begitu?
Sosuke!
Aku...
Aku tak pernah menyetujui kita berpisah!
Kita sudah membicarakannya...
tapi kau terus memohon-mohon.
Sejujurnya, aku bahkan tak mau melihat cowok sepertimu!
Sial! Sial!
Apa yang kau lakukan?
Aku akan mati, Aku akan mati untukmu!
Itu membuatmu senang, kan?
Hentikan itu.
Sebelumnya kau bilang bakal melompat di depan kereta.
Bukankah itu cuma ancaman yang kopong?
Aku sungguh akan bunuh diri!
Terserahmu.
BUKU KEHADIRAN
Wali Kelas Sosuke Oshiba
Kau berhasil
Siapa yang melakukan ini?
Jadi di soal ini, dengan rumus ini...
Jadi di soal ini, dengan rumus ini...
Kubunuh kalian semua
Mereka membodohiku, mereka semua membodohiku.
Kubunuh kalian semua
Mereka... membodohiku...
Lamanya...
Yoshinaga-san, mana mereka?
Yoshinaga-san?
Tidak ada jalan keluar dari sini.
Semua akan mati!
Ada apa?
Diam!
Aku sudah berniat membunuh kalian!
Kalian semua membodohiku...!
Kau!!!
Akhirnya kau menampakkan diri.
Pembunuh
Kenapa? Siapa ini?
Tidak!
Kau?
Jangan macam-macam!
Duh...
Apa ini? Kenapa?
Di mana jaketku? Topiku? Sepatuku?
Pintu ini tadi... tidak ada.
Rubanah...
Bagaimana bisa?
Ruangan apa ini?
Sepertinya memang ada yang tinggal di sini.
Cuma ada ini?
Kiyoshi
Kiyoshi
Kiyoshi
Yuri-san!
Malam ini sangat berbahaya!
Polisi berpatroli di seluruh kota!
Bodoh!
Yuri Benten takkan semudah itu ditangkap!
Persetan pos periksa! Kita terobos semuanya!
Ya!!!
J... Jangan!
K... Kau?
Mereka memakan kegelapan pada hati manusia.
Kegelapan?
Semenjak itu dia menjadi takut pada piano.
Semacam luka di dalam hati...
No comments yet. Be the first to leave one.