De eerste 200 regels.
Sebelumnya di Vikings.
Kita harus tanya kepada para Dewa kenapa aku menjadi Earl,
tapi putraku dibunuh?
- Kita bisa punya banyak putra. - Bukankah kita sudah coba?
Berikan aku putra sebelum terlambat.
Jika kau mau menjadi pria hebat,
bukankah seharusnya kau bertemu Raja Horik sekarang?
Adikmu berada di sana.
Dia sudah menyombongkan pelayarannya ke barat sendirian.
Tapi kau tak diundang. Kau bahkan tak mengetahuinya.
Ada Jarl di Gotaland, Jarl Borg.
Dia merasa berhak atas tanahku.
Sekarang, sekali lagi, dia kembali mengancam.
Bagaimana aku bisa menolongmu?
Pergilah ke Gotaland sebagai perwakilanku?
Aku akan berutang kepadamu selamanya.
Kumohon tinggallah.
Dewa para Dewa, siapa yang akan mengandung putraku?
"Earldom Jarl Borg Gotland, Swedia"
Kirim penunggang malam ini dan dia akan kembali pagi.
Kenapa mereka tak menyuruh kita mengeringkan dan menghangatkan diri?
Aku akan karatan jika terus begini.
Seperti apa Jarl Borg ini?
Ini bukan cara memperlakukan tamu,
siapa pun orangnya.
Terutama jika mereka telah melakukan perjalanan seharian.
Kau perwakilan Raja Horik?
Aku bisa bilang kau membuang waktu. Itu tanahku
dan aku ingin dikembalikan kepadaku.
Itu saja yang bisa kusampaikan.
Dia ingin berdamai denganmu
dan mencapai...
...kesepakatan.
Bilang kepadanya jika dia tinggalkan tanahku, kita baru bisa damai.
Tapi tidak sebelum dia melakukan itu.
Bagaimana kau bisa berdamai, Jarl Borg,...
...jika bersikeras mempermalukannya?
Jika aku menginvasi dan mengalahkannya,
bukankah dia akan lebih malu?
Tidak jika dia bertarung dengan baik.
Jika begitu,...
...aku yakin dia lebih memilih bertarung.
Siapa namamu?
Ragnar Lothbrok.
Kau Ragnar Lothbrok,...
...yang berlayar ke barat?
Aku kaget kau mengetahuinya.
Bagaimana kau bisa kaget?
Semua orang sudah mendengar penjelajahanmu.
Kenapa tamu kita tak ditawarkan baju kering dan makanan?
Perlakukan mereka dengan baik.
Berikan mereka ale, biarkan mereka mengeringkan diri, beri makan.
Besok, kita akan bicara lagi,
Ragnar Lothbrok.
Ibu belum makan selama tiga hari.
Ibu lihat?
Ibu takut.
Pergi ke peramal,
tanyakan apakah ketakutanmu akan menjadi kenyataan.
Ada kalanya lebih baik tak tahu takdir seseorang.
Kusimpulkan, dari ucapanmu kemarin,
bahwa Raja Horik siap berkompromi
dan siap memberikan tawaran mengenai lahanku,
yang masih dia duduki?
Dia siap membayarmu
untuk mencabut klaim kepmilikan tak sah
atas tanahnya.
Kau mengecewakanku, Ragnar Lothbrok.
Kukira kau kemari membawa tawaran serius.
- Sebutkan harganya. - Tanah itu tak ternilai,
karena itu Raja Horik ingin menguasainya.
Setiap tanah pasti punya harga,
sama seperti manusia.
Kau tak mengerti.
Ini bukan tanah kecil untuk lahan lobak dan bawang.
Kita membicarakan tanah yang luas,
dan pada tanah ini, terdapat mineral,
sesuatu yang sangat berharga.
Karena itu aku bersikukuh menuntut hakku?
Raja Horik menolak tuntutanmu,
tapi tetap, dengan niat baik,
dia bersedia membuat kesepakatan denganmu.
Jika kau bisa menyebutkan harga yang masuk akal.
Saat ini, harganya adalah kepala Raja Horik.
Kalau begitu,
urusanku di sini sudah selesai.
Tunggu dulu, duduklah.
Mari kita cari cara lain.
Apa yang kau sarankan?
Bagaimana jika tuntutanku diakui,
tapi aku bersedia menyewakannya kepada dia selama dia hidup?
Atau bagaimana jika kami sama-sama tak mengakui kepemilikan,
tapi berbagi hak milik mineral?
Bagaimana menurutmu,...
...bisakah ini dinegosiasikan?
