De eerste 200 regels.
GIM BERAKHIR
Apa?/ Aku memainkan gim berjudul Stay Alive.
Serius, keseruannya melebihi Fatal Frame.
Gimnya sangat menakutkan.
Kau bisa datang kemari? Kau mau datang kemari?
Bung, aku akan mampir akhir pekan nanti, kita mainkan hingga tuntas.
Sampai jumpa di akhir pekan./ Sampai jumpa.
GIM BERAKHIR
Sial. Tidak bisa mengetuk dahulu?/ Baiklah. Maaf.
Tutup pintunya, Cabul./ Kutemukan kalian di gim. Mainnya hebat.
Sudah berjam-jam kami belum bermain.
Baiklah.
Ini tidak nyata. Jangan panik.
Halo?
Halo?
Rex?
Sarah?
Rex! Tidak!
Tolong!
Cepat sekali./ Hai. Apa kabar?
Sudah urus laporan marina?/ Baru mau kulakukan.
Tak usah repot-repot.
Dia ingin langsung menemuimu, dan suasana hatinya sedang baik.
Omong-omong, selamat ulang tahun./ Terima kasih, Sayang.
Hai.
Aku bermaksud.../ Sebulan lebih.
Selama itu aku mengerjakannya.
Benar? Itu...
Sama dengan 100 jam.
Maafkan aku. Laporan marina akan segera kuselesaikan.
Laporan apa?
Laporan marina?/ Ya.
Ya ampun.
Hutch./ Apa?
Kau tahu? Duduklah. Buat dirimu nyaman. Ya?
Dengarkan aku. Kupekerjakan kau hanya untuk satu-satunya alasan.
Kata panduannya, aku harus membuang amunisi supaya bosnya mati.
Maaf. Kita sudah tidak membahas Silent Hill 4, bukan?
Ya.
Baiklah. Astaga. Entah harus bilang apa lagi kepadamu. Kau bawa Hyper Blaster?
Apa tampangku seperti bajingan? Ya, tentu kubawa Hyper Blaster-nya.
Baiklah. Buang saja.
Amunisinya tidak terbatas, mencekal... Hei, boleh aku cuti besok?
Biar kupertimbangkan.
Tidak. Aku butuh senjata itu demi bisa menghadapi bos terakhir.
Langsung hajar saja dia. Seperti yang ditakdirkan Tuhan.
Kau tahu, Hutch, jika kau menerapkan semangat bermain gimmu dalam pekerjaan kantor...
...suatu hari kau bisa menjadi sepertiku. Kau menyadarinya, 'kan?
Baiklah.
Baiklah, besok kau boleh cuti. Bagaimana caranya?
Lebih mudah membunuhnya tanpa Blaster.
Buang saja sebelum turun tangga. Dia akan mati sendiri. Gim berakhir.
Baiklah. Kawan, kau tahu soal PDA seks itu?
Aku belum mengetahuinya./ Ada telepon untukmu, Hutch.
Terima kasih.
Kurasa itu sayuran.
Halo?
Apa?
Hutch. Aku senang kau datang. Bagiku sangat berarti.
Hari ini kita mengistirahatkan Loomis Crowley...
Kau baru saja memotretku?/ Ya.
Banyak sekali orang sedih di pemakaman ini dan tampaknya kau yang paling sedih...
...padahal kau tidak menangis.
Aku pun memotretmu.
Kau dan Loomis pasti sangat akrab./ Ya, kami akrab.
Kami sangat karib, tapi... Apa kau mengenal Loomis?
Bisa dibilang.
Aku tumbuh bersama Sarah di Georgia. Malam itu seharusnya aku bergaul dengannya.
Benarkah? Aku juga.
Pikirku aku akan memotretnya di hari pernikahan, bukannya di pemakaman.
Waktunya giliranmu./ Emma. Hai.
Hai./ Apa kabar? Coba lihat dirimu. Kau sudah besar. Bagaimana kabarmu?
Aku baik-baik saja. Ini.
