De eerste 164 regels.
Karya fiksi. Segala kemiripan cuma kebetulan.
Dilarang merokok di bawah umur.
Tahun 60 Era Yamato. Musim semi.
Aoteru Misumi, Auditor Korps Jenderal Perbatasan,
memberikan argumen kuat dan krusial
yang merusak rencana Denki Taira, Kepala Kemendagri,
untuk melucuti wewenang Jenderal Perbatasan Mitsuhide Ryumon.
Ohga Wajima, Komandan Tertinggi Seii, melancarkan serangan
pada unit Nagamine yang terisolasi di Daishoji
sebagai bagian dari Strategi Jenderal Musim Dingin.
Kemudian dia mengirim 12.000 tentara menuju Kastel Fukui Reihoku,
tempat Mitsuhide Ryumon bertahan.
Seiring waktu menipis,
Ryumon bersiap bertempur melawan pasukan Seii yang mendekat.
-Baiklah. -Tunggu!
Ini dekrit dari Yang Mulia
Kaisar Yamato untuk Jenderal Perbatasan Ryumon!
"Ryumon dan semua pasukan di Kastel Fukui Reihoku!
Tinggalkan kastel dan mundur sekarang juga!
Ini perintah kekaisaran!"
THE THREE NATIONS OF THE CRIMSON SUN
YAMATO
Mundur?
Tidak ada bala bantuan?
KEHANCURAN SEII
Saat Seii makin dekat, kita disuruh meninggalkan warga dan kabur?
"Ada kalanya komando dari penguasa tak perlu dipatuhi!"
Jika tak ada bala bantuan, kita harus berjuang sendiri!
Hei, tunggu!
Misumi, prediksimu salah total!
"Kemalangan dan keberuntungan selalu berdampingan.
Tapi tak ada yang tahu cara mencapai keduanya."
Kudengar Seii bahkan mengeksekusi ahli strateginya demi menegakkan hukum.
Jika itu benar, meski kita mundur,
seharusnya warga sipil tak akan disakiti.
Sudah kuputuskan.
-Bersiap meninggalkan kastel sekarang! -Baik!
-Kaku, kau tetap di sini dan istirahat. -Tidak.
Meski ada dekrit kekaisaran, jika aku tetap di sini,
musuh akan waspada.
Aku ikut pergi.
Tidak boleh. Jika kau memaksakan diri…
"Yang harus ditakuti…"
"Yang harus ditakuti bukan kematian,
melainkan kegagalan memenuhi kehidupan yang kita terima."
Benar, 'kan, Jenderal Ryumon?
Aku kasihan kepada dr. Kata yang berusaha menyembuhkanku.
Tapi dia harus menyelamatkan orang di sini dan prajurit yang terluka.
Lagi pula, jika aku tetap di sini dalam situasi ini,
semua usaha Misumi dan Asama
akan jadi sia-sia.
Selama bertahun-tahun aku terus menyarankan
bahwa kita harus berkompromi dalam Toryumon.
Sepertinya aku akhirnya menemukan orang yang layak menggantikanku.
Maksudmu, kau sudah sakit sejak itu?
Bahkan kau, yang paling memahamiku di dunia ini, juga tertipu.
Itu justru membantu rencana ini.
Badai telah berlalu dan tanah sudah keras.
Jenderal Ryumon,
sekarang waktunya memutuskan.
-Asama! -Apa?
-Ya! -Kau menjaga di belakang!
Kau dengar dari Misumi, 'kan?
Maka cuma kau, Kaku, dan aku yang tahu.
KLIK KLAK
Pancing musuh mendekat, lalu mundur. Lakukan tugasmu.
Baik!
Akhirnya!
Sampaikan perintah ke semua unit!
Kita mundur!
Baik!
MARKAS PASUKAN WAJIMA 09.35, 10 DERAJAT CELSIUS
Mundur?
KOMANDAN SEII OHGA WAJIMA
YASUKE KONOURA
Berdasarkan arahnya…
KASTEL FUKUI REIHOKU
…Mitsuhide Ryumon mungkin berniat mundur lewat Ota,
lalu menyusuri pesisir ke Kanegasaki di Distrik Reinan.
Mundur ke selatan berarti dia harus melewati Lembah Kinome.
Jika kita menyergap di sana, kita bisa menghabisi mereka.
Itu sebabnya aku menduga dia akan melewati rute Ota.
Tapi…
mungkinkah mereka berpura-pura mundur?
Kecemasanmu masuk akal.
