De eerste 200 regels.
Berdasarkan kisah nyata
Tahan...aku akan mengeluarkannya sekarang
Malee memiliki seekor anak kucing, kucing kecil, kucing kecil
Malee memiliki seekor anak kucing ... eh ...
Dan?
Aku pernah mendengar lagu ini 2 kali, dan sekarang jadi 5 kali
Selalu lagu yang sama.
Tak ada lagu yg laen ya?
anak-anak ...
Kita sudah sampai.
Ayo kita masuk.
Yaimai
Ayah ... Ibu ...
Kita tunggu anak itu
Tidak ada anak-anak lain di sekitar sini
Aku akan cari tumpangan ke sekolah
Baiklah
Setelah itu aku akan pergi kerja
Ayo. Aku akan terlambat untuk mengajar
Keluar
Keluar
Cepat
Ayo. Ayo.
Masuk
Duduk di pangkuanku
Siap untuk pergi?
Ya
Mari kita pergi!
Ayah, Ibu. Bawa anak itu bersama kita
Apa yang kamu katakan?
kamu tidak memiliki saudara kandung.
Kamu ingin adik?
Dia mungkin ingin punya adik
Sebaiknya jangan dulu
Aku belum siap
Yaimai saja sudah cukup.
Benarkan?
Kenapa sendirian disini?
Bom ..
Apakah kamu mencintaiku?
Ya
Aku hamil
Apa yang akan terjadi jika orang tuaku tahu?
Bagaimana dengan masa depanku?
Lupakan saja Bom
Itulah yg sedang kupikirkan.
Kamu tidak bisa membantuku
Aku akan mengatasinya dengan caraku sendiri
Peerawit ... kenapa tidak kamu masuk kelas?
Apa ada masalah antara kalian berdua?
Tidak Bu
Halo, Aye?
Apa?
Semua jadwal sutingku telah dibatalkan?
Dan bagaimana aku akan membayar tagihanku?
Bagaimana dengan pacar Kamu?
Jangan membicarakannya.
Bagaimanapun dia tidak akan mendukungku
Bagaimana dia meninggal?
Dia melakukan aborsi
Dan dokternya kabur
Lihatlah betapa kejam dia, meninggalkan tubuh di sini
Biarkan aku lewat. Aku wartawan
Bagaimana itu?
Lihat saja sendiri
Perempuan sekarang melakukannya dengan cara yang ceroboh
Mereka tidak memakai pengaman dan akhirnya hamil
Kalau sudah hamil,
laki-laki nya kabur
Aku pusing. Ayo kita pergi dari sini
Aku sudah selesai
Kenapa bro?
Hey?
Kau baik-baik saja?
Ayo
Oke, bro.
Hei, kau yakin kau baik-baik saja?
Minggir kami mau lewat
Awas ... awas ...
Dua kerang goreng dan satu Pad Thai
Aku mendapatkannya
Adik ...
Yaimai
Yaimai?
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Yaimai! kemarilah!
Yaimai
Yaimai
Yaimai, Sayang
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Yaimai
Dimana kamu, Yaimai?
Yaimai?
Aku memesan pil dari situs web.
Tapi tidak manjur
Kamu harus membantuku, Kam
Aku dulu pernah sepertimu
Aku tahu bagaimana perasaanmu
Apa yang bisa aku bantu?
Kamu pernah aborsi kan?
Maukah kau mengantarku ke klinik itu?
Bagaimana dengan orang tuamu? Dan Bom?
Bom tidak ingin kamu melakukan aborsi
Dia melarangku
tapi dia juga tidak bisa bertanggung jawab
Haruskah aku biarkan seperti ini?
Jika sekolah tahu, aku akan dikeluarkan
Asal kamu tahu
Ibuku ...
tinggal di Chiangrai. Dia tidak akan tahu apa-apa
Berarti Kamu benar-benar ingin melakukannya?
Bagaimana boneka lainnya?
Tidak ada?
Kamu tidak dapat memilikinya
Itu boneka kesayanganku
Lalu kita main bersama
Halo ... Namaku Teddy Bear
Aku bayi boneka beruangmu
Kamu ingin bermain dengan saya?
Yaimai ...
Sudah waktunya tidur
Jangan menunggu ayah, Dia akan pulang larut malam
Sikecil juga ingin menunggu ayah
Si kecil?
Kenapa kau berbicara tentang anak-anak kecil belakangan ini?
Kamu ingin memiliki adik?
Aku sudah punya. Aku membawanya pulang
Dimana dia sekarang?
Yaimai!
Apa yang terjadi?
Apa ini?
Si kecil
Aku membawanya dari kuil
Hanya mainan lama, Pim
Hey!
Apa yang kamu lakukan di sini?
Hanya mengambil gambar
Untuk apa?
Dilarang mengambil gambar di sekitar sini
ltu terlihat seperti wajah anak
Anak?
Ya
Tidak apa-apa. Mungkin hanya bias cahaya
Jangan berpikir macam macam
Ada Bom
Saya tidak ingin dia tahu tentang hal ini
Pergilah dulu. Nanti aku telpon lagi, oke?
Ya, ya. Aku akan pergi
Aku harus pergi sekarang. Selamat tinggal
Apa yang dia lakukan di sini?
Bukan urusanmu.
Apa yang akan Kamu lakukan?
Kamu tidak akan macam-macam kan?
Aku bilang aku akan menanganinya sendiri
Nai ... ada apa kam kesini?
Aku tak tahu. Aku bahkan tidak tahu dia ada di sini
Aku bertanya padamu...
Apakah kau tahu di mana Kam melakukan aborsi?
Mengapa Kamu membawanya?
Jangan takut. Dia baik. Ini aman
Aku takut
Tidak apa-apa. Aku sudah pernah sebelumnya
Jangan takut
Kamu tunggu di luar
Aku di pintu depan
Nona!
Beri aku uangnya. Harap maklum
Tolong hati-hati...
Berapa umurmu?
Enambelas
Hamil berapa bulan?
Saya tidak yakin
Tapi aku sudah telat 3 bulan
Karena kecerobohanmu ...
Masalahmu sekarang jadi masalahku
ltu karna aku dibayar
Jangan kuatir
Semuanya akan selesai sebelum kau menyadarinya
Tenang ... santai saja
ini tidak akan lama
Mengapa kau begitu keras kepala?
Ayo Keluar!
Ayo Keluar!
Jangan bandel, ibumu tidak menginginkanmu!
Bersabarlah. ia akan segera keluar
Ayo Keluar!
Kam ... Dimana Kwan?
Dimana dia sekarang?
Di ruang paling ujung
No comments yet. Be the first to leave one.