De eerste 200 regels.
--- Original Subs By --- Dorothea
Astaga.
Hei.
Ya ?
Ya ?
Tunggu dulu, tunggu dulu. Tunggu dulu, tunggu dulu.
Tunggu dulu, pelanlah.
Pelanlah.
Sebentar.
Ya.
Tidak, aku sudah bangun sejak pagi.
Uang kuliah apa ?
Berapa biayanya ?
Tidak.
Tidak, tidak, tidak.
Itu tak benar, itu tak benar.
Kau yang ingin dia sekolah privat, Bukan aku.
Biarkan Knuckles bicara.
Katakan padanya ini tak mudah.
Akan kutelepon dia, Dia harus menjawabnya.
Oh, jadi sekarang dia puteraku ?
Kareka kau ingin dia masuk..,..
Kau ingin uang kuliahnya.
Hah ?
Bagus sekali, Deana. Bagus sekali.
Kau meneleponku jam 7 pagi di Orlando
Untuk meminta uang padaku. Bagus.
Bukankah dia tak mau sekolah disana ?
Baiklah, dengar..,.. Aku ada penerbangan jam 9 pagi.
Duduklah, aku akan segera ke Atlanta.
Mengapa aku berbohong ?
Ya, tapi apa itu membuatku jadi pembohong ?
Bagaimana..,..
Baiklah.
Baiklah.
Baiklah. Dah.
Apa dari istrimu ?
Mantan istriku.
Mmm.
Tapi kau, Trina, kau bisa jadi istri keduaku.
Mmm-mmm. Jangan bercanda, papi.
Oh.
- Penerbangan kita jam 9 pagi. - Penerbangan jam 9 pagi.
Lekas bersiap.
Ya, lekas bersiap.
Kepalaku sedikit pening, Aku harus..,..
Aku harus makan sesuatu.
Ahhh !
Akan kuurus untukmu..,..
Setelah semua penumpang naik, Kau mau ?
- Baik. - Selamat pagi, Trina.
Selamat pagi, Kapten Whitaker.
Maafkan aku, pak. Tasmu harus diperiksa dulu.
Margaret.
- Kapten Whitaker. - Selamat pagi.
Apa langitnya bersahabat ?
Kau tak boleh membuatku Menginap lagi di Orlando.
Jangan khawatir, akan kuantar Kau ke Gereja tepat waktu.
Apa Yesus Kristus bintang tenar
Di Pembabtisan Pertama No. 27 ?
Itu benar. Kristus adalah Raja Di Gereja Pembabtisan Pertama.
Di Jalan Hazel dan Ninth.
Dan kusisakan kursi untukmu di sebelahku.
- Sisakan dua. - Tentu.
- Selamat pagi. - Selamat pagi, Kapten.
Pemeriksaan selesai.
Margaret !
Ya, bisa kau buatkan kopi hitam..,..
Dengan gula yang banyak dan aspirin.
- Paham, sayang ? - Mmm-hmm.
- Kau mau sesuatu ? - Tidak, Bu, terima kasih.
Apa kita pernah terbang sebelumnya ?
- Kurasa belum, pak. - Kau yakin ?
Ya. Ken Evans.
Whip Whitaker.
- Senang bertemu denganmu. - Sama - sama.
Pemeriksaan oksigen.
Sudah diperiksa, mau kau coba ?
- Uh, tidak, terima kasih, pak. - Kau yakin ?
- Ya, pak. - Baik.
Pak, sekarang jam 8:50.
Benarkah ? Baiklah, mari kita mulai.
Aku selalu tepat waktu.
Ya, pak, kau benar.
Bagaimana kondisimu hari ini, pak ?
Sedikit capek, Banyak penerbangan untukku..,..
10 penerbangan dalam tiga hari. Besok aku libur.
- Ini kopimu. - Oh, terima kasih.
- Dan aspirin-mu. - Terima kasih.
Dan catatan dengan 102 orang.
Terima kasih, Terima kasih, Terima kasih.
Beritahu penumpang. Kita siap lepas landas.
Baiklah.
Oh, tolong jangan kau angkat.
Jangan kau angkat.
Yo.
Hai, ini Nic. Kau punya barangnya ?
Kip.
Hei, sayang, kemarilah. Apa kabarmu ?
Senang bertemu denganmu. Nicole, dia Tiki Pot.
Tiki rekanku untuk series baru ini.
Dia sangat memahami film porno.
Aku perlu dua gram.
Kami menyusun narasi untuk film porno, sayang.
Desdemona.
Kau bisa memerankan Desdemona.
- Lihatlah kau, kau sempurna. - Desdemona ? Apa itu ?