Kenapa tidak?
Aku tak diberikan kewenangan...
...bernegosiasi dengan cara seperti ini.
Maksudmu Raja Horik mengutusmu hanya untuk menuntut sesuatu?
Tapi dia berbicara soal perdamaian!
Aku tak tahu isi pikirannya.
Sebaiknya kau tanyakan kepadanya.
Kuberikan saran,
bagaimana jika kau kirim balik salah satu orangmu,
sehingga dia bisa menyampaikan ideku kepada Raja Horik.
Jika menurutmu cara itu efektif.
Bagus. Utusanmu akan butuh beberapa hari.
Sementara itu, bagaimana jika kalian lihat pohon Ash kami yang terkenal?
Terkenal tak hanya karena ukurannya, tapi juga daunnya tak pernah gugur,
baik musim panas atau dingin.
Bahkan ada yang bilang ini Yggdrasil,
pohon yang menahan langit.
Aku akan menyediakan pendamping.
Aku hanya punya satu permintaan kecil.
Aku ingin salah satu orangmu di sini sebagai bentuk jaminan.
Kuharap kau mengerti?
Kakakku Rollo akan tetap di sini.
Floki!
Berapa lama kita harus bepergian?
Bisa memakan tiga hari untuk mencapai pohon itu.
Sepertinya akan hujan.
Kemarilah.
Kenapa kau ke sini?
Aku takut akan nasib suamiku.
Menurutmu suamimu dalam situasi berbahaya?
Aku mengalami mimpi aneh dan mengganggu.
Apa yang terjadi dalam mimpimu?
Sesosok gelap menghampiriku di malam hari.
Bentuknya mengerikan.
Saat aku terbangun,
mereka bersembunyi di kegelapan, tak berbentuk,
tapi tak lama setelah aku terlelap mereka muncul kembali.
Ya.
Bayangan tersebut datang dari aula neraka.
Tak ada yang bisa menjerat mereka, bahkan para Dewa sekalipun.
Apa yang mereka inginkan?
Mengambil sesuatu darimu.
Nyawaku?
Tidak, sesuatu yang lebih bernilai bagimu.
Nyawa suamiku?
Katakan kepadaku.
Kenapa kalian memaksaku
dan memberikanku kesedihan?
Suamimu dalam bahaya,
tapi bukan nyawanya.
Dia dalam bahaya dari dunia sihir.
Bagaimana bisa?
Jawablah aku.
Aku tadinya tak ingin bicara dan aku sudah tak mau bicara lagi!
Jadi, Rollo,...
...bagaimana hubunganmu dengan adikmu?
Kami akur.
Kenapa kami harus tak akur?
Tak ada alasan.
Tapi tak semua saudara akur.
Aku tahu dari pengalaman pribadi.
Apa maksudmu?
Aku juga sempat punya saudara.
Aku menyayanginya.
Kami sangat dekat, sepantasnya sebagai saudara sekandung.
Kami bertarung bersama di tembok perisai.
Kami berbagi wanita.
Saat ayahku terbunuh, ada persaingan sengit menjadi Jarl.
Walaupun aku anak sulung,
aku tak yakin akan terpilih.
Akan tetapi, akulah yang terpilih.
Kami merayakannya dengan meriah.
Istriku ada di sana...
...istriku yang muda dan cantik,...
...kami baru saja menikah,...
...dan semua yang menentangku saat pemilihan.
Saudaraku meracuni mereka.
Semuanya.
Aku bisa selamat...
...karena istriku mengambil cangkir yang hendak kuminum
dan menghabiskannya sendiri dalam rangka perayaan.
Aku takkan bisa melupakan teriakannya.
Aku akan terus dihantui teriakan istriku sepanjang hidupku.
Saudaraku tak mengaku bersalah,
tapi rasa bersalahnya tampak jelas.
Jadi, aku membutakannya dengan tanganku sendiri,
kemudian kubakar dia hidup-hidup.
Itulah yang aku tahu tentang cinta di antara saudara.
Ragnar
takkan melakukan itu.
Tentu saja tidak.
Tidak, adikmu berbeda.
Adikmu pria hebat,...
...petarung tangguh.
Aku pun begitu.
Aku yakin kau begitu.
Tapi aku tak pernah mendengar namamu.
Tenda kita di sini.
Ada tempat memancing bagus, di hulu, di bawah air terjun.
aku akan memancing.
Aku juga,
karena semua orang tahu,
tiga mata lebih baik dibanding satu.
Kau! Jangan melihat!
- Siapa kau? - Jangan lihat!
No comments yet. Be the first to leave one.