Ini tas kakakmu. Tidak mau kau simpan?
Tidak. Ayah dan Ibu melarangku memainkan gim video itu. Tadinya mau mereka buang.
Kadar kekerasannya tinggi. Lagi pula, kakakku pasti mewariskannya kepadamu.
Kemarilah. Jaga dirimu, ya?
Baiklah.
Ini. Jika kau butuh teman bicara, itu nomorku.
Hei, Sayang./ Hei.
Kukira kau belum akan pulang.
Cium aku.
Aku turut prihatin, Hutch. Kau baik-baik saja?/ Ya, entahlah. Sulit dipercaya, tahu.
Tragedi, Hutch. Kuberi tahu, pertama orang tuamu, kemudian ini.
Tuhan memberimu nasib malang, Bung.
Kau tahu, Phin, kau selalu mengucapkan hal yang tidak peka. Dasar bodoh.
Tegarlah, itu pesanku. Kau paham? Kau itu hebat. Aku menyayangimu.
Aku juga menyayangimu./ Baiklah. Siapa yang bicara begitu kepada saudara sendiri?
Saudara yang bodoh./ Astaga, kau ini keterlaluan.
Jadi, kasusnya sudah jelas?
Yang kutahu dia dibunuh bersama dua temannya.
Mengerikan./ Apa isi tas itu?
Gim video, foto, dan semacamnya./ Peninggalan Loomis?/ Ya.
Mustahil! Ini kalian?/ Ya.
Coba lihat.
Korek apinya masih berfungsi.
Bagus./ Bung, kau boleh menyimpannya jika suka.
Aku turut prihatin, Hutch./ Kau pasti anak angkat.
Terima kasih, Loomis.
Dia pemain gim yang hebat, ya?/ Ya.
Ada gim bagus di dalam tas ini?/ Aku ragu. Silakan lihatlah.
Astaga, coba lihat.
Stay Alive? Aku belum pernah mendengarnya.
Ya, dia sedang memainkan gim itu di malam dia meninggal.
Dia mengajakku mampir untuk bermain. Aku menolaknya mentah-mentah.
Hutch, ayolah. Kau tidak tahu./ Aku tahu. Hanya saja...
Dari mana dia mendapatkan gimnya?/ Dia mengikuti uji beta.
Aku pernah ikut uji beta. Awalnya asyik, kemudian membosankan.
Kita main satu ronde untuk Loomis./ Hei.../ Apa kau tolol?
Sudah kubilang, nanti suasananya aneh. Dia melakukannya tepat sebelum meninggal.
Bersikaplah jantan.
Jika Loomis bersedia mengujinya, itu artinya gim ini hampir ilegal.
Ya, pasti seru.
Hei./ Ya Tuhan!
Maukah Hutch keluar dan bermain?
Swink, kau sungguh mengagetkanku.
Tentu aku mau masuk. Terima kasih sudah mempersilakan.
Aku ingin memastikan semuanya siap.
Jadi...
Aku turut prihatin soal temanmu.
Itu...
...menyebalkan.
Terima kasih, Kawan. Semua baik-baik saja. Jangan khawatir.
Bercengkerama dengan kalian pasti akan membuatku cepat melupakan.
Hei.
Ganteng, kau mau bilang sesuatu kepadaku?
Hei, kau datang. October, Teman-teman, ini Abigail.
Bisa dibilang dia teman Loomis. Dia akan menongkrong sebentar.
Apa kabar?/ Apa kabar? Aku mau kencing.
Kamar mandinya di ujung lorong./ Maaf.
Kau baik-baik saja?/ Ya, aku baik-baik saja.
Dia benar-benar seksi.
Siapa pun yang bilang ukuran tidak penting itu tidak pernah main gim third-person shooter .
Dasar wanita murahan.
Ini./ Tidak.
Apa katamu?/ Hei.
Astaga, benda itu sangat homo. Dan juga berbau busuk.
Jangan khawatir, aku akan membantumu.
Terima kasih./ Astaga, aku ingin segera main.
