Pierwsze 200 wierszy.
Bahan bakar hampir habis, Frank.
Cukup untuk pulang?
Ya, Bisalah.
Akan Kubuat Kita Kembali.
Ada satu pesawat lagi yang harus diurus...
Ya, Mike.
Aku masih siap untuk itu.
Terima kasih sudah mengingatkan.
Aku cuma lakukan tugas.
Baiklah.
Ayo kita pulang.
86.
Tenang.
Mike, ada kereta api di sini.
Aku minta izin.
Dimengerti.
Lakukan dengan cepat.
Aku kehabisan bahan bakar.
Aku juga.
Baik.
Makanya kubilang cepat.
Aku suka saat kereta itu meledak.
Tepat waktu.
Dimengerti.
Mike?
Mike!
Tidak!
Tidak.
Mayday.
Ini Little Blue.
Mayday.
Kode merah.
Ayolah, brengsek.
Menurutmu, seberapa jauh para prajurit kulit putih?
Mereka harusnya ada di depan.
Aku belum lihat ladang ranjau seharian.
Itu intinya, Salty.
Kau tak seharusnya melihat ranjau.
Itu alasannya kita mencari dan membongkarnya.
Jerman mengubur ranjau di malam hari.
Bocah kulit putih tak suka
mencari ranjau di malam hari.
Sialan, Salty, jika ranjau tidak membunuh,
kami yang akan nyetir mobilmu.
Biar aku yang khawatir soal nyetir.
Salty, itulah yang kukhawatirkan
karena kau tak bisa nyetir dengan baik.
Bukan salahku jalan ini sangat sulit untuk kendaraan transmisi.
Kendaraan transmisi.
Ya, benar.
Jaga agar tetap lurus kedepan.
Selalu, Letnan.
Ini ladang ranjau terakhir
yang harus kita bersihkan sebelum masuk ke Bellecour?
Angkatan darat tak suka kehilangan tank.
Ya.
Menyuruh pada saudara berkulit gelap.
Mereka tak keberatan kehilangan kita.
Prajurit kulit putih di bagian belakang bus kali ini.
Tak ada diskriminasi.
Kita sudah di latih, Tuan-tuan.
Aku senang kita ada dalam pertempuran.
Ya?
Ya.
Tuhan, berkati Jeep ini dan selamatkan kami lewati ladang ranjau ini.
Bantu kami kalahkan musuh yang berjuang mengalahkan misi illahi
untuk memulihkan perdamaian dan kemakmuran
di Kerajaan-Mu yang perkasa.
Amin.
Tuhan, tolong berikan jalan yang aman
dan keselamatan dari mengemudi Salty, Amin.
Amin.
Menurutku bukan begitu cara kerja Tuhan.
Tuhan seharusnya bekerja dengan cara yang misterius.
Ya.
Lucu.
Tunggu disini.
Hei, Pak, bisa kubantu?
Ya, Letnan.
Kau telat.
Maaf pak.
Ranjau ini harus disingkirkan.
Siap, Pak.
Itu tugasku.
Aku tahu itu.
Menurutmu aku tahu?
Ya, Pak.
Kami akan mengurusnya.
Kau sudah menyapu dan amankan area ini dari musuh?
Tentu saja sudah, ya.
Menurutmu kami akan ada di sini jika tidak aman?
Semoga demikian.
Bereskan saja ini, Letnan,
lalu kita bisa bergerak.
Kau menahan kami.
Jelas?
Sangat jelas, Pak.
Tolong.
Cepat.
Kita akan serang mereka sekarang.
Mengerti?
Pasukan kita cuma ini.
Cepat.
Bocah kulit putih itu terlihat kurang senang.
Saat kita berkeliling, orang kulit putih tak pernah senang.
Itu benar.
Benar.
Ketemu.
Ini ranjau anti tank.
Tandai dan ledakkan.
Kita akan meledakkannya.
Salty.
Siap?
Satu pon HG.
Siap.
Tembak!
Jika mengenai ranjau itu, maka dia akan tewas.
Mereka menembak ranjau itu, kita semua tewas.
Hei.
Jangan bodoh.
Tembak!
Kita harus membantunya.
Kita akan menyerang.
Kita akan menyerang?
Semoga dia tahu apa yang dia lakukan.
Pergi .
Kita harus membantunya.
Lindungi aku.
Mengerti.
Pada aba-abaku.
Ya.
Kita akan berpencar.
Kau akan melindungi kami.
Pak.
Jangan ada kata menyerah.
Mengerti?
Semuanya aman, Pak?
Ya.
Sungguh?
Ya.
Tembakan apa itu?
Bazooka.
Ellison.
Prajurit.
Kita akan amankan parit di garis tembak.
Paham?
Siap, Pak.
Siap?
Sesuai aba-abaku.
Elli?
Jangan meleset.
3, 2, sekarang.
Maju Kedepan.
Dozer, terus menembak dan jangan menyerah.
Siap, Pak.
Ini aba-abaku.
Tembak!
Angkat tangan!
Kubilang, angkat tangan!
Periksa mereka.
Kedua tangan.
Biar kulihat, sekarang.
Apa ini?
Ini mirip kotoran angsa.
Aku tak bisa makan ini.
Kau bahkan tak menginginkan ini.
Aku tak melihatmu makan seharian.
Tidak ada yang lain?
Ada yang lain.
Itu bahkan lebih tak enak. Hentikan.
Hentikan.
Diam!
Diam!
Kau harus makan.
Pokoknya tak enak.
Tidak lebih enak dari buatan ibumu.
Aku berusaha, menemukan beberapa telur asli.
Kau melakukannya dengan benar.
Tapi terkadang ketika kau benar, kau salah.
Dan ketika mereka salah, mereka benar.
Kita tak bisa mengaturnya.
Menurutku yang terbaik yang bisa kita lakukan
jangan takut, terus maju.
Mereka pasti jatuh di tempat seharusnya.
Kau memiliki cara untuk berperang.
Sial sekali.
Telur asli, ya?
Mencuri untukku sendiri.
Ini telur asli.
Tentu saja.
Aku mengajukan namamu untuk komisi medan perang.
Kenapa begitu?
Karena tentara butuh perwira kulit hitam yang baik.
Tapi aku?
Benar, Red.
Apa itu berarti aku harus meninggalkan teman-teman?
Ada kemungkinan.
Terima kasih.
Kau tak harus menerimanya, tapi kau layak mendapatkannya.
Pikirkan itu.
No comments yet. Be the first to leave one.