Pierwsze 200 wierszy.
Ibu, kubakarkan uang kertas untukmu. Semoga kau tenang di alam sana
Hampir waktunya benda-benda itu dilemparkan
Dia telah melakukannya tiga malam dalam minggu ini.
Siapapun yang pertama kabur, bayar dua kali lipat
Cukup. Orang yang pertama kabur bayar dua kali lipat
Orang-orang yang tak punya perasaan.
Mengapa membuang barang dari ketinggian seperti itu?
Apakah kita tidak membuang-buang waktu?
Menunggu mereka melemparkan barang-barang itu?
Xiao Long, Sekarang minggu pertama sejak meninggalnya nenek
Bakarlah dupa untuknya.
Tidak ada lift malam ini.
Melelahkan juga naik tangga.
Apa yang kalian lakukan disini?
Buat sempit jalanan saja.
Dia sedang bersandiwara
Apa gunanya berdo'a kalau kalian tidak berbakti?
Benar. jika dia berbakti,
Dia tidak akan membiarkan orangtua berkerja sampai larut malam.
Bisa saja dia meninggal, dan tidak ada yang tahu.
Ny. Zhang, siapa yang anda maksud?
Tn. Li.
Jika kami melakukan sesuatu yang menyinggungmu
Di saat kau masih hidup,
Kuharap kau berbelas kasih
Dan memaafkan kami.
Buka pintunya, cepat!
kakak, buka pintunya! Aku mau mengambil sesuatu!
Bu, kakak tidak mau membukakan pintu lagi!
Buka! Kau ingin mati?
Seminggu ini kau sudah mengurung diri sampai sekarang.
Halo. Kakakku patah hati lagi.
Aku mendengar sesuatu.
Semakin mendekat.
Aku sudah tak tahan lagi!
Tahan. Jangan sampai orang tua itu menertawakan kamu
Siapa yang kau panggil "orang tua"?
Dasar pemalas!
Pemilik apartement akan segera datang untuk pemeriksaan
Kali ini dilemparkan di sana.
Tn. Hu.
- Dimana Ah Lu? - Disana.
Cari orang lagi? Bukankah itu butuh biaya?
- Biar kupikirkan dulu. - Tapi sebagian dari kita.
Tn. Lu, Bisakah kau meminjami saya uang?
Mati saja kau!
- Tn. Lu. - Bajingan!
Ah Jiang, berikan surat ini pada suamiku.
Aku mau bercerai darinya.
- Nyonya - Kakak Jiang..
Toko Buku di mall tutup jam sepuluh.
Mereka biasanya menyetor uang ke bank hari berikutnya.
Ayo kita curi besok malam.
Jangan, lebih baik di Toko bunga sebelahnya
Kenapa?
Pelayannya buah dadanya besar.
Kita perkosa dia
Kau benar-benar tak berguna.
Ayo kita lakukan besok malam.
Kemudian kita perkosa setelah itu
Setelah mencuri, Kau akan punya uang
Lalu kau bisa sewa pelacur.
Ayolah. Kita harus punya prinsip dalam hidup. Oke?
Kita akan memperkosanya setelah kita bersenang-senang dengan pelacur.
Ada apa?
Minggu ini, Ada seorang wanita tua meninggal di gedung ini.
Minggu ini, mungkin ada...
Dasar penakut.
Kita keamanan. Apa yg kita takutkan?
Ayo.
Periksa lantai sepuluh.
Hancurkan aku. Ayo!
kau bermalas-malasan lagi.
Kenapa kau berbaring disitu?
Istriku meninggalkanku demi orang lain.
Bangun. jangan menghalangi jalan
Biarkan aku mati!
Kalau begitu benturkan kepalamu ke tembok.
Apa kau gila? Kau mengambil kesempatanku untuk mati?
Tidak ada hadiah untuk itu
Siapa yang melemparkan kulkas?
Kapten, Xiao Long menghilang!
Jangan panik.
Dia mungkin pergi main, nanti juga pulang.
Tidak, sudah satu jam dia menghilang.
Aku menemukan jamnya di lift.
Jam?
Mungkin diculik orang maniak seks
Apakah kamu gila?
