De eerste 200 regels.
Sialan.
- Ya. - Miles, bisa pindahkan mobilmu?
Mengapa?
Tukang atap harus memasukkan truknya.
- Kau tak parkir dengan baik. - Ya.
Baiklah, tunggu.
SABTU
Maaf.
Maaf, Tuan-Tuan.
Maaf.
Mati aku!
Aku tahu aku bilang akan datang tengah hari.
Namun, ada banyak pekerjaan yang dilakukan di gedungku
dan itu sangat menjengkelkan.
Ada beberapa hal yang harus aku urus pagi ini.
Namun, aku dalam perjalanan.
Aku keluar pintu sekarang.
- Hai, Simon. - Miles.
Tolong tripel espreso.
- Minum di sini? - Tidak, aku terlambat.
Dibungkus saja.
Lalu berikan aku New York Times dan kroisan bayam.
Terima kasih.
- Halo. - Halo, Ny. Erganian. Apa kabar?
- Masuklah. - Terima kasih.
- Jack masih di sini? - Ya.
- Di dalam. - Terima kasih.
- Lihat siapa yang datang. - Hai, Semuanya.
- Hei! - Maaf.
Seseorang akhirnya tiba.
Akhirnya datang, Tn. Tepat Waktu.
- Ingat anak-anakku, Alex, Helen? - Ya. Apa kabar?
Kami pikir mungkin kau salah arah.
Kau pergi ke Tijuana dan mereka tak mengizinkanmu kembali.
Ya.
Aku harus menyuap mereka.
- Hei, Miles. - Apa kabar, Christine?
Ya, jalan tolnya sangat macet.
Macet total sepanjang jalan.
Orang-orang berangkat pagi di akhir pekan.
Aku memang terlambat pergi.
- Kami senang kau datang. - Ya.
Christine, tanyakan Miles tentang kuenya.
- Ide bagus. Ikut aku. - Apa ini?
Sayang, tak ada waktu. Kami harus pergi.
Ini hanya akan sebentar.
Ya.
Jack bilang kau menerbitkan sebuah buku. Selamat.
Ya, selamat.
Ya, itu belum sepenuhnya diputuskan.
Ada yang tertarik.
Temanmu rendah hati.
Miles, jangan terlalu rendah hati, hibur mereka.
Kau buat aku seperti pembohong.
Apa topik bukumu?
- Nonfiksi? - Bukan, itu novel. Fiksi.
Ya. Meskipun ada sedikit dari hidupku sendiri.
Jadi, kurasa secara teknis, sebagian isinya adalah nonfiksi.
Bagus. Aku suka nonfiksi.
Ada banyak yang perlu diketahui tentang dunia ini.
Kau membaca sesuatu yang diciptakan seseorang,
membuang-buang waktu.
Sudut pandang yang menarik.
Mana yang lebih kau suka?
Aku suka keduanya,
tapi jika harus memilih, aku lebih suka yang cokelat.
Sudah kubilang.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Dari mana saja kau?
Aku tersiksa di sana. Kita seharusnya sudah pergi jauh.
- Jalanan macet. - Yang benar saja.
Kau pengar. Kau tahu itu.
Baik, ada acara mencicipi anggur tadi malam.
Aku ingin beli sesuatu yang enak untuk berkendara.
Lihat kotaknya.
Mengapa kau bilang novelku sudah diterbitkan?
- Karena katamu sudah siap. - Tidak.
Tidak. Yang aku katakan
adalah ada yang tertarik di Conundrum.
- Ya. Conundrum. - Benar. Salah satu editor
menyerahkannya pada editor senior.
Itu cukup bagus. Sepertinya kau diterima.
Tidak. Kemungkinannya kecil.
Lagi pula, Conundrum hanya percetakan khusus yang kecil.
Aku tidak akan terlalu berharap. Aku berhenti peduli.
Persetan. Aku berhenti peduli.
Sepertinya akan berhasil kali ini. Aku bisa merasakannya.
Kurasa ini saatnya.
Aku sangat bangga padamu.
Jangan dibuka sekarang.
- Itu hangat. - Mengapa?
- Jack, itu Byron tahun 1992. - Benar.
Itu sangat langka. Aku menyimpannya.
- Aku tak akan membukanya. - Jangan dibuka.
Jack!
Setengahnya hilang.
Hei. Diamlah.
Bersulang untuk minggu yang hebat.
Ayolah.
