The Craft: Legacy

The Craft: Legacy

Pobierz napisy Malay

Informacje o wydaniu

The Craft Legacy 2020 720p WEBRip Malay srt
Komentarz od gujakofficial97

Tagi

webrip
web
720p
720
BRip
Opublikowano: 2020-10-29
Pobrania: 52
Dla niesłyszących: No

Podgląd napisów Malay

Pierwsze 200 wierszy.

MENCARI RAHMAT DI PAWAGAM 31 DISEMBER 2020

Selamat menyelami dunia sihir!

Ini harinya. / Baiklah.

Aku rasa yakin dengan yang ini.

Kita bertiga penyihir yang bersemangat.

Kenapa kita terus mencuba tanpa penyihir ke empat?

Ini dia.

Apa? Sudah dua tahun.

Mungkin kita tidak perlukan yang keempat.

Ya, kau perlu keempatnya.

Setiap bulan sabit adalah sebuah elemen.

Lihat? Utara, selatan, timur, barat.

Aku ingin membekukan waktu.

Kita tidak bisa jika ada yang keempat.

Sudah kusiapkan di atas meja, Frankie.

Pegang, atau nanti kebakaran.

Baiklah, semua.

Aku suka piring ini.

Jangan dipadamkan.

Harus. Kita harus melakukan ritualnya.

Bulumu.

Frankie, hati-hati.

Kau selalu menyalakan api.

Tidak kali ini. / Kalian siap?

Saat malam menerima terangmu

dan samudra merasakan tarikanmu

kubulatkan niatku tumbuh bersamamu

dari baru hingga sempurna

aku memanggil roh-roh dari Utara,

roh bumi dan jasad,

roh tanah.

Terberkatilah.

Aku memanggil roh-roh dari Timur,

roh udara, roh awal baru, roh nafas.

Terberkatilah.

Aku memanggil roh dari Selatan,

roh api dan tekad, roh panas.

Terberkatilah.

Tabby, bisa pura-pura

tidak memanggil roh Selatan

dan panggill roh Barat?

Apa? Tidak. Itu edan. Tugasku sudah beres.

Seseorang perlu memanggilnya. Jika tidak, tidak akan berhasil.

Jika mau jujur, roh Barat telah mengacau.

Kenapa tidak kita abaikan saja?

Dia ada benarnya.

Dan, ini dimulai dengan Timur.

Timur, Selatan, Barat...

Ini alasan kita hanya bisa melakukan sihir dasar.

Kita tidak pernah dapat yang keempat.

Berapa kali kita mencoba berkomunikasi telepati?

Ya Tuhan! Kau terobsesi berkomunikasi telepati.

Baca bukunya.

"Itu harus disegel dan selesai saat keempat penjuru menyatu"

Tunggu, tunggu, tunggu.

Sial!

Ini lagumu. / Ya!

Baik, ini dia.

Sial. Kau hapal liriknya.

Maaf.

Sayang.

Tidak. Kau boleh menangis.

Baik, lampiaskan saja.

Sayang, aku...

Aku mengerti. Ini...

Ini aneh, bukan?

Lihat, perasaan kita membuncah.

Kau harus merias wajahku saat kita sampai di sana.

Baik. Siap.

Tolong putar kembali.

Bagaimana alisku?

Cantik.

Baik.

Baik.

Kau terlihat cantik.

Astaga.

Sungguh.

Baik. Aku cantik.

Kau siap? / Aku gugup.

Ya. / Baik.

Baiklah, ayo lakukan ini. Baik.

Halo.

Hei. / Hei.

Kau datang utuh. / Ya, ini...

Ya Tuhan.

Itu bagian lain dari dirimu yang utuh?

Hai, Lily. Akhirnya kau ke sini.

Senang bertemu lagi.

Terakhir kali ketemu di lapanganmu.

Kini aku diuntungkan menjadi tuan rumah.

Itu metafora olahraga.

Metafora, analogi.

Ya, aku mengerti.

Ya, aku mengerti.