Dia anak laki-laki! Untuk apa dia menculiknya?
Sodomi.
Kau ingin mati?
Pergi sana, dasar sinting!
Jika bukan sodomi, maka alasannya pasti minta tebusan.
Diam kau!
Kubunuh kau!
Sudahlah
Biar aku saja
Bangsat, Apa maksudmu?
Tidur saja di sini sementara
Tn. Li, Mari ke atas dan panggil polisi.
Baiklah.
Silahkan, Kapten.
Jangan khawatir. Polisi telah diberitahu
Mereka akan menemukan anakmu segera
Ayahnya adalah koki sederhana dengan gaji sedikit.
Dia tidak kaya. Jadi kenapa Xiao Long diculik?
Tn. Li, Ada apa?
Ibuku ada di sini.
Jangan bercanda!
Lihat. Paha ayamnya hilang.
Pasti ibuku yang memakannya.
Kau yakin?
Dia sangat menyukainya disaat masih hidup,
Dia makan sambil duduk di kursi itu, sepertimu.
Mungkinkan dia kembali untuk menjengukku?
Jangan begitu.
Tenanglah. Aku akan mengambilkan air minum
Ibumu sembunyi di sana, sambil memakan paha ayam!
Apa itu?
Ibu.
Xiao Long?
Sudah selarut ini. Kamu mau kemana?
Pung!
Aku akan melupakan Johnny mulai sekarang.
Tuhan, Beri aku awal yang baru.
Baiklah, Aku janji.
Bukankah aku berjanji padamu? Bicaralah.
Oke. Bicaralah.
Lagi.
Sekarang jam dua belas
Minumlah seteguk. Tidak? Kalau begitu lupakan.
Tenang. Ini bukan pertama kali buatmu
Apa?
Sudah jadi tugasku untuk menegakan keadilan dari surga.
Benarkah? Jika bukan aku, siapa lagi?
Jangan khawatirkan aku.
Sekarang waktunya.
Maaf.
Lain kali, jika anakmu memakan paha ayam,
Bilang padanya untuk tidak makan di tempat gelap.
Dia bisa membuat orang takut
Baiklah. Maaf. Terima kasih, Kapten.
Hati-hati.
Malam ini, Mari bawa Xiao Long ke hotel
Berkemas. Aku akan telpon dan pesan kamar.
Bisa minta nomor telpon?
Hotel yang pemandangannya bagus?
- Xiao Long! - Hotel apa?
Apa itu?
Xiao Long menghilang lagi.
Xiao Long!
Tunggu di sini. Biar kucari.
Aku ikut.
Tunggu di sini.
Halo?
Apa Xiao Long sudah pulang?
Belum.
Aku akan kembali bersama kapten Lu
Ibu!
Xiao Long!
Mau kemana?
Kau biadab. Kau yang membunuhku.
Aku akan membunuhmu!
Kau tidak bisa melarikan diri.
Xiao Long.
Apa yang kau lakukan di sini?
Dia kerasukan!
- Istriku! - Suamiku!
- Apa yang terjadi? - Xiao Long kerasukan
Siapa itu tadi?
Dia menyingkirkan Xiao Long dengan loudspeaker.
Apa yang terjadi?
Itu ibumu.
Jika dia tidak mati bahkan setelah tersengat listrik dengan tegangan tinggi,
Maka kecoa akan menguasai dunia.
Kau suka menakuti orang.
Itu tidak benar. Kau tau?
Ya.
Sekarang telpon ke rumah dan minta maaf.
Yang benar saja?
Ya.
Halo?
Aku ibumu.
Mereka lari ketakutan.
Suaramu terlalu memuakkan
Haruskah kau terdengar begitu menakutkan?
Lagi pula aku adalah hantu
Lalu kenapa? Apakah kau harus sombong?
Aku tidak sombong. Mereka membunuhku,
Dan sekarang aku mau balas dendam!
Mari kita bicara di sana.
Baiklah
Ibu.
Nenek.
Apakah aku menyinggung perasaanmu?
Kau mau bersaing denganku?
Siapa?
- Kapten Keamanan? - Ya.
Saya Leo.
No comments yet. Be the first to leave one.