Ya ! Kau sempurna. Lihatlah dia, cantik sekali.
Dia bisa melakukan anal, $ 2.000, per jamnya.
Aku bukan bintang film porno, Kip.
- Baik, dengar, dengar..,.. - Biar kulihat barangnya.
Filmnya tentang Othello.
Moor datang dan melihatmu Di ranjang bersama perawatnya.
Dan dia melakukan anal di bokongku.
Masih mahasiswa, sangat bersih. Brett !
Kami memberinya judul The Beast With Two Backs, sayang.
Sebenarnya, judulnya memang The Beast With Two Backs.
Aku tak paham mengapa kau Mengatakan hal yang tak kuinginkan.
Atau "Holethello" atau "Butt Holethello."
Tunjukkan kemaluanmu.
Mmm ? Mmm ?
Tiki, apa itu namamu ?
Hmm ?
Mengapa tak kau sendiri yang Bercinta dengannya lalu kau hubungi aku ?
Hei, Nicole ! Nicole ! Hei, hei, hei.
Tenanglah, tenanglah. Hei, maafkan aku.
Kami memang salah, maafkan aku.
Tenanglah, ini bukan masalah besar.
Duduklah dan bersantailah.
Ada apa denganmu ? Kukira kau sudah bersih.
Kau membuatku takut dan..,..
Oh, ayolah.
Jangan menangis.
Aku, aku perlu kokainnya, Kip.
- Aku punya $ 100, kumohon. - Aku tak mau uangmu, kau simpanlah.
Simpanlah, aku tak mau, paham ?
Dengar.
Ini Taliban. Sangat kuat.
Aku bisa mengatasinya.
Aku tak ingin kau menghisapnya. Ini terlalu kuat.
Tak akan, aku berjanji.
Um, akan kurokok saja.
Aku sudah lama tak menggunakan jarum suntik.
Baik, jangan gunakan jarum suntik.
Jika kau ingin sedikit bersenang - senang
Gunakan sedikit kokain ini.
Supaya tubuhmu kembali bugar, paham ?
- Seperti kau sebelumnya. - Baik.
- Paham ? - Ya.
- Paham, sayang. Mmm-hmm. - Terima kasih.
Semua barang harap disimpan dengan aman..,..
Dalam tempat di bawah kursi Yang ada di depan anda
Semua peralatan elektronik juga harus dimatikan.
Penerbangan kita ke Atlanta Memakan waktu 52 menit.
Para Pramugari, Tolong segera duduk.
Apa yang kau lakukan tadi malam ?
Aku lelah, langsung tidur.
Baiklah, ini dia.
Semua peralatan normal.
Pembaca kecepatan menyala semua.
Delapan knot, diperiksa.
Ini seperti video game 'kan ?
Oh ! Kecepatan angin ini Sekitar 30-knot
Cukup untuk menggoyang pesawat ini.
V1.
Dan lepas landas.
Kita di posisi yang benar.
Angkat rodanya.
Yee-hah, bagaikan koboi.
SouthJet 227, Bandara Orlando, kontak radar.
Belok kiri, arahkan 170. Naikkan sampai sembilan ribu.
Dimengerti, kiri 170, Naikkan sembilan ribu.
Jangan pakai autopilot. Biar kuterbangkan hari ini.
SouthJet 227,
Bandara Orlando, Bagaimana keadaan disana ?
Uh, Bandara, ini SouthJet 227.
Penerbangan agak sulit, Kami sedang..,..
Maksudku turbulensi parah, Turbulensi yang parah.
Tak ada layanan makanan hari ini.
Aku merasa tenang.
Aku merasa tenang.
Tapi keadaanku tak begitu menyenangkan.
Sialan, aku muak dengan ini.
- Apa yang kau lakukan, pak ? - Sedikit turun.
- Apa ? - Kau lihat warna abu - abu kecil..,..
Diantara dua awan mengerikan itu ?
Itu kantong udara halus Tepat di atas Kissimmee.
Kita akan menembusnya.
Belok kanan, 30 derajat.
Bandara, SouthJet 227, Kami perlu berbelok 30 derajat kanan.
Karena cuaca.
Karena cuaca.
SouthJet 227, 30 derajat kanan disetujui.
Tolong laporkan kembali.
Ya Tuhan.
Dia tak bisa membantumu sekarang, saudaraku.
Uh, SouthJet 227, katakan ketinggianmu.
- Apa yang harus kukatakan ? - Katakan kita sedang naik.
Uh, Bandara, kita naik sembilan ribu Pada level pesawat 180.
Uh, dimengerti, 227.
No comments yet. Be the first to leave one.