Pak Bos bergabung malam ini?/ Miller, kau sudah masuk? Kau dengar?
Ya, aku dengar.
Ya, Loretta menelepon istriku, katanya aku terjebak rapat dengan rekan.
Baik, Semuanya. Cukup basa-basinya. Judul gim ini adalah Stay Alive.
Selebihnya entahlah, kecuali kita seharusnya tidak memilikinya.
Duduklah.
Kawan!
Ayo mulai.
Bung./ Pegang benda itu./ Menjijikkan./ Sentuhlah.
BELLMAN GAMES MEMPERSEMBAHKAN
DOA ELIZABETH
Dia keras kepala. Melarangku masuk gim.
Mungkin kau harus membaca doa itu dahulu.
Dugaanku saja./ Aktivasi suara? Mustahil.
Itu teknologi generasi berikutnya./ Baiklah.
"Kemarilah, Awan."
Apa?/ Itu semacam pemanggilan arwah atau...
Bisa lewati pendahuluan sinematik ini? Aku ingin segera tancap gas.
Baiklah. Ayo. Semuanya membaca kalimat itu, bukan?/ Baiklah.
"Kemarilah, Awan.
Bangkitlah sementara sang badai iblis terlahir untuk membantai mereka.
Biarkan gelapnya malam menyaksikan dan menghancurkan yang melawan...
...supaya mereka tidak bisa menyakitiku.
Biarkan banyaknya darah korban menyucikanku, mengekalkan keindahan, aku memujamu."
Selamat datang. Jika kau mendengarkan ini...
...itu artinya kau telah membuat kesalahan besar.
Kau mengucapkan kalimatnya, kau pun akan segera mati.
Saat ini, iblis penunggu tempat ini mengalir di dalam nadimu.
Ajalmu sudah ditentukan.
Kau datang ke tempat ini akibat pilihanmu sendiri. Ke Perkebunan Gerouge.
200 tahun silam, Countess Elizabeth Bathory...
...mendirikan Gerouge sebagai sekolah tinggi bagi...
Gerouge./ Kau pernah mendengarnya?
Ya. Ingatkah jika kita belum pulang menjelang malam, Nenek bilang kita akan diculik oleh...
Ingatkah kalau Nenek sering pakai celana dalam di luar?
Serius. Aku tahu ini. Aku pernah mendengar ceritanya.
Saking bejatnya gadis-gadis itu, catatan publiknya pun sampai dihilangkan.
Iblis Gerouge telah terlahir kembali.
Keselamatan kalian terletak di seberang gerbang perkebunan ini.
Satu-satunya kesempatan kalian adalah...
...mengungkap kenyataan pahit mengenai Perkebunan Gerouge dan menghentikan sang iblis.
Tapi, untuk melakukannya...
...kau harus bertahan hidup.
Ya Tuhan./ Aku mulai ngeri.
Tutup mulutmu.
Kau mau ke mana?/ Aku hanya sedang mencari tahu.
Apa itu?
Kalian merasakannya?/ Ya. Terasa di celanaku, Sayang.
Pasti kita hampir menemukan sesuatu./ Atau sesuatu yang menemukan kita.
Sebaiknya keluarkan senjatamu.
Harus ada yang lakukan sesuatu. Swink?/ Tidak mau.
Bagaimana cara membunuhnya? Dia sudah mati. Awas!
Baiklah.
Saat ketakutan melumpuhkanmu, saat bayangan ajal menyelimutimu...
...jatuhkanlah bunga mawar.
Itu akan membantumu bertahan hidup.
Benar. Kita akan punya peluang untuk kabur dari hantu yang tidak mampu kita hadapi.
Ya, mana bisa mayat hidup melewati sekuntum mawar liar.
Itu sebabnya kalau sering baca novel gotik. Berhentilah membakar dupa, Dik.
Gimnya asyik, tapi gerakannya lambat.
Maju ke kiri. Kiri! Sebelah kirimu!
No comments yet. Be the first to leave one.