Guyonan bapak-bapak. Ketahuan.

Itu kamera yang keren.

Terima kasih. / Benar, bukan?

Mari berfoto. Peringati momen ini.

Ide bagus.

Boleh? / Baik.

Ini bukan untuk swafoto. Tapi di sini...

Tentu. Bagaimana cara...

Analog.

Paham. Gaya antik.

Siap?

Baiklah. Mari masuk dan temui anak-anak.

Mereka sangat senang bertemu denganmu.

Kurasa mereka mandi.

Ini Isaiah. / Hei.

Jacob. / Hai.

Dan Abe.

Hai.

Apa-apaan?

Hei, beri Lily tempat duduk yang bagus.

Minggir.

Minggir.

Isaiah, minggir!

Hentikan!

Minggir.

Tenang.

Burung kecil berkata Mint Chip favoritmu.

Terima kasih.

Benar, burung kecil?

Burung kecil cantikku.

Mesum, Ayah.

Hei. / Hei.

Kamar yang bagus.

Kau baik-baik saja?

Ya.

Bagaimana perasaanmu tentang sekolah besok?

Apa kau bersemangat?

Kau bisa dapat beberapa teman baru.

Itu menandakan aku punya kawan lama.

Selalu ada anak bangkai ke manapun kau pergi, 'kan?

Bu. Itu tidak baik. / Maaf.

Yang benar anak bangsat.

Bangsat? Ibu memilih bangsat sialan.

Baiklah. Ingat kata ibu selalu.

Perbedaanmu adalah kekuatanmu.

Baik, soal itu, aku mau bongkar barang.

Baik.

Aku sayang kau. / Aku kau.

Hei.

Terima kasih sudah bersikap sangat baik.

Bu.

Dengan semua ini.

Aku tahu rasanya cepat.

Bu, aku sama sekali tidak menilaimu.

Aku sudah lama tidak terhubung dengan seseorang seperti ini.

Dan rasanya sangat menyenangkan.

Memiliki seseorang untuk...

Aku mengerti.

Baiklah, Sayang. Istirahatlah.

Baik.

Aku sayang kau. / Aku juga.

Aku sayang kau. / Aku juga.

Apa kabar?

Sepatu bagus.

Terima kasih.

Semoga hari pertamamu indah.

Terima kasih.

Aku tahu kenapa burung disangkar bernyanyi

Saat sayapnya memar dan dadanya sakit

Saat menghantam jerujinya dan dia akan bebas

Tapi doa yang dia kirimkan dari lubuk hati terdalamnya

Hanya permohonan dia terlempar ke Surga

Aku tahu kenapa burung yang dikurung bernyanyi!

Baik, minggu ini kita akan membaca

bab satu sampai empat

dari otobiografi Maya Angelou,

yang judulnya...

Ya Tuhan, Kalian melihat ini?

Timmy. / Maaf.

Baik, apa yang terjadi? / Hei.

Hai. Kurasa kau menjatuhkan sesuatu.

Ya Tuhan.

Degil sekali.

Di belakang bisa tenang? Ayo. Jacob.

Ini seperti TKP.

Hei. Baiklah, cukup.

Tenang.

Halo?

Kurasa dia di sini.

Halo?

Itu terjadi pada semua orang. Timmy hanya orang brengsek.

Jangan buang air mata demi dia.

Kau tidak sendiri.

Dia membuat kami semua menangis.

Dan hei...

...aliranmu sudah deras dan itu patut dirayakan.

Frankie. / Frankie.

Apa? Aku hanya bilang Bibi Alir datang dari Negeri Merah.

Kami membawakanmu beberapa celana pendek.

Aku memakainya di gym, jadi agak berkeringat,

tapi harusnya cocok.

Baik, aku akan geser ke bawah pintu.

Terima kasih.

Kau bisa duduk bersama kami jika mau.

Tak berarti ada orang yang ingin duduk bersama kami.

Terima kasih, semuanya.

More Malay subtitles for The Craft: Legacy

Komentarze

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left