Ya. Tentu saja.
Meski perilakumu kasar,
aku senang kita meluangkan waktu bersama.
Ya. Aku juga.
Aku sudah lama menantikan ini.
Kupikir ini tak akan terjadi.
Astaga, ini enak.
Itu 100% Pinot Noir. Satu kebun anggur. Mereka bahkan tak membuatnya lagi.
Pinot Noir?
- Mengapa warnanya putih? - Astaga!
Jangan tanya seperti itu di negeri anggur,
mereka akan kira kau orang bodoh.
Katakan saja padaku.
Warna pada anggur merah berasal dari kulitnya.
Sebaliknya, anggur ini tanpa pemerasan.
Tak ada kandungan kulitnya...
Kau sudah baca draf terbaru?
- Ya. - Lalu?
Itu bagus. Maksudku, ada banyak perbaikan.
Itu jauh lebih efisien. Itu tampak...
Entahlah, lebih solid.
Bagaimana dengan akhir yang baru? Kau suka?
Ya.
Akhir yang baru jauh lebih hebat dari akhir yang lama.
Tak ada akhir yang baru.
Sama persis mulai dari halaman 750.
Mungkin itu terlihat baru
karena segala sesuatu sebelumnya sangat berbeda?
Ya, pasti begitu.
Mengapa keluar dari jalan tol?
Aku ingin mampir sebentar.
Untuk apa?
Kita bertemu ibuku sebentar.
Ibumu?
Besok ulang tahunnya, paham?
Aku tak enak jika tak mampir.
- Baiklah. - Tak lama.
- Rumahnya dekat. - Baik.
- Terima kasih. - Aku tak tahu itu.
Berapa usianya?
Tujuh puluhan.
Ini. Pegang ini sebentar.
Terima kasih.
- Kejutan. - Kejutan.
- Selamat ultah. - Selamat.
Astaga! Miles dan Jack!
Sungguh sebuah kejutan!
Aku tak ingat terakhir kali kau membawakanku bunga.
- Selamat ulang tahun, Bu. - Itu dari kami.
Aktor terkenal membawakanku bunga untuk ulang tahunku.
- Aku merasa istimewa. - Serta sampanye.
Aktor terkenal akan menikah minggu depan, Bu.
Benar. Bukankah itu bagus?
Kuharap gadis itu tahu betapa beruntungnya dia.
Menikahi orang seperti Derrick Sommersby.
Astaga. Itu 11 tahun yang lalu, Ny. Raymond.
Kau luar biasa di acara itu.
Kau yang tak jadi bintang film terkenal di dunia karenanya adalah kesalahan besar.
Astaga, Miles, mengapa kau tak bilang akan datang
dan mengajak pria tampan ini?
Lihat pakaianku.
Aku harus berdandan dahulu.
Kau tampak luar biasa, Ny. Raymond.
Yang benar saja.
Buatlah dirimu nyaman.
Kalian lapar?
Ya, aku lapar.
Ditambah korban perang...
Hanya camilan.
...Jerman kehilangan satu juta orang.
Untuk mengganti mereka, Hitler menggunakan sumber daya manusianya yang terakhir.
Ini lezat, Ny. Raymond. Sangat lezat.
Itu hanya makanan sisa.
Apakah ini ayam?
Aku bisa membuat yang lebih mewah jika ada yang memberitahuku
bahwa ada seseorang yang akan datang
dan mengajak teman spesial.
Ini kejutan, Bu.
Aku bisa pasang seprai bersih di ranjang satunya dan kasur lipatnya.
Kalian menginap.
Wendy, Ron, dan si kembar akan jemput kita pukul 11.30
untuk sarapan siang di Sheraton.
Makanan mereka sangat enak.
Ibu bicara dengan Wendy?
Baru saja.
Dia senang sekali.
Si kembar juga.
Tidak, aku yakin begitu.
Jack sangat bersemangat untuk pergi ke...
Namun, ya, tentu saja. Kita akan lihat nanti.
Terserah kalian saja.
Kupikir akan menyenangkan jika kita berkumpul di ulang tahunku.
Aku akan segera kembali.
Apa iklan lain yang kau bintangi itu?
Saat kau menjadi pelari?
Itu untuk Spray 'n Wash.
- Spray 'n Wash. Itu dia. - Astaga.
Aku ingat gadis yang bersamaku.
Dia luar biasa.
No comments yet. Be the first to leave one.