Kaisar Yamato saat ini lebih dari sekadar boneka Denki Taira,
aku ragu Taira rela melepaskan peluang ini demi mengambil alih militer.
Orang seperti dia tak akan mundur.
Dia pasti mengajukan perang total.
JIEN HIBI
Aku percaya niat sebenarnya
adalah menarik pasukan Ryumon, gangguan bagi Taira, ke Kanegasaki.
Lalu Taira bisa membalikkan keadaan
dengan pasukan besar Yamato di bawah komandonya.
DENKI TAIRA
Jadi, Taira menyuruh Kaisar mengeluarkan dekrit kekaisaran untuk mundur,
bukan hanya untuk menipu kita, tapi juga untuk menipu Ryumon?
Cuma itu yang masuk akal.
Siapa yang bisa membujuk Kaisar
yang dikendalikan oleh Denki Taira dari belakang?
Orang seperti itu tidak mungkin ada.
KASTEL MARUOKA KASTEL FUKUI REIHOKU
Saat ini, pasukan Hibi meminta bala bantuan untuk mengejar Ryumon.
Jika dibiarkan ke Kanegasaki,
mungkin kita tak akan mendapat kesempatan menghabisinya lagi!
Tapi jika kita mengejarnya sekarang, kita bisa menyingkirkan Ryumon dan Kaku,
memancing pasukan Yamato yang bersembunyi di Kanegasaki,
dan memaksa mereka sesuai Strategi Jenderal Musim Dingin.
Membiarkan Ryumon kabur tak membantu rakyat.
Kau harus menghabisi Ryumon dengan tanganmu sendiri
dan menunjukkan otoritasmu.
Sekarang,
pasukan utama kita akan membantu pasukan Hibi mengejar pasukan Ryumon.
Semuanya, ikut aku.
WAJIMA - KONOURA
HIBI - TABUCHI RYUMON - KAKU - ASAMA
DOR
HIBI - TABUCHI RYUMON - KAKU - ASAMA
WAJIMA - KONOURA
TIK TUK TIK TUK
KORPS JENDERAL PERBATASAN WAKIL AHLI SENJATA
ASAMA YOSHITSUNE
WUS
MAJU
DUAK
KOMANDAN TERTINGGI WAJIMA
Kerja bagus.
Tahun 60 Era Yamato. Musim semi.
Ekspedisi Barat Seii, dengan 70.000 tentara dari negeri utara,
dihancurkan dengan strategem dari ahli militer Yamato, Yasuaki Kaku.
Lebih dari 10.000 tentara Seii,
sekaligus Komandan Jien Hibi,
Opsir Tinggi Hakuyaku Tabuchi,
dan Yasuke Konoura,
gugur di Ota saat melindungi komandan mereka.
Pertempuran ini kemudian dikenal sebagai "Sergapan Mobil Rongsok Ota."
Komandan Tertinggi Seii, Ohga Wajima, yang ditangkap oleh pasukan Ryumon,
menyetujui gencatan senjata dan mundur.
Meski pasukan Kura dan lebih dari 50.000 tentara Seii yang setia kepada Wajima
setuju dan mundur ke tempat asal mereka,
Komandan Divisi Kedua Daikichi Konoura dan lebih dari 100 tentara Seii menolak.
Mereka terus melawan dan dihancurkan oleh pasukan Nagamine.
Ini memicu gencatan senjata Yamato dan Seii.
Konferensi perdamaian dijadwalkan bulan depan.
Pak Ryumon, aku penasaran apakah ada kandidat hebat hari ini.
Pak Ryumon, kau sangat ketat.
Kau belum menerima satu orang pun bulan ini dan bulan lalu.
Berkompromilah sedikit.
Aku tak bisa berkompromi.
Demi masa depan negeri ini.
Masa depan negeri ini, ya?
Mereka mungkin bisa membuat negeri ini,
"Nippon" ini,
menjadi dunia yang damai
tanpa perang.
Dunia yang tak bisa kuwujudkan.
Pasti…
Tahun 60 Era Yamato. Musim semi.
Ahli Strategi Yasuaki Kaku meninggal dalam perjalanan pulang.
Di usia 32 tahun.
POHON PLUM DAN BURUNG BERMATA PUTIH
TAHUN 42 ERA BUO TAHUN 60 ERA YAMATO - BUO
09.25, 16 DERAJAT CELSIUS
Tahun 60 Era Yamato. Musim semi.
No comments yet. Be the first to leave one.