115 baris pertama.
PENERJEMAH Cereal-Killer
Halo.
Aku Alan Strauss.
Dr. Strauss.
Kau?
Candace.
Maaf.
Aku ibunda Sam.
Apa ini rumahmu?
Sam kembali ke rumahku ketika berpisah dengan Mary.
- Begitu. - Apa dia...
Kau tahu soal Mary, bukan?
Maaf, aku tidak bisa membahas itu.
Ya. Tentu.
Jadi, kau tahu siapa aku?
Tentu.
Aku suka bukumu.
Ketika ayahnya pergi,
aku mulai membaca buku-buku ini.
Buku konseling.
Kaktus dan Fatamorgana adalah salah satu kesukaanku.
Aku menyuruh Sam membacanya, tetapi tak terlalu membantunya.
Jadi, aku...
Kubilang dia harus mencoba terapi betulan.
Ini bukan terapi betulan.
Benar.
Aku tahu betapa mengerikannya ini.
Percayalah, aku tahu.
Buka kunci ini.
Aku tak punya kunci.
Hubungi polisi. Lalu kita bisa bantu Sam.
Tolong mengertilah.
Aku pun tidak mendukungnya dalam hal ini.
Aku tidak seperti dia.
Tapi aku tak bisa melaporkan anakku sendiri.
Kau ibunya. Tak bisakah kau minta dia untuk hentikan ini?
Dia mencoba untuk berhenti. Aku tahu ini... / Candace...
Tolong.
Aku punya anak. Laki-laki dan perempuan.
Mereka membutuhkanku, seperti dia membutuhkanmu.
Aku tahu ini tidak benar.
Tapi kau harus membantunya.
Dia anakku.
Pernah makan pho?
- Ya. - Yang seperti ini, belum.
Aku mau ambil mangkuk.
Sam, tunggu sebentar.
Ketika kau pergi,
aku mendengar suara dari lantai atas,
dan aku memanggilnya
dan memintanya turun.
Apa dia turun?
- Kau sudah bertemu ibuku. - Ya.
Aku agak terkejut. Kau bilang dia sudah wafat.
Ya. Orang tuaku masih hidup.
Aku juga bohong soal itu.
Maaf.
Salah satu alasan aku tak ingin terapi
adalah karena aku tahu selalu saja soal "ibu."
Ibuku bukan masalahku.
Aku mau ambil mangkuk.
Aku ingin....
...kau melepas rantai ini.
Aku tak bisa bekerja dengan efektif apabila kakiku dirantai.
Kakimu yang dirantai, bukan mulutmu.
Sam, aku tidak bisa memberimu ancaman fisik.
Kau masih muda dan kuat,
sedangkan aku, aku duduk di kursi seharian.
Apa yang kau bayangkan jika aku menyerangmu?
Aku membayangkan kau dirantai ke lantai.
Aku paham, dan aku memintamu untuk menyesuaikannya
agar aku dapat membantumu dengan lebih efektif.
Sam, tak mungkin ini akan berhasil
kecuali kau melepas rantai ini.
Dia biasanya tidak turun.
Sebelumnya, ketika di kantorku...
kau bilang ibumu menjagamu
ketika ayahmu melakukan kekerasan.
Selalu saja "ibu."
Hanya beberapa saja, Sam, kita tak bisa mengabaikannya.
Ibumu mengatakan kalau ayahmu pergi.
Bisa kau ceritakan itu?
Dia meninggalkan kami.
Berapa usiamu?
Empat belas tahun.
Apa yang kau ingat tentang itu?
Dia meninggalkan kami.
Jadi, dia tidak memukuliku lagi.
Kau menemuinya setelah itu?
Ini rumah tempat kau dibesarkan?
Ya.
Apa kau punya kenangan, seperti...
Apa dia menyakitimu di ruangan ini?
Jika aku di ruangan ini...
...maka di ruangan ini.
Dan kau berada di sini...
Dia akan mengatakan sesuatu
yang harus aku lakukan, dan jika aku tidak melakukannya...
dengan segera...
Terkadang aku tak mengerti apa yang dia maksud.
Aku butuh waktu untuk berpikir, tetapi...
Pernah, suatu kali...
dia mendapat banyak ampas di dapur dan kamar mandi,
dia kesal dengan itu.
Jadi, dia memesan satu ton, dan datang dalam setumpuk kardus.
Dia berteriak padaku, "Hancurkan mereka."
Berteriak, "hancurkan mereka."
Aku tak tahu apa maksudnya
karena aku belum pernah dengar itu sebelumnya
dan dia tidak menunjuk ke tumpukan kardus itu.
Lalu, dia menghampiriku,
seperti biasa.
Kau bilang ibumu mengerti.
Dia ibu yang baik.
Dia membuatkanku roti lapis setiap hari.
No comments yet. Be the first to leave one.